Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MASALAH PENDUDUK BUKAN ANGKATAN KERJA POKOK BAHASAN 5 LANJUT USIA TERLANTAR DAN YANG DIMANFAATKAN KEMBALI 4/5/20151.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MASALAH PENDUDUK BUKAN ANGKATAN KERJA POKOK BAHASAN 5 LANJUT USIA TERLANTAR DAN YANG DIMANFAATKAN KEMBALI 4/5/20151."— Transcript presentasi:

1 MASALAH PENDUDUK BUKAN ANGKATAN KERJA POKOK BAHASAN 5 LANJUT USIA TERLANTAR DAN YANG DIMANFAATKAN KEMBALI 4/5/20151

2 SUMBER2 DUKUNGAN SOSIAL Dalam kehidupan normal, Sumber dukungan sosial primer bagi Lansia diperoleh dari anggota keluarga kerabat sedarah yg tinggal serumah. Dalam masyarakat2 tradisional,ada semacam kewajiban moral,diantara anak2 keluarga kerabat sedarah,untuk merawat orang tua yg usianya lanjut dan masih bertahan hidup. Dukungan diberikan berdasarkan ikatan batin dan kedekatan personal,karena hubungan darah 4/5/2015 2

3 Akibat Transformasi Sosekbud  Dalam masyarakat modern, dukungan primer semacam ini semakin sulit diperoleh, karena berbagai alasan  baik berasal dari Lansia sendiri maupun anggota keluarganya sendiri.  Transformasi,sosial,ekonomi dan kultural yg amat cepat  telah mengubah tatanan lama dengan tatanan baru yang harus diadaptasi.  Keluarga kerabat sedarah yg dahulu berfungsi sbg “Institutional supporting system” kini sudah berubah dan sulit didapatkan. 4/5/20153

4 Dampak Trasformasi Dahulu keluarga2 somah memperoleh perlindungan dan dukungan sumber daya dari “ Institutional supporting system” yakni kerabat besar sedarah. Perkembangan jumlah anggota somah akibat kelahiran  membuat kerabat besar sedarah tidak mampu lagi memberikan dukungan materi kpd anggota2 somah dan keturunannya(pembagian warisan,dll) 4/5/20154

5 Dampak (lanjutan) Di tingkat makro,perkembangan ekonomi dan karena itu disparitas antar wilayah ter jadi sangat cepat. Di tingkat makro,perkembangan ekonomi dan karena itu disparitas antar wilayah ter jadi sangat cepat. Penduduk di daerah miskin mulai kesulitan dan menghadapi tekanan ekonomi (semakin berat) Penduduk di daerah miskin mulai kesulitan dan menghadapi tekanan ekonomi (semakin berat) Para keluarga2 muda mulai “menjawab” tekanan hidup dgn bermigrasi ke kota2 meninggalkan kaum kerabat sedarahnya Para keluarga2 muda mulai “menjawab” tekanan hidup dgn bermigrasi ke kota2 meninggalkan kaum kerabat sedarahnya 4/5/20155

6 Dampak Migrasi bagi Lansia  Akibat migrasi yg dilakukan oleh anak2 keturunannya ke kota2 besar, maka banyak Lansia yg ditinggal didaerahnya  justru pada saat Lansia sangat membutuhkan dukungan dari anak2nya yg sdh dewasa.  Dipihak keluarga somah,akibat migrasi ini mereka tdk lagi mendapat dukungan, perlindungan dan pengawasan dari kerabat besar sedarahnya.  Keluarga2 somah sangat rentan dgn godaan dan intervensi pihak ketiga. 4/5/20156

7 Kondisi Pasca Migrasi Sumber2 dukungan sosial Lansia dewasa ini banyak diperoleh dari lingkungan sosial sekitarnya. Sumber2 dukungan sosial Lansia dewasa ini banyak diperoleh dari lingkungan sosial sekitarnya. Perlu diketahui, seberapa besar dukungan sosial ini efektif bagi individu Lansia yg memerlukan. Perlu diketahui, seberapa besar dukungan sosial ini efektif bagi individu Lansia yg memerlukan. Oleh krn itu,sumber dukungan sosial mrpk an aspek paling penting untuk diketahui dan dipahami. Oleh krn itu,sumber dukungan sosial mrpk an aspek paling penting untuk diketahui dan dipahami. Hal ini menyangkut banyak aspek.si Pemberi bantuan hrs paham tipe kepribadian Lansia. Hal ini menyangkut banyak aspek.si Pemberi bantuan hrs paham tipe kepribadian Lansia. 4/5/20157

