Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Program Kerja Bakal Calon Rektor ITS 2015-2020 “Melayani semua dengan jiwa Kegotong-royongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Program Kerja Bakal Calon Rektor ITS 2015-2020 “Melayani semua dengan jiwa Kegotong-royongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”"— Transcript presentasi:

1 Program Kerja Bakal Calon Rektor ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotong-royongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan” 1 NUR for ITS 1

2 Kerangka Bahasan Bagian I : Dasar pemikiran Bagian II : Kerangka Kerja dan Tahapan Pencapaian Bagian III : Strategi dan Program Kerja serta Key Performance Indicator (KPI) Bagian IV: Struktur Organisasi dan Kualifikasi Personil “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

3 Dasar pemikiran I I “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

4 ITS PTNBLU (SKMenkeu No. 363/KMK.05/2008) - Kontrak kinerja rektor dengan Kemendikbud melalui Dirjen DIKTI - Kontrak kinerja rektor dengan Kemenkeu melalui Dirjen Penbendaharaan ITS PTNBH (Penetapan PP 83 tahun 2014 dan PP Statuta …..) - Kontrak kinerja ITS dengan Kemendikbud/Kem Riset dan DIKTI sebagai kategori PTNBH - Tantangan transformasi organisasi - Tuntutan keharusan masuk dalam ranking 500 univ. besar dunia Tantangan regulasi (keuangan dan remunerasi, kelembagaan, ketenagaan, dll) untuk bisa meningkatkan kontribusi ITS di kancah nasional, regional, maupun internasional. LSM, Donor, Akreditor, Pasar bebas, dll RENSTRA ITS ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

5 Tantangan Internasionalisasi ITS mendukung jumlah publikasi Indonesia {Jumlah Dokumen Publikasi Internasional (All Area)}

6 Tantangan Internasionalisasi ITS mendukung jumlah publikasi Indonesia {Jumlah Dokumen Publikasi Internasional (All Area)}

7 Tantangan Internasionalisasi ITS mendukung jumlah Publikasi Matematika Indonesia {Jumlah Dokumen Publikasi Internasional (Mathematics)}

8 Tantangan Internasionalisasi ITS mendukung jumlah Publikasi Matematika Indonesia {Jumlah Dokumen Publikasi Internasional (Mathematics)}

9 Nama Indonesia belum masuk dalam ranking daftar ini

10

11 Kerangka Kerja dan Tahapan Pencapaian II “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

12 Kerangka Kerja Kerangka kerja ini dibuat untuk mengarahkan keselerasan strategi kerja yang baik dalam mencapai tujuan ITS. Tata nilai ITS (Etika dan Integritas, Kreativitas dan inovasi, Ekselensi, Kepemimpinan yang kuat, Sinergi, Komunikasi dan Kerjasama Tim, serta Kebersamaan dan Tanggung Jawab Sosial) digunakan sebagai dasar bekerja untuk mencapai tujuan strategis ITS Tujuh Strategi kerja dirancang untuk pencapaian tujuan strategis, meliputi aspek : Organisasi, Pengembangan SDM, Tata kelola, Sistem Informasi Manajemen dan Pengetahuan, Penelitian dan Pengajaran, Pembangunan Berkelanjutan, Kontribusi dan Keberpihakan. Strategi-strategi kerja tersebut kemudian dijabarkan rinci dalam nuansa kerja gotong royong untuk mencapai kesejahteraan bersama dan keunggulan ITS. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

13 [ ] Penguatan Keterpaduan Kompetensi ITS dalam meningkatkan Kontribusi penyelesaian problem nasional [ ] Penguatan Daya Saing Regional ITS 2012 VISI 2025INSAN INDONESIA CERDAS & KOMPETITIF PERIODE TEMAPeningkatan Kapasitas & Modernisasi Penguatan Pelayanan Penguatan Daya Saing Regional Penguatan Daya Saing Internasional Tahapan Pembangunan Pendidikan Nasional - Kemdikbud [ ] Penguatan Sistem Manajemen SDM Berorientasi Perwujudan Universitas Riset dan Pencapaian Reputasi Internasional 2019 [ ] Perintisan Daya Saing ITS dan masuk sebagai universitas berklas Internasional Keselarasan Renstra Kemdikbud dengan Renstra ITS [ ] Penguatan GUG ITS dalam Perwujudan sebagai Universitas Riset “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

14 Tahapan Pencapaian Tahapan pencapaian ITS sebagai universitas berkelas internasional (masuk dalam 500 univ besar dunia) disusun diselaraskan dengan tahapan capaian visi Indonesia di tahun 2025 dan Renstra ITS serta memperhatikan faktor eksternal dan kinerja ITS. Aspek penting dalam tahapan capaian adalah sebagai berikut : – Penguatan keterpaduan kompetensi ITS – Penguatan Sistem Pendanaan ITS – Penguatan Sistem SDM ITS – Penguatan Daya Saing (Regional dan Internasional) ITS – Perwujudan GUG ITS dan sebagai Universitas Riset. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

