Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran IPA Terapan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran IPA Terapan."— Transcript presentasi:

1 PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran IPA Terapan Pada Kurikulum 2013 Tahun 2014

2 Tujuan Sajian BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Peserta mampu: 1.Menganalisis keterkaitan SKL, KI, dan KD pada mata pelajaran yang diampu sesuai dengan kaidah pencapaian kompetensi; 2.Menganalisis keterkaitan KD, indikator dan materi dalam menunjang pencapaian tujuan pembelajaran; 3.Menganalisis integrasi muatan lokal pada materi mata pelajaran dan materi mata pelajaran pada ekstrakurikuler kepramukaan sesuai dengan karakteristik materi pelajaran; 4.Merancang pemaduan model pembelajaran dan pendekatan saintifik sesuai dengan prinsip pengembangan Kurikulum 2013; 5.Merancang instrumen penilaian sesuai dengan prinsip penilaian pada Kurikulum 2013.

3 BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 PEMAHAMAN KOMPETENSI Sikap, Pengetahuan Keterampilan SKL: Kualifikasi Kemampuan Lulusan Kompetensi Inti (KI) (KI-1, KI-2, KI-3, KI-4) Kompetensi Dasar (KD) Kompetensi Dasar (KD)

4 SKL, KI dan KD SKL (Permendibud No. 54/2013) Kualifikasi Kemampuan Lulusan (S, P, K) SKL (Permendibud No. 54/2013) Kualifikasi Kemampuan Lulusan (S, P, K) STANDAR ISI (64/2013) Tingkatan Komp. Ruang Lingkup Materi STANDAR ISI (64/2013) Tingkatan Komp. Ruang Lingkup Materi STANDAR PROSES (65/2013) STANDAR PROSES (65/2013) STANDAR PENILAIAN (66/2013) STANDAR SARANA dan PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN STANDAR PEMBIAYAAN KERANGKA- STRUKTUR KUR (60/2014) KERANGKA- STRUKTUR KUR (60/2014) STANDAR PTK PEMAHAMAN KOMPETENSI

5 5 Kompetensi Inti (KI): 1.Tingkat kemampuan untuk mencapai SKL yang harus dimiliki siswa pada setiap tingkat kelas atau program. 2.Mencakup sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. 3.Berfungsi sebagai pengintegrasi muatan pembelajaran, mata pelajaran atau program dalam mencapai SKL. PEMAHAMAN KOMPETENSI

6 6 Kompetensi Dasar (KD):  Tingkat kemampuan dalam konteks muatan pembelajaran serta perkembangan belajar, mengacu pada KI. Taksonomi  Struktur dan kategori domain kemampuan tentang perilaku siswa: sikap, pengetahuan dan keterampilan.  Mengukur perubahan perilaku siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar yang dirumuskan dalam perilaku (behavior) yang terdapat pada indikator pencapaian kompetensi. PEMAHAMAN KOMPETENSI

7 7 Kompetensi Inti KI-1 (Sikap Spiritual) KI-2 (Sikap Sosial) KI-3 (Pengetahuan) Pengintegrasi Muatan Pembelajaran KI-4 (Keterampilan)

8 RUMUSAN KOMPETENSI INTI SMK

9 KELAS XKELAS XIKELAS XII KI 1) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 1) Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2) Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli ( gotong royong, kerjasama, toleran, damai), responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

10 KELAS XKELAS XI KELAS XII KI3) Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab phenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalahMemahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, dan prosedural KI3) Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab phenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah KI3) Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan factual, konseptual, dan procedural dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab phenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah

11 KELAS X KELAS XI KELAS XII KI 4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung KI 4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung KI 4) Mengolah, menyaji, menalar, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif dan dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

12 PEMAHAMAN KOMPETENSI Kombinasi Reaksi Afektif, Perilaku, dan Kognitif KI-1 dan KI-2 menerima menjalankan menghargai menghayati mengamalkan

