Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

IDENTIFIKASI PERISTIWA Tim Manajemen Risiko Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "IDENTIFIKASI PERISTIWA Tim Manajemen Risiko Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan."— Transcript presentasi:

1 IDENTIFIKASI PERISTIWA Tim Manajemen Risiko Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan

2 AGENDA 1. IDENTIFIKASI PERISTIWA 2. TEKNIK IDENTIFIKASI 3. KATEGORI PERISTIWA 4. PERTANYAAN & DISKUSI 4/4/2015TIM MR BPKP2

3 IDENTIFIKASI RISIKO 4/4/2015TIM MR BPKP3

4 IDENTIFIKASI PERISTIWA Membedakan risiko dan peluang. Peristiwa berdampak negatif, mencerminkan risiko. Peristiwa berdampak positif, mencerminkan peluang. Faktor internal dan eksternal memunculkan peristiwa yang akan berdampak pada pencapaian sasaran perusahaan 4/4/2015TIM MR BPKP4

5 IDENTIFIKASI PERISTIWA Peristiwa: Insiden atau kejadian yang berasal dari sumber internal atau eksternal yang dapat mempengaruhi implementasi strategi atau pencapaian sasaran Manajemen mengakui adanya ketidakpastian (jika peristiwa terjadi): ◦ kapan suatu peristiwa dapat terjadi ◦ dampak apa yang akan timbul 4/4/2015TIM MR BPKP5

6 IDENTIFIKASI PERISTIWA 4/4/2015TIM MR BPKP6

7 IDENTIFIKASI PERISTIWA Cakupan: mempertimbangkan faktor eksternal dan faktor internal Fokus: selalu dikaitkan dengan sasaran, baik sasaran stratejik dan sasaran terkait Interval waktu: rancangan interval waktu pelaksanaan yang efektif dengan mempertimbangkan waktu untuk aktivitas lainnya 4/4/2015TIM MR BPKP7

8 TEKNIK IDENTIFIKASI PERISTIWA 1. Curah pendapat (Brainstorming) 2. Inventarisasi Peristiwa ( Event Inventories ) 3. Workshop Yang Difasilitasi ( Facilitated Workshop ) 4. Wawancara ( Interviews ) 5. Kuesioner & Survei 6. Analisis Arus Proses ( Process Flow Analysis) 7. Indikator Peristiwa dan Pemicu Eskalasi ( Leading Event Indicators and Escalation Triggers) 8. Pendokumentasian Data Kerugian (Loss Event Data Tracking) 9. Identifikasi Peristiwa Berjalan ( Ongoing Event Identification) 4/4/2015TIM MR BPKP8

9 1. Curah Pendapat (Brainstorming) Sarana untuk menghasilkan sebanyak mungkin gagasan dari para anggota atau peserta dalam waktu yang sangat singkat Digunakan sebagai teknik berpikir kolektif dalam berbagai tujuan yang sangat banyak, diantaranya adalah : pemecahan masalah diberbagai bidang, dan pelatihan dengan tujuan menambah kapasitas kemampuan serta berbagai upaya inovatif Gagasan salah seorang di antara mereka bisa menjadi suluh yang akan menerangi dan merangsang produktivitas gagasan pada diri orang lain, sehingga akan sampai pada limpahan gagasan yang sangat beragam untuk memecahkan suatu permasalahan yang diajukan pada forum brainstorming. 4/4/2015TIM MR BPKP9

10 1. Curah Pendapat (Brainstorming) Keharusan menjauhkan diri dari kritik (menjauhkan semua bentuk vonis, kritik, penilaian, ataupun evaluasi) Memberikan kebebasan berpikir dan menyambut baik semua gagasan bagaimanapun kualitas dan kapasitasnya, selama masih berkaitan erat dengan permasalahan yang menjadi sasaran perhatiannya Kadar kuantitas gagasan merupakan sesuatu yang dituntut (produktivitas sebagai bank gagasan) Bertumpu pada gagasan-gagasan orang lain dan mengembangkannya. 4/4/2015TIM MR BPKP10

