Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KELOMPOK 6: Ayu Enike Welly Riza Mukti Rezita Amastasia Rifa Yanas Andika Budi Wendri.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KELOMPOK 6: Ayu Enike Welly Riza Mukti Rezita Amastasia Rifa Yanas Andika Budi Wendri."— Transcript presentasi:

1 KELOMPOK 6: Ayu Enike Welly Riza Mukti Rezita Amastasia Rifa Yanas Andika Budi Wendri

2 VIY 2008 dengan berlandaskan pada city branding dan country branding “ultimate in divercity” dianggab sebagai masa depan pariwisata Indonesia. Ada dua hal yang menjadi point penting dalam hal ini, yaitu a. Bagaimana memposisikan dalam lingkup lokal untuk membumikan city branding di tiap daerah, dalam lingkup nasional mewujudkanfilosofi dan tujuan country branding. Tantangannya adalah sejauh mana warga di tiap daerah terinsprasi (internally inspiring) oleh branding daerahnya maisng0masing untuk memberikan kontribusi yang positif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki untuk daerahnya. b. Komitmen dan konsistensi penerapan branding di tiap daerah akan menentukan atau menjadi tonggak utama perwujudannya branding pariwisata RI

3  Ujian kita dalam lingkup lokal adalah membumikan city branding di setiap daerah, dalam lingkup nasional mewujudnyatkan filosofi dan tujuan country branding.  Komitmen dan konsistensi penerapan branding di setiap dearah akan menentukan atau menjadi tonggak utama perwujudnyataan branding pariwisata RI  Rasa aman dan nyaman mulai dari perjalanan kedatangan ke Indonesia, selama berada di Indonesia, hingga perjalanan pulang ke negara masing-masing adalah hal mendasar yaang harus kita berikan kepada wisatawan mancaneraga.

4  Visual identity adalah suatu bentuk visual dan ekspresi grafis dari image dan identitas suatu daerah atau wilayah tertentu, yang juga sebagai bentuk visual, visual identity menampilkan simbol yang mencerminkan image yang hendak disampaikan. Sebagai suatu ekspresi grafis, sebuah identitas wilayah (dalam hal ini adalah suatu identitas pariwisata negara) dapat diciptakan dan mempengaruhi masa depan dari kota tersebut.  Fungsi Visual Identity adalah untuk memindahkan identitas ini ke dalam bentuk grafis sehingga setiap orang yang melihatnya akan mendapatkan gambaran yang jelas mengenai identitas perusahaan atau organisasi melalui sehelai kertas, surat atau kartu nama. Dengan demikian visual identity merupakan realisasi dari identitas.

5  Untuk mencapai unsur efektivitas tersebut dibutuhkan tagline yang memenuhi ciri sebagai berikut:  mudah diingat,  unik dan kreatif,  memiliki frekuensi kemunculan cukup tinggi,  sudah lama dikenal dekat dengan kehidupan khalayak

6  Penggunaan tagline dalam suatu promosi berguna untuk memunculkan image tertentu bagi khalayak terhadap suatu objek yang dalam hal ini adalah pariwisata suatu Negara. Kuatnya suatu tagline mempengaruhi khalayak adalah dipengaruhi oleh eksistensi dari tagline tersebut.

7 Kondisi Penggunaan Tagline Eksistensi tagline pariwisatanya Indonesia masih belum stabil  Perubahan tagline yang sering kali terjadi  Tidak dipasangnya tagline pada semua segmen iklan pariwisata Indonesia  Kurangnya Sosialisasi kepada Masyarakat Mengenai Penggunaan Tagline “Ultimate in Diversity”

8  Kestabilan dalam Penggunaan Tagline  Tagline Malaysia Truly Asia Selalu Hadir Diseluruh Bagian Promosi Pariwisata Malaysia

9 Indonesia  Secara visual, logo yang telah dikembangkan oleh Depbudpar semenjak tahun 2004, merupakan salah satu acuan brand atau kemasan untuk mengangkat citra nama bangsa Indonesia di mata dunia.  Warna Merah Putih dan visual bendera berkibar sebagai latar belakang yang menggunakan Logo type resmi "Indonesia" yang sudah menjadi ciri khas dan merupakan stilasi bentuk dari gaya ornamentik warna budaya bangsa Indonesia.  Penambahan Tagline " Ultimate In Diversity", merupakan sarana penting dan penegas dari tujuan, konsep dan acuan tentang keragaman dari warna yang mengisi dinamika Indonesia pada umumnya. Baik itu budaya, alam, keindahan dan segala hal yang menjadi citra diri negara ini.