8 (lanjutan) DDisamping itu, si pemberi bantuan juga harus tahu tentang keberadaan (availability) dan ketepatan (adequacy) dukungan sosial bagi seseorang Lansia. MMenurut Rook dan Dooley (1995) ada dua sumber dukungan sosial bagi Lansia; yakni (1) sumber artifisial dan (2) sumber natural. 8

9 Dukungan Natural Dukungan sosial natural  diterima oleh seseorang lansia melalui interaksi sosial dengan lingkungan sosialnya secara alami, spontan dan personal (misalnya; dgn anak kandung,menantu,cucu,cicit, teman dan relasi) Dukungan sosial spt ini bisa bersifat non formal. 4/5/2015 9

10 Dukungan Artifisial  Dukungan artifisial adalah dukungan sosial yg direkayasa atau dirancang untuk kebutuhan primer Lansia,ketika dukungan natural tidak tersedia atau tdk ada lagi.  Secara luas,dukungan sosial artifisial juga berlaku bagi korban bencana alam melalui berbagai bentuk bantuan (umumnya berupa materi) juga dapat dlm bentuk bantuan sosial (Kunjungan Pejabat,dll) 4/5/201510

11 Dukungan Sosial Natural vs Artifisial Ada sejumlah perbedaan antara Dukungan Sosial natural dan artifisial, dlm hal : 1).Dukungan sosial natural bersifat alami, spontan,apa adanya,tanpa rekayasa. 2).Memiliki kesesuaian dgn norma yg berlaku ttg kapan bantuan harus diberikan 3).Dukungan sosial natural berlangsung lama dan berakar pada naluri dan kebiasaan hidup setempat. 4/5/201511

12 Dukungan natural vs artifisial 4). Dukungan sosial natural memiliki keragaman atau variasi di dlm penyampai annya, mulai dari materi hingga non materi 5).Dukungan sosial natural bebas dari pamrih, bebas dari tekanan dan beban psikologis lainnya 4/5/201512

13 Komponen Dukungan Sosial Para ahli berpendapat,dukungan sosial dpt dibagi ke dlm berbagai komponen yg berbeda. Menurut Weiss (dalam Cutrona,dkk,1994) mengemukakan enam komponen dukungan sosial yang Ia sebut “ The Social Provision Scale” Masing2 komponen ini dpt berdiri sendiri, tetapi dpt pula berhubungan satu sama lain 4/5/201513

14 The Social Provision Scale 1. Emotional Attachment (Kedekatan Emosional):kedekatan emosional spt ini membuat orang memperoleh rasa aman, tentram dlm batinnya. Ditunjukkan dgn sikap senang dan bahagia. 1. Emotional Attachment (Kedekatan Emosional):kedekatan emosional spt ini membuat orang memperoleh rasa aman, tentram dlm batinnya. Ditunjukkan dgn sikap senang dan bahagia. 2. Social Intergration.Dukungan sosial ini memberikan perasaan ingroup bagi Lansia,diakui dalam kelompok, diperhatikan dan dihargai. 2. Social Intergration.Dukungan sosial ini memberikan perasaan ingroup bagi Lansia,diakui dalam kelompok, diperhatikan dan dihargai. 4/5/

15 The Social (lanjutan) 3. Reanssurance of Worth (Adanya Pengakuan dari pihak lain) Lansia mendapatkan pengakuan dari lingkungany atas talenta,kemampuan atau keahlianny 4. Reliable Reliance (Ketergantungan yg dpt diandalkan) Lansia mendapat bantuan sosial dari pihak yang dpt diandalkan ketika Lansia memerlukannya. Jenis dukungan ini banyak berasal dari keluarga 4/5/201515

16 The Social (lanjutan) 5. Guidance (Bimbingan). Dukungan sosial jenis ini berupa jalinan kerja sama atau hubungan sosial yg memungkinkan Lansia mengakses informasi, saran,atau sanjungan (sesepuh) yg diperlukannya. 6. Opportunity for Nurturance (Kesempatan untuk mengasuh) Perasaan dibutuhkan oleh orang lain menjadi penting bagi Lansia tertentu (terutama sbg nenek) dari sejumlah cucu atau cicit. 4/5/201516

17 Selamat belajar Sampai ketemu dalam Ujian tengah semester. Terima kasih 4/5/201517

18 fisip11.web.unair.ac.id 4/5/201518


Download ppt "MASALAH PENDUDUK BUKAN ANGKATAN KERJA POKOK BAHASAN 5 LANJUT USIA TERLANTAR DAN YANG DIMANFAATKAN KEMBALI 4/5/20151."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google