Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BUSINESS PLAN. Business Plan disusun untuk : Rencana Usaha Baru Rencana Usaha Baru Rencana Perluasan Usaha Rencana Perluasan Usaha Rencana Placement of.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BUSINESS PLAN. Business Plan disusun untuk : Rencana Usaha Baru Rencana Usaha Baru Rencana Perluasan Usaha Rencana Perluasan Usaha Rencana Placement of."— Transcript presentasi:

1 BUSINESS PLAN

2 Business Plan disusun untuk : Rencana Usaha Baru Rencana Usaha Baru Rencana Perluasan Usaha Rencana Perluasan Usaha Rencana Placement of Funds Rencana Placement of Funds Mendapatkan dana utk membiayai Mendapatkan dana utk membiayai pelaksanaan suatu rencana usaha. pelaksanaan suatu rencana usaha.

3 BUSINESS PLAN Adalah dokumen Tertulis (Formal &Written Plan) tentang: Rencana usaha dan berbagai aspeknya yang relevan khususnya berkaitan dengan usaha untuk memperoleh dana yang diperlukan untuk membiayainya Rencana usaha dan berbagai aspeknya yang relevan khususnya berkaitan dengan usaha untuk memperoleh dana yang diperlukan untuk membiayainya Sering pula disebut sebagai Business Deal Sering pula disebut sebagai Business Deal

4 Rencana usaha & berbagai aspeknya yg relevan Idea Produk / Jasa Idea Produk / Jasa Aspek Market dari Rencana Produk / Jasa tsb. Aspek Market dari Rencana Produk / Jasa tsb. Aspek Teknis dan Proses Pembuatan Produk/Jasa Aspek Teknis dan Proses Pembuatan Produk/Jasa Aspek Pendanaan & Keuangan Aspek Pendanaan & Keuangan Aspek Risiko Usaha Aspek Risiko Usaha Lain - lain yang relevan Lain - lain yang relevan

5 Tujuan Membuat Business Plan Menarik minat investor untuk menanamkan modalnya Menarik minat investor untuk menanamkan modalnya (To raise money for a growing company or entrepreneur )

6 MANFAAT / GUNA MENULIS BUSINES PLAN 1. Pembuatnya dipaksa menilai kembali rencananya - secara menyeluruh - secara menyeluruh - dengan lebih obyektif - dengan lebih obyektif - kritis dan tidak emosional - kritis dan tidak emosional 2. Pedoman dan alat mengkomunikasikan gagasan 3. Dasar bagi investor untuk menilai & memutuskan 4. Memperkecil risiko kegagalan (Lebih baik mengetahui ketidaklayakan usaha terlebih dulu diatas kertas daripada dilapangan ) (Lebih baik mengetahui ketidaklayakan usaha terlebih dulu diatas kertas daripada dilapangan )

7 STRUKTUR ISI BUSINESS PLAN Daftar isi (Table of contents) Daftar isi (Table of contents) Ringkasan (Executive Summary) Ringkasan (Executive Summary) Deskripsi Perusahaan (The Company) Deskripsi Perusahaan (The Company) Produk/Jasa (Product & Services) Produk/Jasa (Product & Services) Pemasaran (Marketing Plan) Pemasaran (Marketing Plan) Manajemen & Organisasi Manajemen & Organisasi Struktur Modal (Capitalization & Structure) Struktur Modal (Capitalization & Structure) Keuangan dan Rencana Pendanaan Keuangan dan Rencana Pendanaan Lampiran - Lampiran Lampiran - Lampiran

8 LAMPIRAN – LAMPIRAN : Proyeksi Penjualan Proyeksi Penjualan Proyeksi Neraca dan Laba Rugi Proyeksi Neraca dan Laba Rugi Proyeksi Cash Flow Proyeksi Cash Flow Profit Analysis Profit Analysis Contoh Produk ( sampel ) Contoh Produk ( sampel ) Curriculum Vitae Curriculum Vitae Process Flow Sheet Process Flow Sheet

