Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Chapter AA YKPN 2009 Penilaian Persediaan: Pendekatan Berbasis Kos.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Chapter AA YKPN 2009 Penilaian Persediaan: Pendekatan Berbasis Kos."— Transcript presentasi:

1 Chapter AA YKPN 2009 Penilaian Persediaan: Pendekatan Berbasis Kos

2 Chapter AA YKPN Mengidentifikasi penggolongan utama persediaan. 2.Membedakan antara sistem perpetual dan fisik 3.Mengidentifikasi pengaruh kesalahan persediaan terhadap statemen keuangan. 4.Memahami elemen-elemen yang dimasukkan ke dalam kos persediaan. 5.Menguraikan dan membandingkan asumsi arus kos untuk menentukan persediaan. 6.Memahami mengapa perusahaan memilih metoda persediaan tertentu. Tujuan Pembelajaran

3 Chapter AA YKPN 2009 Persediaan adalah: Item-item yang dimiliki untuk dijual, atau Barang yang digunakan dalam memproduksi barang untuk dijual. Sistem dan Klasifikasi Biaya Klasifikasi MerchandiserManufacturer Businesses with Inventory: or

4 Chapter AA YKPN 2009 Type of Business Merchandiser Satu rekening persediaan Membeli barang untuk dijual Sistem dan Klasifikasi Biaya

5 Chapter AA YKPN 2009 Type of Business Manufacturer Tiga rekening Raw materials Work in process Finished goods Sistem dan Klasifikasi Biaya

6 Chapter AA YKPN 2009 Flow of Costs Illustration 8-2 Sistem dan Klasifikasi Biaya

7 Chapter AA YKPN 2009 Dua sistem untuk menyelenggarakan catatan persediaan: Pengendalian Sistem perpetual Sistem periodik Sistem dan Klasifikasi Biaya

8 Chapter AA YKPN 2009 Sistem Perpetual 1. Pembelian barang didebitkan ke rekening Persediaan. 2. Biaya angkut, retur dan potongan pembelian, dan potongan tunai dicatat dalam rekening Persediaan. 3. Jika terjadi penjualan, HPP didebit dan Persediaan dikredit. 4. Perhitungan fisik dilakukan untuk menguji saldo rekening. Sistem ini menyelenggarakan catatan yang berkelanjutan (continuous record) tentang Persediaan dan HPP.

9 Chapter AA YKPN 2009 Sistem Periodik 1. Pembelian barang didebitkan ke rekening Pembelian. 2. Persediaan akhir berdasarkan perhitungan fisik. 3. Perhitungan HPP: Persediaan awal$ 100,000 Pembelian bersih800,000 Barang TUD900,000 Persediaan akhir125,000 HPP$ 775,000

10 Chapter AA YKPN 2009 Sistem PerpetualSistem Periodikvs. Sistem dan Klasifikasi Biaya

11 Chapter AA YKPN 2009 Contoh Berikut ini adalah saldo awal dan akhir persediaan serta ringkasan transaksi pembelian dan penjualan barang dagangan yang dilakukan "Gunung Sari Store" dalam tahun Berikut ini adalah saldo awal dan akhir persediaan serta ringkasan transaksi pembelian dan penjualan barang dagangan yang dilakukan "Gunung Sari Store" dalam tahun Persediaan 1 Januari Rp6.000,00 Persediaan 1 Januari Rp6.000,00 Pembelian (kredit) selama tahun Rp6.000,00 Pembelian (kredit) selama tahun Rp6.000,00 Penjualan (kredit) selama tahun Penjualan (kredit) selama tahun Persediaan 31 Desember Rp6.000,00 Persediaan 31 Desember Rp6.000,00Pertanyaan: Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi pembelian dan penjualan selama tahun 2009 (termasuk penyesuaian/penutupan), jika pencatatan persediaan menggunakan: Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi pembelian dan penjualan selama tahun 2009 (termasuk penyesuaian/penutupan), jika pencatatan persediaan menggunakan: Metode perpetual. Metode perpetual. Metode fisik Metode fisik

12 Chapter AA YKPN 2009 Membutuhkan: Isu Pokok dalam Penilaian Persediaan Penilaian Persediaan Fisik barang (barang di tangan, barang dalam perjalanan, barang konsinyasi, persetujuan khusus) Kos yang diperhitungkan (product vs. period costs). Asumsi arus kos (FIFO, rata-rata, Identifikasi khusus, Ritel, etc.).

