Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LOGO Analisa Laporan Keuangan Pada Masa Inflasi (Accounting Infalition Analysis) Materi Kuliah 3/27/20151Eka Setiajatnika.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LOGO Analisa Laporan Keuangan Pada Masa Inflasi (Accounting Infalition Analysis) Materi Kuliah 3/27/20151Eka Setiajatnika."— Transcript presentasi:

1 LOGO Analisa Laporan Keuangan Pada Masa Inflasi (Accounting Infalition Analysis) Materi Kuliah 3/27/20151Eka Setiajatnika

2 LOGO Pendahuluan  Seluruh proses akuntansi pada umumnya maupun di dunia perbankan khususnya selalu mendasarkan pada asumsi adanya stable monetory unit, yang akibatnya semua transaksi yang dicatat atas dasar historical cost. Padahal kita ketahui bahwa stabel monetory unit tersebut pada kenyataannya tidak ada.  Bagi perbankan hal tsb akan mempunyai pengaruh yang sangat berarti mengingat sebagian assetnya berbentuk monetary asset dan alat likuid lainnya, sedangkan kemampuan daya beli rupiah di Indonesia terdapat kecenderungan yang selalu menurun.  Apabila hal tersebut diabaikan maka dari conventional Acconting prosedure akan menimbulkan akibat negatif. 3/27/20152Eka Setiajatnika

3 LOGO Kelemahan Conventional Accounting o Adanya pembebanan biaya yang terlalu kecil karena pendapatan untuk suatu hal tertentu pada saat tertentu, akan dibebani biaya yang didasarkan pada suatu ketentuan nilai uang telah ditetapkan beberapa periode yang lalu pada saat pencatatan terjadinya biaya tersebut. o Nilai aktiva yang dicatat dalam neraca akan mempunyai nilai yang lebih rendah apabila dibandngkan dengan perkembangan harga daya beli uang terakhir. o Aokasi biaya untuk depresiasi, amortisasi akan dibebankan terlau kecil dan mengakibatkan laba dihitung terlalu besar. 3/27/20153Eka Setiajatnika

4 LOGO o Laba/rugi yang terjadi yang terjadi yang dihasilkan oleh perhitungan laba/rugiyang didasarkan pada asumsi adanya stable monitory unit. o Bank tidak akan mempertahankan real capitalnya dan adanya kecenderungan terjadinya kanibalisme terhadap modal sehubungan dengan pembayaran pajak perseroan dan pembagian laba yang lebih besar dari semestinya. o Laporan akuntansi yang disususn atas dasar asumsi adanya stable monitory unit. o Accounting menyalahi mathematical karena berbagai himpunan yang tidak sama dijumlahkan menjadi satu. 3/27/20154Eka Setiajatnika

5 LOGO Tingkat Penurunan Daya Beli Rupiah Ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat daya beli uang rupiah : o General Price Index maupun Special Price Index o Tingkat Perkembangan Harga Emas o Perkembangan/Kurs Valuta Asing o Cost of Living Index 3/27/20155Eka Setiajatnika

6 LOGO Accounting Treatment Terhadap Perubahan Daya Beli Uang  Untuk menyusun neraca yang objektif harus didukung oleh bukti-bukti yang dapat diverifikasikan, oleh karena itu penyususnan neraca dn rugi/laba harus mengikuti basic concept adanya stabel monetary unit assumption yang sudah diterima sebagai salah satu general Accepted Accounting Principles.  Sebaiknya, untuk kepentingan manajemen intern perlu terlebih dahulu disusun price level adjusment terhadap neraca dan rugi/laba bank agar keputusan dan kebijaksanaan yangakan diambil akan lebih tepat. 3/27/20156Eka Setiajatnika

7 LOGO  Pos-pos yang peka terhadap perubahan daya beli yang perlu di-Adjustment, antara lain :  Pos-pos aktiva tetap/milik tetap Inventaris (termasuk biaya depresiasinya)  Pos-pos pinjaman jangka panjang, Kredit Investasi  Pos-pos Aktiva/Pasiva Valuta Asing. 3/27/20157Eka Setiajatnika

