Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 41 Akuntansi Unit Giro.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 41 Akuntansi Unit Giro."— Transcript presentasi:

1 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 41 Akuntansi Unit Giro

2 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 42 Pengertian Giro  GIRO adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan alat pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, sarana perintah setiap saat dengan menggunakan cek, sarana perintah lainnya atau dengan cara pemibdahbukuan (Menurut lainnya atau dengan cara pemibdahbukuan (Menurut UU RI No 10 Th 1998) UU RI No 10 Th 1998)  Setiap rek Giro memperoleh nomer account, setiap terjadi transaksi dicatat oleh petugas bank dan setiap terjadi transaksi dicatat oleh petugas bank dan setiap akhir bulan akan dilaporkan kepada nasabah Giro akhir bulan akan dilaporkan kepada nasabah Giro dalam bentuk Rekening Koran. dalam bentuk Rekening Koran.  GIRO adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan alat pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, sarana perintah setiap saat dengan menggunakan cek, sarana perintah lainnya atau dengan cara pemibdahbukuan (Menurut lainnya atau dengan cara pemibdahbukuan (Menurut UU RI No 10 Th 1998) UU RI No 10 Th 1998)  Setiap rek Giro memperoleh nomer account, setiap terjadi transaksi dicatat oleh petugas bank dan setiap terjadi transaksi dicatat oleh petugas bank dan setiap akhir bulan akan dilaporkan kepada nasabah Giro akhir bulan akan dilaporkan kepada nasabah Giro dalam bentuk Rekening Koran. dalam bentuk Rekening Koran.

3 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 43 Mutasi pada Rekening Giro  Mutasi Debet adalah mutasi yang mengakibatkan terjadi penurunan saldo rekening nasabah yang disebabkan penurunan saldo rekening nasabah yang disebabkan karena adanya penarikan dana, misalnya penarikan karena adanya penarikan dana, misalnya penarikan tunai dengan menggunakan cek, pembebanan biaya tunai dengan menggunakan cek, pembebanan biaya administrasi bulanan, pembebanan buku cek/BG administrasi bulanan, pembebanan buku cek/BG  Mutasi Kredit adalah mutasi yang mengakibatkan terjadi penambahan jumlah saldo nasabah yang disebabkan penambahan jumlah saldo nasabah yang disebabkan karena adanya setoran dana. Misalnya setoran kliring, karena adanya setoran dana. Misalnya setoran kliring, setoran tunai dan pemberian jasa giro setoran tunai dan pemberian jasa giro  Mutasi Debet adalah mutasi yang mengakibatkan terjadi penurunan saldo rekening nasabah yang disebabkan penurunan saldo rekening nasabah yang disebabkan karena adanya penarikan dana, misalnya penarikan karena adanya penarikan dana, misalnya penarikan tunai dengan menggunakan cek, pembebanan biaya tunai dengan menggunakan cek, pembebanan biaya administrasi bulanan, pembebanan buku cek/BG administrasi bulanan, pembebanan buku cek/BG  Mutasi Kredit adalah mutasi yang mengakibatkan terjadi penambahan jumlah saldo nasabah yang disebabkan penambahan jumlah saldo nasabah yang disebabkan karena adanya setoran dana. Misalnya setoran kliring, karena adanya setoran dana. Misalnya setoran kliring, setoran tunai dan pemberian jasa giro setoran tunai dan pemberian jasa giro

4 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 44 Alat Pembayaran Giro BILYET GIRO yaitu surat perintah pemindahbukuan dari penarik (nasabah) kepada bank untuk memindah bukukan sejumlah dana tertentu kepada pihak yang identitasnya tercantum di warkat pada bank tertentu atas beban rekening penarik.

