Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LAW AND SOCIAL CHANGES. PERUBAHAN SOSIAL (SOCIAL CHANGES) : A Change in social structure (including here change in the size of society), or in particular.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LAW AND SOCIAL CHANGES. PERUBAHAN SOSIAL (SOCIAL CHANGES) : A Change in social structure (including here change in the size of society), or in particular."— Transcript presentasi:

1 LAW AND SOCIAL CHANGES

2 PERUBAHAN SOSIAL (SOCIAL CHANGES) : A Change in social structure (including here change in the size of society), or in particular social institutions, or in the relation between institutions (TB. Bottomore, 1972 : 297).

3 Perubahan social pada dasarnya dapat mencakup antara lain (Achmad Ali, 1998 : 274): –Perubahan nilai-nilai social –Perubahan norma-norma social –Perubahan pola-pola perilaku –Perubahan organisasi social –Perubahan susunan lembaga kemasyarakatan –Perubahan lapisan-lapisan dalam masyarakat –Perubahan kekuasaan dan wewenang –Perubahan dalam interaksi sosial Faktor penyebab terjadinya perubahan social (Robert L. Sutherland ) – Innovation (pembaharuan) – Invention (penemuan) – Adaptation (penyesuaian dengan budaya lain) – Adoption (penggunaan penemuan baru)

4 Kontak dengan budaya lain; Penduduk yang heterogin; Toleransi terhadap tindakan penyimpangan; Sistem pendidikan yang modern; Sikap menghargai karya orang lain; Motivasi untuk maju; Ketidakpuasan terhadap sektor tertentu; Keinginan meningkatkan taraf hidup Faktor yang mempercepat perubahan sosial (Achmad Ali, 1998 : 258):

5 Ciri-ciri Hukum Modern (David M. Trubek, 1972 : 4-10) Merupakan sistem peraturan; merupakan suatu bentuk tindakan manusia yang dilakukan dengan penuh kesengajaan; merupakan bagian sekaligus otonom terhadap Negara Ciri-Ciri hukum Modern (Marc Galanter1966 : ) : Terdiri dari peraturan-peraturan yang uniform; Transaksional, hak dan kewajiban timbul dari hubungan transaksional dan tidak dilekatkan kepada seseorang begitu saja tanpa bisa diubah; Universalistik; berlaku secara umum; Sistem hukum dan pengadilan hierarkhis; Diorganisir dan dijalankan secara birokratis; Bersifat rasional ; Dijalankan oleh tenaga professional; Terdapat tenaga professional sebagai perantra pengadilan dengan rakyat; Sistemnya bisa diubah dan diperbaiki; Penegak dan pelaksanan hukum adalah lembaga Negara yang memegang menopoli kekuasaan; Terdapat pemisahan fungsi pemerintahan, legislative dan pengadilan.

6 HUKUM PERUBAHAN SOSIAL HUKUM PERUBAHAN SOSIAL HUKUM SBG VARIABEL DEPENDENT HUKUM SBG VARIABEL INDEPENDENT

7 Richard T. Lapiere (1965 : 69): Menolak Law as a tool of social engineering : – factor yang menggerakkan perubahan social sebenarnya bukan hukum, tetapi factor lain seperti pertambahan penduduk, perubahan nilai dan ideologi, perkembangan teknologi, konflik budaya, perubahan fisik dsb. – Hukum hanya merupakan akibat perubahan sosial Talcott Parsons (Satjipto Rahardjo, 1979 : 153) : Penemuan bidang teknologi merupakan penggerak perubahan social Penemuan tersebut akan menggerakkan ekonomi Perkembangan ekonomi akhirnya memerlukan hukum untuk mengatur.

