Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

The importance of intercultural communication

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "The importance of intercultural communication"— Transcript presentasi:

1 The importance of intercultural communication
Pertemuan ke 1 Komunikasi Antar Budaya

2 “...Dalam masyarakat global saat ini, menyalahkan masyarakat lain akan mengakibatkan salah paham dan kekerasan. Manusia perlu saling belajar satu sama lain …” Schneider dan Silverman

3 Indiwan seto Wahju 085716154833 Residence:
Drs Indiwan seto wahju W. MSi Tangerang, 8 Maret 1966 Residence: Jl.Zeta Raya 112 Kodya Tangerang Banten Telp Pengalaman Kerja wartawan LKBN Antara 2005 –2009 Kepala Unit Lembaga PJA 2009-kini Editor di LKBN ANTARA 2001-kini Dosen di sejumlah PTS Jakarta Pendidikan 1992 lulus S1 Komunikasi UGM 2003 Lulus S2 Komunikasi UI 2008 Mahasiswa S3 Komunikasi UI Indiwan seto Wahju

4 Lecturer: Indiwan seto wahju W e-mail:indiwan_seto@yahoo. co
Lecturer: Indiwan seto wahju W Blog

5 Communications Is the management of messages with the objective of creating meaning The only qualifiers we place on Communication are intentionality and interaction Communication is considered to be purposeful-to persuade,inform or entertaint then we communicate with an intention and we achieve these objectives only through interaction with others

6 What?

7 Struktur komunikasi Sender ( individu,groups with need and desire, social,work or information driven to communicate with others) Message (information the sender wants understood- what is used to create meaning) Channels (any mean that offers a path for moving the message from the sender to receiver)

8 Receiver (s) is the intended recipient of the message and the locus where meaning is created
Feedback is important component of communication related to,yet separate from the response. Feedback allows us to evaluate the effectiveness of a message Noise, relates to different types of interference or distractions that plague every communication event

9 Komunikasi kadang sulit

10 Shared meaning

11 S-M-C-R

12 NOISE

13 KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA
adalah komunikasi yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda (bisa beda ras, etnik, atau sosioekonomi, atau gabungan dari semua perbedaan ini. Kebudayaan adalah cara hidup yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang serta berlangsung dari generasi ke generasi (Tubbs, Moss:1996).

14 DEFINISI Definisi yang pertama dikemukakan didalam buku “Intercultural Communication: A Reader” dimana dinyatakan bahwa komunikasi antar budaya (intercultural communication) terjadi apabila sebuah pesan (message) yang harus dimengerti dihasilkan oleh anggota dari budaya tertentu untuk konsumsi anggota dari budaya yang lain (Samovar & Porter, 1994, p. 19).

15 DEFINISI Definisi lain diberikan oleh Liliweri bahwa proses komunikasi antar budaya merupakan interaksi antarpribadi dan komunikasi antarpribadi yang dilakukan oleh beberapa orang yang memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda (2003, p. 13).

16 Hambatan komunikasi Hambatan komunikasi atau yang juga dikenal sebagai communication barrier adalah segala sesuatu yang menjadi penghalang untuk terjadinya komunikasi yang efektif (Contoh dari hambatan komunikasi antabudaya adalah kasus anggukan kepala, dimana di Amerika Serikat anggukan kepala mempunyai arti bahwa orang tersebut mengerti sedangkan di Jepang anggukan kepala tidak berarti seseorang setuju melainkan hanya berarti bahwa orang tersebut mendengarkan. Dengan memahami mengenai komunikasi antar budaya maka hambatan komunikasi (communication barrier) semacam ini dapat kita lalui.

17 Jenis-jenis hambatan Hambatan komunikasi (communication barrier) dalam komunikasi antar budaya (intercultural communication) mempunyai bentuk seperti sebuah gunung es yang terbenam di dalam air. Dimana hambatan komunikasi yang ada terbagi dua menjadi yang diatas air (above waterline) dan dibawah air (below waterline).

18 Below waterline Faktor-faktor hambatan komunikasi antar budaya yang berada dibawah air (below waterline) adalah faktor-faktor yang membentuk perilaku atau sikap seseorang, hambatan semacam ini cukup sulit untuk dilihat atau diperhatikan. Jenis-jenis hambatan semacam ini adalah persepsi (perceptions), norma (norms), stereotip (stereotypes), filosofi bisnis (business philosophy), aturan (rules),jaringan (networks), nilai (values), dan grup cabang (subcultures group).

19 stereotipe

20 Beda budaya

21 Norma-norma

22

23 Above waterline Sedangkan terdapat 9 (sembilan) jenis hambatan komunikasi antar budaya yang berada diatas air (above waterline). Hambatan komunikasi semacam ini lebih mudah untuk dilihat karena hambatan-hambatan ini banyak yang berbentuk fisik.

24 Hambatan itu adalah 1. Fisik (Physical) Hambatan komunikasi semacam ini berasal dari hambatan waktu, lingkungan, kebutuhan diri, dan juga media fisik. 2. Budaya (Cultural) Hambatan ini berasal dari etnik yang berbeda, agama, dan juga perbedaan sosial yang ada antara budaya yang satu dengan yang lainnya.

