Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BADAN NARKOTIKA NASIONAL Deputi Bidang Pencegahan Jl. MT.Haryono No.11 – Jaktim 13630 Tlp/Fax : +62 21 (80871566) – 8088 5225 Website:www.bnn.go.id /

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BADAN NARKOTIKA NASIONAL Deputi Bidang Pencegahan Jl. MT.Haryono No.11 – Jaktim 13630 Tlp/Fax : +62 21 (80871566) – 8088 5225 Website:www.bnn.go.id /"— Transcript presentasi:

1 BADAN NARKOTIKA NASIONAL Deputi Bidang Pencegahan Jl. MT.Haryono No.11 – Jaktim Tlp/Fax : ( ) – Website:www.bnn.go.id / nn.go.id

2 UNODC – Australia 2003 : Prevention Strategy ACCORD – China 2005 : Socio Addiction ASSOD - Thailand 2006 : Preventive Education ACCORD – Vietnam 2008 : Civic Awareness MHA-AFP – Singapore 2008 : Integrated Law Enforcement UNODC – Australia 2003 : Prevention Strategy ACCORD – China 2005 : Socio Addiction ASSOD - Thailand 2006 : Preventive Education ACCORD – Vietnam 2008 : Civic Awareness MHA-AFP – Singapore 2008 : Integrated Law Enforcement

3 MENINGKATNYA KEKERASAN DI KALANGAN REMAJA MEMBUDAYANYA KETIDAK JUJURAN SIKAP FANATIK TERHADAP SESUATU YG TIDAK JELAS RENDAH RASA HORMAT TERHADAP ORG TUA / GURU SEMAKIN KABURNYA BATAS MORAL DAN ETIKA PENGGUNAAN BAHASA YANG TIDAK SOPAN PERILAKU MENYAKITI DIRI SENDIRI ( Narkoba & Sex Bebas ) RENDAHNYA TANGUNG JAWAB SBG INDIVIDU / WARGA MENURUNNYA ETOS KERJA & ADANYA SALING CURIGA KURANGNYA KEPEDULIAN ANTAR SESAMA (Lickona : “Educating for Character” New York Bantam Books, 1992:12-22 )

4 UMUMNYA BERASAL DARI TUMBUHAN ATAU TANAMAN YANG TUMBUH BAIK SECARA ALAMI MAUPUN DITANAM (OPHIUM, KOKA, MARIYUANA) UMUMNYA BERASAL DARI RACIKAN PREKURSOR ATAU BAHAN-BAHAN UNTUK MEMBUAT PSIKOTROPIKA ATAU NARKOTIKA SINTESIS (EXTCY, SABU, KETAMIN) UMUMNYA BERASAL DARI RACIKAN PREKURSOR ATAU BAHAN-BAHAN ALAMI UNTUK MEMBUAT RASA KHAS (TEMBAKAU, ALKOHOL, TANAMAN/ZAT MEMABUKAN)

5 Definisi Umum

6 Artinya : “Hai orang-orang yang beriman sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (Q.S. Al Maidah, [5] : 90) ياَ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَ الْمَيْسِرُ وَ اْلأَنْصَابُ وَ اْلأَزْلاَمُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ Yâ ’ayyuhal-ladzîna ’âmanû ’innamâl- khamru wal-maysiru wal-’anshâbu wal- ’azlâmu rijsun min ‘amalisy syaythâni fajtanibûhu la‘allakum tuflihûn LARANGAN MIRAS, JUDI, BERDUKUN, MERAMAL NASIB (perbuatan setan)

7 LEGAL : tersedia di pasaran bebas dan mudah untuk membeli/mendapatkannya (alkohol, nikotin, inhalansia) ILLEGAL : tidak tersedia secara resmi di pasaran dan sulit mendapatkannya (heroin, ekstasi, metamfetamin, kokain) MEDICAL : tersedia secara resmi di pasaran namun penggunaan harus menurut aturan pemakaian atau pengawasan dokter (morfin, petidin, CTM, napacin)

8 DITELAN, DIHIRUP, DIINJEKSI KE INTRAVENA DITARUH DLM LUKA, DITARUH DI BWH LIDAH DIINSERSI KE ANAL, DI TARUH DIBAWAH KULIT DISEMPROTKAN KE MULUT BILA BARANGNYA SEDIKIT BIASANYA DIMASUKAN MELALUI PEMBULUH DARAH ATAU SYARAF YANG PALING DEKAT KE OTAK AGAR CEPAT DISERAP