9 BEBERAPA SYARAT MENULIS BISNIS PLAN YANG BAIK Tidak tebal (~ 30 halaman, tanpa lampiran) Tidak tebal (~ 30 halaman, tanpa lampiran) Sudah dapat dipahami dgn membacanya 5 menit saja Sudah dapat dipahami dgn membacanya 5 menit saja Jelas apa produknya,siapa yg menawarkan, apa yang ditawarkan, dst. Jelas apa produknya,siapa yg menawarkan, apa yang ditawarkan, dst. Ringkas - jelas - lengkap dan ditulis dengan cara/bahasa yang mudah dipahami Ringkas - jelas - lengkap dan ditulis dengan cara/bahasa yang mudah dipahami Akurat – optimis – menarik. Akurat – optimis – menarik. Risiko-risiko harus tetap ditulis dengan cara yang tepat Risiko-risiko harus tetap ditulis dengan cara yang tepat Format yang menarik dan cukup representatif Format yang menarik dan cukup representatif

10 HAL-HAL PENTING BAGI CALON PEMBERI DANA BAGI CALON KREDITOR : BAGI CALON KREDITOR : - Kemampuan perusahaan membayar - Kemampuan perusahaan membayar hutang dan bunganya (cashflow, ratio hutang dan bunganya (cashflow, ratio keuangan,dst) keuangan,dst) - Karakter pengusaha ybs (credit history, - Karakter pengusaha ybs (credit history, etika bisnisnya, kemampuan, dapat etika bisnisnya, kemampuan, dapat dipercaya,dst.) dipercaya,dst.) - Jaminan (Collateral) - Jaminan (Collateral) - Kontribusi pengusaha ( D/E ratio ) - Kontribusi pengusaha ( D/E ratio )

11 HAL-HAL PENTING BAGI CALON PEMBERI DANA BAGI CALON INVESTOR : BAGI CALON INVESTOR : - Tidak mencari “ one shot deals “ - Tidak mencari “ one shot deals “ - Prospek keuntungan jangka panjang - Prospek keuntungan jangka panjang perusahaan dan tingkat risiko usahanya perusahaan dan tingkat risiko usahanya - Rate of return & likuiditas perusahaan - Rate of return & likuiditas perusahaan - Kualitas entrepreneur - Kualitas entrepreneur - Keseimbangan team manajemen - Keseimbangan team manajemen

12 HAL-HAL PENTING DALAM MENULIS BUSINESS PLAN PRODUK PRODUK Produk standard ==>volume,teknologi,cost Produk standard ==>volume,teknologi,cost Produk bervariasi ==>teknik & kreativitas Produk bervariasi ==>teknik & kreativitas PASAR DAN POTENSINYA PASAR DAN POTENSINYA Target konsumen, Pesaing, dst. Target konsumen, Pesaing, dst. FAKTOR KRITIS DALAM USAHA YBS FAKTOR KRITIS DALAM USAHA YBS Biaya, akses ke sumber, akses pasar, akses ke jalur distribusi, apa yg membuat orang tertarik Biaya, akses ke sumber, akses pasar, akses ke jalur distribusi, apa yg membuat orang tertarik

13 SUMBER - SUMBER PELUANG ( PETER F. DRUCKER ) THE UNEXPECTED THE UNEXPECTED Sukses yang tak diduga dikembangkan lebih jauh (Minuman dalam kemasan kertas/plastik, P.C, dst) Sukses yang tak diduga dikembangkan lebih jauh (Minuman dalam kemasan kertas/plastik, P.C, dst) INCONGRUITY (Ketidakpatasan) INCONGRUITY (Ketidakpatasan) Income/capita rendah tapi banyak mobil mewah, bahan makanan/buah- buahan melimpah disuatu daerah, sementara daerah lain paceklik/kekurangan makanan Income/capita rendah tapi banyak mobil mewah, bahan makanan/buah- buahan melimpah disuatu daerah, sementara daerah lain paceklik/kekurangan makanan

14 SUMBER - SUMBER PELUANG ( PETER F. DRUCKER ) PROCESS NEEDS PROCESS NEEDS Kamera dulu yang besar-besar, proses photo yg lama, Clean/Green Product Kamera dulu yang besar-besar, proses photo yg lama, Clean/Green Product CHANGES IN INDUSTRY STRUCTURE CHANGES IN INDUSTRY STRUCTURE Industri lokal menjadi global, Bisnis yang Industri lokal menjadi global, Bisnis yang semula monopoli, kini boleh untuk umum semula monopoli, kini boleh untuk umum DEMOGRAPHIC CHANGE DEMOGRAPHIC CHANGE Penduduk makin banyak; income naik, terjadi resesi sehingga orang merubah prioritas. Penduduk makin banyak; income naik, terjadi resesi sehingga orang merubah prioritas.