5 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 45 Syarat Formal Bilyet Giro 1. Ada nama ‘Bilyet Giro’ pada formulir BG 2. Ada nomor seri Bilyet Giro 3. Ada kata perintah yang jelas tanpa syarat untuk memindahbukukan sejumlah dana atas saldo penarik memindahbukukan sejumlah dana atas saldo penarik 4. Ada nama bank tertarik 5. Ada lokasi atau tempat penarikan dilakukan 6. Ada nama pihak yang menerima pembidahbukuan 7. Ada jumlah dana yang dipindahbukukan baik dalam angka maupun huruf angka maupun huruf 8. Ada tanda tangan penarik 9. Ada tanggal penarikan/tanggal efektif berlakunya perintah dalam BG perintah dalam BG

6 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 46 Sifat Bilyet Giro 1. BG tidak dapat dibayar tunai dan hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan melalui pemindahbukuan 2. Pembayaran dapat dilakukan pada saat BG jatuh tempo 3. Masa berlaku warkat adalah 70 hari dari tanggal pembukaan. Bila tidak dicantumkan tanggal pembukaan, pembukaan. Bila tidak dicantumkan tanggal pembukaan, maka tanggal efektif dapat dijadikan sebagai dasar maka tanggal efektif dapat dijadikan sebagai dasar perhitungannya perhitungannya 4. BG dapat dibatalkan oleh penarik secara sepihak dengan catatan saldo mencukupi. Pada saat BG jatuh tempo, catatan saldo mencukupi. Pada saat BG jatuh tempo, BG tidak dapat dibatalkan apabila saldo tidak cukup BG tidak dapat dibatalkan apabila saldo tidak cukup untuk menutupi nilai yang tercantum pada BG. untuk menutupi nilai yang tercantum pada BG. Pembatalan BG harus disertai alasan pembatalan. Pembatalan BG harus disertai alasan pembatalan.

7 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 47 Alat Pembayaran Giro CEK yaitu surat perintah pembayaran tidak bersyarat dari penarik kepada bank untuk membayarkan sejumlah dana tertentu kepada pembawa atau pihak yang identitasnya tercantum pada warkat, pada saat warkat ditunjukkan atas beban rekening penarik.

8 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 48 Syarat Formal Cek 1.Ada kata “cheque” atau cek, chek 2.Ada kata perintah tak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu sejumlah uang tertentu 3. Ada nama bank tertarik 4. Ada tempat di mana pembayaran dilakukan 5. Ada tanggal dan tempat di mana cek dikeluarkan 6. Ada tanda tangan si penarik

9 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 49 Sifat Cek 1.Cek dapat dibayar tunai 2.Dapat dibayar setiap saat ditunjukkan 3.Masa berlaku cek adalah 70 hari sejak tanggal pembukaan pembukaan 4. Cek tidak dapat dibatalkan oleh penarik kecuali disertai surat dari Kepolisisan yang menyatakan disertai surat dari Kepolisisan yang menyatakan cek tersebut hilang cek tersebut hilang

10 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 410 Alat Pembayaran Giro ALAT PERINTAH PEMBAYARAN LAINNYA Alat perintah pembayaran lain seperti Surat Kuasa dan Surat Perintah Pemindahbukuan

11 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 411 Penentuan Jasa Giro Berdasarkan saldo harian atau Lamanya dana mengendap Berdasarkan saldo terendah Berdasarkan saldo rata-rata

12 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 412 Perhitungan Bunga/Jasa Giro Jasa Giro = Saldo x Rate x Hari 365/ /366 Keterangan : Jasa Giro = Jasa giro yang diperhitungkan Saldo= Saldo nasabah Rate= Suku bunga/jasa giro % per th Hari= Jml hari pengendapan saldo

13 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 413 Akuntansi Transaksi Giro Pembukaan Rekening Giro (Account Transfer) 1. Pembukaan Rekening Giro (Account Transfer) Dalam Rupiah Dalam Rupiah a. Pembukaan Rekening Giro Melalui Over Boking Seorang nasabah ingin membuka rekening giro sebesar Rp ,- Dana tersebut berasal dari rekening tabungannya pada Bank Angkasa. Jurnal Transaksi: D/ Rek Tabungan Nasabah Rp ,- K/ Rek Giro Nasabah Rp ,-