13 GRADASI PERILAKU (TAKSONOMI) PADA KUR 2013 Analyzing Evaluating Organizing/ Internalizing Characterizing/ Actualizing Associating Communicating Knowledge (Bloom) Skill (Dyers) Attitude (Krathwohl) Creating Analyzing Evaluating Knowledge (Bloom) Kurikulum 2006Kurikulum 2013 Perluasan dan pendalaman taksonomi dalam proses pencapaian kompetensi

14 GRADASI (TAKSONOMI) KETERAMPILAN MENURUT DAVE DAN SYMPSON Alami SympsonDave Naturalisasi Artikulasi Orisinal

15 RUMUSAN KI-3 (PENGATAHUAN) Dimensi proses Kognitif C-1 Mengingat C-1 Mengingat C-2 Memahami C-2 Memahami C-3 Menerapkan C-3 Menerapkan C-4 Menganalisis C-4 Menganalisis C-5 Mengevaluasi C-5 Mengevaluasi C-6 Mengkreasi C-6 Mengkreasi Dimensi Pengetahuan Dimensi Pengetahuan FAKTA KONSEP PROSEDURAL METAKOGNITIF Kelas X dan XI Kelas XII Kelas X Kelas XI dan XII

16 DIMENSI PROSES KOGNITIF  C1; mengingat (remember), mengingat kembali pengetahuan dari memorinya.  C2; memahami (understand), mengkonstruksi makna dari pesan baik secara lisan, tulisan, dan grafis.  C3; menerapkan (apply), penggunaan prosedur dalam situasi yang diberikan atau situasi baru.  C4; menganalisis (analyse), penguraian materi ke dalam bagian-bagian dan bagaimana bagian-bagian itu saling berhubungan satu sama lain dalam keseluruhan struktur.  C5; mengevaluasi (evaluate) membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar.  C6; mengkreasi (create) menempatkan elemen-elemen secara bersamaan ke dalam bentuk modifikasi atau mengorganisasi elemen-elemen ke dalam pola baru (struktur baru).  C1; mengingat (remember), mengingat kembali pengetahuan dari memorinya.  C2; memahami (understand), mengkonstruksi makna dari pesan baik secara lisan, tulisan, dan grafis.  C3; menerapkan (apply), penggunaan prosedur dalam situasi yang diberikan atau situasi baru.  C4; menganalisis (analyse), penguraian materi ke dalam bagian-bagian dan bagaimana bagian-bagian itu saling berhubungan satu sama lain dalam keseluruhan struktur.  C5; mengevaluasi (evaluate) membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar.  C6; mengkreasi (create) menempatkan elemen-elemen secara bersamaan ke dalam bentuk modifikasi atau mengorganisasi elemen-elemen ke dalam pola baru (struktur baru).

17  Pengetahuan faktual; pengetahuan terminologi atau pengetahuan detail yang spesifik dan elemen.  Pengetahuan konseptual; pengetahuan yang lebih kompleks berbentuk klasifikasi, kategori, prinsip dan generalisasi.  Pengetahuan prosedural; pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu.  Pengetahuan metakognitif; pengetahuan tentang kognisi, merupakan tindakan atas dasar suatu pemahaman, meliputi kesadaran berpikir dan penetapan keputusan tentang sesuatu.  Pengetahuan faktual; pengetahuan terminologi atau pengetahuan detail yang spesifik dan elemen.  Pengetahuan konseptual; pengetahuan yang lebih kompleks berbentuk klasifikasi, kategori, prinsip dan generalisasi.  Pengetahuan prosedural; pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu.  Pengetahuan metakognitif; pengetahuan tentang kognisi, merupakan tindakan atas dasar suatu pemahaman, meliputi kesadaran berpikir dan penetapan keputusan tentang sesuatu. DIMENSI PENGETAHUAN

