Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bentuk Kepemilikan Bisnis PERTEMUAN 8

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bentuk Kepemilikan Bisnis PERTEMUAN 8"— Transcript presentasi:

1 Bentuk Kepemilikan Bisnis PERTEMUAN 8

2 Keputusan Bentuk Kepemilikan Bisnis Akses Bisnis ke Pendanaan Akses Bisnis ke Pendanaan Akses Bisnis ke Pendanaan Nilai Perusahaan

3 Kepemilikan Perseorangan (Sole Proprietorship) Pemilik dari kepemilikan perseorangan disebut pemilik tunggal (sole proprietor). Keuntungan yang dihasilkan merupakan laba pribadi. Menjadi subjek dari pajak penghasilan pribadi yang dibayarkan di kantor pajak-Internal Revenue Service (IRS).

4 Karakteristik Bentuk kepemilikan Perusahaan yang Berhasil Bertanggung jawab terhadap kinerja perusahaan secara penuh. Bersedia bekerja secara fleksibel. Harus dapat dihubungi sepanjang waktu dan harus dapat menggantikan karyawan yang sakit. Menunjukkan sikap kepemimpinan yang kuat, kemampuan organisasi dan komunikasi yang baik.

5 Keuntungan Kepemilikan Perseorangan 1.Seluruh keuntungan diterima oleh pemilik tungggal. 2.Organisasi yang mudah. 3.Pengendalian penuh. 4.Pajak yang lebih rendah.

6 Kerugian Kepemilikan Perseorangan 1.Pemilik tunggal menanggung seluruh kerugian. 2. Kewajiban yang tidak terbatas (unlimited liability). 3.Dana yang terbatas. 4.Keahlian yang terbatas.

7 Persekutuan (Partnership) Bisnis yang dimiliki secara bersama oleh dua atau lebih orang. Para pemilik dari bisnis ini disebut sekutu (partner). Harus mendaftarkan ke negara bagian dan mengajukan izin kerja. Dalam persekutuan umum (general partnership) seluruh sekutu memiliki tanggung jawab tidak terbatas.

8 Persekutuan terbatas (limited partnership), perusahaan memiliki beberapa sekutu terbatas (limited partners) atau sekutu yang kewajibannya dibatasi atas uang atau harta yang telah mereka sumbangkan pada persekutuan. Sekutu terbatas berupa investor dan tidak ikut berperan dalam manajemen. Menanggung kerugian dan keuntungan. Persekutuan terbatas memiliki satu atau lebih sekutu umum (general partners), mengelola bisnis, menerima gaji, berbagi keuntungan dan kerugian bisnis dan memiliki kewajiban tidak terbatas.

9 Keuntungan Persekutuan 1.Tambahan pendanaan. 2.Pembagian kerugian. 3.Lebih banyak spesialisasi. Kerugian Persekutuan 1.Pembagian pengendalian. 2.Kewajiban tidak terbatas. 3.Pembagian keuntungan.

10 Korporasi–S (S-corporation) Perusahaan memiliki jumlah pemilik maksimal 100 orang. Memiliki kewajiban yang terbatas. Dikenakan pajak yang sama jika perusahaan berbentuk persekutuan. Keuntungan didistribusikan ke para pemilik dan dikenakan pajak sesuai dengan tarif pajak penghasilan.

11 Perusahaan Kewajiban Terbatas (Limited Liability Company-LLC) Memiliki fasilitas yang menguntungkan dari jenis persekutuan umum dan menawarkan kewajiban terbatas bagi para sekutu. LLC melindungi harta pribadi seorang sekutu dari kerugian akibat kelalaian sekutu lainny di dalam perusahaan, tetapi harta perusahaan tidak dilindungi. Beberapa persekutuan umum telah berubah menjadi LLC tujuannya untuk mengkapitalisasi keuntungan dari persekutuan dan membatasi kewajiban bagi para pemiliknya.

12 Perseroan Terbatas (Corporation) Suatu entitas yang tercatat di suatu negara bagian dan membayarkan pajak serta secara hukum dapat dibedakan dari para pemiliknya.

13 Kontribusi relatif kepemilikan perseorangan, persekutuan dan perseroan terbatas pada pendapatan usaha.

14

15 terbatas atau dokumen untuk mendirikan usaha dan melaporkan pada pemerintah. Akta pendirian mencantumkan aspek-aspek penting perseroan, seperti nama perusahaan, jumlah saham yang diterbtkan dan operasi perusahaan.Anggaran dasar (bylaws), panduan umum dalam mengelola perusahaan. Pemegang saham secara hukum terbatas dari entitas, memiliki kewajiban terbatas dan tidak bertanggung jawab teHarus ada akta pendirian (charter) perseroan rhadap tindakan yang dilakukan perusahaan.

16 Jumlah maksimal kerugian yang ditanggung pemegang saham sebesar uang yang telah diinvestasikan. Para pemegang saham memilih anggota dewan direksi yang bertanggung jawab dalam membuat kebijakan perusahaan. Tanggung jawab dewan direksi memilih presiden, wakil presiden, dan diberikan wewenang dan tanggung jawab. Jika dewan direksi merasa tidak puas terhadap kinerja pejabat tersebut, mereka memiliki kekuasaan untuk mengganti mereka. Jika pemegang saham tidak merasa puas terhadap kinerja direksi maka mereka dapat mengganti pada pemilihan berikutnya. Direktur Utama (Chief Executive Officer-CEO) bertindak sebagai ketua dewan.