14 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 414 Akuntansi Transaksi Giro b. Pembukaan Rekening Giro Melalui Penyetoran Kliring Seorang nasabah Giro Bank Angkasa menyerahkan BG Bank Danamon sebesar Rp ,- untuk disetor ke rekening gironya. Kliring tersebut berhasil. Jurnal Transaksi: D/ BI-GiroRp ,- K/ Rekening Giro NasabahRp ,-

15 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 415 Akuntansi Transaksi Giro c.Pembukaan Rekening Giro Melalui Transfer Seorang nasabah hendak membuka rekening giro Rp ,- di Bank Angkasa, dana tersebut diperoleh dari hasil transfer (LLG masuk) dari Bank lain. Jurnal transaksi : D/ BI- GiroRp ,- K/ Rekening Giro nasabahRp ,-

16 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 416 Akuntansi Transaksi Giro d. Pembukaan Rekening Giro melalui Rekening Antar Kantor (RAK) Kantor (RAK) Seorang nasabah hendak membuka rekening Giro pada Bank Angkasa cabang Malang sebesar Rp ,- dana tersebut diterima dari Bank Angkasa cabang Surabaya. Jurnal transaksi D/ Rek Antar Kantor (RAK) Rp ,- K/ Rek Giro Nasabah Rp ,-

17 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 417 Akuntansi Transaksi Giro 2. Penarikan Rekening Giro a. Penarikan Rekening Giro Melalui Over Booking Nasabah Giro atas nama Tuan Ronald melakukan penarikan cek dengan No Cek sebesar Rp ,- dana tersebut disetor ke tabungan anaknya pada bank yang sama. Jurnal Transaksi: D/ Rek Giro NasabahRp ,- K/ Rek Tabungan NasabahRp ,-

18 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 418 Akuntansi Transaksi Giro b. Penarikan Rekening Giro Melalui Kliring Tuan Jimmy menerbitkan Bilyet Giro Bank Angkasa sebesar Rp ,- yang diserahkan kepada rekannya nasabah PT. Bank Niaga. Oleh rekannya BG tersebut dikliringkan, ternyata kliring berhasil. Jurnal Transaksi: D/ Rek Giro NasabahRp ,- K/ BI-GiroRp ,-

19 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 419 Akuntansi Transaksi Giro c. Penarikan Rekening Giro Melalui RAK Seorang nasabah Bank Angkasa cabang Jakarta Melakukan penarikan danamya dengan menerbitkan Cek Rp ,- di Cabang Malang Jurnal Transaksi : D/ RAKRp ,- K/ KasRp ,-

20 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 420 Akuntansi Transaksi Giro c. Penarikan Rekening Giro Untuk Administrasi Biaya Cek/BG Cek/BG Tuan Ali mengambil buku Cek dan BG masing-masing seharga Rp ,- Jurnal Transaksi : D/ Rekening Giro NasabahRp ,- K/ Surat Berharga Rp ,- K/ Pendapatan Surat BerhargaRp ,-

21 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 421 Akuntansi Transaksi Giro 3. Pembayaran Jasa Giro Nasabah Tuan Amran membuka rekening giro pada tanggal 21 September 2006 sebesar Rp ,- dengan suku bunga 5% pa. Jurnal Transaksi : D/ BBL Jasa GiroRp ,- K/ PPh Jasa GiroRp ,- K/ Rekening Giro NasabahRp ,-

22 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 422 Akuntansi Transaksi Giro 4. Pencadangan Jasa Giro Pada setiap akhir bulan Bank melakukan pencadangan jasa giro nasabah untuk memperkirakan hasil usaha yang akan diterima pada akhir bulan atau akhir tahun. Bank Angkasa melakukan pencadangan jasa giro nasabah untuk periode September 2006 sebesar Rp ,- Jurnal Transaksi: D/ BBL-Jasa GiroRp ,- K/ KS Jasa GiroRp ,-