15 SUMBER - SUMBER PELUANG ( PETER F. DRUCKER ) CHANGES IN PERCEPTION ; MOOD & MEANING CHANGES IN PERCEPTION ; MOOD & MEANING Berkembang bisnis fastfood ; café ; jeans ; dst Berkembang bisnis fastfood ; café ; jeans ; dst NEW KNOWLEDGE NEW KNOWLEDGE Diciptakannya komputer, pesawat terbang, dst Diciptakannya komputer, pesawat terbang, dst

16 THE DO’ES & THE DON’TS The Do’es The Do’es 1.Mulai dgn analisis peluang secara sistematik 2. Inovasi bersifat konseptual & perseptual (otak kiri dan otak kanan) (otak kiri dan otak kanan) 3. Sederhana, fokus, spesifik,jelas, cukup detail 4. Mulai dgn hal-hal kecil (tidak muluk2) 5. Mengarah pada tujuan memimpin pasar

17 THE DO’ES &THE DON’TS The Don’ts The Don’ts 1. Jangan terlalu banyak (harus fokus) 2. Jangan menggabungkan terlalu banyak hal (Harus fokus) 3. Inovasi untuk saat ini, bukan untuk sesuatu yang jauh dimasa depan

18 MARKETING PLAN : Jenis dan karakteristik konsumen produk/jasa Jenis dan karakteristik konsumen produk/jasa Ukuran pasar, trend dan segmennya Ukuran pasar, trend dan segmennya Target pasar Target pasar Harga jual dan proses pen- dapatan/keuntungan Harga jual dan proses pen- dapatan/keuntungan Pesaing utama Pesaing utama Jalur distribusi Jalur distribusi Cara pemasaran Cara pemasaran

19 PERSAINGAN & RISIKO USAHA Pesaing-pesaing usaha Pesaing-pesaing usaha Peta situasi persaingan Peta situasi persaingan Keunggulan utama untuk bersaing Keunggulan utama untuk bersaing Risiko usaha : Risiko usaha : - fluktuasi pasar - fluktuasi pasar - perubahan teknologi - perubahan teknologi - kecepatan perputaran uang/usaha - kecepatan perputaran uang/usaha - perubahan lingkungan/peraturan - perubahan lingkungan/peraturan - learning curve dan produk cacat - learning curve dan produk cacat - entry barrier & exit barrier - entry barrier & exit barrier - bargaining power - bargaining power - substitusi produk - substitusi produk

20 MANAJEMEN & ORGANISASI Jumlah dan jenis tenaga kerja diperlukan Jumlah dan jenis tenaga kerja diperlukan (Operator, Tenaga ahli, Manager, dst) (Operator, Tenaga ahli, Manager, dst) Sumber perolehan tenaga kerja Sumber perolehan tenaga kerja Struktur Organisasi Struktur Organisasi Rencana Operasi Usaha Rencana Operasi Usaha - Make & Buy Decision - Make & Buy Decision - Aliansi dan kontrak-kontrak kerja sama - Aliansi dan kontrak-kontrak kerja sama - Anak angkat dan bapak angkat - Anak angkat dan bapak angkat - Patent dan lisensi/franchising - Patent dan lisensi/franchising - Turnkey project / BOT - Turnkey project / BOT

21 CAPITALIZING & STRUCTURE Besarnya modal yang diperlukan Besarnya modal yang diperlukan Komposisi permodalan Komposisi permodalan Sumber-sumber pendanaan Sumber-sumber pendanaan Penawaran bagi investor/kreditor Penawaran bagi investor/kreditor

