Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Nama : Asana Haupea NPM : 2008 14 007 Prodi : Kimia Judul PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI HIDROKARBON PADA SISWA SMA NEGERI 4 LEIHITU DENGAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Nama : Asana Haupea NPM : 2008 14 007 Prodi : Kimia Judul PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI HIDROKARBON PADA SISWA SMA NEGERI 4 LEIHITU DENGAN."— Transcript presentasi:

1 Nama : Asana Haupea NPM : Prodi : Kimia Judul PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI HIDROKARBON PADA SISWA SMA NEGERI 4 LEIHITU DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG

2 .. BAB I Pendahuluan 1.1.Latar Belakang Pendidikan pada hakekatnya adalah setiap usaha yang dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan kualitas daya insan dengan harapan kelak dapat berperstasi dengan lingkungannya ( Djamarah 2002). 1.2.Rumusan Masalah Apakah terdapat perbedaan hasil Belajar pada kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah ( PBM ) dibandingkan dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. 1.3.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pada kelas yeng menggunakan model pembelajaran berbasis masalah ( PBM ) dan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. 1.4.Manfaat Penelitian Bagai peneliti, hasil penelitian ini akan dijadikan sumber informasi bagi sekolah agar lebih meningkatkan aktifitas siswa dengan model dan stratagis pembelajaran yang sesuai Penjelasan Istilah

3 . BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Balajar Dalam Konteks Pembelajaran Belajar Adalah Memodivikasi Atau Memperteguh Kelakuan Melalui Pengelaman 2.2. hasil belajar. Hasil belajar adalah hasil yang diperoleh dari suatu proses pembelajaran model pembelajaran berbasis masalah (PBM ) dan pembelajaran langsung kelebihan dan kelemahan model pembelajaran 2.5. materi hidrokarbon.

4 3.1. Tipe Penelitian. Penelitian ini bersifat komparatif yaitu suatu penelitian untuk membedakan hasil belajar antara dua kelas yang diberikan perlakuan,yakni dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung Tempat dan Waktu Penelitian Tempat Penelitian Penelitian ini berlokasi pada SMA Negeri 4 Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari Maret 2013

5 3.3. Populasi dan Sampel Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 lehitu yang terdiri dari tiga kelas,yakni kelas X1- X3,dengan jumlah siswa sebanyak 90 orang siswa Sampel Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X2 dan kelas X3,kelas X2 sebagai kelas eksperimen 1 dengan jumlah siswa 30 orang,dan kelas X 3 sebagai kelas eksperimen 2 dengan jumlah siswa 30 orang dengan demikian jumlah siswa yang ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 60 orang siswa

6 3.4. Variabel Penelitian Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: Veriabel bebas : Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung dan PBM Variabel terikat : Hasil belajar siswa pada materi Hidrokarbon 3.5. Instrumen Penelitian Untuk memperoleh data penelitian ini digunakan instrumen tes. Instrumen ini digunakan untuk tes formatif berupa tes pilihan ganda dan essay Variabel Penelitian Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: Veriabel bebas : Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung dan PBM Variabel terikat : Hasil belajar siswa pada materi Hidrokarbon 3.5. Instrumen Penelitian Untuk memperoleh data penelitian ini digunakan instrumen tes. Instrumen ini digunakan untuk tes formatif berupa tes pilihan ganda dan essay.

7 3.6. Prosedur Pengumpulan Data Prosedur pengumpulan data meliputi langkah- langkah sebagai berikut : a. Observasi / pengamatan b. Tes awal (pre test) c. Mengajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung untuk kelas X 2. d. Mengajar dengan menggunakan model (PBM) untuk kelas X 3. e. Pemberian tes formatif yang diangkat sesuai dengan materi yang diberikan untuk kedua kelas tersebut. f. Analisis hasil tes Prosedur Pengumpulan Data Prosedur pengumpulan data meliputi langkah- langkah sebagai berikut : a. Observasi / pengamatan b. Tes awal (pre test) c. Mengajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung untuk kelas X 2. d. Mengajar dengan menggunakan model (PBM) untuk kelas X 3. e. Pemberian tes formatif yang diangkat sesuai dengan materi yang diberikan untuk kedua kelas tersebut. f. Analisis hasil tes.

8 Tingkat Penguasaan KompetensiKlasifikasi Sangat baik Baik Cukup Kurang Gagal 3.7. Teknik Analisis Data Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan 2 jenis statistik yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial a. Analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang diberikan dalam penelitian dengan menggunakan teknik Deskriptif dalam bentuk presentase. Tabel 3.2 Pedoman Penilaian

9 Untuk menghitung prestasi dan skor yang diperoleh siswa, maka rumus yang digunakan adalah: Tingkat penguasaan = Jumlah Skor yang diperolehJumlah skor total x 100 b. Analisis inferensial yaitu untuk mengkaji perbedaan hasil bekajar anatara kedua metode pembelajaran tersebut untuk peneliti dapat menganalisis inferensial uji-t sebagai berikut : t hitung = keterangan : X 1 = Hasil Rata-rata belajar siswa dengan mengunakan model langsung. X 2 = Hasil Rata-rata belajar siswa dengan mengunakan model pembejaran PBM. N 1 = Sampel ke-1 atau jumlah siswa pada kelas eksperimen 1 N 2 = Sampel ke-2 atau jumlah siswa pada kelas eksperimen 2 S 1 = Standar deviasi untuk kelas eksperimen 1 S 2 = Standar deviasi untuk kelas eksperimen 2

10

11 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.2 Pembahasan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.2 Pembahasan

12 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan uji hipotesis terdapat peningkatan dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 4 Leihitu pada materi hidrokarbon dengan penerapan model PBM dan model pembelajaran langsung maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung yaitu model pembelajaran berbasis masalah (kelas eksperimen 2) nilai rata-ratanya 80,13 dan model pembelajaran langsung (kelas eksperimen 1) nilai rata-ratanya 74,26 dan hasil analisis uji-t dimana t hitug 2,39 > t table 2,00,sehingga hipotesis Ha di terima dan Ho ditolak maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah lebih efektif dari pada model pembelajaran langsung.

13 5.2 Saran Berdasarkan pengalaman selama pengadaan penelitian, maka peneliti menyarankan : Para pengajar khususnya guru mata pelajaran kimia agar dapat memilih model pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih aktif dan fokus serta dapat menarik perhatian siswa, contoh model pembelajaran berbasis masalah dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sesuai dengan materi. Kiranya penulisan ini dapat bermanfaat dan dapat dilanjutkan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dimasa yang akan datang.

14 Sekian Dan Terima Kasih


Download ppt "Nama : Asana Haupea NPM : 2008 14 007 Prodi : Kimia Judul PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI HIDROKARBON PADA SISWA SMA NEGERI 4 LEIHITU DENGAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google