8 LOGO Saran Untuk Menghadapi Pengaruh Inflasi terhadap LK Bank o Bahwa tingkat inflasi di Indonesia akan berlangsung dimasa yang akan datang, hal ini akan berpengaruh terhadap reliability dan accurrancy dari neraca dan R/L Perbankan. o Apabila terdapat tingkat inflasi > rate of interest minus cost of fund, dan fixed assets cuku besar hingga mengakibatkan under depreciaton, maka ada suatu petunjuk manajemen bank untuk mengadakan price level adjustment. o Price level adjustment terhadap aktiva tetap merupakan perkaliaan antara cost of acquisition atas dasar original cost dengan index harga yang dipilihnya dan adjustment tsb dapat berupa restatement, replacement, appreciation tergantung tujuan diadakan adjustment tersebut. 3/27/20158Eka Setiajatnika

9 LOGO o Price level adjustment untuk depresiasi/amortisasi merupakan perkalian index harga yang dipilih dengan beban depresiasi atas dasar original costnya dari masing-masing depreciable assets menurut tahun pembeliannya, rate dan methode depresiasinya. o Agar perbankan dapat mempertahankan real capitalnya maka tingkat perkembangan harga harus dimasukkan ke dalam kalkulasi cost of loanable fund/cost of fun d disamping biaya- biaya lainnya. o Penyajian adjusted financial report harus disajikan bersama- sama antara laporan financial yang disusun secara konventional dan index harga yang digunakan untuk price level adjustment tsb 3/27/20159Eka Setiajatnika

10 LOGO o Laba yang terjadi karena perubahan daya beli uang yang dimiliki perbankan yang bersifat non routine tidak dapat dimasukkan kedalam keuntuntungan sebelum terjadinya realisasi penjualan. Tetapi apabila terjadi kerugian harus segera diakui sebagai kerugian. o Untuk memperkecil kerugian akibat menurunnya daya beli uang pada masa-masa yad maka present value dari pendapatan bunga kredit yang akan diterima ditambah dengan jumlah angsuran kreditnya ditambah cost of loanable fund yang akan dibayar oleh bank. o Pengembangan aplikasi pencatatan valas dengan cara Lifo akan membantu mengurangi akibat negatif dari pada peruahan daya beli sehubung terjadinya perubahan Kurs Valas yang cepat. o Untuk menjaga tercapainya full disclosure di dalam laporan akuntansi (Neraca & R/L) dari nasabah yang mengajukan kredit, hendaknya pengaruh inflasi dicantumkan dalan laporan-laporannya 3/27/201510Eka Setiajatnika

11 LOGO Pos-pos yang Terpengaruh terhadap Penurunan daya Beli Rupiah  Monetary asset, seperti surat-surat berharga, kredit exploitasi, kredit investasi.  Non Monetary assets secara riil tidak mengalami pengaruh penurunan daya beli secara riil tetapi dari sudut akuntansi merupakan pos yang terkena pengaruh penurunan daya beli namun tidak menjadi masalah yang serius karena dapat diadakan apraisal  Asset dalam bentuk Valas tidak dipengaruhi oleh penurunan daya beli rupiah karena langsung dapat dinilai dengan kurs yang terakhir. 3/27/201511Eka Setiajatnika

12 LOGO Cara Perhitungan Kerugian/keuntungan atas Penurunan Daya Beli Rupiah.  Monetary assets yang bersifat dormant account yang ada dikonversikan ke nilai rupiah pada akhir tahun, dan akan diketemukan jumlah kerugian penurunan daya beli rupiah.  Kerugian di atas diperbandingkan (dikurangi) pos-pos hutang jangka pendek/panjang yang dikonversikan dengan nilai rupiah pada akhir tahun.  Ditambah sumber-sumber rekening moneter bersih selama tahun berjalan yang berupa penjualan dan penghasilan lainnya yang disesuaikan dengan faktor konversi rata-rata.  Dikurangi dengan penggunaan rekening moneter pembelian, pengeluaran biaya operasional 9dikurangi penyusutan), pajak penjualan, pembayaran deviden dan lain-lain pengeluaran setelah disesuaikan dengan menggunakan faktor konversi rata-rata. 3/27/201512Eka Setiajatnika

13 LOGO 3/27/201513Eka Setiajatnika


Download ppt "LOGO Analisa Laporan Keuangan Pada Masa Inflasi (Accounting Infalition Analysis) Materi Kuliah 3/27/20151Eka Setiajatnika."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google