11 1.Curah Pendapat (Brainstorming) Tahapan Semua peserta forum curah gagasan mencoba mengajukan sejumlah permasalahan Menyusun secara tertib untuk mengetahui permasalahan mana yang paling urgen Pemimpin forum menjelaskan berbagai dimensi permasalahan dan mengenal semua faktor yang mungkin mempengaruhi permasalahan sebagai kristalisasi beberapa solusi Menyusun dan mendokumentasikan berbagai gagasan pemecahan permasalahan yang muncul dalam forum curah gagasan Menyimpulkan hasil akhir solusi permasalahan 4/4/2015TIM MR BPKP11

12 1.Curah Pendapat (Brainstorming) Peran Pemimpin Forum Mengalihkan para peserta forum curah gagasan dari suasana berpikir wajar yang biasa digelutinya kepada suasana berpikir yang baru dan bersifat bebas dalam mencurahkan gagasan Mengeksplorasi kebebasan dalam mencurahkan gagasan untuk menghasilkan berbagai gagasan yang sangat banyak dan cepat dalam waktu yang seminimal mungkin Menggugah semangat para peserta melalui partisipasi mereka 4/4/2015TIM MR BPKP12

13 2. Inventarisasi Peristiwa (Event Inventories) Menggunakan Daftar Peristiwa Potensial yang umum atau spesifik bagi industri atau area fungsional Daftar Peristiwa tersebut bisa diperoleh dari: ◦ sumber internal (hasil inventarisasi peristiwa potensial yang terjadi di dalam perusahaan), atau ◦ diperoleh dari sumber eksternal (daftar peristiwa generik dari industri sejenis) yang kemudian disesuaikan dengan kondisi perusahaan. 4/4/2015TIM MR BPKP13

14 2. Inventarisasi Peristiwa (Event Inventories-contoh) NOTAHAPAN PERISTIWA IPENGOLAHAN TPC (Thin Pale Crepe) APenerimaan dan Pemeriksaan Kadar Karet Kering Jembatan timbangan rusak sehingga penghitungan tidak akurat. Kesalahan dalam menentukan angka faktor pengering akan mengakibatkan kesalahan dalam memberikan dosis asam semut. BPengenceran dan Pembekuan Terlalu banyak menambahkan air sehingga larutan lateks menjadi terlalu cair. Terlalu banyak menambahkan asam semut sehingga larutan lateks menjadi terlalu cair dan memerlukan waktu yang lama untuk menjadi beku. 4/4/2015TIM MR BPKP14

15 2. Inventarisasi Peristiwa (Event Inventories-contoh) NOTAHAPAN PERISTIWA IPENGOLAHAN TPC (Thin Pale Crepe) DPenggilingan, pengeringan, pengempaan dan Sortasi grade Kerusakan Mesin gilingan akan mengakibatkan terganggunya operasi pengolahan Penggilingan yang dilakukan tidak sesuai standar akan mengakibatkan hasil gilingan lebih tebal atau lebih tipis dari standar yang ditetapkan. Pengeringan yang dilakukan tidak sesuai standar karena suhu pengeringan sempat turun sehingga diperlukan proses pengeringan lebih lama yang akibatnya biaya operasional meningkat. 4/4/2015TIM MR BPKP15

16 2.Inventarisasi Peristiwa (Event Inventories-contoh) NOTAHAPAN PERISTIWA IPENGOLAHAN TPC (Thin Pale Crepe) EPembungkusan dan Pelaburan Kesalahan dalam pembungkusan,dalam satu bungkus tidak sesuai dengan jumlah standar yang akan mengakibatkan ada jumlah yang lebih dan yang kurang sehingga akan terjadi kesalahan dalam penghitungan kuantitas produksi TPC yang sudah dibungkus tidak di labur maka akan mengakibatkan TPC tsb akan berjamur. FPenyimpanan dan Pengiriman Kesalahan dalam penyimpanan TPC akan mengakibatkan kerusakan pada TPC atau adanya potensi kecurian 4/4/2015TIM MR BPKP16

17 3.Teknik Workshop yang Difasilitasi (Facilitated Workshop = Focus Group Discussion / FGD) Melibatkan kelompok personel dari berbagai fungsi dan level sehingga diperoleh pengetahuan kolektif untuk mengembangkan daftar peristiwa. Hasil workshop tergantung kedalamanan pengetahuan personel mengenai aktivitas yang sedang diidentifikasi 4/4/2015TIM MR BPKP17

