Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pelestarian Seni Topeng Nusantara. Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi seni paling.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pelestarian Seni Topeng Nusantara. Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi seni paling."— Transcript presentasi:

1 Pelestarian Seni Topeng Nusantara

2 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi seni paling tua yang pernah diciptakan peradaban manusia. Pada sebagian besar masyarakat dunia, topeng memegang peranan penting dalam berbagai sisi kehidupan yang menyimpan nilai-nilai magis dan suci. Ini karena peranan topeng yang besar sebagai simbol- simbol khusus dalam berbagai upacara dan kegiatan adat yang luhur. Kehidupan masyarakat modern saat ini menempatkan topeng sebagai salah satu bentuk karya seni adiluhung. Tidak hanya karena keindahan estetis yang dimilikinya, tetapi sisi misteri yang tersimpan pada raut wajah topeng tetap mampu memancarkan kekuatan magis. Secara luas topeng digunakan SENI TOPENGART of the MASK The mask has become one of the oldest artistic expressions of human civilization ever created. In most societies of the world, masks play an important role in the various aspects of life, wich ekspress its magical and sacred values. Modern society values mask as a form of valuable art work. It is not only because because of its aesthetic beauty, but also because the mistery surrounding the facial mask having a magical power. Masks are widely used in the art of dance as a part of traditional ceremonies or to reveal ancient legends of their ancestors. It is widely believied that the mask is closely related to ancestral spirits and is considered as manifestation of some forms of the Gods dalam seni tari yang menjadi bagian dari upacara adat atau penceritaan kembali cerita-cerita kuno dari para leluhur. Diyakini bahwa topeng berkaitan erat dengan roh-roh leluhur yang dianggap sebagai interpretasi dewa-dewa. Sebagai bangsa yang multi etnik tentunya khazanah budaya Indonesia sarat dengan seni tradisi. Dimana, kata tradisi dimengerti sebagai kepercayaan atau kebiasaan yang diajarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui bahasa lisan. Pada konteks sosial tertentu, tradisi dimengerti sebagai informasi masa lalu yang dibawa ke masa kini, salah satunya, informasi tersebut dibawa dari masa ke masa melalui seni topeng As a diversified ethnic nation, Indonesia’s cultural heritage offer abundant artistic traditions, and it is understood as our beliefs or customs taught from one generations to the next generation through oral communications. In certain social contexts, it is understood that traditionally, the information was brought through many generations to the present time through the art of masks.

3 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Sebagai seni pertunjukan, topeng merupakan perpaduan dari berbagai jenis kesenian yang memiliki nilai-nilai luhur dan memiliki berbagai karakter seni, seperti seni rupa, drama, sastra, musik, tari dan ukir. Disamping itu topeng juga memiliki perspektif hiburan dan pendidikan. Perspektif tadi memberikan nilai-nilai filosofis, diantaranya pesan moral dan kerohanian yang digambarkan melalui cerita dan karakter tokohnya dengan ciri khas daerah masing-masing. Dalam bahasa semiotik, topeng termasuk penanda atau bentuk simbol. Petanda makna watak manusia yang beragam dapat terlihat melalui ekspresi seni topeng. As a performance art, the mask is a combination of different types of arts that has the noble values and has a variety of character art, such as art, drama, literature, music, dance as well as sculpture. The mask also has entertainment and educational values. These values provide philosophical values including moral and spiritual messages as illustrated through the story with different characters from each region. In the semiotic languages, the mask include book marks or symbols. The signs expressing various human nature can be seen through the artistic expression of the mask Topeng Indrajit, Bali Photo by: Paul Schraub SENI TOPENGArt of the MASK