15 Strategi Kerja dan Program Kerja serta Key Performance Indicator (KPI) III “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

16 SK1. Lean and Bottom-led Organization “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

17 SK1. Lean and Bottom-led Organization (Sebagai implementasi transformasi kultur organisasi dan sistem manajemen ITS untuk memenuhi tuntutan ITS PTNBH) Executing Controlling Coordinating Supporting Directing Jurusan & Lab Dekanat Rektorat Lembaga, Badan dan Biro UPT, Satuan, dan Unit Pemangku Kepentingan “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

18 SK1. Lean and Bottom-led Organization (Sebagai implementasi transformasi kultur organisasi dan sistem manajemen ITS untuk memenuhi tuntutan ITS PTNBH) KPI Program Kerja 1.Penguatan organisasi dan manajemen ITS yang selaras dengan kebutuhan implementasi ITS PTNBH. 2.Penguatan kualitas SDM yang sesuai dan relevan dengan tugas pokok, peran dan fungsinya dalam organisasi.  Terpenuhinya standar acuan kriteria PTNBH (PP 4 tahun 2014)  Terimplementasikannya Merit based performance  Tersedianya semua kebijakan, panduan dan SOP setiap aktifitas  Prosentase laboratorium yang dilengkapi SOP/RPPM (ISO/IEC 17025)  Tingkat kepuasan stakeholder terhadap kinerja ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

19 Rincian Program: Penguatan organisasi & manajemen ITS sesuai dengan kebutuhan implementasi ITS PTNBH. Melaksanakan pasal peralihan dalam Statuta ITS PTNBH (Setelah PP tentang Statuta ITS PTNBH disetujui), a.l: – Menyegerakan pembentukan organ ITS PTNBH (Majelis Wali Amanat (MWA), Komite Audit (KA), Senat Akademik (SA), Dewan Profesor (DP), Rektor), setelah turunnya Statuta ITS PTNBH – Membuat semua peraturan MWA sesuai dengan tahapan krusial keperluan implementasinya – Membuat semua peraturan SAsesuai dengan tahapan krusial keperluan implementasinya – Membuat semua peraturan rektor sesuai dengan tahapan krusial keperluan implementasinya Sebelum 31 Desember 2016 ITS harus melaksanakan: – Memproses pemisahan aset ITS PTNBH dengan Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu melalui bantuan BPKP propinsi – Menyelesaikan penghitungan neraca awal ITS PTNBH “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

20 Rincian Program: Penguatan organisasi & manajemen ITS sesuai dengan kebutuhan implementasi ITS PTNBH. Struktur Organisasi bawah diperkuat. Laboratorium dan jurusan sebagai pelaksana utama kegiatan operasional dan menjalin hubungan dengan para pemangku kepentingan. Pimpinan Rektorat, Dekanat, Lembaga, Badan dan Biro-biro difungsikan untuk mendukung, memfasilitasi, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi jurusan dan laboratorium Menguatkan budaya kerja birokrasi yang “Melayani secara bergotong royong” Melibatkan pimpinan jurusan dalam rapat-rapat Pimpinan ITS yang membahas dan memutuskan masalah-masalah yang berdampak strategis bagi ITS. Mendorong Laboratorium dan Jurusan untuk membuat rencana pengembangan jangka panjang sesuai dengan visi dan misi ITS secara terpadu. Mengutamakan resources sharing (termasuk knowledge/brain sharing) dalam pelaksanaan kegiatan tridharma secara institusional dengan tetap memperha- tikan penyetaraan beban dan jenjang karir. Menguatkan unit-unit pelaksana tridharma dan unit-unit pelaksana revenue generator “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

21 Rincian Program: Penguatan kualitas dan kompetensi SDM yang sesuai dan relevan dengan tugas pokok, peran dan fungsinya dalam organisasi. Melakukan evaluasi jabatan Menyusun uraian jabatan Menyusun profil kompetensi jabatan Menyusun job grading dan job pricing Menerapkan sistem penilaian kinerja Menata sistem pemberian tunjangan kinerja/remunerasi Mengimplementasikan sistem merit based performance ke dalam Sistem Informasi SKP untuk memonitor jalannya organisasi yang dikawal dengan: – SKP dan KPI pejabat struktural Kabiro, Kabag, Kasubbag sampai dengan tendik, dan – SKP dan KPI Dosen tugas tambahan, mulai dari Rektor sampai dengan Kepala Laboratorium “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

22 LANGKAH-LANGKAH PENATAAN PEGAWAI BERBASIS KOMPETENSI: 1.Validasi Peta Jabatan 2.Analisis Jabatan & Analisis Beban Kerja 3.Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan a. Manjerial/Soft Skill; b. Teknis/Hard Skill 4.Grading Jabatan 5.Asesment Pegawai 1.Validasi Peta Jabatan 2.Analisis Jabatan & Analisis Beban Kerja 3.Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan a. Manjerial/Soft Skill; b. Teknis/Hard Skill 4.Grading Jabatan 5.Asesment Pegawai KATEGORI SESUAI PERSIAPAN KATEGORI LEBIH/KURANG PEMINDAHAN/ PENEMPATAN SK PENEMPATAN PELAKSANAAN “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