9 Menekan Sistem Syaraf Pusat Aktifitas fungsi tubuh pemakai akan dikurangi/ditekan menjadi malas/lesu, santai, tenang, tidur/tak sadar jenis ini biasanya termasuk dalam golongan Ophiat/ophioida

10 Merangsang syaraf menimbulkan kesan palsu Fungsi syaraf akan dirangsang untuk menimbulkan halusinasi atau kesan palsu sehingga merasa berada dalam dunia khayalan

11 Memaksa kerja Sistem Syaraf Pusat Fungsi syaraf pemakai akan dipaksa/ditekan sehingga akan merasa lebih percaya diri, semangat, tdk lelah/lapar/cape, jenis ini biasanya termasuk dalam golongan Amphetamin Type Stimulant

12 Menimbulkan perilaku tdk konsisten Aktifitas tubuh pemakai akan diperlambat/dikurangi sehingga semangat merasa lebih terpacu jenis ini biasanya termasuk dalam golongan inhalansia

13 Internal Eksternal 1 % 5 % 50 % 10 % 1 % Sumber : SOCIO ADDICTION, NIDA-USA, 2005 RENDAHNYA IMAN & TAQWA RENDAH RASA PERCAYA DIRI INGIN TAHU YANG TINGGI INGIN SELALU MENONJOL PUNYA FASILITAS BERLEBIH BIASA LARI DARI RASA BOSAN PENGARUH LINGKUNGAN TERBUJUK OLEH TEMAN ADANYA RAYUAN, ANCAMAN TAWARAN MENGGIURKAN MERASA SEMUA DIMILIKI PROBLEM REMAJA/KELUARGA

14 Faktor Penyebab Utama Terbesar : Adalah LINGKUNGAN SEBAYA termasuk didalamnya ajakan, rayuan, paksaan, ancaman, iming-iming dll !

15 TERJADINYA PERUBAHAN PERILAKU Dampak buruk AKIBAT MENYALAHGUNAKAN NARKOBA

16 1.Meninggalkan ibadah yang semula rajin 2.Pandai berbohong yang semula jujur 3.Membolos yang semula rajin 4.Meninggalkan rumah (minggat) 5.Bergaul bebas (seks bebas/perzinaan) 6.Menjual barang, mencuri, tindak kriminal 7. Prestasi belajar merosot sampai drop out 8. Melanggar disiplin yang semula taat 9. Merusak barang-barang/alat-alat 10.Mengakali dan melawan orangtua 11.Pemalas (enggan merawat diri) 12.Suka mengancam, kekerasan, berkelahi 13.Sering mengalami kecelakaan lalu-lintas. Gangguan Mental dan Perilaku Akibat Narkotika, Alkohol dan Zat Adiktif lainnya (NAZA) 7BBINGUNGBOHONGBENGONGBOLOSBEGOBOLOT BARANG-2 ILANG kesian deh Loh !!!

17 “ Malaikat Jibril datang kepadaku lalu berkata : “Hai Muhammad, Allah melaknat minuman keras, pem-buatnya, orang-orang yang membantu membuatnya, peminumnya, penerimanya, penyimpannya, penjualnya, pembelinya, penyuguhnya, dan orang-orang yang mau disuguhinya ” (HR. Ahmad bin Hambal dan Ibn Abbas). “ Setiap zat, bahan, atau minuman yang dapat me- mabukkan dan melemah- kan akal sehat adalah khamar dan setiap khamar adalah haram ” (HR. Abdullah bin Umar r.a). (Orido.wordpress.com) Nabi Muhammad SAW. bersabda, yang artinya :

18 GAMBARAN UMUM SITUASI DAN KONDISI PENYALAHGUNAAN NARKOBA YANG TERJADI SAAT INI

19 ANGKA PREVALENSI PENYALAHGUNA NARKOBA TERTINGGI TAHUN 2008 – 2010 (DIATAS RATA-2 NASIONAL 1,99) NO.PROVINSI POPULASI USIA TH JUMLAH LAHGUN TINGKAT KERAWANAN KONSUMSI RANKING 1.1.DKI JAKARTA ,76 I 2.2. DIY ,03 II 3.3. MALUKU ,91 III 4.4. MALUT ,48 IV 5.5. GORONTALO ,44 V 6.6. JAMBI ,31 VI 7.7. SULTENG ,26 VII 8.8. JATIM ,24 VIII 9.9. SUMUT ,23 IX 10. LAMPUNG ,22 X 11 SULTRA ,19 XI 12 JABAR ,16 XII 13 BENGKULU ,15 XIII 14 SULUT ,14 XIV 15 PAPUA BARAT ,14 XV