4 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Yayasan Prima Ardian Tana dibentuk dan diresmikan dibawah hukum negara Republik Indonesia pada tahun Yayasan Prima Ardian Tana sangat peduli terhadap pendidikan, kebudayaan, serta kegiatan sosial di Indonesia. Yayasan ini telah mendirikan Perguruan Tinggi di bidang Manajemen Perhotelan di Cirebon, Jawa Barat yang diharapkan dapat menciptakan lulusan yang cakap dan handal, dan dapat menjadi asset bagi Negara Indonesia. Kegiatan rutin yang telah dan terus dilakukan adalah menyekolahkan anak asuh, anak yatim piatu dan anak keluarga tidak mampu, juga melakukan bakti sosial diberbagai daerah yang ditimpa bencana alam, khususnya. YAYASAN PRIMA ARDIAN TANAPRIMA ARDIAN TANA FOUNDATION Yayasan Prima Ardian Tana mendapat kehormatan besar dengan ditunjuknya menjadi wakil dari Indonesia dalam Misi Kebudayaan ke Republik Korea oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata pada bulan September Yayasan bekerja sama dengan Sanggar Tari Bagong Kussudiardja serta Primavera Band dalam rangka mengenalkan seni tari dan musik Indonesia dalam acara the 1 st East Asia Culture Festival, di Seoul, Korea. Prima Ardian Tana Foundation was founded under the laws of the Republic of Indonesia in Prima Ardian Tana Foundation has been promoting educational, cultural, and social activities in Indonesia.. The Foundation established a College for Hotel and Hospitality Management in Cirebon, West Java, which a three year Diploma School (DIII) Program. The Graduates are capable and reliable human resources to support the expanding Tourism Industry in Indonesia. Other activities include supporting elementary and secondary schooling for unfortunate, orphans and children as well as contributing to the earthquake and other natural disaster victims in Indonesia. Prima Ardian Tana Foundation has sent a delegation for Cultural Performance to the Republic of Korea under the auspices of the Ministry of Cultural and Tourism of Indonesia in September The Foundation cooperated with the Bagong Kussudiardjo Dance Studio and Primavera Music Group to perform traditional Indonesian Music and Dance during the 1st East Asian Culture Festival in Seoul, South Korea.

5 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 PROGRAM KEBUDAYAAN YAYASAN PRIMA ARDIAN TANA JULI 2006 Menyelenggarakan Malam Amal MUSICA LATINA DINNER & DANCE di Mulia Hotel Jkt, dalam upaya menggalang dana untuk membantu korban tsunami di Pangandaran. SEPTEMBER 2006 Menyelenggarakan Misi Kebudayaan Indonesia ke Republik Korea dalam rangka mengikuti 1 st East Asia Culture Festival, di Seoul. AGUSTUS 2007 Tuan rumah Welcoming Party peserta BANDUNG INTERNATIONAL FOKLORE FESTIVAL 2007 di Prima Resor Sangkanhurip Kuningan. Diikuti oleh delegasi dari Polandia, Italia, Srilangka, Thailand, Malaysia dan Indonesia. JULY 2006 Organizer of the MUSICA LATINA Charity Night Dinner & Dance at the Mulia Hotel Jakarta, in an effort to raise funds to help victims of tsunami in Pangandaran. SEPTEMBER 2006 Organizer of Cultural Mission of the Republic of Indonesia to Korea to perform at the 1st East Asian Culture Festival, in Seoul. AUGUST 2007 Organizer of the Welcoming Party for the participants of the FOKLORE BANDUNG INTERNATIONAL FESTIVAL 2007 in Prima Sangkanhurip Resort Hotel. The Folklore Delegations are from Poland, Italy, Sri Lanka, Thailand, Malaysia and Indonesia. CULTURAL PROGRAMS OF PRIMA ARDIAN TANA FOUNDATION 1st East Asia Culture Festival di Seoul, Korea 2006Rampag Bedug dari BantenPrimavera Band di Seul, Korea, 2006

6 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 PROGRAM KEBUDAYAAN YAYASAN PRIMA ARDIAN TANA OKTOBER 2007 Menyelenggarakan INDONESIA SALSA FESTIVAL 2007 di Mulia Hotel Senayan. Dance Competition diikuti oleh penari- penari Salsa Indonesia dengan Workshop oleh pemenang Salsa Dance World Competition dan dimeriahkan grup musik Latin dari Amerika Serikat, Spanish Harlem Orchestra. AGUSTUS 2008 Mensponsori penampilan Tarling Cirebon dalam Acara Indonesia Grand Piano Breaking Record di Grand Indonesia Jakarta. DESEMBER 2008 INDONESIA SALSA FESTIVAL 2008 di Jakarta. OCTOBER 2007 Organizer of the INDONESIA SALSA FESTIVAL which featured the Salsa Dance Competition followed by Salsa Dancer Workshop by Indonesia supervised by the winners of the World Salsa Chmpionship in New York, also accompanied by the famous New York Spanish Harlem Orchestra. AUGUST 2008 Promotor of the Cirebon Traditional Tarling Music performances during a Record Breaking Grand Piano Event in Jakarta. DECEMBER 2008 Organizer of the INDONESIA SALSA FESTIVAL 2008 in Jakarta CULTURAL PROGRAMS OF PRIMA ARDIAN TANA FOUNDATION Indonesia Salsa Festival 2007Indonesia Salsa Festival 2006Pengurus Yayasan Prima Ardian Tana

