Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FASILITAS EMERGENCY (UNIT GAWAT DARURAT) RUDY KRISTIANTO.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FASILITAS EMERGENCY (UNIT GAWAT DARURAT) RUDY KRISTIANTO."— Transcript presentasi:

1 FASILITAS EMERGENCY (UNIT GAWAT DARURAT) RUDY KRISTIANTO

2 RUANG EMERGENCY PENDAHULUAN  Pasien emergency, adalah pasien pengunjung RS yang “tidak direncanakan”. Kedatangannya ke RS akibat dari kondisi kegawatan yang sedang dideritanya.  Semua RS harus memiliki fasilitas pelayanan Emergency (= Gawat Darurat), yang siap menerima pasien tiap hari 24-jam.  Untuk melaksanakan fungsinya Unit EMG (UGD) memerlukan dukungan Dokter/Nurse selalu std.by 24-jam.  Kegiatan UGD perlu dukungan Radiologi (foto Rontgen), lab.klinik, operasi kecil, namun tidak jarang perlu dukungan operasi besar.

3 Pengunjung UGD  Pola kunjungan UGD: – Pasien, datang dengan ambulance, kendaraan lainnya, bahkan ada yang datang dengan jalan kaki. – Pengunjung lain :  Pengatar pasien,  Keluarga/kerabat yang bezuk,  Polisi (pada pasien kecelakaan, kejahatan), – Kendaraan : ambulance, mobil pribadi, motor, kendaraan lain,

4 Kondisi Pasien Umum dan Penyimpangan Pada umumnya pasien UGD, adalah pasien yang tidak mampu jalan sendiri, memerlukan pertolongan orang lain, sehingga perlu ada troley pasien EMG, kursi roda, tongkat dll. Sehingga kedatangannya ke UGD memang dalam kondisi kegawatan. Penyimpangan, sering pasien sengaja datang melalui UGD dengan tujuan agar mendapat pelayanan yang lebih mudah dan cepat, baik pelayanan maupun persyaratan administrasinya: 1.Pada RS yang bekerja sama dengan PT Askes (Askes Miskin). Jika melalui UGD persyaratan administrasi ada kelonggaran dapat diselesaikan dalam waktu 3 x 24 jam sejak pasien diterima. 2.Jika kelas rawat inap semuanya penuh, ada kesengajaan pura2 Emergency, dengan tujuan pasti pasien dapat masuk dan dilayani, yang menimbulkan kesulitan bagi RS untuk mengendalikannya.

5 Fasilitas Pendukung ruang EMERGENCY  Pintu masuk harus mudah di akses dari luar.  Ruang kegiatan klinis harus terpisah dengan sekat dari ruang umum/penunjang.  Area pertama digunakan untuk ruang triage  Ruang Tindakan treatment berdekatan dengan triage.  Ruang pemulihan / recovery dirancang untuk one day care.  Suply obat dan farmasi sebaiknya melalui loket, untuk menghidari lalu lalang petugas non medik.  Counter perawat diupayakan dapat langsungmengamati secara langsung perkembangan pasien.  Sebaiknya dekat dengan Laboratorium PA dan mudah ke OK  Tersedia fasilitas gas medis.  Tersedia supply listrik untuk mobile x-ray  Alat2 live saving sangat diperlukan.

6 FASILITAS EMERGENCY Fasilitas yang diperlukan dipengaruhi oleh lingkup pelayanan yang dapat diberikan oleh RS, antara lain: 1. Fasilitas Bangunan: 1.Pintu mudah dicapai oleh pengunjung, 2.Ada jalur ramp yang memudahkan masuknya kereta dorong EMG, dan kursi dorong, disamping tangga pejalan kaki. 3.Ruang Tunggu, 4.Toilet pengunjung. 2. Ruang penerimaan, triage, treatment 1.Kereta dorong, Kursi roda. 2.Persediaan Medical gas (O2 danlain-lain). 3.Obat-obatan (EMG seperti bethadine, dll, obat life saving ) 4.Bahan farmasi/alkes( bius, kapas, kasa pembalut, spalk, dll) 5.Linen, gown, 6.Tensi meter, bantuan pernapasan, Lampu periksa (lampu senter,.) 7.Instrument set EMG (gunting, pisau, pinset, forceps, korintang, dll). 8.Defibrilator

7 3. Ruang Observasi, one-day care: 1.Bed pasien, mayo table, bed side cabinet, tangga, kursi / stool, 2.Monitor jantung, pressure, temperatur, Respirator, 3.Tensimeter, 4.Ventilator, 5.Defibrilator. 6.Linen, laken, 4. Ruang Penyimpanan Alat, 5. Ruang Linen (bersih / kotor), 6. Fasilitas Mobile X-ray unit + acessories. 7. Ruang Operasi Kecil 8. Ruang Jaga Petugas Emergency, 9. Ruang Monitor Observasi, 10. Ruang Obat / Barang Farmasi, 11. Ruang Toilet, 12. Ruang Pan flusher, LANJUTAN…FASILITAS EMERGENCY

8 RANCANGAN RUANG / BANGUNAN 1. Pintu masuk mudah di capai dari luar dengan ukuran daun pintu ukuran min. 140 cm ( double swing door ), 2. Area acess pengunjung terbatas, tidak mudah masuk kedalam area “kegiatan klinis”, 3. Alur kegiatan lalu-lintas petugas penunjang medik/umum diupayakan dibatasi pintu-pintu, 4. Lebar koridor minimum 220 cm, 5. Ruang tunggu pengunjung terbatas, 6. Mudah acess lintasan pasien darurat menuju ruang operasi, ICU/ICCU, 7. Ruang-ruang pendukung administrasi (loket keuangan,registrasi, apotik, dll) 8. Dinding warna dinding pintu, terang dan mudah dibersihkan, dilapisi bahan tahan benturan trolley, bed dll. 9. Lantai halus terang dan mudah dibersihkan.

9

10

11


Download ppt "FASILITAS EMERGENCY (UNIT GAWAT DARURAT) RUDY KRISTIANTO."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google