18 3.Teknik Workshop yang Difasilitasi ( Facilitated Workshop = Focus Group Discussion / FGD ) Persiapan *Identifikasi fasilitator yang berpengalaman untuk memimpin sesi workshop, menghidupkan dinamika workshop, dan merencanakan langkah untuk menggali semua ide yang terbaik *Buat aturan main yang jelas *Kenali adanya unsur subyektif (perbedaan gaya dan personaliti) dari partisipan dan pertimbangkan bagaimana mengoptimalkan kontribusi mereka *Identifikasi sasaran dan kategori sasaran yang mana yang akan menjadi fokus *Libatkan partisipan dalam jumlah yang cukup dan mewakili unit yang ada *Buat ekspektasi yang realistis dari pelaksanaan workshop 4/4/2015TIM MR BPKP18

19 3.Teknik Workshop yang Difasilitasi ( Facilitated Workshop = Focus Group Discussion / FGD) Agenda/Pelaksanaan 1 Pendahuluan *Jelaskan latar belakang workshop dan mengapa para partisipan diundang *Jelaskan aturan main 2 Proses Workshop *Peristiwa dipertimbangkan dalam kaitannya dengan sasaran korporat untuk setiap bagian *Untuk tiap sasaran tersebut, fasilitator mendiskusikan peristiwa-peristiwa dan dampaknya dari faktor2 sbb: Eksternal: Ekonomi, Lingkungan Alam, Politik, Sosial, Teknologikal Internal: Infrastruktur, Personel, Proses, Teknologi *Jelaskan bagaimana dan kapan alat pemungutan suara (voting tools) dan formulir isian akan digunakan 4/4/2015TIM MR BPKP19

20 3.Teknik Workshop yang Difasilitasi ( Facilitated Workshop = Focus Group Discussion / FGD) Agenda/Pelaksanaan 3 Penggalian sasaran 1: *Identifikasi sasaran, unit pengukuran, dan target yang berhubungan *Dapatkan konsensus mengenai Toleransi Risiko, yakni tingkat variasi yang dapat diterima disekitar unit pengukuran *Diskusikan faktor internal dan eksternal yang mengarahkan peristiwa potensial relatif pada sasaran *Tentukan peristiwa mana yang merupakan risiko dalam pencapaian sasaran dan mana yang merupakan peluang *Pertimbangkan bagaimana risiko ganda mempengaruhi sasaran 4 Langkah Selanjutnya: Distribusikan hasil lokakarya kepada semua peserta dalam 48 jam, dengan rencana aksi untuk langkah selanjutnya 4/4/2015TIM MR BPKP20

21 4.Teknik Wawancara (Interviews) Biasanya dilakukan oleh satu atau dua orang pewawancara (one-on-one atau two-in-one setting). Bila dilakukan oleh dua orang pewawancara, salah seorang bertindak sebagai notulis. sasaran wawancara adalah untuk memperoleh keyakinan mengenai pengetahuan dan sudut pandang lain dari seorang personel terhadap peristiwa aktual di masa lampau dan potensi peristiwa risiko di masa datang 4/4/2015TIM MR BPKP21

22 4.Teknik Wawancara Agenda 1 Perkenalan 2 Penjelasan latar belakang masalah dan proses wawancara 3Konfirmasi posisi, latar belakang, dan tanggungjawab sekarang dari interviewee 4Konfirmasi bahwa interviewee telah memahami semua latar belakang material yang disediakan / dijelaskan sebelumnya 4/4/2015TIM MR BPKP22

23 3.Teknik Wawancara Langkah 1Identifikasi sasaran kunci dalam unit/divisi interviewee 2Tentukan bagaimana sasaran tersebut mendukung dan sejalan dengan strategi dan sasaran perusahaan 3Identifikasi unit pengukuran untuk tiap sasaran dan target yang telah ditentukan 4Tentukan toleransi risiko yang telah dibangun 5Diskusikan faktor-faktor yang berkaitan dengan peristiwa potensial yang relatif terhadap sasaran 6Identifikasi peristiwa potensial yang menimbulkan risiko pada sasaran, dan yang merupakan peluang 7Pertimbangkan bagaimana interviewee memprioritaskan peristiwa-peristiwa tersebut, dengan mempertimbangkan likelihood dan dampak 8Identifikasi peristiwa yang telah terjadi dalam 12 bulan terakhir yang mempengaruhi perusahaan yang tidak teridentifikasi oleh manajemen & staffnya 9Pertimbangkan apakah mekanisme identifikasi risiko perlu diperdalam 4/4/2015TIM MR BPKP23