25 Persepsi porno

26 Sama-sama demokrat.....

27 Komunikasi yang gagal

28 Hambatan lain 3. Persepsi (Perceptual) Jenis hambatan ini muncul dikarenakan setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai suatu hal. Sehingga untuk mengartikan sesuatu setiap budaya akan mempunyai pemikiran yang berbeda-beda. 4. Motivasi (Motivational) Hambatan semacam ini berkaitan dengan tingkat motivasi dari pendengar, maksudnya adalah apakah pendengar yang menerima pesan ingin menerima pesan tersebut atau apakah pendengar tersebut sedang malas dan tidak punya motivasi sehingga dapat menjadi hambatan komunikasi.

29 Persepsi berbeda

30 etnis berbeda

31 Hambatan lain 5. Pengalaman (Experiantial) Experiental adalah jenis hambatan yang terjadi karena setiap individu tidak memiliki pengalaman hidup yang sama sehingga setiap individu mempunyai persepsi dan juga konsep yang berbeda-beda dalam melihat sesuatu. 6. Emosi (Emotional) Hal ini berkaitan dengan emosi atau perasaan pribadi dari pendengar. Apabila emosi pendengar sedang buruk maka hambatan komunikasi yang terjadi akan semakin besar dan sulit untuk dilalui.

32 bahasa 7. Bahasa (Linguistic) Hambatan komunikasi yang berikut ini terjadi apabila pengirim pesan (sender)dan penerima pesan (receiver) menggunakan bahasa yang berbeda atau penggunaan kata-kata yang tidak dimengerti oleh penerima pesan.

33

34 Bahasa berbeda makna SUNDA BAGONG AMIS COKOT ULER KESEL JAWA NYOKOT
MAKASAR Balle-Balle BAMBANG BOLU TEDONG DOANG BUNTING INDONESIA BOHONG PANAS BANDENG KERBAU UDANG NIKAH

35 Hambatan non verbal 8. Nonverbal Hambatan nonverbal adalah hambatan komunikasi yang tidak berbentuk kata-kata tetapi dapat menjadi hambatan komunikasi. Contohnya adalah wajah marah yang dibuat oleh penerima pesan (receiver) ketika pengirim pesan (sender) melakukan komunikasi. Wajah marah yang dibuat tersebut dapat menjadi penghambat komunikasi karena mungkin saja pengirim pesan akan merasa tidak maksimal atau takut untuk mengirimkan pesan kepada penerima pesan.

36 Hambatan lain 9. Kompetisi (Competition) Hambatan semacam ini muncul apabila penerima pesan sedang melakukan kegiatan lain sambil mendengarkan. Contohnya adalah menerima telepon selular sambil menyetir, karena melakukan 2 (dua) kegiatan sekaligus maka penerima pesan tidak akan mendengarkan pesan yang disampaikan melalui telepon selularnya secara maksimal.

37 CULTURE “ that complex whole which includes knowledge,belief,art ,morals,law,custom and any other capabilities and habits acquired by man as a member of society” Culture is the rules for living and functioning in society. Culture provides the rules for playing the game of life

38 Fungsi BUDAYA Cultural rules provided a framework that giving meaning to events,objects and people The rules enables us to make sense of our soroundings and reduce uncertainty about social environtment Culture also provides us with an identity or sense of self

39 Culture traits Culture is learned
Culture is transmitted intergenerationally Culture is symbolic Culture is dynamic Culture is ethnocentric

40 Budaya turun temurun

41 Problem potensial Prasangka – Diskriminasi – Rasisme Pengertian Ekspresi prasangka: dari halus sampai terlihat. Prasangka terjadi saat seseorang menghindar atau tidak mau mengadakan kontak dengan kelompok yang tidak disukainya Bagaimana Anda dapat berinteraksi, menyelesaikan masalah, atau menyelesaikan konflik yang serius bilamana Anda tidak mau berkontak?

42 BAHAYA Etnosentrisme, stereotiping, prasangka menjadi fanatisme yang dapat menghambat setiap wujud komunikasi antarbudaya Berisiko terhadap terjadi serangan fisik – menyerang kelompok lain

43

44 Etno- Relativisme sentrisme Kultural 1 2 3 4 5 6
Menolak perbedaan kultural. Sedikit kontak dengan mereka yang berbeda 2. Defensif dalam memahami perbedaan kultural: Tidak mau memahami orang/ kultur lain yang berbeda 3. Meminimalkan perbedaan kultural: Penekanan pada keserupaan kultural 4. Menerima perbedaan kultural. Memahami mengapa manusia berbeda. 5. Beradaptasi (pikiran & perilaku ) pada perbedaan kultural (Lebih empatetik daripada menerima) 6. Mengintegrasikan perbedaan kultural ke dalam satu pandangan. Identitas seseorang merupakan bagian dan sekaligus terpisah dari budaya yang berbeda. Perspektif baru menggantikan perspektif lama.

45 Ethnosentrisme

46 Culture is symbolic

47 Integrasi komunikasi dan budaya
Komponen budaya yang penting dipelajari Persepsi Patterns of cognition Verbal behaviors Non verbal behaviors The influence of context

48 Non verbal behaviors

49 Body language

50

51 Non verbal

52 Influence context

53 Daftar pustaka Samovar, Larry Et.Al “intercultural Communication. ( hal 6-17)

54 Terima kasih


Download ppt "The importance of intercultural communication"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google