Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

METODE NUMERIK By: NI WAYAN SUARDIATI PUTRI, S.Pd, M.Pd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "METODE NUMERIK By: NI WAYAN SUARDIATI PUTRI, S.Pd, M.Pd."— Transcript presentasi:

1 METODE NUMERIK By: NI WAYAN SUARDIATI PUTRI, S.Pd, M.Pd

2 Syarat Perkuliahan  Memenuhi presensi perkuliahan minimal 75% dari total perkuliahan  Harus hadir 10 menit sebelum ujian dilaksanakan  Jika ada mahasiswa yang tidak memenuhi syarat maka secara otomatis tidak akan tercantum dalam presensi

3 PEMBOBOTAN PENILAIAN KomponenBobot (%) TUGAS KUIS UTS25 UAS30 KEAKTIFAN15 JUMLAH100

4 Nilai Absolut (Nab) Nilai HurufBobot Nilai Huruf (BNH) ≥ 80A4,0 ≥ 65B3,0 ≥ 56C2,0 ≥ 41D1,0 ≤ 40E0,0 GRADE PENILAIAN

5 Agus Setiawan, “Pengantar Metode Numerik”, Penerbit Andi Bambang Triatmodjo, “Metode Numerik”. Gajahmada University Press Referensi

6 POKOK BAHASAN 1. Pengantar Metode Numerik 2. Penyelesaian Persamaan Non Linier - Metode bijeksi - Metode Scant - Metode Regular Falsi - Metode Iterasi titik tetap 3. Sistem Persamaan Linier - Metode eliminasi Gauss - Metode matriks invers - Metode Gauss Saidel - Metode Eliminasi Gauss Jordan - Metode iterasi jacobi 4. Interpolasi 5. Integrasi numerik 14 Pertemuan

7 Pendahuluan Metode Numerik Metode Numerik:teknik yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan- permasalahan yang diformulasikan secara matematis dengan cara operasi hitungan (arithmetic). Penyelesaian: 1.Secara analitis (untuk pers. sederhana) 2.Secara numerik (untuk pers. sulit) Penyelesaian: 1.Secara analitis (untuk pers. sederhana) 2.Secara numerik (untuk pers. sulit) Persamaan Matematis Persamaan Matematis Permasalahan di Bidang IPTEK Permasalahan di Bidang IPTEK

8 Pendahuluan Perbedaan utama antara metode numerik dengan metode analitik : ◦ Solusi dengan menggunakan metode numerik selalu berbentuk angka. Metode analitik yang biasanya menghasilkan solusi dalam bentuk fungsi matematik  dievaluasi  menghasilkan nilai. Metode numerik, kita hanya memperoleh solusi yang menghampiri atau mendekati solusi sejati sehingga solusi numerik dinamakan juga solusi hampiran (approxomation) atau solusi pendekatan, namun solusi hampiran dapat dibuat seteliti yang kita inginkan. Solusi hampiran jelas tidak tepat sama dengan solusi sejati, sehingga ada selisih antara keduanya. Selisih inilah yang disebut dengan galat (error).

9 Hasil penyelesaian numerik merupakan nilai perkiraan atau pendekatan dari penyelesaian analitis atau eksak. Terdapat kesalahan (error) terhadap nilai eksak Terdapat kesalahan (error) terhadap nilai eksak METODE NUMERIK Hasil:pendekatan dari penyelesaian Analitis (eksak) Hasil:pendekatan dari penyelesaian Analitis (eksak) Dalam proses perhitungannya (algoritma) dilakukan dengan iterasi dalam jumlah yang sangat banyak dan berulang-ulang Dalam proses perhitungannya (algoritma) dilakukan dengan iterasi dalam jumlah yang sangat banyak dan berulang-ulang KOMPUTER

10 Motivasi Kenapa diperlukan? Pada umumnya permasalahan dalam sains dan teknologi digambarkan dalam persamaan matematika Persamaan ini sulit diselesaikan dengan “tangan”  analitis sehingga diperlukan penyelesaian pendekatan  numerik

11 Kesalahan (Error) Penyelesaian secara numeris memberikan nilai perkiraan yang mendekati nilai eksak (yang benar), artinya dalam penyelesaian numeris terdapat kesalahan terhadap nilai eksak. Terdapat tiga macam kesalahan: 1.Kesalahan bawaan: merupakan kesalahan dari nilai data. Misal kekeliruan dalam menyalin data, salah membaca skala atau kesalahan karena kurangnya pengertian mengenai hukum-hukum fisik dari data yang diukur. 2.Kesalahan pembulatan: terjadi karena tidak diperhitungkannya beberapa angka terakhir dari suatu bilangan, artinya nilai perkiraan digunakan untuk menggantikan bilangan eksak. contoh, nilai: dapat dibulatkan menjadi , dapat dibulatkan menjadi 3,14

12 Kesalahan (Error) 3.Kesalahan pemotongan: terjadi karena tidak dilakukan hitungan sesuai dengan prosedur matematik yang benar. Sebagai contoh suatu proses tak berhingga diganti dengan proses berhingga. Contoh fungsi dalam matematika yang dapat direpresentasikan dalam bentuk deret tak terhingga yaitu: Nilai eksak dari diperoleh apabila semua suku dari deret tersebut diperhitungkan. Namun dalam prakteknya,sulit untuk menghitung semua suku sampai tak terhingga. Apabila hanya diperhitungkan beberapa suku pertama saja, maka hasilnya tidak sama dengan nilai eksak. Kesalahan karena hanya memperhitungkan beberapa suku pertama disebut dengan kesalahan pemotongan.

13 KESALAHAN ABSOLUT DAN RELATIF Hubungan antara nilai eksak, nilai perkiraan dan kesalahan dapat dirumuskan sebagai berikut: p = p* + E e dengan: p : nilai eksak p* : nilai perkiraan E e : kesalahan terhadap nilai eksak Sehingga dapat dicari besarnya kesalahan adalah sebagai perbedaan antara nilai eksak dan nilai perkiraan, yaitu : E e = p – p* KESALAHAN ABSOLUT Pada kesalahan absolut, tidak menunjukkan besarnya tingkat kesalahan

14 KESALAHAN ABSOLUT DAN RELATIF Kesalahan relatif: besarnya tingkat kesalahan ditentukan dengan cara membandingkan kesalahan yang terjadi dengan nilai eksak. Kesalahan Relatif terhadap nilai eksak Kesalahan relatif sering diberikan dalam bentuk persen.

15 KESALAHAN ABSOLUT DAN RELATIF Dalam metode numerik, besarnya kesalahan dinyatakan berdasarkan nilai perkiraan terbaik dari nilai eksak,sehingga kesalahan mempunyai bentuk sebagai berikut: dengan: E a : kesalahan terhadap nilai perkiraan terbaik p* : nilai perkiraan terbaik Indeks a menunjukkan bahwa kesalahan dibandingkan terhadap nilai perkiraan (approximate value).

16 LATIHAN SOAL

17 putri.budahartawan.com


Download ppt "METODE NUMERIK By: NI WAYAN SUARDIATI PUTRI, S.Pd, M.Pd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google