23 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 423 Akuntansi Transaksi Giro 5. Riversing Jasa Giro Nasabah Setiap pencadangan jasa giro nasabah yang dilakukan bank pada akhir bulan, maka setiap awal bulan harus dinihilkan kembali. Hal ini karena pada setiap awal bulan pembayaran jasa giro nasabah dilakukan secara riel. Bank Angkasa melakukan riversing jasa giro nasabah pada awal bulan (tanggal 1 Oktober 2006) sebesar Rp ,- Jurnal transaksi: D/ KS Jasa GiroRp ,- K/ BBl-JasGiroRp ,-

24 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 424 Akuntansi Transaksi Giro 6. Pembebanan Administrasi Bulanan Setiap nasabah giro akan dikenakan biaya bulanan berupa biaya administrasi bulanan. Setiap Bank dalam membebani biaya bulanan berbeda satu dengan yang lain. Ada yang Rp ,- ada juga yang mencapai Rp ,-. Seorang nasabah giro Bank Angkasa dikenakan biaya administrasi Rp ,- untuk bulan September Jurnal Transaksi: D/ Rek Giro NasabahRp ,- K/ Administrasi GiroRp ,-

25 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 425 Akuntansi Transaksi Giro 7. Penutupan Rekening Giro Seorang nasabah giro menutup rekening gironya dengan saldo Rp ,- biaya penutupan rekening giro Rp ,- sisanya ditransfer ke Bank Lippo Cabang Jakarta. Jurnal Transaksi: D/ Rekening Giro Nasabah Rp ,- K./ POL Tutup rekening giroRp ,- K/ KS Pengiriman UangRp ,-

26 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 426 Akuntansi Transaksi Giro 8. Pembukaan Rekening Giro Valas (Account Transfer) a. Pembukaan Rekening Giro Valas Dengan Valuta yang Sama yang Sama Tuan Naufal membuka rekening Giro Valas USD Dana tersebut dari pencairan Deposito valas USD. Jurnal Transaksi: D/ Rek deposito Valas USD1.000 K/ Rek Perantara Valuta USD D/ Rek perantara Valuta USD1.000 K/ Rek Giro Valas USD1.000

27 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 427 Akuntansi Transaksi Giro b. Pembukaan Rekening Giro Valas Dengan Valuta yang Berbeda yang Berbeda Tuan Ricky membuka rekening Giro Valas USD 2.000,- pada Bank Angkasa. Dana tersebut diambil dari giro Valas SGD. Kurs beli USD 8.000,- Kurs Jual USD 9.000,- Kurs beli SGD 5.000,- Kurs jual SGD 6.000,- Penyelesaiannya : Kurs Konversi 1 USD = 9.000,- : = 1,8 Valuta yang dijual USD= 2.000,- Hasil Konversi USD 2000 x 1.8= SGD 3.600

28 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 428 Akuntansi Transaksi Giro Jurnal Transaksi : D/ Rek Giro Valas SGD3.600 K/ RPV Valas SGD3.600 D/ RPV Valas USD2.000 D/ RPV Valas USD2.000 K/ Rek Giro Valas USD2.000

29 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 429 Akuntansi Transaksi Giro c. Pembayaran Giro Valas Setiap nasabah yang menempatkan dana pada bank akan memperoleh bunga atau jasa yang diberikan. Demikian pula pada sumber dana giro valas. Sebagai ilustrasi dapat dilihat sebagai berikut: Tuan Mashuri menempatkan giro valas USD Jasa giro yang diperoleh 2,%p.a. Pajak 20%. Saat pembayaran jasa giro kurs pajak Rp ,- Jasa gironya ditempatkan pada giro rupiah.