24 4.Teknik Kuesioner & Survei ( Questionnaires & Survey) Kuesioner menggali isu-isu yang harus dipertimbangkan oleh para partisipan, dengan fokus pada faktor internal dan eksternal yang telah menjadi peristiwa atau berpotensi untuk menjadi suatu peristiwa. Kuesioner dapat bersifat terbuka maupun tertutup Kuesioner dapat ditujukan kepada seseorang atau beberapa orang, atau bahkan kepada obyek sampel, sesuai dengan sasarannya 4/4/2015TIM MR BPKP24

25 5. Teknik Analisis Arus Proses ( Process Flow Analysis) Analisis Arus Proses memerlukan gambaran / peta diagram arus proses, dengan sasaran untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai keterkaitan diantara komponen input, tupoksi & proses, output, dan tanggungjawab. Setelah dipetakan, peristiwa diidentifikasi dan dipertimbangkan dampaknya pada pencapaian sasaran Arus proses dapat dilihat dari level korporat maupun dari level rinci (level proses) Contoh Analisis Arus Proses: 4/4/2015TIM MR BPKP25

26 5. Teknik Analisis Arus Proses ( Process Flow Analysis) 4/4/2015TIM MR BPKP26 Contoh: Arus Proses Penerimaan Cek

27 5. Teknik Analisis Arus Proses ( Process Flow Analysis) 1. Petugas mencap cek dengan cap tanggal * Petugas tdk memberi tanggal 2. Petugas mencatat Cek dalam Register Cek Petugas tdk mencatat Petugas salah mencatat 3. Petugas menyetorkan cek ke bankCek hilang di jalan Cek disetor ke bank yang tdk sesuai Bank salah mencatat jumlah pada cek Slip bukti setoran hilang 4/4/2015TIM MR BPKP27 Identifikasi Peristiwa yang mungkin:

28 5. Teknik Analisis Arus Proses ( Process Flow Analysis) 4. Bukti setor cek dan Register Cek dikirimkan ke petugas Piutang * Bukti setor dan register cek hilang 5. Petugas piutang mencatat transaksi pembayaran dg cek ke buku piutang Petugas salah mencatat jumlah Petugas salah mencatat debitur Petugas tidak mencatat 6. Catatan transaksi dibandingkan dengan bukti setor Catatan dan bukti setor tdk sama 4/4/2015TIM MR BPKP28 Identifikasi Peristiwa yang mungkin:

29 6.Teknik Indikator Peristiwa dan Pemicu Eskalasi ( Leading Event Indicators and Escalation Triggers / LEI - ET ) Indikator Peristiwa merupakan suatu ukuran kuantitatif maupun kualitatif yang mengarah pada potensi peristiwa risiko, seperti: harga BBM, tingkat suku bunga, dll Indikator Peristiwa ini harus tersedia secara periodik agar dapat digunakan untuk teknik identifikasi peristiwa Pemicu Eskalasi fokus pada operasi harian, dan pencatatan eksepsi yg melebihi ambang batas yang telah ditetapkan sebelumnya. 4/4/2015TIM MR BPKP29

30 6.Teknik Indikator Peristiwa dan Pemicu Eskalasi Contoh Sasaran Unit Bisnis UkuranTarget dan Toleransi Peristiwa Potensial Leading Indicator Pemicu Eskalasi Meningkatnya penjualan produk baru dengan cara mengembangkan kampanye promosi produk melalui jaringan supermarket di daerah utama Jumlah unit produk terjual per bulan per toko Target: unit produk baru terjual per bulan per toko selama masa kampanye promosi. Toleransi: 900 – unit terjual per bulan per toko Kepercayaan pelanggan menurun, mengakibat kan penurunan pembelian produk perusahaan Indikator keper cayaan pelanggan Kepercaya an pelanggan menurun hingga lebih dari 5% 4/4/2015TIM MR BPKP30

31 6.Teknik Indikator Peristiwa dan Pemicu Eskalasi Contoh Sasaran Unit Bisnis UkuranTarget dan Toleransi Peristiwa Potensial Leading Indicator Pemicu Eskalasi Menciptakan dan memelihara sistem keamanan yg kuat dari gangguan penyusup Jumlah ganggu an yg terjadi Target: 0 per bln Toleransi : 0 per bln Individu tanpa ijin mengakses sistem perusahaan melalui koneksi internet Jumlah kerentanan dlm sistem operasi utama perusahaa n yang terdeteksi Kerentana n kritis terbaru yang terdeteksi 4/4/2015TIM MR BPKP31

