Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Company LOGO Editing dan Produksi Media Cetak Session 4: Menulis Headline (Fungsi, Jenis, Kaedah) Ambang Priyonggo, M.A.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Company LOGO Editing dan Produksi Media Cetak Session 4: Menulis Headline (Fungsi, Jenis, Kaedah) Ambang Priyonggo, M.A."— Transcript presentasi:

1 Company LOGO Editing dan Produksi Media Cetak Session 4: Menulis Headline (Fungsi, Jenis, Kaedah) Ambang Priyonggo, M.A

2 Outcomes...  Mahasiswa mampu menjelaskan konsep headline (fungsi, jenis, kaedah)  Mahasiswa mampu mempraktikkan menulis headline

3 Key terms  SALAH KAPRAH: Headline dalam masyarakat kita, sering diartikan sebagai berita utama di halaman depan surat kabar Yang benar, dari terjemahannya, headline itu berarti “judul” Dalam bahasa Inggris, berita HL disebut top story atau first headline. Lalu berita lainnya second headline, third headline dst...

4 Mengapa menulis headline... J ika reporter telah menulis berita dengan baik; lead sangat tajam; naskah tanpa cacat; maka semua itu bisa menjadi ‘tak menggigit’ jika penulisan headline-nya (judulnya) tidak menarik dan informatif bagi pembaca...

5 Headline yang baik  Headline (judul) yang baik harus mampu menarik perhatian pembaca, menyampaikan pesan dengan jelas, padat, dan membuat menarik halaman  Pembaca sering akan memutuskan membaca dengan melihat dulu judulnya. Judul yang baik menggoda pembaca untuk menggali cerita itu

6 Agar bisa menulis Headline yang baik  Sebagai penulis judul, Anda haru memiliki kepekaan tentang apa yang menarik bagi pembaca.  Anda harus memiliki kosa kata luas dan memiliki kecakapan untuk mengatakan ‘maksud’ yang sama dalam beragam judul sebelum memilih yang paling pas dipasang di halaman...

7 Headline Evolution  Mengacu pada persuratkabaran AS, awalnya penulisan judul itu sekadar sebagai label saja...  Huruf capital berukuran besar “initial letter” digunakan untuk mengawali paragraf di suatu cerita. Lalu, judul di halaman depan hanya label satu baris yang menampilkan asal berita itu (Inggris, Prancis, Spanyol).

8 Evolusi judul: masa revolusi  Pada saat perang revolusi AS, seni penulisan judul surat kabar mulai mengalami perubahan walaupun tidak drastis.  Judul ditulis lebih tematik dengan sajian font “old english” 10 point.  Contoh: Epic of Seabattle

9 Evolusi judul: era perang sipil  Saat perang sipil, judul di koran AS menampilkan banyak informasi di judul mereka. Namun format penyajiannya masih sangat berbeda dengan koran saat ini. Contoh judul-judul di halaman depan koran New York Sun, saat pembunuhan Presiden Lincoln pada 1865

10 Setahun setelah meninggalnya Lincoln pun gaya penulisan headline dengan deck bertingkat- tingkat (multi decked) masih dipertahankan dan menjadi hal yang lazim pada era itu....

11 Evolusi judul: era transisi abad  Saat memasuki perubahan abad (saat perang Spanyol-Amerika), perang kemajuan teknis dan perang sirkulasi antara koan milik Hearst dan Pulitzer di New York turut mempercepat adopsi judul multi-kolom.  Cerita penting diawali dengan “screaming headlines (banners)” lalu diikuti setidaknya delapan atau lebih judul-judul lain. Kadangkala space judulnya lebih besar dari ceritanya. Black Thursday, October 24, 1929

12 Contoh lain Berita politik yang tersaji di The American Issue, pada edisi di tahun 1919

13 Contoh lain: tragedi Titanic

14 Evolusi judul: akhir PD I  Di akhir perang dunia I, banyak redaktur yang bereksperimen membuat judul yang lebih streamlined dan compact. The citizen News 27 Oktober 1939

15 Fungsi Headlines (judul)  Trend modern dalam penulisan headlines adalah mengarah pada simplicity.  Koran menggunakan judul untuk “mengatakan apa (say what)” yang terjadi dengan kata seminimum mungkin.  Judul yang baik dapat menyampaikan pesan dan signifikansi serta arti di balik sebuah cerita.

16 Fungsi Headline (judul) It (headlines) never implies more - and should not say too much less - than what actually appears in the story. It does not contain misleading suggestions and it does not leave false impressions....

17 H. E. A. D. S H - Heralds the days news; tells what is of importance. E - Entices the reader with essential or interesting facts A - Advertises the most important story by size or placement on the page (the most important stories are displayed at the top of the page). D - Dresses up a page with typography; helps make design attractive. S - Summarizes the story with a "super" lead; tells what the story is about

18 Headline itu penting... Tom E. Rolnicki et.al Headline itu penting sebab: -Menyebut, meringkas fakta penting dari berita (memudahkan pembaca mencari dan memilihberita) -Mengomunikasikan mood berita (memberi pembaca semacam pemahaman nada berita -Menandai arti penting relatif suatu berita (membantu pembaca memilih priroritas berita yang akan dibaca; ukuran font semakin besar, semakin penting beritanya)

19 Headline teaser dan teller  Redaktur membedakan judul dalam dua jenis: 1. Teller 2.Teaser

20 Headline Teller  berusaha menarik perhatian dengan meringkaskan berita penting secara jelas dan tepat.  Isi langsung ke sasaran  Sering didesain dengan menggunakan satu atau dua huruf standar

21 Headline Teaser  Menimbulkan perhatian dengan cara membangkitkan ingin tahu atau menghibur pembaca  Namun, biasanya judul ini selalu diiringi dengan headline teller sebagai headline sekunder.

22 Teller or teaser?

23

24

25 Teller or teaser

26 Menulis headline teller  Walau jumlah huruf sedikit dibanding menulis unsur lain di koran, namun menulis headline dibutuhkan kreativitas, terutama headline berita utama.  Redaktur menulis headline setelah membaca berita keseluruhan

27 Pedoman menulis headline  Harus akurat  Informatif  Fair  Jangan meletakkan sesuatu yang tidak ada ke dalam headline.

28  Ada pertanyaan?


Download ppt "Company LOGO Editing dan Produksi Media Cetak Session 4: Menulis Headline (Fungsi, Jenis, Kaedah) Ambang Priyonggo, M.A."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google