18 RUMUSAN KI-4 (KETERAMPILAN) Keterampilan Abstrak K-1 Mengamati K-1 Mengamati K-2 Menanya K-2 Menanya K-3 Mencoba K-3 Mencoba K-4 Menalar K-4 Menalar K-5 Menyaji K-5 Menyaji K-6 Mencipta K-6 Mencipta Keterampilan Konkret Kelas X dan XI Kelas XII Persepsi, Persiapan, meniru Membiasakan Mahir Alami Orisinal

19 GRADASI KETERAMPILAN KONKRIT 19 Keterampilan Konkritdeskripsi Persepsi (perception) Menunjukan perhatian untuk melakukan suatu gerakan Kesiapan (set) Menunjukan kesiapan mental dan fisik untuk melakukan suatu gerakan Meniru (guided response) Meniru gerakan secara terbimbing Membiasakan gerakan (mechanism) Melakukan gerakan mekanistik Mahir (complex or overt response) Melakukan gerakan kompleks dan termodifikasi Menjadi gerakan alami (adaptation) Menjadi gerakan alami yang diciptakan sendiri atas dasar gerakan yang sudah dikuasai sebelumnya Menjadi tindakan orisinal (origination) Menjadi gerakan baru yang orisinal dan sukar ditiru oleh orang lain dan menjadi ciri khasnya

20 RINCIAN GRADASI SIKAP, PENGETAHUAN, DAN KETERAMPILAN RINCIAN GRADASI SIKAP, PENGETAHUAN, DAN KETERAMPILAN SikapPengetahuanKeterampilan MenerimaMengingatMengamati MenjalankanMemahamiMenanya MenghargaiMenerapkanMencoba MenghayatiMenganalisisMenalar MengamalkanMengevaluasiMenyaji Mencipta Permendikbud No. 65 Tahun 2013, tentang Standar Proses

21 LANGKAH-LANGKAH ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD Memindahkan Kualifikasi Kemampuan dari SKL Memindahkan Kompetensi Inti dari Permendikbud No. 64/2013 dan atau No. 70/ 2013 atau No. 60/2014 pada ranah yang sama Memindahkan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran, tingkat, dan ranah sesuai dengan KI Menganalisis taksonomi dan gradasi hasil belajar Menganalisis dimensi pengetahuan dan keterampilan

22 ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD 22

23 23 Lanjutan

24 ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD 24

25 25 ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD

26 26 Buatlah analisis keterkaitan SKL, KI, dan KD untuk kelas XI sesuai contoh (setiap peserta membuat KD berbeda) Latihan 1 PEMAHAMAN KOMPETENSI

27 Sesi Pemahaman Materi Pembelajaran 27

28 28 KONSEP MATERI IPA Terapan Mata Pelajaran IPA Terapan merupakan mata pelajaran yasng terdiri dari Fisika, Kimia dan Biologi yang terintegrasi dan terkait dengan bidang keahlian Pariwisata.

29 29 DESKRIPSI Pengembangan materi pembelajaran merujuk pada materi pembelajaran yang tertuang dalam silabus atau buku, serta Kompetensi Dasar yang termuat dalam KI- 3 (pengetahuan) dan KI-4 (keterampilan).

30 30 LINGKUP MATERI IPA Terapan Mata pelajaran IPA Terapan terdiri dari: 1. Kimia membahas tentang: Konsep kimia dasar meliputi materi dan perubahannya, atom, persamaan reaksi, senyawa dan campuran. Larutan dan kelarutan, asam, basa dan garam serta contoh-contohnya di bidang pariwisata. Konsep kimia organik meliputi karbohidrat, lemak dan protein serta sifat-sifatnya; kaitan sifat-sifat kimia organik dengan faktor penyebab terjadinya peristiwa kimia di bidang pariwisata.

31 31 LINGKUP MATERI IPA TERAPAN 2. Fisika membahas tentang Konsep fisika meliputi besaran pokok dan satuannya, alat ukur dan pengukuran, hukum tentang gaya, elastisitas dan tegangan permukaan. i konsep usaha, energi, dan daya; suhu, kalor dan perpindahan kalor, kelistrikan, cermin dan lensa. Konsep fisika yang diuraikan dikaitkan dengan peristiwa fisika yang terdapat di bidang pariwisata. 3. Biologi membahas tentang: Sel dan komponennya, enzym, peristiwa difusi dan osmosis di bidang paiwisata, pigmen dan ekosistem, pencemaran dan penanganannya.