20 PREVALENSI LAHGUN NARKOBA : 1,99% Dari Jml Penduduk (10 – 59) ATAU 3,362 juta Penyalahguna Narkoba yang terdiri dari : PELAJAR/MHS 1,355 jt (40,30 %) NON PELAJAR 2,007 jt (59,70 %) DISTRIBUSI PENYALAHGUNAANNYA NON PELAJAR PELAJAR Coba-coba : 4 % 58 % Teratur Pakai : 27 % 26 % Pecandu : 69 % 16 % YANG BANYAK DI SALAHGUNAKAN - Ganja, MA (Shabu), MDMA (Ecstasy), dan Heroin.

21 NARKOBA% Ganja17,2 Hasish2,1 Heroin2,5 Ampth/Dextro11,4 Ekstacy5,2 Sabu4,0 Barbiturat/Nipam2,7 Benzod/Lexotan2,1 NARKOBA% LSD1,8 Ketamin1,8 Subutex1,8 Metadon1,8 Kecubung2,8 Mushroom3,5 Obat Sakit Kepala18,8 Kokain2,1 NARKOBA% Bandar29,9 Pengedar40,6 Apotik6,8 Oknum Petugas4,3 NARKOBA% Teman Sekolah8,4 Teman Luar Sekolah11.2 Pacar/Pasangan16,3 Saudara19,8 SUBJEK PENGEDAR NARKOBA DIKALANGAN REMAJA JENIS NARKOBA YG DIGUNAKAN DIKALANGAN REMAJA

22 PREVALENSI PENYALAHGUNA NARKOBA :1,5 % penduduk Indonesia : 1,99 %(3,3jt penduduk Indonesia) : Naik menjadi 2,21 % (3,8jt penduduk Indonesia) : Diperkirakan naik menjadi 2,31 % atau setara dengan 4,8 juta : Diproyeksikan menjadi 2,8 % atau setara dgn 5,1 – 5,6 juta JENISPREV Ganja0,71 % Shabu0,38 % Ekstasi0,30 % Heroin0,18 % Hashish0,01 % Kokain0,01 % ANALISIS PERMASALAHAN NARKOBA HASIL PENELITIAN BNN + Puslit UI KONSEKWENSI MENINGKATNYA ANGKA PENYALAHGUNA NARKOBA ANTARA LAIN : 1. Semakin gencarnya operasi jaringan sindikat narkoba di Indonesia (great market - great price) 2. Ancaman bagi masyarakat yang “imun” berubah menjadi “coba pakai” yang akhirnya menjadi “teratur pakai” sangat besar (new customer – regular customer) 3. Masyarakat yang belum terpengaruh narkoba dan oleh karenanya harus mendapat sentuhan Program P4GN masih sangat besar (97,2 %)

23 CARA KERJA SINDIKAT NARKOBA Banyak banyak memanfaatkan WANITA untuk dijadikan kurir/pengantar barang setelah dirayu, dipaksa, diancaman, diiming-iming uang dll !

24 LIVE SKILL - SOCIALSKILL PARENTING SKILL Team Penggerak PKK Team Penggerak PKK PERLINDUNGAN PENGAWASAN DELAPAN FUNGSI KELUARGA LINGK MASY BEBAS NARKOBA SADAR PEDULI PERTISIPASI DLM KLG DLM ORG DLM MAS KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI PERAN PKK DALAM UPAYA PENCEGAHAN

25 ANAK ADALAH HARAPAN BAGI SETIAP ORANG TUA ANAK PERLU DISIAPKAN AGAR MAMPU BERTAHAN KETRAMPILAN MENGASUH DI KEBANYAKAN MASYARAKAT INDONESIA BIASANYA DIDAPAT SECARA TURUN MENURUN DAN TANPA PEMAHAMAN. ERA SEKARANG TIDAK BISA LAGI KARENA KURANG MEMADAI. REMAJA SAAT INI RATA-RATA MEMILIKI PELUANG AKSES LEBIH BESAR TERHADAP BERBAGAI HAL TERMASUK DLM HAL BERGAUL. AKIBATNYA REMAJA BANYAK TANTANGAN, TUNTUTAN, DAN MASALAH KARENA ADANYA PERUBAHAN. PERILAKU SEPERTI : memBOHONG, memBOLOS, memBELOT, meROKOK, dan meNONTON FILM DEWASA OLEH SEBAHAGIAN ORG TUA TDK DIANGGAP SEBAGAI GEJALA PENYIMPANGAN

