Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 5 Vivin Anggraeni(090401060123) Erna Yuliati(090401060148) Kharisma Disti(090401060151) Santi Setyorini(090401060152) Mita Lestari(090401060233)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 5 Vivin Anggraeni(090401060123) Erna Yuliati(090401060148) Kharisma Disti(090401060151) Santi Setyorini(090401060152) Mita Lestari(090401060233)"— Transcript presentasi:

1 Kelompok 5 Vivin Anggraeni( ) Erna Yuliati( ) Kharisma Disti( ) Santi Setyorini( ) Mita Lestari( )

2 Topik yang akan dibahas Judul Tujuan Observasi Observasi Sumber Data & Analisis Data Sumber Data & Analisis Data RPP RPP Pendekatan & Jenis Penelitian Pendekatan & Jenis Penelitian Manfaat Definisi Operasional Definisi Operasional Kajian Pustaka Kajian Pustaka Rumusan Masalah Rumusan Masalah Metode & alasan Metode & alasan Identifikasi masalah Identifikasi masalah

3 JUDUL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TARI BAMBU PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINIER SATU VARIABEL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMPK PAMERDI KEBONAGUNG MALANG

4 IDENTIFIKASI MASALAH 1. Model pembelajaran yang digunakan di SMPK pamerdi saat pelajaran matematika di kelas VII adalah ceramah dan tanya jawab, sehingga suasana kelas monoton.

5 2.Peran aktif siswa kecil dan sebagian besar siswa bersikap pasif karena merasa tidak memiliki tantangan dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran. Sehingga pemahaman terhadap materi yang diajarkan kurang diterima siswa dengan maksimal. Inilah yang berdampak pada prestasi belajar siswa.

6 Model yang dipilih dan alasan Model pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran tari bambu. alasannya : 1.tari bambu mempunyai tujuan agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur. Model pembelajaran ini akan memotivasi siswa untuk selalu mempersiapkan diri bersama dengan kelompoknya dalam memahami setiap materi dan mengoptimalkan siswa dalam pembelajaran di kelas.

7 2.Berdasarkan penelitian sebelumnya : a.Dani (2010) pendekatan tari bambu dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Setiap siswa bebas mengemukakan idenya dengan siswa lain. Melalui metode ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dan selanjutnya dapat meningkatkan pemahaman konsep pada pembelajaran matematika.

8 b. Rian (2010) model pembelajaran tari bambu ini mempermudah siswa untuk memahami materi yang disampaikan guru sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. c.Yudi (2010) model pembelajaran tari bambu dapat membuat siswa lebih memahami materi melalui berbagai informasi dengan antar siswa, hal ini yang dapat membantu meningkatnya prestasi belajar siswa.

9 RUMUSAN MASALAH 1.Bagaimana pembelajaran kooperatif model Tari Bambu dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMPK Pamerdi Kebonagung Malang pada materi pertidaksamaan linier satu variabel ? 2.Bagaimanakah respon siswa kelas VII SMPK Pamerdi Kebonagung Malang setelah diterapkan pembelajaran kooperatif model tari bambu pada materi pertidaksamaan linier satu variabel ?

10 TUJUAN PENELITIAN 1.Menghasilkan diskripsi pembelajaran kooperatif model tari bambu untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMPK Pamerdi Kebonagung Malang pada materi pertidaksamaan linier satu variabel. 2.Mendiskripsikan respon siswa kelas VII SMPK Pamerdi Kebonagung Malang terhadap pembelajaran kooperatif model tari bambu pada materi pertidaksamaan liniar satu variabel.

11 MANFAAT PENELITIAN 1.Bagi guru SMPK Pamerdi kelas VII Dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa dapat belajar lebih efektif dan tujuan belajar dapat tercapai secara optimal 2.Bagi siswa SMPK Pamerdi kelas VII untuk membiasakan belajar secara aktif,kreatif, menyenangkan dan dapat memotivasi dalam belajar meningkatkan prestasi belajar

12 3.Bagi SMPK Pamerdi Kebonagung Malang sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan selanjutnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. 4.Bagi peneliti sebagai sarana belajar untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam melakukan penelitian. Langkah awal untuk mempersiapkan diri menjadi seorang guru yang kreatif dalam menggunakan metode pembelajaran.