23 STANDAR KOMPETENSI JABATAN (SKJ) * JABATAN STRUKTURAL JABATAN FUNGSIONAL SKJ KOMPETENSI MANAJERIAL SOFT SKILL KOMPETENSI TEKNIS HARD SKILL PERMENDIKBUD TTG OTK * ACUAN: PERKA BKN NO. 7/2013 & NO. 8/2013 “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

24 SK2. Pengembangan SDM Terstruktur “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

25 25 SK2. Pengembangan SDM Terstruktur (Sebagai implementasi penguatan sumber daya penunjang kegiatan tridharma Bidang SDM) Pengembangan Jenjang Karir SDM Proses Perencanaan Kebutuhan SDM Proses Perencanaan Kebutuhan SDM Proses Pengadaan SDM Proses Pengadaan SDM Proses Kenaikan Pangkat Proses Mutasi Jabatan Struktural dan fungsional Pemberian Penghargaan SDM Pemberian Penghargaan SDM Analisis jabatan dan uraian jabatan sesuai kebutuhan organisasi Pengembangan Kompetensi SDM Proses Pendidikan Lanjut Proses Pendidikan Lanjut Pengukuran dan Evaluasi Kinerja SDM Pengukuran dan Evaluasi Kinerja SDM Basis data SDM Terintegrasi (SIMPEG)  PDPT Proses Pelatihan Teknis Proses Pelatihan Teknis Proses Pelatihan Manajerial Proses Pelatihan Manajerial Proses Sertifikasi Profesional Proses Sertifikasi Profesional Proses Pemensiunan Proses Pemensiunan Pengadaan SDM Proses Pelatihan & pembekalan Pra-pensiun Proses Pelatihan & pembekalan Pra-pensiun Evaluasi SDM Sistem Pengelolaan SDM Terpadu ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

26 KPI Program KerjaPeningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan.  Perbandingan dosen lulusan S3/total dosen  Jumlah Tenaga Kependidikan Mengikuti Studi Lanjut (per tahun)  Persentasi tenaga kependidikan berijazah D3 ke atas yang memiliki kemampuan bahasa Inggris (aktif/pasif) SK2. Pengembangan SDM Terstruktur (Sebagai implementasi penguatan sumber daya penunjang kegiatan tridharma Bidang SDM) “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

27 Pengembangan SDM ITS dilakukan secara sistemik dan terstruktur sebagai berikut :  Pengadaaan SDM :  Pengadaan (perekrutan) SDM sesuai dengan kebutuhan strategis SDM ITS secara proporsional dengan menjaga penurunan jumlah tendik administrasi dilakukan secara phasing-out dengan peningkatan dukungan penggunaan TSI  Pengembangan Kompetensi SDM  Peningkatan manajemen pengembangan SDM ITS melalui proses yang senantiasa dikaji dan terukur berdasarkan data dalam SIMPEG  Proses Pengembangan Kompetensi SDM ITS harus berorientasi pada upaya maksimalisasi potensi dan bakat melalui pendidikan lanjut, dan pelatihan maupun pensertifikasian.  Memberikan peluang dan fasilitas serta menjamin terlaksananya proses pengembangan kompetansi secara berkesinambungan.  Pengembangan Karir SDM  Mendorong Kajur sebagai motor peningkatan jumlah dosen berkualifikasi S-3 dan Guru Besar menjadi 40% dari total dosen ITS  Meningkatan kompetensi teknisi, laboran, dan pustakawan sehingga ITS mempunyyai struktur tendik fungsional yang lengkap dan mampu mengelola laboratorium dan perpustakaan yang berstandar ISO  Evaluasi SDM  Pengawasan dan penilaian kinerja dilakukan secara lebih ketat berdasarkan merit based system  Proses Pengembangan SDM harus senantiasa dikaji dan terukur kinerjannya secara jelas.  ITS mendorong penggunaan Sistem Informasi Pengelolaan SDM Rinciam program: Peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

28 SK3. Good and Participative Governance “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

29 SK3. Good and Participative Governance PLANNING AND REPLANING PLANNING AND REPLANING Strategic Planning Operational Planning Budgeting REPORTING Internal & External REPORTING Internal & External Outcomes Compliance Risk REVIEWING Via Annual Review Cycle REVIEWING Via Annual Review Cycle Performance Review Risk Assessment & Mitigation Evaluation Improvement Implementation Good Governance Cycle Management Good Governance Cycle Management Jurusan Rektorat Jurusan Dekanat Penganggaran Lebih berfokus pada kegiatan Tridharma Penganggaran yang partisipasif, proporsional serta berkeadilan Participative Governance “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