26 CIRI REMAJA & PERSOALANNYA REMAJAPERSOALAN Cenderung ingin bebas Lebih suka berkelompok Besar keinginan mencoba Mudah terpengaruh Suka akan tantangan Berani menghadapi resiko Rasa ingin tahu yg besar Mendambakan idola Kadang sulit diberitahu Sex Sekolah Kesehatan Keuangan Jerawat Perkelahian Narkoba MASA RAWAN DAN KRITIS KARENA PERKEMBANGAN ORGAN REPRODUKSI/ ORGAN SEKSUAL MELAMPAUI PERKEMBANGAN MENTAL DAN EMOSIONALNYA

27 PENYEBAB & PENGARUH PENYEBAB MASALAH PENGARUH LINGKUNGAN 1.Kurangnya informasi yang tepat dan benar yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku remaja 2.Kurangnya kepedulian kita (Orang Tua, dan Pemerintah, serta Masyarakat sendiri) 3.Kurangnya akses thd fasilitas pelayanan remaja. Informasi yang bersifat merugikan mudah sekali diakses Substansi yang buruk mudah didapat Menurunnya nilai-nilai sosial di masyarakat Kemiskinan yang menyebar

28

29 KETRAMPILAN ORANGTUA Mendidik Membimbing Mengarahkan Mengawasi Agar anak terhindar/tidak terlibat PENYALAHGUNAAN Narkoba

30 PENGASUHAN ADALAH SKILL (HARUS BELAJAR) DAN STRATEGI (HARUS DIPIKIRKAN) HARUS MAMPU MEMAHAMI KARAKTER SETIAP ANAK TERMASUK PEMAHAMAN TENTANG LATAR BELAKANG MENYALAHGUNAKAN NARKOBA UNTUK REMAJA : MENGKOMBINASIKAN ANTARA PEMBERIAN KEPERCAYAAN DAN PENGARAHAN (TDK LAGI PENGAWASAN)

31 POLA ASUH ANAK ADALAH PENGETAHUAN YG HARUS DIMILIKI OLEH PARA ORANG TUA RISK FAKTOR YG MENDORONG PENYALAHGUNAAN NARKOBA DOMAIN KEBERADAAN PROTECTIVE FAKTOR YG MENAHAN AGAR TIDAK MENYALAHGUNAKAN NARKOBA Sifat Agresif Kurangnya Pengawasan Keterbiasaan Ketersediaan/Kemudahan Kemiskinan/Tdkmampu INDIVIDU KELUARGA SEBAYA SEKOLAH MASYARAKAT Kesabaran Bimbingan Org Tua Prestasi / Supremasi Satgas Anti Narkoba Kegotong Royongan Mengapa parenting skill atau ketrampilan orangtua itu diperlukan

32 OTORITER Kaku, Memerintah, Menekan, Kasar, Menguasai, dan Menghukum. DEMOKRATIK Terbuka, Menghargai, Meyakinkan, Memberi dorongan PERMISIF Bebas Tanpa Batas, Tidak Ada Aturan Tdk Membenarkan/Menyalahkan

33 MULAI DARI KELUARGA KELUARGA unit terkecil dlm masyarakat adalah wadah utama dlm proses sosialisai anak menuju dewasa. KELUARGA adalah benteng pertama dan utama yang dapat mencegah anak dari bahaya narkoba KELUARGA yang kerap memberikan kesempatan kpd anak untuk berpendapat dan menghargai keputusan yg diambil,menjauhkan anak dari penyimpangan menjadi Penyalahguna Narkoba.

34 PERANAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN BAHAYA NARKOBA PERHATIAN PENGERTIAN EKSPRESI CINTA INKLUSI KONFIRMASI PERHATIAN PENGERTIAN EKSPRESI CINTA INKLUSI KONFIRMASI PERATURAN CONTOH BERBAGI HRPN REALISTIS PEMBERDAYAAN PERATURAN CONTOH BERBAGI HRPN REALISTIS PEMBERDAYAAN

35 ♠Kasih sayang, rasa aman, bimbingan dan perhatian. ♠Selalu ada apabila anda dibutuhkan. ♠Mengetahui kebutuhan anak – anak anda. ♠Memberikan kebebasan dalam batas kemampuan anaknya dengan pengawasan secara bijaksana. ♠Dorongan semangat kepada anak untuk mencapai prestasi. ♠Pengawasan aktifitas secara bijak. POLA ASUH