7 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Festival Topeng Nusantara 2010 yang akan diselenggarakan pada minggu kedua Oktober 2010 dimaksudkan sebagai peristiwa budaya yang bertujuan mengangkat seni topeng tradisi ke pentas Nasional dengan pusat kegiatan di kota Cirebon. Juga untuk lebih mengenalkan keragaman seni topeng baik secara fisik dan filosofis disamping mengemban upaya pelestarian. Peristiwa budaya ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran, wadah saling mengenal, saling menghargai serta terciptanya kerukunan dan perdamaian melalui warisan budaya leluhur. Yayasan Prima Ardian Tana didukung berbagai elemen masyarakat pencinta Seni Budaya berinisiatif mengangkat Seni Topeng Nusantara ke panggung Nasional sebagai jati diri bangsa. The Nusantara Mask Festival in 2010 to be held during the second week of October 2010 will be a cultural event to promote the Arts of Traditional Mask Dance from various provinces in Indonesia as a National Event in the City of Cirebon. Apart from exhibiting the diversity of Traditional Mask Values, we also propose to conserve our higly valuable heritage. The Event will be an educational media, knowing as well as understanding respecting each other, therefore creating harmony and peace between diversified cultural heritages of our ancestors. Prima Ardian Tana Foundation, fully supported by various elements of the Indonesian Arts and Cultural Society, initiated to promote the Nusantara Mask Dance as a National Event and our Nation’s pride. Visi dan Misi Vision and Mission Parade Topeng Nusantara

8 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Dinamika perubahan pola budaya masyarakat yang dipicu oleh kemajuan jaman membuat seni tradisional sedikit demi sedikit termarginalisasi. Untuk menghindari ketersisihan, maka seni tradisional harus dilindungi dan dilestarikan. Hal ini tentunya menjadi tanggungjawab bersama bangsa Indonesia. Untuk itu Yayasan Prima Ardian Tana menggagas dibangunnya Museum Topeng Nusantara di Cirebon. Disamping sebagai upaya pelestarian, Museum dapat berfungsi sebagai tujuan wisata budaya yang menarik. Dalam Museum kita dapat merasakan dan melihat kreatifitas peradaban masa lampau untuk membangun peradaban masa depan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah melalui tema Tahun Kunjungan Museum 2010 yang dicanangkan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Disamping upaya pelestarian melalui Museum, Seni Topeng Nusantara sebagai aset budaya bangsa membutuhkan suatu perlindungan yang komprehensif antara lain menjadikan Topeng Nusantara sebagai Filateli seri perangko Indonesia dan mengusulkan kepada UNESCO untuk diakui sebagai warisan budaya dunia mendampingi Keris, Wayang dan Batik. The ever changing patterns of our society’s values influenced by globalization has eroded much of our pride as well as appreciation of our own cultural arts. It is our responsibility as Indonesians to protect our national cultural heritage, and maintain their values as the pride of our Nation. Prima Ardian Tana Foundation is also planning to establish a Nusantara Mask Museum in the City of Cirebon as part of our sincere effort to conserve our National heritage as well as to promote tourism. Inside the the Museum, people can see and feel the excellent creativities of our Ancestor in defending our heritage and develope our future civilization. This effort is in line with the Government’s decision through the Visit Meuseum Year 2010 Program which was announced by the Department of Cultural and Tourism of the Republic of Indonesia. As apart of our conservation’s effort to protect our Traditional Mask Dance, it is also planned to issue a Philatelic’s Stamp Series by POS INDONESIA to commemorate the Event, and we will also start a proposal to UNESCO to aknowladge our Traditional Mask Dance as an is Indonesian Heritage aside from Keris, Wayang and Batik. Visi DAN Misi Vision ANd Mission Topeng Gethak, MaduraTopeng BetawiTopeng Batak