32 6.Teknik Indikator Peristiwa dan Pemicu Eskalasi Contoh Sasaran Unit Bisnis UkuranTarget dan Toleransi Peristiwa Potensial Leading Indicator Pemicu Eskalasi Menjaga kestabilan kekuatan kerja yang berkualitas Jumlah perputaran staf yang berkinerja baik Target: perpupatan staf yg berkinerja baik < 10% Toleransi : 2% - 12% Staf yg berkinerja baik keluar / mengundur kan diri Moral staf yang berkinerja baik Respon staf yang berkinerja baik adalah“sangat tdk puas” atau hanya “cukup puas” dlm survei tahunan pegawai 4/4/2015TIM MR BPKP32

33 7.Teknik Penelusuran Data Kerugian ( Loss Event Data Tracking) Pemantauan atas data kerugian yang diderita dimasa lalu (loss event database), untuk memprediksi kejadian di masa datang. Loss event database dapat berasal dari internal maupun eksternal perusahaan Contoh teknik Penelusuran Data Kerugian: 4/4/2015TIM MR BPKP33

34 Data internal kerugian sebuah pabrik, yang disebabkan adanya kerusakan / downtime mesin pabrik: PeralatanKompon en Sub Komponen PenyebabLama downtime Dampak negatif pada ketersediaan produksi Biaya Pompa # 1 MotorInsulasi Overheating krn kerusakan pada insulasi yg disebabkan oleh kelebihan panjang kabel muka 1 jam 20 mnt 0.4%Rp 24 jt 4/4/2015TIM MR BPKP34

35 Data internal kerugian sebuah pabrik, yang disebabkan adanya kerusakan / downtime mesin pabrik: PeralatanKompo nen Sub Komponen PenyebabLama downtime Dampak negatif pada ketersediaan produksi Biaya Pompa # 2 MotorSaklarCacat produk2 jam 10 mnt 0,7 %Rp 42 jt ConveyorBeltingRollerKontaminasi dalam ball-oil 4 jam 45 mnt 1,6 %Rp 95 jt 4/4/2015TIM MR BPKP35

36 8.Teknik Identifikasi Peristiwa Berjalan ( Ongoing Event Identification) Potensi peristiwa yang berisiko dapat juga diidentifikasi secara terus menerus dari aktivitas bisnis yang sedang berjalan. Contoh teknik Identifikasi Peristiwa Berjalan: 4/4/2015TIM MR BPKP36

37 Tabel Identifikasi Peristiwa Berjalan dari sebuah perusahaan: INPUT DARI Faktor EksternalFaktor Internal Konferensi Teknis / industrivvvvvvvvv Website rekan perusahaan dan kampanye iklanv v Lobi politis v Rapat manajemen risiko internal vvvv Laporan benchmarking vv vvvvv Aturan pesaingv vv Faktor kunci eksternalvvvvv 4/4/2015TIM MR BPKP37 Ext : 1. Ekonomi 2.Lingkungan 3.Politik 4. Sosial 5. Teknologi Int: 1. Infra 2.Personil 3.Proses 4.Teknologi

38 Tabel Identifikasi Peristiwa Berjalan dari sebuah perusahaan: MEKANISME - BENTUK INPUT Faktor EksternalFaktor Internal Faktor kunci internal vvvv Keputusan legal yg baru v vv Laporan media vvvv Laporan bulanan manajemen vvvv Laporan analisvvvv Bulettin elektronik, media masavvvvv Jurnal industrivvvvv 4/4/2015TIM MR BPKP38 Ext : 1. Ekonomi 2.Lingkungan 3.Politik 4. Sosial 5. Teknologi Int: 1. Infra 2.Personil 3.Proses 4.Teknologi

39 Saling keterkaitan Peristiwa yang dapat Mempengaruhi Sasaran 4/4/2015TIM MR BPKP39

40 PERTANYAAN & DISKUSI 4/4/2015TIM MR BPKP40


Download ppt "IDENTIFIKASI PERISTIWA Tim Manajemen Risiko Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google