30 KPI Program Kerja Pelaksanaan siklus Good Governance Cycle Management.  Terpenuhinya standar acuan:  Kontrak kinerja ITS PKBLU  Kontrak kinerja ITS dengan DIKTI  Kriteria PTNBH (PP 4 tahun 2014)  Tingkat ketepatan dan akurasi pelaporan serta kepatuhan setiap unit  Status laporan keuangan dari Konsultan Akuntan Publik (eksternal) untuk setiap tahunnya WTP  Tingkat kepuasan stakeholder terhadap kinerja ITS SK3. Good and Participative Governance (Sebagai implementasi penguatan sumber daya penunjang kegiatan tridharma Bidang manajemen) “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

31 Pengembangan sistem pelaporan tertulis dan periodik. Perbaikan sistem penganggaran dan pertanggung-jawaban yang auditable, tertib dan memenuhi perundangan (compliance) serta berbasis kinerja. Meningkatkan proporsi alokasi dana pada core process (laboratorium, jurusan dan Pusat-pusat Penelitian) dan mengurangi proporsi alokasi dana pada non-core process (Rektorat dan Fakultas) secara proporsional. Mendorong pelaksanaan Activity Based Costing untuk menuju Performance Based Costing serta mendorong penggunaan sistem berbasis TIK. Peningkatan partisipasi manajemen Jurusan dalam pengambilan keputusan perencanaan anggaran ITS. Penyusunan Student Cost Structure yang realistik untuk melakukan perencanaan dan pengembangan daya tampung mahasiswa. Pemberdayaan fungsi penjaminan mutu dan Internal Audit untuk memperbaiki kinerja organisasi. Rincian program: Pelaksanaan siklus Good Governance Cycle Management “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

32 SK3. Good and Participative Governance (Sebagai implementasi penguatan sumber daya penunjang kegiatan tridharma Bidang Keuangan) KPI Program Kerja 1.Meningkatkan efisensi penggunaan dana dan daya ITS. 2.Mengintensifikasikan penggalian dana eksternal di luar dana yang diperoleh dari mahasiswa.  Pengalokasian dana ke unit kerja berdasarkan unit cost dan performance based budgeting  Jumlah dana penelitian dari pemerintah (milyar rupiah)  Jumlah dana penelitian dari industri/masyarakat (milyar rupiah)  Jumlah dana penelitian dari sumber internasional (milyar rupiah)  Jumlah Dana yang diperoleh dari pemanfaatan aset di ITS  Jumlah Dana Abadi “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

33 Rincian Program: Meningkatkan efisensi penggunaan dana dan daya ITS. Mengembangan dan mengefektifkan transaksi keuangan satu pintu (Rekening Rektor). Mengimplementasikan sistem perencanaan berbasis aktifitas (activity based-costing) dan pengalokasian berbasis kinerja (performance based- budgeting) di seluruh unit Meningkatkan terintegrasinya Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Pengelolaan Anggaran dan Pelaporan Administrasi Memanfaatkan TSI untuk menjamin terlaksananya pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel Meningkatkan Alokasi Anggaran untuk penyelenggaraan bisnis inti (pengajaran dan penelitian) di tingkat jurusan dan laboratorium Meningkatkan efisiensi fasilitas dan kualitas layanan menuju terwujudnya pelayanan prima di ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

34 Rincian Program: Mengintensifikasikan penggalian dana eksternal di luar dana yang diperoleh dari mahasiswa. Memprioritaskan pemisahan aset setelah terbitnya Statuta ITS PTNBH Menciptakan peluang dan memberdayakan revenue generator sebesar-besarnya dengan aset yang telah diserahkan pengelolaannya ke ITS PTNBH Mendirikan Perseroan Terbatas sebagai holding company ITS PTNBH yang mengelola semua revenue generator potensial ITS. Memulai dan membuat sistem endowment (dana abadi) melalui efektivitas hubungan dengan para pemangku kepentingan ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

35 SK3. Good and Participative Governance (Sebagai implementasi penguatan sumber daya penunjang kegiatan tridharma Bidang Sumberdaya Fasilitas) KPI Program Kerja Perencanaan fisik ITS dalam master plan kampus harus memperhatikan faktor efisiensi lahan, representasi ITS, fleksibel kemanfaatannya (resource sharing), danramah lingkungan dan pengguna  Proporsi Lab dengan struktur SDM sesuai OTK ITS 2013 (OTK ITS PTNBH)  Tingkat utilitas penggunaan fasilitas secara bersama  Terdapat minimal satu fasilitas mahasiswa yang memenuhi standar internasional  Prosentase ruang terbuka hijau (RTH) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.  Prosentase bangunan yang memenuhi standard hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