9 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Sabtu, 13 Februari 2010, Yayasan Prima Ardian Tana yang diketuai Ibu Nani Taufik menyelenggarakan Malam Promosi sebagai langkah awal Festival Topeng Nusantara 2010 di Cirebon. Acara ini dirancang untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam upaya melestarikan Seni Topeng Nusantara di tengah perubahan multi dimensi yang dipicu oleh semakin modernnya kehidupan. Pada kesempatan ini akan ditampilkan Parade Topeng Nusantara yang merupakan suatu bentuk seni pertunjukan kolaborasi antara pemusik modern Band El Gosh, pemusik tradisional dan penari topeng. Pertunjukan ini dapat dikatakan sebagai salah bentuk proses akulturasi budaya dari seni tradisi yang bersentuhan dengan pengaruh modern tanpa harus kehilangan nilai luhur tradisinya. Diawali oleh Tari Topeng Cirebon sebagai tuan rumah, Parade Topeng Nusantara diikuti penampilan Topeng Si Gale-gale dari Sumatera Utara menggambarkan perasaan orang tua yang sangat menyayangi anaknya melalui visualisasi topeng untuk mengenang si anak. On Saturday, February 13, 2010, The Prima Ardian Tana Foundation chaired by Mrs. Nani Yurniati Taufik has launched the Promotional Dinner and Mask Dance Performance in Cirebon. The event is intended to promote public participation in our joint effort to conserve our National Heritage of the Nusantara Mask Dance in the middle of the global cultural influence of the modern age. During the event, a parade of eight Nusantara Mask Dances from different provinces were performed accompanied by a Al Gosh Musical Band, and traditional music group. The performance has proven to be a beautiful combination of the traditional values of our Nusantara Mask Dances and certain contemporary modern influences, while. still maintaining its traditional values. Preceded by the famous Cirebon Mask Dance, performance includes Gundala-Gundala Dance from North Sumatera, a ritual preyer for the rain. Then, Three Mask Dances from Betawi (Jakarta) expressing three different human characters, gentle, lively and powerful. Kelono Mask Dance from Central Jawa depicts a knight from the Javanese Kingdom expressing a romantic feeling. PELUNCURAN FESTIVALLAUNCHING OF The FESTIVAL Topeng Kelana, Cirebon Topeng Sigale-gale, Tapanuli Topeng Kelono, Jawa Tengah Topeng Tiga, Betawi Topeng Bujang Ganong, Ponorogo

10 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Topeng Tiga dari DKI Jakarta merupakan salah satu kesenian Betawi yang menggambarkan berbagai karakter manusia, ada yang berwatak lembut, centil dan berkarakter gagah. Topeng Kelono dari Jawa Tengah menggambarkan seorang satria dari kerajaan seberang yang sedang dilanda asmara. Topeng Bujang Ganong dari Jawa Timur yang merupakan salah satu bagian dari kesenian Reog Ponorogo menggambarkan olah krida keprajuritan yang dinamis dan ekpresif. Topeng Nyeloet dari Nusa Tenggara Barat menggambarkan pasangan muda-mudi yang sedang beristirahat sewaktu menggembala ternak. Topeng Sidakarya dari Bali merupakan penggambaran bermacam- macam watak manusia yang hidup di dunia. Topeng Hudog dari Kalimantan Timur merupakan bagian dari upacara ritual suku Dayak di Kalimantan Timur menggambarkan seorang dukun yang sedang mengusir roh-roh jahat. Dan terakhir ditutup oleh Topeng Jepaplokan dari Jawa Timur yang mevisualisasikan gerakan seekor Naga. The Bujang Ganong Dance from East Java is a part of the famous Ponorogo Reog Dances expressing a dynamic Krida Soldier. The Nyeloet Mask Dance from West Nusa Tenggara describes a young couple happily herding cattles. Sidha Karya Mask Dance from Bali describes various human characters throughout his life. Hudog Mask Dance from East Kalimantan shows a part of ritual ceremony by a Dayak tribe as a cast out demon. Finally, the Event was ended by Jepaplokan Mask Dance from East Java, visualizing a Dragon (Naga) movement. then followed by a Parade of all dancers. Topeng Nyeloet, NTB Topeng Jepaplokan, Jawa Timur Topeng Sidakara, Bali Topeng Hudog, Kaltim PELUNCURAN FESTIVALLAUNCHING OF the FESTIVAL

11 Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 PRIMA ARDIAN TANA FOUNDATION Head Office. Rempoa Residence Kav. A/2, Jl. H. Abdul Gani, Ciputat Telpon/Fax: (021) Branch Office Jl. Perjuangan No. 17/A By Pass Cirebon. Telpon/Fax: (0231)


Download ppt "Pelestarian Seni Topeng Nusantara. Festival Topeng Nusantara 2010 Cirebon, 10 – 17 Oktober 2010 Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi seni paling."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google