13 Chapter AA YKPN 2009 Perusahaan harus mencatat pembelian ketika perusahaan mendapatkan hak legal atas barang. Fisik Barang yang termasuk Persediaan Fisik Barang Pertimbangan khusus: Barang dalam perjalanan Barang konsinyasi Penjualan dengan persetujuan pembelian kembali Penjualan dengan tingkat kembalian tinggi Penjualan angsuran Kesalahan persediaan

14 Chapter AA YKPN 2009 Pertimbangan Khusus: Barang dalam perjalanan FOB shipping point Penjual: tidak termasuk Pembeli: termasuk FOB destination Penjual: termasuk Pembeli: tidak termasuk Barang konsinyasi Penitip: termasuk Pihak yang dititipi: tidak termasuk Fisik Barang yang termasuk Persediaan

15 Chapter AA YKPN 2009 Pertimbangan Khusus: Penjualan dengan persetujuan pembelian kembali (Sales with buyback agreement) Penjualan dengan tingkat kembalian tinggi (Sales with high rates of return) Penjualan dengan angsuran (Sales on installment) Kesalahan persediaan (Inventory errors) Fisik Barang yang termasuk Persediaan

16 Chapter AA YKPN 2009 Pengaruh Kesalahan Persediaan Persediaan Akhir Terlalu Rendah Pengaruh kesalahan ini dalam laba bersih tahun ini (2008) akan diseimbangkan tahun berikutnya (2009), namun laporan laba rugi kedua tahun tersebut tetap salah saji (misstated). Illustration 8-6

17 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian dan Persediaan Terlalu Rendah Penyajian terlalu rendah tidak mempengaruhi HPP dan laba bersih karena kedua kesalahan ini saling menyeimbangkan. Illustration 8-8 Pengaruh Kesalahan Persediaan

18 Chapter AA YKPN 2009 Kos yang Dimasukkan dalam Persediaan Kos Produk (Product Costs) – kos yang secara langsung dihubungkan dengan produk Kos Periodik (Period Costs) – kos yang dilaporkan dalam laporan laba-rugi pada periode terjadinya biaya, misalnya biaya penjualan, listrik, dll. Diskon Pembelian (Purchase Discounts) – Gross vs. Net Method

19 Chapter AA YKPN 2009 Perlakuan Diskon Pembelian Gross MethodNet Method vs.

20 Chapter AA YKPN 2009 Asumsi Arus Kos yang diadopsi Arus Fisik Barang tidak harus sama dengan FIFO Asumsi Arus Kos Average CostSpecific Identification

21 Chapter AA YKPN 2009 PT ABC melakukan pembelian barang sebagai berikut: 1. Satu item pada tanggal 2/2/09 seharga $10 2. Satu item pada tanggal 15/2/09 seharga $15 3. Satu item pada tanggal 25/2/09 seharga $20 PT ABC menjual satu item pada tanggal 28/2/09 dengan harga $90. Berapa persediaan akhir Februari 2009 dan berapa HPPnya jika perusahaan menggunakan asumsi arus kos FIFO, Average Cost, dan Specific Identification? Asumsi tarif pajak adalah 30%. Contoh