10  Malaysia lewat taglinenya Truly Asia, menggambarkan seolah-olah bahwa Malaysia adalah surganya Asia. Dengan berkunjung ke Malaysia maka akan dapat menemukan apasaja yang ingin didapatkan dari sejuta pesona alam dan karakteristik Asia

11  Truly Asia ini kira-kira menyampaikan pesan bahwa Malaysia merupakan “all in one” destination bagi wisatawan yang ingin ke Asia, karena di Malaysia terdapat tiga kelompok etnis besar Asia, yaitu Cina, India dan Melayu, Kekayaan budaya dari tiga etnis ini yang terutama membedakan Malaysia dengan tujuan wisata lainnya.  Mereka dengan cerdik menggunakan berbagai latar belakang kebudayaan, yang biasanya sangat menarik perhatian wisatawan Eropa dan Amerika. Jadi dengan cerdik juga mendayagunakan tagline tersebut untuk membuktikan kepad dunia bahwa benar mereka punya segalanya yang ingin ditemukan oleh para turis bila ingin berkunjung ke alam Asia.

12 1. Ultimate sebagai kata sifat  being last in a series process, or progression  fundamental, elemental  of the greatest possible size or significance, maximum; representing or exhibiting the greatest possible development; utmost, extreme  being most distant or remote, farthest  eventual sebagai kata benda  the basic or fundamental fact, element, or principle  the final point, the conclusion  the greatest extreme, the maximum

13 2. Diversity  kata benda  the fact or quality of being diverse  a point or respect in which things differ  variety or multiformity

14  Jika digabung memang keduanya menjadi sangat “Pancasila-is” dengan nada kebhinekaan yang tunggal ika satu tujuan.  Namun dibeberapa kalangan, Ultimate in Diversity dianggab sebagai suatu tagline yang kurang menarik, dirasakan cukup panjang dan terkadang orang yang sudah mengerti bahasa Inggris akan sedikit susah untuk mencerna maksud dari tagline ini. Ditambah lagi dengan sosialisasi yang kurang dari pemerintah, sehingga tagline ini seolah-olah terlupakan oleh bangsa Indonesia sendiri.

15  ‘Malaysia: Truly Asia‘, tagline ini begitu kuat tertanam dalam pikiran khalayak karena memang mereka mempertahankan eksistensi dari tagline ini. Tagline yang dikenal mendunia ini bahkan didukung dengan jinglenya,

16

17

18 Program yang sama juga dinilai telah sukses menjaring dan mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke tanah air hingga mampu mencatat rekor jumlah kunjungan 6,4 juta wisman pada 2008 dengan jumlah devisa mencapai 7,5 juta dolar AS. Tahun ini diprediksikan target sebesar 6,5 juta wisman akan terlampaui hingga tutup tahun 2009.

19  Logo yang sudah dipakai sebagai ajang promosi pariwisata indonesia dinilai baik oleh pasar dan mudah diterima.  Logo tersebut memiliki beberapa kelebihan diantaranya dari sisi artistik yang eye catching dan menarik.  Selain itu, logo juga mengandung filosofi yang khas Indonesia yakni Pancasila dari sisi bentuk dan warna. Indonesia

20  Bentuk Logo akan mengambil konsep Garuda Pancasila sebagai dasar Negara, tetapi dengan pengolahan yang modern.  5 sila akan digambarkan berupa 5 Garis Warna yang berbeda dan merupakan simbol diversity Indonesia yang penuh dengan keanekaragaman.  Logo akan diolah menjadi bentuk dan warna yang dinamis sebagai perwujudan dari Dinamika Indonesia yang sedang berkembang.  Jenis Huruf dari Logo akan mengambil dari elemen otentik Indonesia yang disempurnakan dengan sentuhan modern.

21  Logo VIY berbentuk siluet burung garuda memuat lima garis yang berbeda warna melambangkan persembahan untuk lima pulau dengan ratusan suku. Tipografi huruf yang ada di dalamnya diambil dan dicampur dari berbagai tulisan tradisional nusantara.

22  Dimensi country dan city branding sendiri mensyaratkan dua hal. # Selain menjadi pembeda yang khas dan unggul satu destinasi dengan destinasi yang lain (externally different), #juga harus menginspirasi khalayak di dalam area destinasi yang di-branding-kan untuk menjalankan laku hidup sesuai falsafah branding itu sendiri (internally inspiring

23

24

25  Pada kenyataannya, tidak banyak orang Indonesia yang mengetahui logo dari Pariwisata Indonesia ini,  Diduga : a. kurang gencarnya promosi yang dilakukan oleh pemerintah di dalam negri, sehingga logo tersebut tidak dikenal oleh masyarakat. b. Logo tersebut dianggab terlihat terlalu menggembar-gemborkan kesatuan dalam keanekaragaman yang ada di Indonesia, padahal pada nyatanya tidak seperti apa yang dimaksud oleh gambar tersebut.

26


Download ppt "KELOMPOK 6: Ayu Enike Welly Riza Mukti Rezita Amastasia Rifa Yanas Andika Budi Wendri."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google