Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 TEKNIK PENJADUALAN UNTUK MENENTUKAN WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGEMBANGKAN SUATU SISTEM, ANALIS SERING MENGGUAKAN SUATU TEKNIK KUANTITATIF YANG DISEBUT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 TEKNIK PENJADUALAN UNTUK MENENTUKAN WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGEMBANGKAN SUATU SISTEM, ANALIS SERING MENGGUAKAN SUATU TEKNIK KUANTITATIF YANG DISEBUT."— Transcript presentasi:

1 1 TEKNIK PENJADUALAN UNTUK MENENTUKAN WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGEMBANGKAN SUATU SISTEM, ANALIS SERING MENGGUAKAN SUATU TEKNIK KUANTITATIF YANG DISEBUT DENGAN PERT (PROGRAM EVALUATION DAN REVIEW TECHNIQUE).

2 2 PERT DIKEMBANGKAN PADA SEKITAR TAHUN 1950 OLEH NAVY SPECIAL PROJECT OFFICE, BEKERJA SAMA DENGAN BOOZ, ALLEN DAN HAMILTON YANG MERUPAKAN KONSULTAN MANAJEMEN.

3 3 PERT PERTAMA KALI DIGUNAKAN UNTUK MERANCANG DAN MENGAWASI PEMBUATAN PROGRAM PELURU KENDALI POLARIS YANG MELIBATKAN 250 KONTRAKTOR UTAMA DAN 9000 SUBKONTRAKTOR. PEKERJAAN YANG BESAR INI SUPAYA DAPAT DISELESAIKAN TEPAT PADA WAKTUNYA MEMERLUKAN KORDINASI DAN PROSEDUR KERJA YANG MELIPUTI : 18/1

4 4 -KAPAN PROYEK TERSEBUT SELESAI; -BAGAIMANA URUT-URUTAN PEKERJAAN TIAP-TIAP BAGIAN, KAPAN MULAINYA DAN KAPAN SELESAINYA; -PEKERJAAN-PEKERJAAN MANA SAJAKAH YANG MERUPAKAN WAKTU TERLAMA UNTUK SELESAINYA PROYEK TERSEBUT (JALUR INI DISEBUT DENGAN JALUR KRITIS); -PEKERJAAN-PEKERJAAN MANA SAJAKAH YANG DAPAT DITUNDA DAN BERPA LAMAKAH WAKTU MAKSIMUM PENUNDAAN YANG DIIJINKAN; -PEKERJAAN MANA YANG HARUS MENDAPAT PERHATIAN KHUSUS.

5 5 BILA INGIN MENGGUNAKAN PERT, 2 BUAH INFORMASI DIPERLUKAN UNTUK MASING-MASING PEKERJAAN : 1. URUTAN DARI KEGIATAN MASING- MASING PEKERJAAN. 2. WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK MENYELESAIKAN MASING-MASING PEKERJAAN ITU. DIAGRAM JARINGAN

6 6 URUTAN DARI MASING-MASING PEKERJAAN MENUNJUKKAN PEKERJAAN MANA YANG YANG DIKERJAKAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MENGERJAKAN PEKERJAAN BERIKUTNYA. URUTAN PEKERJAAN INI KEMUDIAN DAPAT DIGAMBARKAN DALAM BENTUK DIAGRAM JARINGAN (NETWORK DIAGRAM) ATAU DISEBUT JUGA DENGAN DIAGRAM PANAH (ARROW DIAGRAM).

7 7 DALAM DIAGRAM JARINGAN DIGUNAKAN SIMBOL-SIMBOL BERIKUT: 1. PANAH (ARROW) DIGUNAKAN UNTUK MEWAKILI SUATU KEGIATAN (ACTIVITY). 2. SIMPUL (NODE) DIGUNAKAN UNTUK MEWAKILI SUATU KEJADIAN (EVENT).

8 8 CONTOH : A C B D E

9 9 PENJELASAN: PADA GAMBAR TERDAPAT : 1. 5 KEGIATAN (A,B,C,D, DAN E) 2. 5 KEJADIAN (1,2,3,4, DAN 5) AWAL DAN AKHIR KEGIATAN, DIAWALI DENGAN SUATU KEJADIAN DAN DIAKHIRI DENGAN KEJADIAN YANG LAINNYA. KEJADIAN YANG MENGAWALI SUATU KEGIATAN DISEBUT DENGAN KEJADIAN EKOR (TAIL EVENT) DAN KEJADIAN YANG MENGAKHIRI SUATU KEGIATAN DISEBUT DENGAN KEJADIAN KEPALA (HEAD EVENT).