8 Roscoe Pound : bahwa hukum sebagai alat perubahan sosial. Karl Marx : > Perubahan sosial tidak mungkin diciptakan oleh hukum, > Teknologi dan ekonomi yang mengerakkan perubahan sosial > Hukum merupakan suprastruktur di atas ekonomi dan teknologi. > Hukum sesungguhnya hanya institusi yang mengikuti perubahan sosial. Von Savigny : Hukum tumbuh secara alamiah dalam pergaulan masyarakat yang mana hukum selalu berubah seiring perubahan sosial. R.S. Sumner : Tidak menyetujui hukum sebagai perubah sosial, menurutnya setiap perubahan sosial terjadi “ mores” yaitu aturan tidak tertulis yang hidup di masyarakat.Jadi hukum hanya melegalisasi mores menjadi hukum. Roscoe Pound : Hukum sebagai alat perekayasa sosial, contoh: hakim merekayasa sosial, terjadi di negara Common Law Di negara Civil Law hukum dibentuk oleh para pembentuk hukum ( social enginering by the jugde ).

9 LAW AND SOCIAL CHANGES Law as a tool of social engiineering/social planning (Roscoe Pound) : Hukum diberi muatan nilai baru yang bertujuan untuk mempengaruhi/menimbulkan perubahan sosial secara terarah /terencana

10 Nilai baru Hukum/ UU Role expectation feed back Implementasi Role performance Social change

11 Cara melakukan perubahan sosial ( Soerjono Soekanto) : memberikan imbalan (reward) bagi pemegang peran yang patuh: merumuskan tugas penegak hukum untuk menyerasikan peran dengan kaidah hukum; mengeliminasi pengaruh negatif pihak ketiga; mengusahakan perubahan pada persepsi, sikap dan nilai-nilai pemegang peran

12 Chamblis & Seidman (1971 : Law order and Power) Proses pelembagaan ditentukan oleh 3 faktor : (1) efektifitas penanaman unsur baru (2) kekuatan menentang dari masyarakat. - masyarakat tidak mengetahui kemanfaatan perubahan sosial - perubahan bertentangan dengan kaidah dan nilai fundamental - adanya vested interest dari pihak yang berkuasa - resiko perubahan sosial terlalu berat - masyarakat tidak mengakui wewenang pelopor perubahan (3) kecepatan (jangka waktu) menanam unsur baru.

13 Adam Podgorecki (Schuyt, 1971 :51) : Empat asas dalam melakukan perubahan sosial –menguasai dengan baik situasi yang dihadapi; –membuat analisa terhadap nilai-nilai yang ada dalam masyarakat; –melakukan verifikasi hipotesa, apakah sesuai tujuan yang dikehendaki; –pengukuran efek undang-undang yang ada

14 William Evans : Kondisi yang mempengaruhi kefektifan hukum sebagai alat perubahan sosial : Apakah sumber hukum yang baru memiliki kewenangan dan wibawa; Apakah hukum baru telah memiliki dasar pembenar yang dapat dijelaskan; Apakah isi hukum yang baru telah disiarkan secara luas; Apakah jangka waktu peralihan yang digunakan telah dipertimbangkan dengan baik; Apakah penegak hukum menunjukkan rasa keterikatannya terhadap peraturan yang baru; Apakah pengenaan sanksi dapat mendukung berlakunya hukum yang baru; Adakah perlindungan bagi korban akibat pelanggaran hukum baru tersebut ?

15 Sorjono Soekanto (1986 : 130) : Kondisi yang harus dipenuhi agar hukum dapat menimbulkan perubahan sosial : 1). Hk merupakan aturan hukum tetap (tdk ad hoc); 2). Harus jelas dan diketahui warga masyarakat; 3). Dihindari peraturan retroaktif; 4). Hk. dimengerti oleh umum; 5). Tdk ada yang saling bertentangan; 6). Memperahtikan kemampuan masy. untuk mematuhi; 7). Tidak sering berubah; 8). Penerapan harus sesuai aturan.


Download ppt "LAW AND SOCIAL CHANGES. PERUBAHAN SOSIAL (SOCIAL CHANGES) : A Change in social structure (including here change in the size of society), or in particular."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google