Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FORMAT PROPOSAL I.PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan dan Kegunaan II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian teori B. Kerangka berfikir C.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FORMAT PROPOSAL I.PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan dan Kegunaan II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian teori B. Kerangka berfikir C."— Transcript presentasi:

1 FORMAT PROPOSAL I.PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan dan Kegunaan II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian teori B. Kerangka berfikir C. Hipotesis III.METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian B. Bahan dan Peralatan C. Waktu dan Tempat DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN

2 PENYUSUNAN TINJAUAN PUSTAKA A. Deskripsi teori dan pembahasan hasil penelitian sebelumnya. B. Kerangka berpikir C. Perumusan Hipotesis

3  Umumnya 50% kegiatan penelitian itu diisi dengan kegiatan pengkajian pustaka (membaca) untuk mengkonstruksi teori sehingga tidak trial and error.  Secara umum, pustaka acuan dalam penelitian dibedakan menjadi dua kelompok: 1. Sumber acuan umum (literatur nonteknis) 2. Sumber acuan khusus (literatur teknis)

4 Tinjauan pustaka memuat dua hal pokok: PPertama : diskripsi teoritis dan konsep (hasil penelitian terdahulu) tentang obyek (dan variabel) penelitian. KKedua : sintesis terhadap diskripsi teori berupa kerangka konsep dan teori sehingga didapatkan argumen untuk hipotesis penelitian.

5 Tinjauan pustaka diharapkan mencerminkan hal-hal berikut ini: 1. Gagasan konseptual baru yang mendasari pelaksanaan penelitian. Untuk kepentingan ini perlu dirujuk hasil-hasil penelitian sejenis sebelumnya. 2. Telaah secara cermat hingga terungkap kekuatan dan kelemahan suatu teori / konsep 3. Kecermatan yang tinggi terhadap teori yang diacu dan relevansinya dengan masalah penelitian 4. Memberikan kerangka konseptual yang akan digunakan dalam proses penelitian

6 Tujuan Tinjauan Pustaka  Tujuan utama: untuk membantu peneliti mengembangkan pengertian serta wawasan yang mendalam tentang hal-hal yang telah dikerjakan serta kecenderungan-kecenderungan yang terjadi.  Tujuan khusus  Membantu membatasi masalah penelitian  Mencari pendekatan baru  Wawasan terhadap metode  Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya  Pengambilan sample dari opini terkini

7 Fungsi Tinjauan Pustaka Meliputi: (1) Mengetahui sejarah masalah penelitian, (2) Membantu memilih prosedur, (3) Memahami latar belakang teoritis masalah penelitian, (4) Mengetahui manfaat penelitian sebelumnya, (5) Menghindari duplikasi, dan (6) Memberikan pembenaran pemilihan masalah penelitian.

8 Langka-langkah yang dilakukan dalam penyusunan tinjauan pustaka: (1) Siapkan butir-butir yang perlu dalam mencatat informasi dari pustaka, (2) Siapkan sistematika pengumpulan informasi, dan (3) Mencari informasi sebanyak-banyaknya dari bahan kepustakaan maupun internet.

9 Supaya peneliti lebih mudah dalam menyusun tinjauan pustaka perlu diperhatikan hal-hal berikut: (1) Gunakan masalah penelitian sebagai fokus, (2) Buat rencana urutan pencarian dan penulisan, serta (3) Menekankan keterkaitan pustaka dengan masalah penelitian.

10 KERANGKA BERFIKIR Merupakan suatu penjelasan tentang sistematika pemecahan masalah yang sedang diteliti. Membangun suatu kerangka yang membuahkan kesimpulan berupa hipotesis.

11 Kerangka berfikir yang baik adalah : 1. Variabel-variabel yang diteliti harus jelas. 2. Diskusi dalam kerangka berfikir harus menjelaskan hubungan/tautan antar variable yang diteliti dan teori yang mendasari. 3. Diskusi harus dapat menunjukkan dan menjelaskan apakah hubungan antar variabel itu positif atau negatif, berbentuk simetris, kausal, atau interaktif (timbal balik). 4. Dinyatakan dalam bentuk diagram (paradigma penelitian), sehingga mudah dipahami.

12 HIPOTESIS Pernyataan spesifik yang bersifat prediksi dari hubungan dua variabel atau lebih Merupakan jawaban sementara atas pertanyaan atas rumusan masalah yang hendak diuji kebenarannya. Tidak semua penelitian memerlukan hipotesis, penelitian yang bersifat eksploratif dan deskriptif tidak memerlukan hipotesis

13 Dasar Merumuskan Hipotesis 1. Berdasarkan pada teori 2. Berdasarkan penelitian terdahulu 3. Berdasarkan penelitian pendahuluan 4. Berdasarkan akal sehat peneliti

14 Manfaat Hipotesis 1. Menjelaskan masalah penelitian 2. Menjelaskan variabel-variabel yang akan diuji 3. Pedoman untuk memilih metode analisis data 4. Dasar untuk membuat kesimpulan penelitian.

15 METODOLOGI PENELITIAN Bagian ini memuat dua hal penting : RRancangan penelitian, instrumen dan bahan penelitian, lokasi dan waktu penelitian MMetode pengumpulan data: populasi & sampel, variabel, dan metode pengambilan data

16 Penulisan Daftar Pustaka : 1. Ke bawah menurut abjad nama utama atau nama keluarga penulis pertama. Daftar pustaka ditulis satu spasi dan antar pustaka diberi jarak tertentu. Baris pertama rata kiri dan untuk baris berikutnya menjorok ke dalam. 2. Ke kanan (sesuai dengan jenis literatur)

17 Sumber dari Buku Penulis, tahun, judul buku, volume (jika ada), edisi (jika ada), nama penerbit dan kota penerbit. Judul buku harus ditulis miring CCornet, L. dan Weeks, K. 1985b. Plan Ladder Plan: Trends and Emerging Issues Atlanta, GA: Carrer Ladder Clearinghouse. CCornet, L. dan Weeks, K. 1985a. Carrer Ladder Plan: Trends and Emerging Issues Atlanta, GA: Carrer Ladder Clearinghouse. LLetheridge, S. dan Cannon, C.R. (Ed.) Billingual Education: Teaching English as a Second Language. New York: Preager.