17 Pemegang Saham mendapatkan Penghasilan Menerima deviden dari perusahaan selama tiga bulan terakhir. Saham yang mereka miliki dapat mengalami peningkatan nilai. Dapat memperoleh keuntungan dengan menjual saham pada harga jauh lebih tinggi pada saat mereka membelinya.

18 Perseroan Tertutup (Privately Held) VS Perseroan Terbuka (Publicly Held) Perseroan tertutup kepemilikannya dibatasi hanya untuk sekelompok kecil investor. Memperoleh tambahan dana menjadi perseroan terbuka dengan cara masuk bursa (going public) atau menerbitkan saham. Perseroan terbuka saham dapat dengan mudah dibeli atau dijual oleh para investor. Memperoleh dana tambahan dengan menerbitkan saham biasa baru.

19 Keuntungan Perseroan Terbatas 1.Kewajiban terbatas. 2.Akses ke pendanaan. 3.Perpindahan kepemilikan. Kerugian Perseroan Terbatas 1.Biaya organisai tinggi. 2.Pengungkapan keuangan. 3.Masalah perwakilan. 4.Pajak tinggi.

20 Tarif pajak perseroan berbeda dengan perorangan. Asumsi perseroan terbatas mendapatkan $10 juta tahun ini. Pajak perseroan tahun ini ats laba perusahaan 30%. Pajak dan laba perusahaan setelah pajak: Laba sebelum pajak= $ Pajak Perseroan= Laba setelah pajak= $

21 Asumsi pajak pribadi 10%. Penghasilan dividen aktual yang diterima pemegang saham setelah membayar pajak penghasilan: Dividen diterima= $ Pajak yang dibayarkan Atas Dividen= $ Penghasilan setelah pajak= $

22 Pajak Ganda Operasi Bisnis Perusahaan Laba Perusahaan Pemerintah Federal Laba setelah Pajak Pemilik Investasi pada perusahaan Laba ditahan Dividen Pajak penghasilan pribadi Pajak

23 Perbandingan dampak Pajak pada Bentuk Perseroan Terbatas dan Kepemilikan Perseorangan Laba Perseroan Terbatas Laba Perusahaan setelah Pajak Pemilik (Pemegang Saham) Pemerintah Federal Pajak Penghasilan Perseroan Dividen Pajak Penghasilan Pribadi Dampak Pajak pada Perseroan Terbatas

24 Dampak Pajak pada Kepemilikan Perseorangan Laba Kepemilikan Perseorangan Pemilik Pemerintah Federal Penghasilan Pribadi Pajak Penghasiklan Pribadi

25 Pengaruh Kepemilikan terhadap Pengembalian dan Risiko Dampak Kepemilikan pada Pengembalian Investasi ROE = Return On Equity (Pengembalian Atas Ekuitas) Ekuitas = Equity (Total investasi pemegang saham perusahaan)

26 Asumsi pemegang saham menginvestasikan $1 juta dalam perusahaan. Laba setelah pajak tahun lalu $ Pengembalian atas ekuitas: = 0,15 % atau 15%

27 Perusahaan A (Persekutuan) Perusahaan B (Perseroan Terbatas) Laba setelah pajak tahun ini$ 15 juta Ekuitas Pemilik$100 juta$300 juta Pengembalian atas Ekuitas15%5%

28 Pengembalian atas Ekuitas Zemax Company Pemegang Saham Dividen $0 Opersi Bisnis Saldo laba $70 juta Penjualan $800 juta Pengeluaran $700 juta Laba $100 juta Pajak $30 juta Laba Bersih setelah Pajak $70 juta = Investasi pada Saham

29 Dampak Kepemilikan terhadap Risiko Risiko (risk) perusahaan mewakili tingkat ketidakpastian terhadap laba masa yang akan datang, yang mencerminkan ketidakpastian pengembalian bagi para pemiliknya. Perusahaan mengalami kerugian jika pendapatan lebih kecil dari yang diharapkan atau jika pengeluaran lebih besar dari yang diperkirakan. Para pemili dapat kehilangan sebagian besar atau seluruh dana yang telah diinvestasikan dalam perusahaan.

30 Memperoleh Kepemilikan atas Bisnis yang Sudah Berjalan Mengambil alih kepemilikan sebuah bisnis keluarga. Membeli bisnis yang sudah berjalan. Waralaba

31 Waralaba (franchise) Kesepakatan diman apemilik suatu bisnis atau pewaralaba (franchisor) memperkenalkan pihak lain atau tewaralaba (franchisee) menggunakan merk dagang, nama dagang, atu hak ciptanya dengan syarat-syarat tertentu. Beroperasi sebagai suatu bisnis yang independen dan pada umumnya dimiliki oleh kepemilikan perseorangan.

32 Jenis-jenis Waralaba Pendistribusian (distributorship). Bisnis rantai toko (chain-style business). Kesepakatan produksi (manufacturing arrangement).

33 Keuntungan waralaba: Gaya manajemen yang telah teruji. Pengakuan nama. Dukungan keuangan. Kerugian waralaba: Berbagi keuntungan. Kurangnya pengendalian.


Download ppt "Bentuk Kepemilikan Bisnis PERTEMUAN 8"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google