10 10 URUT-URUTAN KEGIATAN A SAMPAI E: * KEGIATAN A DAN B MERUPAKAN KEGIATAN PERTAMA DI PROYEK DAN DAPAT DIKERJAKAN SECARA SERENTAK BERSAMAAN. KEGIATAN A MENGAWALI KEGIATAN C DAN KEGIATAN B MENGAWALI KEGIATAN D. DENGAN KATA LAIN, KEGIATAN C BELUM DAPAT DIKERJAKAN BILA PEKERJAAN A BELUM SELESAI DIKERJAKAN DAN KEGITAN D BELUM DAPAT DIKERJAKAN BILA PEKERJAAN B BELUM SELESAI DIKERJAKAN.

11 11 * KEGIATAN C DAN D MENDAHULUI KEGIATAN E ATAU DENGAN KATA LAIN PEKERJAAN E BELUM DAPAT DIKERJAKAN BILA PEKERJAAN C DAN D BELUM SELESAI DIKERJAKAN. * KEGIATAN E MERUPAKAN KEGIATAN AKHIR DARI PROYEK DAN BELUM DAPAT DIKERJAKAN BILA PEKERJAAN C DAN D BELUM SELESAI DIKERJAKAN.

12 12 UNTUK MENGGAMBAR DIAGRAM JARINGAN TERDAPAT BEBERAPA ATURAN : 1. SETIAP KEGIATAN HANYA DAPAT DIWAKILI OLEH SATU DAN HANYA SATU PANAH DI JARINGAN. TIDAK ADA SEBUAH KEGIATAN YANG DIWAKILI DUA KALI DI JARINGAN (TIDAK ADA KEGIATAN YANG KEMBAR).

13 13 2. TIDAK ADA DUA KEGIATAN YANG DITUNJUKKAN OLEH EKOR KEJADIAN DAN KEPALA KEJADIAN YANG SAMA. SITUASI SEPERTI INI DAPAT MUNCUL PADA DUA ATAU LEBIH KEGIATAN YANG DAPAT DILAKUKAN SECARA SERENTAK : 12 DIAGRAM JARINGAN YANG SALAH A B

14 14 PENJELASAN: DIAGRAM DIATAS SALAH, KARENA DUA KEGIATAN A DAN B DITUNJUKKAN OLEH EKOR KEJADIAN (NO 1) DAN KEPALA KEJADIAN (NO 2) YANG SAMA.

15 15 UNTUK KASUS DIATAS, PENGGAMBARAN YANG BENAR ADALAH DENGAN DIGUNAKANNYA KEGIATAN DUMMY (DUMMY ACTIVITY): A B C

16 16 ALTERNATIF PENGGAMBARAN KEGIATAN DUMMY C A B

17 17 PENJELASAN: KEGIATAN DUMMY DIGAMBARKAN DENGAN PANAH BERGARIS TERPOTONG-POTONG. SEBAGAI AKIBAT DENGAN DIGUNAKANNYA KEGIATAN DUMMY C (SEBENARNYA KEGIATAN INI TIDAK), MAKA KEGIATAN A DAN B DAPAT DIIDENTIFIKASIKAN DENGAN KEPALA KEJADIAN YANG BERBEDA.

18 18 ATURAN 3. UNTUK MENYAKINKAN HUBUNGAN URUTAN YANG BENAR DI DIAGRAM JARINGAN, PERTANYAAN BERIKUT HARUS DI JAWAB UNTUK TIPA-TIAP KEGIATAN YANG AKAN DITAMBAHKAN DI DALAM JARINGAN: A. KEGIATAN APA YANG HARUS SUDAH DISELESAIKAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM KEGIATAN INI DAPAT DILAKUKAN ?

19 19 B. KEGIATAN APA YANG HARUS MENGIKUTI KEGIATAN INI? C. KEGIATAN APA YANG HARUS DILAKUKAN SERENTAK DENGAN KEGIATAN INI?

20 20 JALUR KRITIS ADALAH JALUR YANG MENUNJUKKAN KEGIATAN KRITIS DARI AWAL KEGIATAN SAMPAI DENGAN AKHIR KEGIATAN DI DIAGRAM JARINGAN. KEGIATAN DISEBUT DENGAN KRITIS BILA PENUNDAAN WAKTU DI KEGIATAN INI AKAN MEMPENGARUHI WAKTU PENYELESAIAN KESELURUHAN DARI PROYEK.

21 21


Download ppt "1 TEKNIK PENJADUALAN UNTUK MENENTUKAN WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGEMBANGKAN SUATU SISTEM, ANALIS SERING MENGGUAKAN SUATU TEKNIK KUANTITATIF YANG DISEBUT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google