22 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian 2/2/09 $10 Pembelian 15/2/09 $15 Pembelian 25/2/09 $20 Saldo Persediaan = $ 45 PT ABC Laporan Laba Rugi Untuk Bulan Februari 2009 Penjualan $ 90 HPP 0 Laba kotor 90 Biaya-biaya: Administrasi 14 Penjualan 12 Bunga 7 Total Biaya 33 Laba sebelum pajak 57 Pajak 17 Laba bersih $ 40 “First-In-First-Out (FIFO)” Asumsi Arus Kos

23 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian 2/2/09 $10 Pembelian 15/2/09 $15 Pembelian 25/2/09 $20 Saldo persediaan = $ 35 PT ABC Laporan Laba Rugi Untuk Bulan Februari 2009 Penjualan $ HPP 10 Laba kotor 80 Biaya-biaya: Administrasi 14 Penjualan 12 Bunga 7 Total Biaya Laba sebelum pajak Pajak 14 $ 33 Laba bersih $ 33 “First-In-First-Out (FIFO)” Asumsi Arus Kos

24 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian 2/2/09 $10 Pembelian 15/2/09 $15 Pembelian 25/2/09 $20 Saldo Persediaan = $ 45 PT ABC Laporan Laba Rugi Untuk Bulan Februari 2009 Penjualan $ 90 HPP 0 Laba kotor 90 Biaya-biaya: Administrasi 14 Penjualan 12 Bunga 7 Total Biaya 33 Laba sebelum pajak 57 Pajak 17 Laba bersih $ 40 “Average Cost” Asumsi Arus Kos

25 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian 2/2/09 $10 Pembelian 15/2/09 $15 Pembelian 25/2/09 $20 Saldo Persediaan = $ 30 “Average Cost” Asumsi Arus Kos PT ABC Laporan Laba Rugi Untuk Bulan Februari 2009 Penjualan $ 90 HPP 15 Laba kotor 75 Biaya-biaya: Administrasi 14 Penjualan 12 Bunga 7 Total Biaya 33 Laba sebelum pajak 42 Pajak 12 Laba bersih $ 30

26 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian 2/2/09 $10 Pembelian 15/2/09 $15 Pembelian 25/2/09 $20 Saldo Persediaan = $ 45 PT ABC Laporan Laba Rugi Untuk Bulan Februari 2009 Penjualan $ 90 HPP 0 Laba kotor 90 Biaya-biaya: Administrasi 14 Penjualan 12 Bunga 7 Total Biaya 33 Laba sebelum pajak 57 Pajak 17 Laba bersih $ 40 “Specific Identification” Asumsi Arus Kos

27 Chapter AA YKPN 2009 Pembelian 2/2/09 $10 Pembelian 15/2/09 $15 Pembelian 25/2/09 $20 Saldo Persediaan = $ 45 PT ABC Laporan Laba Rugi Untuk Bulan Februari 2009 Penjualan $ 90 HPP 0 Laba kotor 90 Biaya-biaya: Administrasi 14 Penjualan 12 Bunga 7 Total Biaya 33 Laba sebelum pajak 57 Pajak 17 Laba bersih $ 40 “Specific Identification” Asumsi Arus Kos Depends which one is sold

28 Chapter AA YKPN 2009 Ringkasan Laporan Laba Rugi Saldo Persediaan 3035 Asumsi Arus Kos

29 Chapter AA YKPN 2009 Informasi persediaan komponen 686 untuk bln Juni. Juni 1ald awal 300 $10=$ 3,000 10Dijual 200 $24 11Dibeli 800 $12 =9, Dijual 500 $25 20 Dibeli 500 $13 =6, Dijual 300 $27 Contoh – Metoda Perpetual dan Periodik Hitung HPP dan Persediaan Akhir dengan metoda FIFOdan rata-rata jika menggunakan sistem persesiaan Perpetual dan FISIK. Goods Available $19,100


Download ppt "Chapter AA YKPN 2009 Penilaian Persediaan: Pendekatan Berbasis Kos."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google