36 Rincian Program: Perencanaan fisik ITS dalam master plan kampus harus memperhatikan faktor efisiensi lahan, representasi ITS, fleksibel kemanfaatannya (resource sharing), dan ramah lingkungan maupun pengguna Mengembangkan sistem informasi manajemen pengelolaan fasilitas terpadu (pemantauan operasi dan pemeliharaan peralatan serta penggunaan ruang kuliah, laboratorium, fasilitas layanan umum/ komersial). Melakukan perawatan, pemantauan, pemanfaatan, dan penggunaan dengan membagi dalam zoning area kampus yang jelas sesuai dengan kegiatan pokoknya (zona pusat kampus, akademik, olah raga, asrama dan perumahan dosen, taman teknologi, fasilitas umum/komersial, dan area hijau). Mengawal pengimplementasian master plan terutama untuk sistem transportasi, drainase, lansekap, utilitas, dan pengelolaan lingkungan yang efisien, dan ramah lingkungan serta ramah pengguna. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

37 SK4. Information & Knowledge Management System “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

38 Pemangku Kepentingan SK4. Information & Knowledge Management System Sistem Informasi Manajemen Anggaran dan Keuangan berbasis Kinerja Sistem Informasi Manajemen Anggaran dan Keuangan berbasis Kinerja Sistem Informasi Manajemen Kinerja Individual dan Organisasi Sistem Informasi Manajemen Kinerja Individual dan Organisasi Sistem Informasi Akademis dan Kemahasiswaan [Integra.ITS] Sistem Informasi Akademis dan Kemahasiswaan [Integra.ITS] Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Sistem Pengelolaan Perpustakaan Digital [Library.ITS] Sistem Pengelolaan Perpustakaan Digital [Library.ITS] PenelitianPengajaran Pengabdian Masyarakat Sistem Sharing Materi Akademik [Share.ITS] Sistem Sharing Materi Akademik [Share.ITS] Sistem Pengelolaan Pengetahuan Terpadu [Brain.ITS] Sistem Pengelolaan Pengetahuan Terpadu [Brain.ITS] Sumberdaya Portal e-Layanan ITS (its.ac.id) Sistem Informasi Evaluasi Diri [EPSBED] Sistem Informasi Evaluasi Diri [EPSBED] Sistem Informasi Kemitraan dan Kehumasan Database Terpadu ITS Disesuaikan dengan PDPT – Dikti dan akuntansi keuangan serta BMN Infrastruktur dan Jaringan Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Negara (BMN) “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

39 Master Plan TIK - ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

40 SK4. Information & Knowledge Management System (Sebagai implementasi penguatan sumber daya penunjang kegiatan tridharma Bidang Sumberdaya TSI) KPI Program Kerja Mengintensifkan implementasi dan penggunaan TSI dalam proses layanan tridharma ITS seoptimal mungkin di semua unit.  Prosentase implementasi Master Plan TSI  Prosentase ketersediaan operasi jaringan  Prosentase layanan berbasis TSI yang sudah terintegrasi  Sistem PDCA berbasis TIK yang lengkap, rinci, dan efektif  Terimpelentasikannya sistem manajemen paperless (tanpa kertas) “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

41 Rincian Program: Mengintensifkan implementasi dan penggunaan TSI dalam proses layanan tridharma ITS seoptimal mungkin di semua unit. Memperkuat SDM TSI untuk mengimplementasikan Master plan TSI ITS dalam memperkuat “internal network” serta terjadinya reformasi birokrasi internal ITS, sehingga ITS dapat – memberikan layanan secara profesional, efektif dan efisien di bidang manajemen anggaran/keuangan, kepegawaian, kinerja serta kemitraan dan kehumasan. – mengelola kegiatan Tridharma serta mengembangkan Sistem Pengelolaan Pengetahuan untuk mendorong terjadinya knowledge sharing, seperti digital library, open content ITS, dan lain-lain. Memperkuat infrastruktur TSI (hardware) sesuai Master Plan TSI ITS guna – menjamin reliabilitas e-layanan ITS, dan – mendukung sistem layanan PTN binaan ITS di Indonesia kawasan timur. Penguatan SDM dan infrastruktur TSI untuk penguatan Portal ITS yang menjadi pintu gerbang pemberian e-layanan (e-services) kepada para pemangku kepentingan. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

42 SK5. Innovative Research and Teaching “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

43 h h Rumpun Pengampu MK Lintas Lab Kelompok Penelitian (Research Group) Lintas Lab S3 S2 Lab Mata Kuliah Dosen S1 Lab di Jurusan Lab di Pusat Studi Lab di Pusat Studi Maha siswa Residensi Hibah PPM Hibah PPM Jurnal Nasional/ Internasional Jurnal Nasional/ Internasional TTG/ Paten TTG/ Paten Conference Paper Conference Paper Puslit LPPM P3AI Lab-Based Education untuk mengintegrasikan Pengajaran dan Penelitian SK5. Innovative Research and Teaching Pusat Inovasi ITS Pusat Inovasi ITS Block Grand Penelitian “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

44 1.Peningkatan kualitas pendidikan ITS berstandar internasional dalam rangka meningkatkan daya saing internasional 2.Pengintegrasian riset lintas disiplin berkualitas internasional dan mengembangkan outreach program untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional SK5. Innovative Research and Teaching “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