32 32 LANGKAH-LANGKAH PENJABARAN KI DAN KD KE DALAM INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK) DAN MATERI PEMBELAJARAN Mengidentifikasi gradasi pengetahuan atau keterampilan dari KD Mengidentifikasi bentuk pengetahuan atau keterampilan dari KD Menyusun indikator esensial (must know) setiap KD dari KI-3 dan KI-4 Rumusan Indikator esensial setara dengan gradasi pengetahuan dan keterampilan KD Pada setiap KD minimal terdapat dua IPK dan atau mencapai pada kedudukan KD

33 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran 33

34 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran 34

35 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran 35

36 36 Integrasi Muatan Lokal ke dalam Mata Pelajaran 1. Analisis Konteks lingkungan alam, sosial dan/atau budaya berkaitan dengan Mata Pelajaran 2. Identifikasi materi dari konteks lingkungan alam, sosial dan/atau budaya 3. Mengintergrasikan materi kontekstual pada pembelajaran.

37 37 1.Analisis materi pembelajaran 2. Identifikasi aktivitas pembelajaran yang sesuai untuk kegiatan kepramukaan Integrasi Ekstrakurikuler Kepramukaan dari materi Mata Pelajaran 3. Aktivitas tersebut dijadikan aktualisasi pada kegiatan kepramukaan

38 38 Kompetensi DasarMuatan LokalKepramukaan Mendeskripsikan komponen ekosistem, pencemaran dan dampaknya bagi makhluk hidup Pencemaran dan limbah yang ada di wilayah sekitar, misalnya limbah cair. Melakukan kegiatan kepramukaan terkait dengan sikap kepedulian terhadap lingkungan melalui penanganan limbah di wilayah setempat Melakukan penanganan limbah yang ada di lingkungan CONTOH PENGINTEGRASIAN MATERI IPA TERAPAN DALAM MUATAN LOKAL DAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA

39 Latihan 2 Buat analisis keterkaitan KI, KD, Indikator Pencapaian Kompetensi dan Materi seperti contoh di atas dari pasangan KD-3 dan KD-4. Buat analisis keterhubungan KD IPA Terapan dengan Muatan Lokal dan Kepramukaan 39

40 Sesi Proses Pembelajaran 40

41 PROSES PEMBELAJARAN  Kegiatan interaksi antara peserta didik dan lingkungannya, termasuk dengan guru.  Berlangsung secara edukatif; peserta didik membangun sikap, pengetahuan dan keterampilan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. KONSEP

42 42  Proses pembelajaran meliputi perencanaan, pelaksanaan dan penilaian.  Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru.  RPP dikembangkan untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD, disusun secara lengkap dan sistematis.  Indikator dirumuskan dalam pernyataan perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk kompetensi dasar (KD) pada KI-3 dan KI-4. DESKRIPSI

43 43 Lanjutan  Tujuan pembelajaran mengandung unsur peserta didik (audience), perilaku (behavior), kondisi (condition) dan kriteria (degree).  Rumusan tujuan harus mencerminkan keterikatan antara KD dari KI-1 dan KD dari KI- 2 di dalam pembelajaran KD dari KI-3 dan KD dari KI-4.  Rumusan tujuan juga harus mencerminkan aspek penilaian otentik berupa proses dan produk  Langkah-langkah pembelajaran berisikan pendekatan pembelajaran saintifik dan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteritik KD yang akan diajarkan. DESKRIPSI RENCANA PEMBELAJARAN