22 FINANCING PLAN : Rencana sumber-2 pendanaan Rencana sumber-2 pendanaan Memberikan gambaran tentang kelayakan usaha ditinjau dari aspek keuangan Memberikan gambaran tentang kelayakan usaha ditinjau dari aspek keuangan Hasil proyeksi laba/rugi Hasil proyeksi laba/rugi Hasil proyeksi aliran dana Hasil proyeksi aliran dana Hasil perhitungan ROI / NPV Hasil perhitungan ROI / NPV Hasil perhitungan Payback Period Hasil perhitungan Payback Period Hasil perhitungan Break Even Hasil perhitungan Break Even Neraca awal Neraca awal

23 PRODUK / JASA : Bagaimana hub. nya dgn needs & wants customer? Bagaimana hub. nya dgn needs & wants customer? Apa keunggulannya terhdp produk sejenis ? Apa keunggulannya terhdp produk sejenis ? a. desain bervariasi ==> teknik & kreativitas a. desain bervariasi ==> teknik & kreativitas b. desain standard ==> volume, teknologi,cost b. desain standard ==> volume, teknologi,cost Dimana daya tariknya bagi customer ? Dimana daya tariknya bagi customer ? Seberapa kuat daya tarik tersebut Seberapa kuat daya tarik tersebut - Manfaat (fungsi) ? - Manfaat (fungsi) ? - Atribut ? - Atribut ? (Hubungannya dengan tingkat needs & wants) (Hubungannya dengan tingkat needs & wants)

24 PASAR DAN POTENSINYA Siapa Customer Groupnya ? (segmen & target) Siapa Customer Groupnya ? (segmen & target) Berapa besar ? Berapa besar ? Trendnya dimasa depan ? Trendnya dimasa depan ? Siapa pesaingnya ? Kekuatan & kelemahan ? Siapa pesaingnya ? Kekuatan & kelemahan ? Intensitas persaingan ? (pasar jenuh? gap besar?) Intensitas persaingan ? (pasar jenuh? gap besar?) Jalur distribusi ? (Angkutan, Warehouse, Agen) Jalur distribusi ? (Angkutan, Warehouse, Agen) Perkembangan lingkungan? (ancaman&peluang?) Perkembangan lingkungan? (ancaman&peluang?)

25 KONSEP PRODUK : Produk harus unik, jelas bedanya dengan produk sejenis, besar daya tariknya bagi customer Produk harus unik, jelas bedanya dengan produk sejenis, besar daya tariknya bagi customer Produk/Jasa harus mengarah/mampu menjadi pemimpin pasar Produk/Jasa harus mengarah/mampu menjadi pemimpin pasar ===>KONSEP PRODUK KONSEP PRODUK <===

26 FAKTOR - FAKTOR KRITIS : Penguasaan karakteristik & liku2 bisnis ybs. Penguasaan karakteristik & liku2 bisnis ybs. - spesifikasi produk/jasa (ukuran, bahan, - spesifikasi produk/jasa (ukuran, bahan, komponen, dst) komponen, dst) - proses produksi, peralatan, mesin2, - proses produksi, peralatan, mesin2, teknologi teknologi - akses material, akses pasar, akses jalur - akses material, akses pasar, akses jalur distribusi, akses pendanaan, akses distribusi, akses pendanaan, akses tenaga ahli,dst. tenaga ahli,dst. - Struktur persaingan - Struktur persaingan - Atribut penting dalam persaingan - Atribut penting dalam persaingan (desain, cost, delivery, reliability, timing, (desain, cost, delivery, reliability, timing,dst) - dana / keuangan - dana / keuangan

27 FOKUS PEMBUAT BUSINESS PLAN 1. Identifikasi peluang 2. Potensi pasar/keberhasilan yang besar besar 3. Peramalan keadaan masa depan 4. Perhitungan - perhitungan kelayakan (Kuantitatif - Statistik - Deterministik) kelayakan (Kuantitatif - Statistik - Deterministik)