45 SK5-1: Peningkatan kualitas pendidikan ITS berstandar internasional dalam rangka meningkatkan daya saing internasional Program Kerja 1.Menyediakan sistem promosi ITS pada masyarakat berdasarkan klaster yang efektif dan efisien untuk meningkatkan equitas daerah asal mahasiswa. 2.Mengembangkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang efektif sehingga mampu menjaring mahasiswa yang berkualitas dan berkeadilan. 3.Mengembangkan kurikulum yang terintegrasi untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. 4.Mengembangkan progam-program S1 internasional. 5.Mengembangkan dan memberdayakan program pascasarjana untuk mendukung peran dan fungsi ITS sebagai universitas riset. 6.Mengembangkan kegiatan kemahasiswaan terintegrasi. KPI “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

46 Rincian Program (1): Peningkatan kualitas pendidikan ITS berstandar internasional dalam rangka meningkatkan daya saing internasional Membuat pemetaan potensi pasar dan metode promosi untuk calon mahasiswa maupun pengguna lulusan dan karya unggul ITS lainnya, sehingga mampu untuk meingkatkan kualitas penerimaan mahasiswa baru di semua jenjang dan jenis pendidikan di ITS. Mengembangkan konsep dan mengimplementasikan sistem pembelajaran standar dan terakreditasi internasional dengan tetap menjaga tata nilai ITS di beberapa prodi yang telah siap dan disertai dengan pengukuran kinerja dan sistem insentifnya. Mengembangkan sistem laboratorim based-education (LBE) yang mengintegrasi- kan pengajaran dan penelitian untuk penguatan laboratorium di LPPM beserta puslitnya, P3AI dan Pusat Inovasi ITS dalam rangka menanamkan tata nilai keprofesian. Mengembangkan metode belajar-mengajar non-konvensional seperti: Student Centered Learning (SCL), e-learning, magang dan inkubator di semua jurusan. Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang mendorong tumbuhnya semangat Appreciative, Participative dan Contributive dari para mahasiswa “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

47 Rincian Program (2): Peningkatan kualitas pendidikan ITS berstandar internasional dalam rangka meningkatkan daya saing internasional Meningkatkan rasio jumlah mahasiswa pascasarjana (S2/S3): S1. Mengembangkan jejaring dan kerjasama pendidikan dan penelitian di tingkat nasional dan internasional. Meningkatkan dan merealisasikan MoU kerjasama pendidikan dalam rangka menjaring mahasiswa S1 internasional. Mengintensifkan proses pembimbingan sehingga menghasilkan prestasi kegiatan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) di dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional dan Kegiatan Kompetisi Internasional. Mengimplementasikan program dan kegiatan kemahasiswaan untuk penguasaan soft-skill dan technopreneurship yang berwawasan lingkungan melalui SAC dan Inkubator serta kerjasama dengan mitra ITS. Mengembangkan sistem dan bentuk pendampingan penalaran dan ketrampilan organisasi kemahasiswaan berbasis TSI untuk meningkatkan keunggulan inovasi karya dan kegiatan di tingkat nasional dan internasional yang berwawasan lingkungan. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

48 SK5-1: Peningkatan kualitas pendidikan ITS berstandar internasional dalam rangka meningkatkan daya saing internasional KPI  Jumlah prodi yang mendapatkan akreditisasi/sertifikasi internasional  Jumlah prodi yang memiliki kelas internasional  Prosentasi Prodi yang memiliki paling sedikit satu matakuliah yang diberikan dalam bahasa Inggris  Jumlah Mahasiswa Asing di ITS  Jumlah mahasiswa/staf ITS yang mengikuti program exchange per tahun  Jumlah Dosen yang Melakukan PostDoc atau Pertukaran Dosen di LN (per tahun)  Prosentase mahasiswa pasca sarjana (S2 dan S3) terhadap total mahasiswa  Jumlah publikasi mahasiswa pasca sarjana di jurnal dan/atau seminar internasional yang bereputasi  Jumlah dosen yang mendapat penghargaan akademik tingkat nasional dan internasional  Jumlah penghargaan eksternal prestasi mahasiswa dalam bidang seni dan olah raga (per tahun)  Jumlah penghargaan prestasi mahasiswa tingkat nasional per tahun  Jumlah penghargaan prestasi mahasiswa tingkat Internasional per tahun  Jumlah MOU dengan Perguruan Tinggi Mitra International  Diversifikasi program (double degree, dll) (Komulatif)  Jumlah Penyelenggaraan Event Berskala Internasional “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

49 Program Kerja 1.Mengembangkan dan merealisasikan kerjasama riset secara terpadu. 2.Mendesain riset-riset unggulan yang kompetitif. 3.Mendorong riset-riset yang berorientasi pada transfer IPTEK serta perbaikan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat. 4.Meningkatkan peran mediasi dan fasilitasi ITS dalam isu-Isu publik. SK5-2: Mengintegrasikan riset lintas disiplin berkualitas internasional dan mengembangkan outreach program untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