44 44 RAMBU-RAMBU PEMILIHAN MODEL Kriteria Penentuan KD menggunakan model pembelajaran penyingkapan :  Pernyataan KD-3 dan KD-4 mengarah pada pencarian dan penemuan  Pernyataan KD-3 pada bentuk pengetahuan fakta, konsep dan prosedural.  Pernyataan KD-4 pada bentuk mengolah dan menalar Kriteria Penentuan KD menggunakan model pembelajaran hasil karya (Problem Based dan Project Based Learning ) dapat :  Pernyataan KD-3 dan KD-4 mengarah pada hasil karya berbentuk jasa dan atau produk  Pernyataan KD-3 pada bentuk pengetahuan metakognitif  Pernyataan KD-4 pada bentuk menyaji dan mencipta  Pernyataan KD-3 dan KD-4 yang memerlukan persyaratan penguasaan pengetahuan konsep dan prosedural

45 45 MODEL MODEL PEMBELAJARAN Model Pembelajaran Problem Based Learning (Bransford &Stein, dalam Jamie Kirkley /2003 : 3 ) 1)Mengidentifikasi masalah; 2)Menetapkan masalah melalui berfikir tentang masalah dan menseleksi informasi-informasi yang relevan; 3)Mengembangkan solusi melalui pengidentifikasian alternatif-alternatif, tukar- pikiran dan mengecek perbedaan pandang. 4)Melakukan tindakan strategis 5)Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh- pengaruh dari solusi yang dilakukan.

46 46 Lanjutan a.Model Pembelajaran Problem Based Learning jenis Trouble Shooting (David H. Jonassen (2011:93) 1)merumuskan uraian masalah; 2) mengembangkan kemungkinan penyebab; 3) mengetes penyebab atau proses diagnosa; 4) mengevaluasi “ MODEL MODEL PEMBELAJARAN

47 47 Model Pembelajaran Project Based Learning 1)Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question). 2)Mendesain Perencanaan Proyek 3)Menyusun Jadwal (Create a Schedule) 4)Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project) 5)Menguji Hasil (Assess the Outcome) 6)Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience) MODEL MODEL PEMBELAJARAN

48 48 a.Model Pembelajaran Descovery Learning 1)Stimulation (Stimulasi/Pemberian Rangsangan) 2)Problem Statement (Pernyataan/ Identifikasi Masalah) 3)Data Collection ( Pengumpulan Data) 4)Verification (Pembuktian) 5)Generalization (Menarik Kesimpulan/Generalisasi) Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing 1)Orientasi masalah; 2)Pengumpulan data dan verifikasi 3)Pengumpulan data melalui eksperimen; 4)Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi, 5) Analisis proses inkuiri. MODEL MODEL PEMBELAJARAN

49 Tabel 7. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK 49

50 Tabel 7. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK 50

51 Tabel 7. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK 51

52 Latihan Buat pemaduan pendekatan saintifik dengan model belajar yang saudara pilih berdasarkan analisis menggunakan format matrik seperti contoh. 52

53 Sesi Penilaian Hasil Belajar 53

54 54 Penilaian Hasil Belajar merupakan proses pengumpulan informasi/bukti tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis, selama dan setelah proses pembelajaran suatu kompetensi muatan pembelajaran untuk kurun waktu satu semester dan satu tahun pelajaran PENILAIAN HASIL BELAJAR

55 55 DESKRIPSI Penilaian Otentik adalah pendekatan, prosedur, dan instrumen penilaian proses dan capaian pembelajaran peserta didik dalam penerapan sikap spiritual dan sikap sosial, penguasaan pengetahuan, dan penguasaan keterampilan yang diperolehnya dalam bentuk pelaksanaan tugas perilaku nyata atau perilaku dengan tingkat kemiripan dengan dunia nyata, atau kemandirian belajar

56 56 Teknik Penilaian Bentuk InstrumenKeterangan ObservasiDaftar cek Skala penilaian sikap Dilakukan selama proses pembelajaran. Penilaian diriDaftar cek Skala penilaian sikap Dilakukan pada akhir semester Penilaian antarpeserta didik Daftar cek Skala penilaian sikap Dilakukan pada akhir semester, setiap pesesrta didik dinalai oleh 5 siswa. JurnalCatatan pendidik berisi informasi tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik Berupa catatan guru tentang kelemahan dan kekuatan peserta didik yang tidak berkaitan dengan mata pelajaran. TEKNIK DAN BENTUK PENILAIAN SIKAP