13 DEFINISI OPERASIONAL 1.Pembelajaran kooperatif secara sederhana kata “kooperatif” berarti mengerjakan sesuatu secara bersama-sama dengan saling membantu satu sama lain sebagai satu tim. Dengan demikian pembelajaran pembelajaran kooperatif menyangkut teknik pengelompokan yang didalamnya siswa bekerja terarah pada tujuan belajar bersama dalam kelompok kecil yang umumnya terdiri dari 2-6 orang (Isjoni,2009:8)

14 2.Model tari bambu yaitu model pembelajaran kooperatif modifikasi dari lingkaran kecil dan lingkaran besar. Mempunyai tujuan agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur. 3.Prestasi belajar matematika adalah kemampuan akademik matematika yang dapat dicapai siswa setelah adanya proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model tari bambu.

15 4.Prestasi belajar matematika siswa dikatakan meningkat apabila : a.rata-rata skor siswa pada siklus 1 lebih besar daripada rata-rata skor tes awal, rata-rata skor tes siswa pada siswa pada siklus 2 lebih besar daripada skor tes siswa pada siklus 1. b. rata-rata skor tes siswa pada siklus 2 lebih besar daripada rata-rata skor awal. c. siswa dikatakan tuntas belajar jika nilai tes siswa minimal 75. d.Kelas memenuhi kriteria ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 75% dari jumlah siswa.

16 KAJIAN PUSTAKA 1.Belajar Matematika 2.Pembelajaran Kooperatif 3.Kelebihan dan Kekurangan Tari Bambu 4.Prestasi Belajar 5.Konsep Pertidaksamaan Linier satu variabel 6.Pembelajaran pertidaksamaan linier satu variabel dengan model tari bambu

17 Pendekatan & Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Alasan: 1. Meliki latar alami (natural setting) yaitu data yang diperoleh akan dipaparkan sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan 2. Manusia sebagai alat (instrumen) yaitu peneliti sebagai pelaksana, karena sebagai pengumpul data dan menganalisa data, peneliti juga terlibat langsung dalam proses penelitian

18 3.Hasil penelitian bersifat diskriptif, karena menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati 4. Analisis data secara induktif, yaitu berupa pencarian data bukan dimaksudkan untuk membuktikan hipotesis yang telah dirumuskan sebelum penelitian namun lebih merupakan pembentukan abstraksi berdasarkan bagian- bagian yang telah dikumpulkan

19 5. Lebih mementingkan proses dari pada hasil 6. Adanya batas permasalahan yang ditentukan dalam fokus penelitian (Moleong, 2002:4-8)

20 Jenis Penelitian Berdasarkan latar belakang masalah, penelitian ini bermula dari permasalahan yang ada di kelas, pelaksanaan penelitian ini dilakukan di dalam kelas dan juga penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki metode pembelajaran. Sehingga menggunakan penelitian tindakan kelas

21 Data & Sumber Data 1.Data Data yang akan dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi: lembar observasi, tes hasil belajar, angket siswa, wawancara dan catatan lapangan.

22 2.Sumber Data Berdasatkan data, maka sumber data meliputi siswa dan observer. Data dari siswa yang terdiri dari tes hasil belajar, wawancara, angket siswa. Sedangkan data dari observer yang terdiri dari aktifitas guru, siswa, dan catatan lapangan selama kegiatan pembelajaran berlangsung


Download ppt "Kelompok 5 Vivin Anggraeni(090401060123) Erna Yuliati(090401060148) Kharisma Disti(090401060151) Santi Setyorini(090401060152) Mita Lestari(090401060233)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google