28 PERHATIAN CALON INVESTOR Jaminan kebenaran data /angka2 yg digunakan Jaminan kebenaran data /angka2 yg digunakan Ketepatan asumsi2 yang digunakan, khususnya berkaitan dengan peramalan masa depan Ketepatan asumsi2 yang digunakan, khususnya berkaitan dengan peramalan masa depan Melakukan penilaian ulang terhadap proyeksi2 yg dibuat dalam Business Plan (aspek risiko ) Melakukan penilaian ulang terhadap proyeksi2 yg dibuat dalam Business Plan (aspek risiko ) Siapa calon entrepreneurnya Siapa calon entrepreneurnya Calon investor memiliki banyak alternatif lain Calon investor memiliki banyak alternatif lain (Business Plan lain) sehingga perlu bersaing utk mendapatkan waktu dan perhatiannya (Business Plan lain) sehingga perlu bersaing utk mendapatkan waktu dan perhatiannya (BP harus menarik- singkat tapi jelas) (BP harus menarik- singkat tapi jelas)

29 ABSTRAKSI PROSES ENTREPRENEUR 1. Meramalkan masa depan 2. Menunjukkan Potensi CALON INVESTOR 1. Mempertanyakan asumsi2 2. Menunjukkan risiko2 nya Melalui proses diskusi - tawar menawar - simulasi, dst akhirnya kedua pihak akan mencapai kesepakatan tentang: - Asumsi 2& proyeksi 2 - Seberapa menariknya Business Plan tsb - Harga/nilai penyertaan dana yg diminta

30 WUJUD KESEPAKATAN 1. Pemberian pinjaman dgn bunga 2. Pembelian saham 3. Penyetoran modal dgn pembagian keuntungan 4. Bentuk2 kerjasama bagi hasil 5. Dst.

31 CARA DAN NADA PRESENTASI : - Business like - Positif dan “ interesting” - Sistematis - Tidak meragukan - Tidak berkepanjangan - Pemikirannya cukup teliti (Pendengarnya adalah Praktisi Bisnis/Realis)

32 CARA INVESTOR MEMBACA BUSINESS PLAN : ( 5 MENIT ) Tahap untuk mengetahui karakteristik industri dan perusahaan ybs Tahap untuk mengetahui karakteristik industri dan perusahaan ybs Tahap mempelajari dan menentukan “term of the deal” Tahap mempelajari dan menentukan “term of the deal” Melihat neraca terakhir perusahaan Melihat neraca terakhir perusahaan Melihat beda tawaran business plan tsb dengan business plan lain Melihat beda tawaran business plan tsb dengan business plan lain Membolak balik halaman BP secara cepat untuk mendapat gambaran/minat lebih jauh Membolak balik halaman BP secara cepat untuk mendapat gambaran/minat lebih jauh

33 KARAKTERISTIK INDUSTRI YBS Setiap calon investor memiliki minat yang berbeda terhadap suatu bidang usaha tertentu (kepekaan, feeling & kemampuannya dibentuk oleh kegagalan & kesuksesannya selama ini dibidang ybs) Setiap calon investor memiliki minat yang berbeda terhadap suatu bidang usaha tertentu (kepekaan, feeling & kemampuannya dibentuk oleh kegagalan & kesuksesannya selama ini dibidang ybs) Setiap calon investor akan membandingkan Business Plan yang ditawarkan kepadanya dengan market leader dibidang ybs. Setiap calon investor akan membandingkan Business Plan yang ditawarkan kepadanya dengan market leader dibidang ybs. Demikian pula “naik turunnya “ industri tsb. Demikian pula “naik turunnya “ industri tsb.

34 KARAKTERISTIK PERUSH. YBS : Calon investor akan mencari / melihat : 1. Penjualan tahunan usaha selama Penjualan tahunan usaha selama 12 bulan bulan 2. Laba / rugi selama tahun terakhir 2. Laba / rugi selama tahun terakhir 3. Jumlah tenaga kerja perusahaan 3. Jumlah tenaga kerja perusahaan tsb. tsb. 4. Market share perusahaan 4. Market share perusahaan 5. Tingkat teknologi yang digunakan 5. Tingkat teknologi yang digunakan 6. Lokasi geografis dan fasilitas2 yang 6. Lokasi geografis dan fasilitas2 yang dimiliki dimiliki

