Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 10 EFISIENSI PASAR Penerbit Erlangga. EFISIENSI PASAR: Weak-form vs Strong-form Dalam pasar modal yang tingkat efisiensi pasarnya masih weak-form,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 10 EFISIENSI PASAR Penerbit Erlangga. EFISIENSI PASAR: Weak-form vs Strong-form Dalam pasar modal yang tingkat efisiensi pasarnya masih weak-form,"— Transcript presentasi:

1 BAB 10 EFISIENSI PASAR Penerbit Erlangga

2 EFISIENSI PASAR: Weak-form vs Strong-form Dalam pasar modal yang tingkat efisiensi pasarnya masih weak-form, yaitu pengambilan keputusan yang dilakukan oleh investor hanya didasarkan pada harga- harga masa lalu, fluktuasi harga masih sangat besar sehingga mereka yang sudah berpengalaman di pasar efisien akan lebih mudah memperoleh keuntungan berlebih Dalam pasar modal yang tingkatan efisiensi pasarnya sudah strong-form, perbedaan harga pasar sangat tipis sehingga amat sulit mendapatkan keuntungan berlebih Penerbit Erlangga

3 Pasar Efisiensi Lemah

4 Penerbit Erlangga Pasar Efisiensi Kuat

5 FAKTOR HARGA SAHAM: Kejadian Peristiwa Harga saham dipengaruhi oleh banyak faktor, di mana salah satunya adalah terjadinya peristiwa yang tidak dapat diduga terlebih dahulu dan yang dapat diduga terlebih dahulu Penerbit Erlangga

6 FAKTOR HARGA SAHAM: Peristiwa Corporate Action Peristiwa corporate action pada umumnya tidak sulit diduga karena tanda-tanda awal akan diterbitkannya pengumuman corporate action dapat tercermin dari sisi undangan RUPS Peristiwa corporate action muncul dari keputusan hasil RUPS Penerbit Erlangga

7 FAKTOR HARGA SAHAM: Kemungkinan Corporate Action Perubahan harga saham dapat terjadi sebelum tanggal pengumuman corporate action akibat adanya kebocoran informasi yang berasal dari informasi orang dalam (insider information) Corporate action dapat mempengaruhi harga saham, baik secara positif ataupun negatif, tergantung pada jenis corporate action tersebut dan siklus ekonomi yang sedang berlangsung Penerbit Erlangga

8 FAKTOR HARGA SAHAM: Peristiwa Tak Terduga Contoh peristiwa yang terjadi tanpa diduga terlebih dahulu antara lain: –Peristiwa pengeboman di Jl. Legian Bali (2002) –Bom yang meledak di Hotel Marriot Jakarta (2003) –Runtuhnya Gedung WTC dl New York (2001) Dampak dari peristiwa ini baru dirasakan setelah peristiwa itu terjadi dan tidak mungkin sebelum peristiwa terjadi Penerbit Erlangga

9 Return IHSG Sesudah Peristiwa Runtuhnya WTC

10 MEMPELAJARI PERISTIWA YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM Manfaat dari mempelajari suatu peristiwa yang dapat mempengaruhi harga saham adalah bisa mengambil keputusan secara cepat untuk membeli atau menjual saham apabila peristiwa serupa terjadi lagi pada suatu saat Dengan mengambil keputusan tersebut secara cepat, investor tidak akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan untung yang lebih besar atau hanya menderita rugi yang lebih kecil dibandingkan jika terlambat mengambil keputusan Penerbit Erlangga


Download ppt "BAB 10 EFISIENSI PASAR Penerbit Erlangga. EFISIENSI PASAR: Weak-form vs Strong-form Dalam pasar modal yang tingkat efisiensi pasarnya masih weak-form,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google