50 Rincian Program (1): Mengintegrasikan riset lintas disiplin berkualitas internasional dan mengembangkan outreach program untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional Melakukan audit peralatan laboratorium di seluruh ITS bersamaan dengan penyiapan pemisahan aset ITS PTNBH Revitalisasi dan restrukturisasi laboratorium. Meningkatkan alokasi sumberdaya penelitian unggulan dengan roadmap penelitian klas dunia yang mengakselerasi jumlah publikasi internasional. Menyusun road-map riset, baik secara: – top-down: road-map riset di pusat-pusat studi unggulan – bottom-up: road-map riset di laboratorium-laboratorium jurusan. Mengembangkan dan menguatkan peran Sentra HAKI. Mendorong dan memfasilitasi para peneliti dalam menyusun dokumen dalam rangka mematenkan hasil karya inovasinya. Mendorong tumbuhnya penelitian terapan bekerjasama dengan industri untuk menghasilkan paten serta menghasilkan pendapatan institusi “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

51 Rincian Program (2): Mengintegrasikan riset lintas disiplin berkualitas internasional dan mengembangkan outreach program untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional Memberi insentif publikasi pada penulisan karya ilmiah internasional bagi mahasiswa S-3. Penguatan Sistem Informasi dan database hasil-hasil tri dharma SDM ITS dalam software brain ITS yang terintegrasi dengan SIMPEG. Pengkajian, evaluasi dan tindak lanjut MoU yang sudah ada, dan membuat MoU baru. Meningkatkan kerjasama dengan pihak swasta dalam realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk: – Memasarkan dan meningkatkan nilai produktif karya inovatif paten ITS, dan – Menunjang pelaksanaan tridharma terutama terkait dengan kebutuhan masyarakat di 3T. Mengembangkan database Alumni, terintegrasi dengan Tracer Study Alumni, dan menggalang partisipasi alumni untuk meningkatkan partisipasi ITS dalam wacana publik. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

52 Mengintegrasikan riset lintas disiplin berkualitas internasional dan mengembangkan outreach program untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional KPI  Jumlah mahasiswa S1 ITS yang melanjutkan ke S2 ITS  Jumlah mahasiswa S2 ITS yang melanjutkan ke S3 ITS  Jumlah Kerjasama Riset di tingkat Internasional  Rasio Nilai Kerjasama Riset dan PPM/Total Anggaran ITS  Jumlah Penelitian Seluruhnya  Jumlah publikasi Jurnal Internasional  Jumlah publikasi dalam seminar internasional  Jumlah MOU dengan Perguruan Tinggi Mitra International  Prosentase Dosen yang Terlibat dalam Organisasi Profesi/Peneliti Intl.  Jumlah konsorsium/forum riset nasional yang melibatkan peneliti ITS  Jumlah konsorsium/forum riset internasional yang melibatkan peneliti ITS  Jumlah aktivitas yang terealisasi dari kerja sama internasional: joint degree, sandwich, short course, joint supervision dan pertukaran dosen  Jumlah Dosen yang menulis jurnal nasional dan internasional (per tahun)  Jumlah Publikasi Terindex Scopus  Jumlah paten dan teknologi baru (akumulatif)  Jumlah penelitian unggulan lintas laboratorium/antar jurusan di ITS  Jumlah hasil riset yang diaplikasikan oleh masyarakat (industri, instansi dan masyarat umum)  Persentase dosen yang menerbitkan buku teks/ referensi “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

53 SK6. Sustainable Development “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

54 Aspek Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kampus dan sekitarnya (Sociology) Aspek Perencanaan Wilayah & Tata Ruang Kampus (Ecology) SK6. Sustainable Development Aspek Pengelolaaan Pendapatan dan Pendanaan melalui “Techno Economic Alignment” (Economy) “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

55 Rincian program: Sustainable Development A.Pembangunan ITS harus memperhatikan aspek keberlanjutan dari 3 hal yakni: Sociology, Ecology dan Economy. Sociology : Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kampus dan sekitarnya Ecology : Perencanaan Wilayah & Tata Ruang Kampus yang berwawasan lingkungan (Eco-Campus) Economy : Pengelolaaan Pendapatan dan Pendanaan melalui “Techno Economic Alignment” B.Untuk mewujudkan kampus berwawasan lingkungan (Eco Campus – ITS), dilakukan melalui 4 aspek : Pelaksanaan operasional pengelolaan kampus berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pengembangan perilaku berwawasan lingkungan bagi masyarakat kampus melalui proses akademik Pengembangan penelitian dan penerapan IPTEK untuk mendukung pelaksanaan Eco-Campus ITS Pemberdayaan masyarakat kampus dan masyarakat sekitar yang selaras dengan pelaksanaan Eco-Campus ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