18 Sumber dari Artikel Penulis artikel, tahun, judul artikel. Dalam nama editor, judul buku, volume (jika ada), edisi (jika ada), nama penerbit dan kota penerbit. Judul artikel dan judul buku harus ditulis miring  Hasan, M.Z Karakteristik penelitian kualitatif. Dalam Aminuddin (Ed.), Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra (hh. 12—25). Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3.  Hanafi, A Partisipasi dalam siaran pedesaan dan pengadopsian inovasi. Forum Penelitian, 1(1): 33 – 47.  Huda, M. 1991, 13 November. Menyiasati krisis listrik musim kering. Jawa Pos, h. 6  Mandor Pasar Tewas Ditikam Anak Buahnya. 1991,21 Juni. Kompas, h.7

19 Sumber Lainnya Undang-Undang Republik Indonesia No.2 Th tentang Sistem Pendidikan Nasional Jakarta: PT Armas Duta Jaya Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Depdikbud Supriyanto, Sugeng Perbedaan Antara Hasil Pembelajaran dengan Modul dan Secara Klasikal bagi Siswa Kelas 1 SLTP Terbuka 262 Jakarta Timur. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Fakultas Teknik UNJ Karim, Z Tata kota di negara-negara berkembang. Makalah disajikan dalam Seminar Tata Kota, BAPPEDA Jawa Timur, Surabaya, 1--2 September 1987

20 Sumber dari Internet Seperti penulisan lainnya, maka harus menuliskan sumber dan judul tulisan (ditulis miring) serta alamat web dan tanggal pengunduhan CCodeZar.Com. “Increase Maintainability”. diunduh tanggal 1 Januari 2005 SSemua hasil pengunduhan harus dicopy sebagai bukti jika diminta.

21 Penulisan Tabel Harus diberi nomor dan nama serta diletakkan di atas tabel.(harus diulang jika lebih dari 1 halaman) Berilah jarak 3 spasi antara teks sebelum tabel dan teks sesudah tabel. Judul tabel ditulis huruf besar pada setiap kata, kecuali kata hubung. Istilah ditulis dalam bentuk singkatan atau lambang tunggal Data yang terdapat dalam tabel diketik satu spasi Garis horizontal harus dibuat tetapi garis vertikal tidak diperlukan Catatan kaki untuk tabel ditempatkan langsung di bawah tabel, bukan pada bagian bawah halaman

22 Penyajian Gambar Judul gambar ditempatkan di bawah gambar, bukan di atasnya. Cara penulisannya sama dengan penulisan tabel. Harus sederhana dan mudah dipahami tanpa penjelasan tekstual Hemat dan jika banyak dapat mengurangi nilai penyajian data Gambar diacu dengan menggunakan angka, dan bukan “gambar di atas”, atau lainnya.

23 KODE ETIK PENELITIAN Merupakan pedoman bagi seorang peneliti untuk melakukan suatu tindakan dalam upaya menemukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan & bertujuan untuk pengembangan ilmu serta kemaslahatan masyarakat serta menjamin bahwa tidak seorangpun yang dirugikan atau menanggung konsekwensi yang merugikan dari kegiatan penelitian.

24 Etika dalam penelitian 1. Peneliti membaktikan diri pada pencarian kebenaran ilmiah untuk memajukan ilmu pengetahuan, menemukan teknologi dan menghasilkan inovasi bagi peningkatan peradaban dan kesejahteraan manusia.

25 2. Peneliti melakukan kegiatannya dalam cakupan dan barisan yang diperkenankan oleh hukum yang berlaku, bertindak dengan mendahulukan kepentingan dan keselamatan semua pihak yang terkait dengan penelitiannya, berlandaskan tujuan mulia berupa penegakan hak-hak asasi manusia dengan kebebasan-kebebasan mendasar. 3. Peneliti mengelola sumber daya keilmuan dengan penuh rasa tanggung jawab, terutama dalam pemanfaatannya, dan mensyukuri nikmat anugerah tersedianya sumber daya keilmuan bagi dirinya.

26 Beberapa aspek dalam etika penelitian:  Scientific misconduct (penipuan dalam melakukan sebuah penelitian)  Research fraud (pemalsuan data penelitian)  Plagiarism (mencontek hasil penelitian orang lain)

27 Perilaku Peneliti Tidak Jujur 1. Pemalsuan hasil penelitian (fabrication) yaitu mengarang, mencatat dan atau mengumumkan hasil penelitian tanpa pembuktian telah melakukan proses penelitian; 2. Pemalsuan data penelitian (falsification) yaitu memanipulasi bahan penelitian, peralatan, atau proses, mengubah atau tidak mencantumkan data atau hasil sedemikian rupa, sehingga penelitian itu tidak disajikan secara akurat dalam caratan penelitian

28 PLAGIARISM Menyitir tanpa menyebut sumber. Mengulangi karya sendiri dalam artikel berulang tanpa perubahan. Menyalin data orang lain tanpa ijin. Menyalin data, tabel dan grafik tanpa menyebut sumber Pelaku disebut P PP Plagiat (pencuri karya)

29 Ready to start a research


Download ppt "FORMAT PROPOSAL I.PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan dan Kegunaan II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian teori B. Kerangka berfikir C."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google