Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Teorema Thevenin Pengantar Analisis Rangkaian. Tujuan Pembelajaran Memahami Teorema Thevenin pada rangkaian aktif linier Menggunakan Teorema Thevenin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Teorema Thevenin Pengantar Analisis Rangkaian. Tujuan Pembelajaran Memahami Teorema Thevenin pada rangkaian aktif linier Menggunakan Teorema Thevenin."— Transcript presentasi:

1 Teorema Thevenin Pengantar Analisis Rangkaian

2 Tujuan Pembelajaran Memahami Teorema Thevenin pada rangkaian aktif linier Menggunakan Teorema Thevenin untuk analisis rangkaian

3 Teorema Thevenin Teorema Thevenin untuk rangkaian listrik: Setiap rangkaian aktif linier dua terminal dapat digantikan dengan rangkaian ekivalen yang terdiri hanya dari sebuah sumber tegangan dan sebuah resistor seri. Tegangan sumber tegangan ekivalen (atau Sumber Tegangan Thevenin) sama dengan besar tegangan pada kedua terminal rangkaian yang digantikannya dalam keadaan terbuka. Resistor ekivalen (atau Resistansi Thevenin) sama dengan nilai resistansi pada kedua terminal bila seluruh sumber bebas arus dan tegangan bernilai nol.

4 Teorema Thevenin Rangkaian asli berupa rangkaian aktif linier yang memiliki terminal A dan B Digantikan dengan rangkaian ekivalen Sumber tegangan rangkaian ekivalen Resistansi rangkaian ekivalen Tegangan pada terminal A dan B pada keadaan terbuka (tanpa beban) Resistanbsi pada terminal A dan B dengan semua sumber bebas bernilai nol

5 Manfaat dan Penggunaan Teorema Thevenin Manfaat Teorema Thevenin menyederhanakan rangkaian kompleks dengan jumlah elemen banyak menjadi rangkaian yang lebih sederhana Teorema Thevenin banyak digunakan untuk menganalisis rangkaian ketika ada bagian elemen yang digunakan diubah-ubah nilainya

6 Contoh Perhatikan rangkaian di bawah ini. Berapakah daya disipasi resistor 1  ? Berapakah daya yang disipasi tersebut bila resistor meningkat 10% menjadi 1,1  dan 20% menjadi 1,2  ?

7 Contoh Besar arus dan tegangan pada resistor 1  dapat dicari dengan metoda analisis rangkaian. Untuk mencari daya saat resistansi berubah, arus dan tegangan pada resistor dapat juga dicari dengan metoda analisis rangkaian, namun itu berarti harus dilakukan analisis rangkaian kembali untuk setiap perubahan yang terjadi Perhitungan seperti ini dapat dimudahkan dengan memanfaatkan teorema thevenin

8 Contoh Resistansi yang berubah-ubah adalah resistansi 1 . Rangkaian di luar resistansi tersebut kita sederhanakan dengan Teorema Thevenin

9 Contoh Mencari tegangan thevenin Contoh ini dapat diselesaikan langsung dengan rangkaian pembagi tegangan dan penjumlahan tegangan + - Pembagi tegangan Hukum Ohm Dengan demikian diperoleh tegangan terminal terbuka atau tegangan thevenin -2V

10 Contoh Mencari resistansi thevenin Ubah nilai sumber bebas menjadi nolSumber tegangan menjadi hubung singkat Sumber arusmenjadi rangkaian terbuka Cari nilai resistansi pada terminalnya Resistansi 12  dan 6  paralel dan diseri dengan 2  Dengan demikian diperoleh resistansi termainalnya atau resistansi thevenin sebesar 6 

11 Contoh Telah diperoleh pada terminal A dan B, tegangan thevenin -2V dan resistansi thevenin 6 . Rangkaian pada terminal A dan B dapat digantikan

12 Contoh Menghitung arus dan tegangan pada resistansi yang berubah-ubah Saat resistansi 1  11 Tegangan pada resistansi1  Arus pada resistansi1  Daya pada resistansi1  1,1  Saat resistansi 1,1  Tegangan pada resistansi1,1  Arus pada resistansi1,1  Daya pada resistansi1,1  Saat resistansi 1,2  1,2  Tegangan pada resistansi1,2  Arus pada resistansi1,2  Daya pada resistansi1,2  Diperoleh daya untuk resistansi 1  0,0816W untuk resistansi 1,1  0,0874W Untuk resistansi 1,2  0,0926W

13 Catatan Tambahan Teorema Thevenin Pada sebuah rangkaian aktif linier yang memiliki terminal A dan B dan diberi beban pada terminal tersebut Resistansi beban terbesar adalah tak hingga (rangkaian terbuka, OC open circuit) + - V OC Arus pada terminal nol, I OC = 0 Tegangan pada terminal V OC I SC Resistansi beban terkecil adalah nol (rangkaian hubung singkat, SC short circuit) Arus pada terminal I SC Tegangan pada terminal nol,V SC = 0

14 Saat beban resistansi antara hubung singkat dan terbuka hubungan arus tegangan mengikuti sifat linier Catatan Tambahan Teorema Thevenin + - V OC I SC I AB = 0 V AB = V OC I AB = I SC V AB = 0 Beban terbukaHubung Singkat Kurva Arus-Tegangan pada terminal A dan B V AB I AB 0 V OC I SC Pada rangkaian aktif linier hubungan arus tegangan bersifat linier Kurva arus tegangan saat resistansi beban antara hubung singkat dan terbuka

15 Catatan Tambahan Teorema Thevenin Kurva Tegangan vs Arus Rangkaian Aktif Linier pada terminal A dan B i AB v AB 0 I SC V OC Tegangan pada terminal A dan B, V AB, turun (berkurang) dengan kenaikan arus dari terminal A ke B, I AB Slope pada kurva tegangan vs arus adalah -V OC /I SC I AB Penurunan tegangan sebesar I AB V OC /I SC Tegangan pada terminal A dan B V AB Rangkaian dengan hubungan tegangan arus adalah dengan V T =V OC dan R T =V OC /I SC

16 Catatan Tambahan Teorema Thevenin Tegangan pada terminal A dan BRangkaian ekivalen bila seluruh sumber bebas bernilai nol sehingga resistansi pada terminal A dan B Pada rangkaian ekivalen


Download ppt "Teorema Thevenin Pengantar Analisis Rangkaian. Tujuan Pembelajaran Memahami Teorema Thevenin pada rangkaian aktif linier Menggunakan Teorema Thevenin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google