56 KPI: Sustainable Development Prosentase luas area terbuka hijau Tumbuhnya budaya sadar lingkungan Kualitas udara ambien di kampus Jumlah sepeda di dalam kampus Angka kecelakaan di jalan dalam kampus Pemakaian air Pemakaian daya listrik Jumlah sampah yang dihasilkan Prosentase sampah yang didaur ulang Jumlah pohon/satuan luas Banyaknya fauna burung di lahan kampus Jumlah kendaraan bermotor di kampus “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

57 SK7. Outreach and Community Development “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

58 SK7. Outreach and Community Development Hasil riset dan TTG Dana abadi Community development Outreach Program Social Responsibility Sejumlah kursi MABA sebagai Zakat ITS “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

59 Rincian program: Outreach and Community Development Meningkatkan keberpihakan pada masyarakat luas dengan men- ZAKAT-kan sejumlah kursi MABA untuk memperluas kesempatan masuk ITS bagi calon mahasiswa yang berpotensi dan tidak mampu secara ekonomi, termasuk mendukung kebijakan keseteraan dan keterjangkauan pendidikan. Meningkatkan peran ITS untuk berkontribusi secara nasional dan mendukung kemandirian bangsa Mengembangkan sistem pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pengembangan masyarakat dan penyelesaian permasalahan nasional Mendorong seluruh komunitas ITS untuk peduli pada pengembangan masyarakat (kampung binaan) serta penanggulangan permasalahan- permasalahan nasional Melakukan kerjasama dengan IKA-ITS, Pemprov dan pemkot untuk mendukung program Pengembangan Masyarakat terutama di 3T “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

60 Struktur Organisasi dan Personil V V “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

61 Struktur Organisasi yang akan digunakan adalah sesuai dengan Permendikbud no 86 tahun 2013 tentang OTK ITS, sambil menunggu OTK baru sesuai dengan PP tentang Statuta ITS PTNBH “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

62 Kriteria WR Bidang Akademik dan Kemahasiswaan WR Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana WR Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi Sistem Informasi WR Bidang Penelitian Inovasi, dan Kerjasama IntegritasIkhlas mengabdi kepada ITS, amanah dan istiqomah dalam pencapaian tujuan Kompe- tensi Spesifik Biasa bekerja dengan komputer Menguasai konsep pengembangan akademik dan proses penjaminan mutu Memahami konsep Pendidikan modern termasuk Lab-based Education Menguasai konsep pengembangan dan dinamika kemahasiswaan di PT Biasa bekerja dengan komputer Menguasai manajemen perencanaan dan keuangan PTNBLU dan PTNBH Menguasai perundangan terkait dan konsep “Tertib anggaran” Memahami manajemen akuntansi BMN dan finansial Biasa bekerja dengan komputer Menguasai konsep pengembangan setiap komponen struktur organ PTNBH sebagai organisasi modern Menguasai manajemen Sumber Daya Manusia (SD), khususnya terkait ASN Memahami konsep peta jabatan dan portofolio/alokasi SDM Memahami konsep pengembangan sistem berbasis TIK Biasa bekerja dengan komputer Peneliti produktif Menguasai konsep Manajemen Strategis dan Manajemen Inovasi Memahami konsep pengembangan Inovasi di PT. Memiliki jejaring yang luas dengan alumni, industri, pemerintahan Rekam Jejak (optional) Ex. PR-I/ PR-III/WRAK/ Dekan /WD /PD-I/PD-III/ Kajur /Ka Prodi/ Ka.Lab /Kalembaga/badan dan/atau memiliki rekam jejak yang ekselen Ex.PR-II/WRPKSP/ Dekan/ WD/PD-II / Kajur/Sekjur/Pimp PHK / Kalembaga/badan dan/atau memiliki rekam jejak ekselen Ex PR II/Dekan/ WD/ Kajur/Kaprodi / Ka.Lab /Kalembaga/ badan dan/atau memiliki rekam jejak yang ekselen Ex PRIV/WRPIK/ Dekan /PD/WD /Kajur/ Kaprodi /Ka.Lab /Kalembaga/ badan dan/atau memiliki rekam jejak yang ekselen Keterwakilan Fakultas, gender dan bidang ilmu Kualifikasi Personel Inti “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

63 Kontribusi dalam kegotongroyongan dan keguyuban ITS akan mampu mewujudkan keunggulannya ibarat membesarnya isi irisan kontribusi ke- empat bidang layanan ITS dalam diagram-venn ini “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”

64 Contoh Struktur Pengelola Usaha Revenue Generator UGM

65 Terima Kasih Masukan, kritik dan saran demi sempurnanya program kerja ini, mohon dapat dikirimkan melalui NUR Iriawan, Prof., Drs., MIKomp.,Ph.D. “Melayani semua dengan jiwa Kegotongroyongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan” 1 Vote  NUR for ITS 1


Download ppt "Program Kerja Bakal Calon Rektor ITS 2015-2020 “Melayani semua dengan jiwa Kegotong-royongan – untuk menggapai Kesejahtteraan bersama – dan meraih Keunggulan”"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google