Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ILMU UKUR TANAH & PEMETAAN (Pertemuan 4) Dosen : Ellysa, ST, MT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ILMU UKUR TANAH & PEMETAAN (Pertemuan 4) Dosen : Ellysa, ST, MT."— Transcript presentasi:

1 ILMU UKUR TANAH & PEMETAAN (Pertemuan 4) Dosen : Ellysa, ST, MT

2 Kontur A.Garis Kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian sama. Nama lain garis kontur adalah garis tranches, garis tinggi atau garis lengkung horisontal. Garis kontur + 25 m artinya garis kontur ini menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama + 25 m terhadap referensi tinggi tertentu.

3 Kontur Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak garis-garis perpotongan bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar peta. Karena peta umumnya dibuat dengan skala tertentu, maka bentuk garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan sesuai skala peta.

4 Kontur Gambar 1

5 Kontur B.Interval Kontur dan Indeks Kontur Interval kontur adalah jarak tegak antara dua garis kontur yang berdekatan. Indeks kontur adalah garis kontur yang penyajiannya ditonjolkan setiap kelipatan interval kontur tertentu. Rumus untuk menentukan interval kontur pada suatu peta topografi adalah: i = (25 / jumlah cm dalam 1 km) meter, atau i = n log n tan a, dengan n = (0.01 S + 1) 1/2 meter.

6 Kontur Contoh 1: Peta dibuat pada skala 1 : sehingga 20 cm = 1 km, maka i = 25 / 20 = 1.5 meter. Contoh 2: Peta dibuat skala S = 1 : dan a = 45°, maka i = 6.0 meter.

7 Kontur Tabel 1. Interval kontur berdasarkan skala dan bentuk medan Skala Bentuk Muka Tanah Interval Kontur 1 : dan lebih besar Datar Bergelombang Berbukit 0.2 – 0.5 m 0.5 – 1.0 m 1.0 – 2.0 m 1 : s / d 1 : Datar Bergelombang Berbukit 0.5 – 1.5 m 1.0 – 2.0 m 2.0 – 3.0 m 1 : dan lebih kecil Datar Bergelombang Berbukit Bergunung 1.0 – 3.0 m 2.0 – 5.0 m 5.0 – 10.0 m 0.0 – 50.0 m

8 Kontur C.Sifat Garis Kontur Garis-garis kontur saling melingkari satu sama lain dan tidak akan saling berpotongan. Pada daerah yang curam garis kontur lebih rapat dan pada daerah yang landai lebih jarang.

9 Kontur Pada daerah yang sangat curam, garis-garis kontur membentuk satu garis. Garis kontur pada curah yang sempit membentuk huruf V yang menghadap ke bagian yang lebih rendah. Garis kontur pada punggung bukit yang tajam membentuk huruf V yang menghadap ke bagian yang lebih tinggi.

10 Kontur Garis kontur pada suatu punggung bukit yang membentuk sudut 90° dengan kemiringan maksimumnya, akan membentuk huruf U menghadap ke bagian yang lebih tinggi. Garis kontur pada bukit atau cekungan membentuk garis-garis kontur yang menutup-melingkar.

11 Kontur Garis kontur harus menutup pada dirinya sendiri. Dua garis kontur yang mempunyai ketinggian sama tidak dapat dihubungkan dan dilanjutkan menjadi satu garis kontur.

12 Kontur D.Kegunaan Garis Kontur Selain menunjukkan bentuk ketinggian permukaan tanah, garis kontur juga dapat digunakan untuk: Menentukan potongan memanjang ( profile, longitudinal sections ) antara dua tempat.

13 Kontur Menghitung luas daerah genangan dan volume suatu bendungan.

14 Kontur Menentukan route / trace dengan kelandaian tertentu.

15 Kontur Menentukan kemungkinan dua titik di lapangan sama tinggi dan saling terlihat.

16 Kontur E.Penentuan dan Pengukuran Titik Detil Untuk Pembuatan Garis Kontur Semakin rapat titik detail yang diamati, maka semakin teliti informasi yang tersajikan dalam peta. Dalam batas ketelitian teknis tertentu, kerapatan titik detail ditentukan oleh skala peta dan ketelitian (interval) kontur yang diinginkan. Pengukuran titik-titik detail untuk penarikan garis kontur suatu peta dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

17 Kontur a.Pengukuran tidak langsung Titik-titik detail yang tidak harus sama tinggi, dipilih mengikuti pola tertentu, yaitu: pola kotak- kotak (spot level), pola profil (grid) dan pola radial. Pola radial digunakan untuk pemetaan topografi pada daerah yang luas dan permukaan tanahnya tidak beraturan.

18 Kontur

19

20 b.Pengukuran Langsung Titik-titik detail ditelusuri sehingga dapat ditentukan posisinya dalam peta dan diukur pada ketinggian tertentu - ketinggian garis kontur. Cara pengukuran langsung lebih rumit dan sulit pelaksanaannya dibanding dengan cara tidak langsung, namun ada jenis kebutuhan tertentu yang harus menggunakan cara pengukuran kontur cara langsung, misalnya pengukuran dan pemasangan tanda batas daerah genangan.

21 Kontur F.Interpolasi Garis Kontur Pada pengukuran garis kontur cara langsung, garis-garis kontur sudah langsung merupakan garis penghubung titik-titik yang diamati dengan ketinggian yang sama. Pada pengukuran garis kontur cara tidak langsung umumnya titik-titik detail itu pada ketinggian sembarang yang tidak sama.

