Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 12 SINGLE MODEL Penerbit Erlangga. PREDIKSI SAHAM Memprediksi harga saham atau return saham dapat dilakukan dengan menggunakan: –Single factor model.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 12 SINGLE MODEL Penerbit Erlangga. PREDIKSI SAHAM Memprediksi harga saham atau return saham dapat dilakukan dengan menggunakan: –Single factor model."— Transcript presentasi:

1 BAB 12 SINGLE MODEL Penerbit Erlangga

2 PREDIKSI SAHAM Memprediksi harga saham atau return saham dapat dilakukan dengan menggunakan: –Single factor model –Single market model Penerbit Erlangga

3 SINGLE FACTOR MODEL Prediksi mengenai harga atau return saham harian dengan single factor model dapat menggunakan: –Data harian –Data bulanan Penerbit Erlangga

4 SINGLE FACTOR MODEL: Faktor Dominan Setiap jenis saham dapat dipengaruhi oleh satu faktor yang berbeda dan paling dominan Hal yang sangat sulit adalah menemukan satu faktor yang berpengaruh paling dominan terhadap suatu jenis saham Eksperimen perlu dilakukan untuk mendapatkan satu faktor yang paling dominan dibandingkan faktor lainnya dengan mencoba berbagai faktor dan berbagai initial set dalam berbagai training set Penerbit Erlangga

5 Initial Set dan Training Set

6 SINGLE FACTOR MODEL: Faktor Yang dimaksudkan dengan faktor di sini adalah variabel-variabel dari faktor makroekonomi ataupun faktor mikroekonomi Namun demikian, tidak ada satu faktor yang dapat mempengaruhi harga saham untuk jangka waktu yang lama Pada saat ini, perkembangan ekonomi sangat pesat sehingga banyak faktor yang berubah-ubah dalam mempengaruhi harga saham Penerbit Erlangga

7 SINGLE FACTOR MODEL: Jangka Waktu Prediksi Oleh karena pesatnya perubahan faktor, lebih baik prediksi harga saham dilakukan untuk jangka waktu pendek, misalnya mingguan atau bulanan Prediksi harga saham yang lebih dari waktu tersebut pasti mengandung unsur kesalahan prediksi yang lebih besar Penerbit Erlangga

8 Keputusan Jual-beli: Metode Single Factor Model

9 SINGLE MARKET MODEL Prediksi harga atau return saham lebih mudah dilakukan dengan menggunakan single market model Indeks harga saham gabungan (IHSG BEJ) dan indeks LQ45 dapat dipakai sebagai market index Penerbit Erlangga

10 SINGLE MARKET MODEL: Struktur Model Untuk mendapatkan struktur model terbaik perlu dilakukan eksperimen atas berbagai initial set dan training set Walaupun demikian, suatu struktur model tidak akan pernah berlaku untuk jangka waktu yang panjang Jadi perlu didapatkan struktur model yang baru berdasarkan data terakhir setiap kali akan melakukan prediksi harga saham Penerbit Erlangga

11 SINGLE MARKET MODEL: Harian, Mingguan, dan Bulanan Apabila ingin memprediksi harga harian, berarti data yang digunakan adalah sampai dengan data kemarin Jika ingin memprediksi harga saham minggu depan, harus digunakan data terakhir dan data minggu sebelumnya Jika ingin memprediksi harga saham bulan ini, harus digunakan data terakhir dan data bulan lalu Penerbit Erlangga

12 Keputusan Jual-beli: Metode Single Market Model

13 REGRESI SEDERHANA Prediksi harga saham atau return saham yang dilakukan dengan single factor model maupun single market model dapat dilaksanakan dengan menggunakan regresi sederhana (simple regression) Penerbit Erlangga

14 HASIL PREDIKSI: Undervalued atau Overvalued Setelah harga prediksi atau return prediksi diketahui, proses berikutnya adalah membandingkannya dengan harga sekarang atau return sekarang untuk menentukan apakah suatu saham sudah undervalued atau overvalued Penerbit Erlangga

15 UNDERVALUED ATAU OVERVALUED Saham dikatakan sudah undervalued apabila: Harga prediksi > harga sekarang Return prediksi > return sekarang Saham dikatakan sudah overvalued apabila: Harga prediksi < harga sekarang Return prediksi < return sekarang Penerbit Erlangga

16 UNDERVALUED ATAU OVERVALUED: Beli atau Jual Saham yang sudah termasuk dalam "undervalued" berarti layak dibeli, sedangkan yang termasuk "overvalued” berarti layak dijual Penerbit Erlangga

17 BELI ATAU JUAL Proses berikutnya adalah mengambil keputusan untuk membeli atau menjual Setelah keputusan beli atau jual diambil, investor akan menghadapi dunia nyata bahwa yang dibeli tidak selalu menguntungkan Penerbit Erlangga

18 BELI ATAU JUAL: Untung atau Rugi Pembelian yang menguntungkan berarti prediksi harganya tepat, sedangkan yang merugikan berarti prediksi harganya meleset Penjualan yang menguntungkan berarti prediksi harganya tepat, sedangkan yang merugikan berarti prediksi harganya meleset Penerbit Erlangga

19 HARGA PREDIKSI VS HARGA RIIL Perbedaan harga prediksi dan harga riil dapat dipelajari untuk memperbaiki keputusan investasi berikutnya Penerbit Erlangga


Download ppt "BAB 12 SINGLE MODEL Penerbit Erlangga. PREDIKSI SAHAM Memprediksi harga saham atau return saham dapat dilakukan dengan menggunakan: –Single factor model."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google