36 Demand & Supply REDUCTION PENURUNAN ANGKA PREVALENSI PENYALAHGUNA DISEMINASI ADVOKASI KESADARAN/KEWASPADAAN MASY ARAKAT, SERTA PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU YANG DILAKSANAKAN SECARA TERUS MENERUS Peningkatan Pengetahuan Penguatan Komitmen, Pengembangan Jejaring Masyarakat KOMUNIKASI, INFORMASI, ALTERNATIF KESADARAN/KEWASPADAAN MASY ARAKAT, SERTA PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU YANG DILAKSANAKAN SECARA TERUS MENERUS Peningkatan Pengetahuan Penguatan Komitmen, Pengembangan Jejaring Masyarakat KOMUNIKASI, INFORMASI, ALTERNATIF LIDIK/SIDIK TINDAK PENEGAKAN HUKUM PENG ASET HASIL KEJAHATAN KERJA SAMA INTERPOL PENEGAKAN HUKUM PENG ASET HASIL KEJAHATAN KERJA SAMA INTERPOL ALIH FUNGSI LAHAN GANJA & FASILITASI PERAN MASY ALIH FUNGSI LAHAN GANJA & FASILITASI PERAN MASY PENG. ALT PRN. SERTA MEDIS & SOS PENG. PUSTR PEMULIHAN PECANDU & PENG PUSAT T/R PEM&MASY PEMULIHAN PECANDU & PENG PUSAT T/R PEM&MASY stakeholder

37 Pengalihan Psikotropika (sabu+ekstacy) menjadi Golongan I dan tidak boleh lagi digunakan dalam pengobatan Pecandu/Korban/Pengguna bukan kriminal yang harus dipenjara tetapi wajib mendapat pengobatan Adanya kewajiban melapor bagi pecandu/pengguna/korban oleh dirinya sendiri atau oleh atau orang tua/walinya Hakim/Pengadilan berhak memutukan pecandu/korban /pengguna untuk menjalani hukuman di pusat rehabilitasi Pemerintah mendorong tumbuh kembangnya pusat terapi/rehabilitasi berbasis masyarakat Masyarakat diberi kesempatan se luas-luasnya untuk berperan aktif dalam Program Pemcegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba UNDANG – UNDANG RI NO.35/2009 TENTANG NARKOTIKA

38

39 PERUBAHAN SIKAP PERUBAHAN FISIK PERUBAHAN MENTAL PERUBAHAN SOSIAL NARKOBA AKAN TETAP ADA KARENA DIPERLUKAN UNTUK PENGOBATAN & ILMU PENGETAHUAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA Adalah penggunaan narkoba diluar keperluan medis, tanpa pengawasan dokter, dan merupakan perbuatan melanggar hukum Adalah gangguan jiwa yang diakibatkan oleh adanya kerusakan pada sistem syaraf pusat (otak) si pengguna shg mengakibatkan perubahan perilaku. KETERGANTUNGAN NARKOBA PENGIKISAN KARAKTER

40 SYARAT-SYARAT PERMOHONAN REHABILITASI (Dibuat Rangkap 8)  Surat permohonan ke Kepala BNN berisi (+ materai) : a. Identitas pemohon dan tersangka b. Hubungan pemohon dan tersangka c. Kronologi dan pokok permasalahan penangkapan tersangka  Pas Foto tersangka 4X6, jumlah 2 lembar  Foto Copy Surat Nikah apabila pemohon adalah istri/suami tersangka  Foto Copy surat izin beracara bila pemohon adalah kuasa hukum/pengacara tersangka dan surat kuasa dari keluarga tersangka  Surat keterangan dari sekolah/perguruan tinggi/lembaga pendidikan, bila tersangka masih berstatus pelajar/mahasiswa  Surat keterangan dari tempat kerja bila tersangka sebagai pegawai/pekerja  Foto Copy surat penangkapan dan surat penahanan  Surat keterangan dari tempat rehabilitasi, bila yang bersangkutan pernah atau sedang proses rehabilitasi  Surat permohonan dari penyidik, Jaksa Penuntut Umum atau Hakim untuk dilakukan pemeriksaan.asesmen  Menandatangani surat pernyataan permohonan rehabilitasi, menunjukkan surat penangkapan dan penahanan yang asli  Foto Copy Kartu Keluarga