30 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 430 Akuntansi Transaksi Giro Penyelesaiannya : Jasa giro= USD ,- x 2% x 30 = 24, Jurnal Transaksi : D/ BBL Jasa Giro Valas USD24,66 K/ RPV Valas USD24,66 D/ RPV Rupiah Rp K/ Ks PPh Giro Rp ,- K/ Rek Giro Rupiah Rp ,-

31 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 431 Akuntansi Transaksi Giro d. Pembayaran Jasa Giro Valas Dengan Valas Tuan Bambang menempatkan giro Valas USD Jasa Giro 2% p.a Jangka waktu 30 hari. Pajak (Pph) 20% Kurs pajak yang berlaku saat pembayaran bunga Rp 8.000,- Jurnal Transaksi : D/ BBL-Jasa giro Valas USD24,66 K/ RPV Valas USD24,66 D/ RPV Valas USD24,66 K/ PPH Giro Valas 4,93 K/ Rek Giro Valas USD19,73

32 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 432 Akuntansi Transaksi Giro e. Pencadangan Jasa Giro Valas Bank Angkasa melakukan pencadangan jasa giro valas pada akhir bulan sebesar USD 500. Kurs Tengah BI yang berlaku Rp 8.000,- Jurnal Transaksi : D/ BBL –Jasa Giro Valas 500 K/ RPV Valas USD500 D/ RPV Rupiah K/ KS Giro Valas

33 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 433 Akuntansi Transaksi Giro f. Riversing Jasa Giro Valas Bank Angkasa melakukan riversing terhadap jasa giro valas yang dicadangkan pada akhir bulan sebesar USD 500. Jurnal Transaksi: D/ KS Giro ValasRp ,- K/ RPV RupiahRp ,- D/ RAU Valas 500 K/ BBL-Giro Valas500

34 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 434 Akuntansi Transaksi Giro g. Penutupan Rekening Giro Valas Seorang nasabah giro valas menutup rekeningnya sebesar USD 100. Dana tersebut diambil secara tunai dengan valuta rupiah. Kurs beli USD Rp 8.000,- Kurs jual USD Rp 9.000,- Jurnal Transaksi: D/ Rekening giro Valas USD 100 K/ RPV Valas100 D/ RPV Rupiah (100 x 8000) K/ Kas Rupiah

35 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 435 Soal Latihan Seorang Nasabah membuka rekening Giro secara tunai Rp ,- suku bunga 4% pa. Dengan jangka waktu 30 hari. Hitunglah berapa jasa giro yang diperoleh?

36 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 436 Soal Latihan Buatlah Jurnal untuk transaksi di bawah ini : 1. Seorang nasabah ingin membuka rekening Giro Rp ,- pembayaran melalui tabungannya, suku bunga 4% dan jangka waktu 1 tahun. 2. Nasabah Bank Angkasa menyerahkan cek bank lain untuk di kliringkan sebesar Rp ,- hasil kliring ternyata berhasil, dana tersebut dimasukkan ke rekening gironya 3. Penarikan cek secara tunai oleh nasabah Giro Rp ,-

37 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 437 Soal Latihan 4. Seorang nasabah membuka rekening giro valas USD penyetoran dengan valuta: - Dengan valuta USD - Dengan valuta Rupiah Kurs beli USD Rp 9.000,- Kurs jual USD Rp Seorang nasabah membuka rekening giro USD dengan membawa valuta SGD. Kurs beli USD Rp 9.000,- Kurs jual USD Rp 9.500,- Kurs beli SGD Rp 5.000,- Kurs jual SGD Rp 6.000,-

38 Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 438 Soal Latihan 6. Seorang nasabah giro rupiah hendak membuka giro valas USD Kurs beli USD Rp 8.500,- Kurs jual USD Rp 9.000,-


Download ppt "Sunday, April 05, 2015 Akuntansi Perbankan Chapter 41 Akuntansi Unit Giro."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google