22 Kontur Bila titik-titik detail yang diperoleh belum mewujudkan titik-titik dengan ketinggian yang sama, maka perlu dilakukan interpolasi linier untuk mendapatkan titik-titik yang sama tinggi. Interpolasi linier bisa dilakukan dengan cara: a.Taksiran b.Hitungan c.Grafis

23 Kontur a.Cara Taksiran (Visual) Titik-titik dengan ketinggian yang sama secara visual diinterpolasi dan diinterpretasikan langsung di antara titik-titik yang diketahui ketinggiannya.

24 Kontur b.Cara Hitungan (Numeris) Cara ini pada dasarnya juga menggunakan dua titik yang diketahui posisi dan ketinggiannya, hanya saja hitungan interpolasinya dikerjakan secara numeris (eksak) menggunakan perbandingan linier.

25 Kontur c.Cara Grafis Pada kertas transparan, buat interpolasi dengan membuat garis-garis sejajar dengan interval tertentu pada selang antara dua titik yang sudah diketahui ketinggiannya. Kemudian plot salah satu titik pada kertas transparan. Titik ini kemudian diimpitkan dengan titik yang sama pada kertas gambar dan keduanya ditahan berimpit sebagai sumbu putar.

26 Kontur Selanjutnya putar kertas transparan hingga arah titik yang lain yang diketahui ketinggiannya terletak pada titik yang sama pada kertas gambar. Maka dengan menandai perpotongan garis- garis sejajar denga garis yang diketahui ketinggiannya diperoleh titik-titik dengan ketinggian pada interval tertentu.

27 Pembuatan Garis Kontur Aturan Umum Garis Kontur 1.Garis kontur tidak pernah berpotongan. 2.Perbedaan ketinggian antara garis kontur harus konstan. 3.Daerah yang lebih tinggi selalu berada di sisi yang sama dari garis kontur. 4.Garis kontur selalu membentuk bidang yang tertutup. 5.Garis kontur selalu tegak lurus terhadap garis kelandaian yang paling terjal. 6.Jarak antara garis kontur memberikan gambaran tentang kelandaian daerah yang digambarkan, semakin dekat berarti semakin terjal.

28 Pembuatan Garis Kontur 7.Garis kontur berupa lingkaran tertutup dengan pusat yang sama dan semakin tinggi ke arah pusatnya menggambarkan sebuah bukit. 8.Garis kontur berupa lingkaran tertutup dengan pusat yang sama dan semakin rendah ke arah pusatnya menggambarkan sebuah “lubang” atau depresi. 9.Garis yang tidak teratur menunjukkan kelandaian yang tidak merata. 10.Garis kontur tidak pernah bercabang. 11.Lembah digambarkan dengan kontur berbentuk V, sedangkan lereng terjal berbentuk U. 12.Bentuk V pada aliran sungai selalu menunjukkan arah hulu.

29 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 m 673,4 m 696,2 m

30 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 m 673,4 m 696,2 m Garis kontur yang memotong: 675,0 m 680,0 m 685,0 m 690,0 m 695,0 m

31 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 m 673,4 m 696,2 m Jarak peta = 10 cm

32 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 m 673,4 m 696,2 m Beda ketinggian = 696,2 m – 673,4 m = 22,8 m

33 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m Jarak dari 673,4: 675,0 m: (675,0 – 673,4) / 22,8 x 10 cm = 0,7 cm 680,0 m: (680,0 – 673,4) / 22,8 x 10 cm = 2,9 cm 685,0 m: (685,0 – 673,4) / 22,8 x 10 cm = 5,1 cm 690,0 m: (690,0 – 673,4) / 22,8 x 10 cm = 7,3 cm 695,0 m: (695,0 – 673,4) / 22,8 x 10 cm = 9,5 cm

34 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m 0,7 cm 675,0 m

35 Pembuatan Garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m 0,7 cm 2,9 cm 675,0 m 680,0 m

36 Pembuatan garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m 0,7 cm 2,9 cm 5,1 cm 675,0 m 680,0 m 685,0 m

37 Pembuatan garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m 0,7 cm 2,9 cm 5,1 cm 7,3 cm 675,0 m 680,0 m 685,0 m 690,0 m

38 Pembuatan garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m 0,7 cm 2,9 cm 5,1 cm 7,3 cm 9,5 cm 675,0 m 680,0 m 685,0 m 690,0 m 695,0 m

39 Pembuatan garis Kontur Jarak kontur 5 meter 673,4 m 696,2 m 675,0 m 680,0 m 685,0 m 690,0 m 695,0 m

40 Contoh Soal Tentukan garis kontur dengan jarak 5 m 436,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

41 Jawaban Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

42 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

43 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

44 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

45 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

46 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

47 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

48 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

49 Jarak kontur 5 meter ,3443,1434,8427,3 418,3 437,2427,3417,4 413,2 429,3422,5414,3 411,7 426,7418,3412,3 407,4

50 Jarak kontur 5 meter

51 Tugas Mandiri 4 1.Gambarkan kontur dibawah ini dengan jarak kontur 2.5 meter dan 5 meter


Download ppt "ILMU UKUR TANAH & PEMETAAN (Pertemuan 4) Dosen : Ellysa, ST, MT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google