57 57 PENILAIAN PENGETAHUAN TEST NON TEST TEST URAIAN PILIHAN GANDA MENJODOHKAN ISIAN TERTUTUP TUGAS

58 58 KETERAMPILAN KETERAMPILAN KONKRIT Persepsi, Kesiapan, Meniru Membiasakan Mahir Alami Orisinil KETERAMPILAN ABSTRAK Mengamati Menanya Mencoba Menalar Menyaji Mencipta PENILAIAN KETERAMPILAN

59 59 a. Laporan Pencapaian Kompetensi Sikap Laporan pencapaian kompetensi sikap pada akhir semester didasarkan atas modus perilaku sikap spiritual dan sosial yang sering terjadi dari hasil observasi guru selama satu semester. Minimal Baik (B) b. Laporan Pencapaian Kompetensi Pengetahuan Laporan pencapaian kompetensi pengetahuan pada akhir semester merupakan rerata dari capaian kompetensi minimal (2,67). c. Laporan Pencapaian Kompetensi Keterampilan Laporan pencapaian kompetensi ketrampilan pada akhir semester merupakan capaian paling optimum (nilai tertinggi) kompetensi dari batas minimal 2,67. LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI

60 No Nama Siswa/ Kelompok DisiplinJujur Tanggung Jawab Santun n 60 PENILAIAN SIKAP Keterangan: 4 = jika empat indikator terlihat. 3 = jika tiga indikator terlihat. 2 = jika dua indikator terlihat. 1 =jika satu indikator terlihat. Rubrik Indikator Sikap Disiplin Tertib mengikuti instruksi Mengerjakan tugas tepat waktu Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif

61 61 PENILAIAN PENGETAHUAN

62 62 PENILAIAN PENGETAHUAN Pedoman penilaian pengetahuan Soal no. 1, nilai maksimal 3, nilai 3 jika seluruh jawaban benar Soal no 2, nilai 4 jika bagian dan nama bagian alat yang dituliskan benar Nilai 3 jika bagian alat benar, tetapi nama alat ada 2 yang salah Nilai 2 jika bagian alat benar dan semua nama bagian salah Nilai 1 jika bagian dan nama bagian salah Soal no 3,nilai maksimal 2, nilai 2 jika seluruh jawaban benar Soal no 4, Nilai 2 jika dapat menjelaskan cara menggunakan Nilai 1 jika ada penjelasan yang kurang/tidak tepat Nilai maksimal dari no 1 – 4 : 11 Rumus Konversi Nilai, Jumlah skor yang di peroleh NILAI X 4 Jumlah skor maksimal

63 63 PENILAIAN KETERAMPILAN Rumus Konversi Nilai, Jumlah skor yang di peroleh NILAI X 4 Jumlah skor maksimal Memilih alat enggunakan alatMembaca Hasil Penilaian pros edur Kesel amat an kerja ya tidak ya Tida k Andi Boby Cicih Dimas.....

64 64 NILAI KETUNTASAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANGKAPREDIKAT 4,00A 3,67A- 3,33B+ 3,00B 2,67B- 2,33C+ 2,00C 1,67C- 1,33D+ 1,00D Ketuntasan Belajar untuk pengetahuan ditetapkan dengan skor rerata 2,67 atau huruf B-, untuk keterampilan ditetapkan dengan capaian optimum 2,67 atau huruf B-

65 Tabel konversi skor dan predikat hasil belajar untuk setiap ranah

66 66 LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI RANAH PENGETAHUAN

67 67 LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI RANAH KETERAMPILAN

68 LATIHAN Buat instrumen untuk melakukan pengukuran pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan menggunakan rubrik penilaian skala 4. 68

69 69 Dit. PSMK


Download ppt "PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran IPA Terapan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google