41 DAFTAR INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR Kep MENKES RI No.1305/MENKES/SK/VI/2011 NOPROVINSIINSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR 1 A C E H RSJ Provinsi Aceh, RSUD Cut Nyak Dien, RSUD Jantho Puskesmas : Kuta Baro, Johan Pahlawan I, Kota Malaka, Langsa Barat 2B A L I RSUP Sanglah, BPKJ Provinsi Bali Puskesmas : Kuta I, Tabanan II Abiansemal I, Ubud I, Ubud II 3 BANGKA BELITUNG RSJ Sungai Liat 4BANTEN RSUD Tanggerang, RSUD Serang Puskesmas : Cibodasari, Jalak Emas, Cipondoh, Ciputat 5 BENGKULU RSJKO Bengkulu 6D.I. JOGYAKARTA RSUP Dr.Sarjito, RS Grhasia Puskesmas : Umbul Hardjo, Gedong Tengen, Banguntapan II 7DKI JAKARTA RSKO Jakarta, RSJ Soeharto Heerdjan, RSUP Fatmawati, RSUD Duren Sawit Puskesmas Kec: Tj Priok, Gambir, Tebet, Jatinegara, Tambora, Koja, Senen, Cengkareng, Kemayoran, Kramat Jati Grogol Petamburan, Johor Baru, BNN 8 GORONTALO RSUD Prof.Dr. H.Aloei Saboe 9J A M B I RSJ Provinsi Jambi, RSUD Raden Mattaher, RSUD H,Hanafie Bungo RSUD KH Daud Arief Tanjung Jabung Barat, Pusksemas Tanjung Pinang 10JAWA BARAT RSUP Hasan Sadikin, RSUD Tasikmalaya, RSUD Syamsudin Sukabumi, RSJD Provinsi RS Marzuki Mahdi, RSUD Kota Bekasi, RSUD Gn Jati Cirebon Puskesmas Sukmajaya Depok, Bogor Timur, Salam Kodya Bdg, Unitra Lido

42 NOPROVINSIINSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR 11JAWA TENGAH RSUP Dr Kariadi, RSUD Dr Muwardi Surakarta, RSUD Dr Margono Soekarjo Purwokerto, RSJ Soejarwadi Klaten, RSJD Amin Gondohusodo Smg, RS Kartini Jepara, Prof Dr Soeroyo Magelang, Puskesmas : Manahan Surakarta, Poncol Smg, Sidorejo Lor Salatiga, Cilacap 12JAWA TIMUR RSU Dr Soetomo, RSJ Menur, RSUD Dr Syaiful Anwar Malang, RSUD Dr Soedono Madiun, RSJ Rajiman Wedyodiningrat Lawang, RSUD Jember Puskesmas: Manukan Kulon, Jagir, Kendal Sari, Gondang Legi Malang 13KALIMANTAN BARAT RSUD Sudarso, RSJ Alianyang, RSJ Singkawang 14KALIMANTAN SELATAN RSJ Sambang Lihum, Puskesmas Kec Pekauman Kota Banjarmasin 15KALIMANTAN TENGAH BPKJ Kalawa Atei 16 KALIMANTAN TIMUR RSKD Atma Husada, RSUD AW Syahanie Samarinda, RSUD Dr Kanojoso, UPDT DKK Balikpapan, RSU Tarakan, RS Bontang, RS Parikesit Tenggarong 17KEPULAUAN RIAU RSUD Kota Batam 18LAMPUNG RSJ Lampung, RSU Abdoel Moloek Puskesmas: Kedaton, Sukaraja, Rajabasa Indah, Metro, Kotabumi II 19MALUKU RSKD Promal 20 MALUKU UTARA RSUD Dr H Chasan Boesoirie, Ternate 21 NTB / NTT RSJ Provinsi NTB / RS Prof Yohanes Kupang 22 PAPUA/PAPUA BARAT RSJ Abepura / RSUD Manokwari 23 RIAU RSU Petala Bumi-Riau, RSJ Tampan 24 SULAWESI BARAT/SELATAN RSUD Provinsi Sulbar / RS Khusus Dadi, RSU Dr Wahidin - Makasar

43

44 Mungkin Anda prihatin dengan masa depan kami. Padahal kami juga prihatin dengan masa depan Anda karena adanya ancaman/problem NARKOBA, TAWURAN & HIV/AIDS

45


Download ppt "BADAN NARKOTIKA NASIONAL Deputi Bidang Pencegahan Jl. MT.Haryono No.11 – Jaktim 13630 Tlp/Fax : +62 21 (80871566) – 8088 5225 Website:www.bnn.go.id /"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google