35 Analisis Bisnis & Studi Kelayakan Usaha

36 Pentingnya Studi kelayakan usaha Sebelum memulai bisnis baru harus diadakan penelitian terlebih dahulu apakah bisnis yang akan dirintis menguntungkan atau tidak Sebelum memulai bisnis baru harus diadakan penelitian terlebih dahulu apakah bisnis yang akan dirintis menguntungkan atau tidak Ada 2 studi atau analisis yang dapat digunakan: Ada 2 studi atau analisis yang dapat digunakan: - Studi kelayakan usaha (feasibility study of businesses) study of businesses) - Analisa SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat) Weakness, Opportunity, Threat)

37 Proses dan tahap studi kelayakan Tahap penemuan ide atau perumusan gagasan Tahap penemuan ide atau perumusan gagasan Tahap memformulasi tujuan Tahap memformulasi tujuan Tahap analisis Tahap analisis Tahap keputusan Tahap keputusan

38 Analisis Kelayakan bisnis Analisis aspek pemasaran: Analisis aspek pemasaran: Kebutuhan & keinginan konsumen, Segmentasi pasar, Target, Nilai tambah, Masa hidup produk, Struktur pasar, Persaingan & strategi pesaing, Ukuran pasar, Pertumbuhan pasar, Laba kotor dan Pangsa pasar Analisis aspek produksi/operasi: Analisis aspek produksi/operasi: Lokasi operasi, Volume operasi, Mesin dan peralatan, Bahan baku & bahan penolong, Tenaga kerja dan Lay-out Analisis aspek manajemen: Analisis aspek manajemen: Kepemilikan, Organisasi, Tim manajemen dan Karyawan Analisis aspek keuangan: Analisis aspek keuangan: Kebutuhan dana, Sumber dana, Proyeksi neraca, Proyeksi laba rugi dan Proyeksi aliran kas (cash flow)

39 Aliran kas masuk bersih = Laba setelah pajak + penyusutan + (1 – tarif pajak) bunga Tahun Laba setelah Pajak Penyusut an BungaPerolehan

40 Kriteria investasi Untuk mengetahui layak tidaknya suatu investasi yang dilakukan dan menguntungkan secara ekonomis dipergunakan empat kriteria yaitu: Untuk mengetahui layak tidaknya suatu investasi yang dilakukan dan menguntungkan secara ekonomis dipergunakan empat kriteria yaitu: - Payback Period - Net Present Value - Internal Rate of Return - Probalility Index

41 Payback Period (PBP) Untuk menghitung jangka waktu pengembalian modal. Untuk menghitung jangka waktu pengembalian modal. Semakin cepat payback period- nya semakin baik bisnis tersebut. Semakin cepat payback period- nya semakin baik bisnis tersebut. Payback Period = Nilai Investasi Kas Masuk Bersih X 1 Tahun

42 Kriteria Nilai Bersih Sekarang Nilai uang sebagai manfaat ekonomi dari usaha yang diperkirakan akan diterima di masa yang akan datang tidak sama dengan nilai uang yang diterima sekarang, karena adanya faktor interest rate

43 Discount Rate Untuk menghitung discount rate : Untuk menghitung discount rate : Rumus : Rumus : d = discount rate i = interest rate t = tahun t = tahun Cont: discount rate pada tahun ke-5 dengan interest rate 10% = d = 1 / ( 1 + i ) t

44 NPV dapat dihitung dengan menggunakan rumus : B t = benefit th ke-t C t = cost th ke-t i = interest rate yang ditentukan t = tahun K o = investasi awal tahun ke-0 (sebelum proyek) Kriteria: NPV>0 Feasible NPV=0Indifferent NPV<0Unfeasible _ (B t -C t ) (1+i) t  KoKo NPV =

45 NoNo DeskripsiTh.0Th.1Th.2Th.3Th.4Th.5 ABenefit 1Penghematan biaya perawatan Penjualan Informasi Total Benefit BCost 1Investasi Awal (membeli komputer baru) 95 2Biaya Operasional30 Total Cost9530 Net Benefit(95) Discount Rate 15% NPV pd Disc. Rate 15% (95)

46 NPV ( ) – 95 = 8.33 > 0 NPV > 0 Feasible

47 TERIMAKASIH


Download ppt "BUSINESS PLAN. Business Plan disusun untuk : Rencana Usaha Baru Rencana Usaha Baru Rencana Perluasan Usaha Rencana Perluasan Usaha Rencana Placement of."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google