Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

E.M AGUS SUBEKTI, Drs, M.Kes, M.Psi, Psi WENI ENDAHING WARNI, M.Psi, Psi LUTFI ARYA, M.Psi., Psi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "E.M AGUS SUBEKTI, Drs, M.Kes, M.Psi, Psi WENI ENDAHING WARNI, M.Psi, Psi LUTFI ARYA, M.Psi., Psi."— Transcript presentasi:

1 E.M AGUS SUBEKTI, Drs, M.Kes, M.Psi, Psi WENI ENDAHING WARNI, M.Psi, Psi LUTFI ARYA, M.Psi., Psi

2 Rogers terilhami oleh konsep humanistik/ pendekatan humanistik melihat eksistensi, aktualisasi, perwujudan Rogers terilhami oleh konsep humanistik/ pendekatan humanistik melihat eksistensi, aktualisasi, perwujudan SELF diadopsi dari konsep humanistik SELF diadopsi dari konsep humanistik Rogers mencoba mengintroduksi konsepnya James Rogers mencoba mengintroduksi konsepnya James SELF menurut William James  kepemilikan terhadap diri sendiri, gambaran tentang unsur-unsur pokok dari diri. SELF menurut William James  kepemilikan terhadap diri sendiri, gambaran tentang unsur-unsur pokok dari diri.

3 SELF 1. UNSUR DASAR MENGGAMBARKAN : Bahan baku dari Self Bahan baku dari Self - pengalaman yg dimiliki diri - social self Spiritual – semangat yang dibawa dalam diri Spiritual – semangat yang dibawa dalam diri Ego murni Ego murni 2. PERASAAN DIRI 3. PENGEMBANGAN & PERTAHANAN DIRI

4 SELF secara keseluruhan sebagai medan fenomenal/ medan gejala tentang apa yang dirasakan oleh diri SELF secara keseluruhan sebagai medan fenomenal/ medan gejala tentang apa yang dirasakan oleh diri Mendasari konsep analisis transaksional – Bernee Mendasari konsep analisis transaksional – Bernee Lapangan yg isinya adalah hal-hal yang dirasakan oleh diriku berupa penilaian-penilaian pola pengamatan, pola evaluasi prosesnya disadari. Lapangan yg isinya adalah hal-hal yang dirasakan oleh diriku berupa penilaian-penilaian pola pengamatan, pola evaluasi prosesnya disadari. Yang disadari adalah tentang “I” aku ; dan “me” apa yang sudah kumiliki Yang disadari adalah tentang “I” aku ; dan “me” apa yang sudah kumiliki Self cara untuk mengamati diri sendiri dan lingkungan Self cara untuk mengamati diri sendiri dan lingkungan

5 Freud : komponen kepribadian Id, Ego, Superego Freud : komponen kepribadian Id, Ego, Superego Komponen Kepribadian menurut konsep Rogers merupakan bangunan kepribadian individu Komponen Kepribadian menurut konsep Rogers merupakan bangunan kepribadian individu Dengan pengalaman-pengalaman yang berbeda maka self nantinya juga akan berbeda Dengan pengalaman-pengalaman yang berbeda maka self nantinya juga akan berbeda

6 WUJUD BUAH  Organisme DAGING  medan fenomenal yg dirasakan adalah kepedihan, hidup selalu merasakan medan fenomena (pengalaman2) BIJI  letak SELF INTERAKSI ANTARA KETIGANYA MRPKN PERSEPSI SADARI  FRAME OF REFERENCE (frame yg dibentuk krn pengalaman2)

7 Interelasi antara komponen nantinya akan diambil sebagai prinsip dalam psikoterapi -  terapi Non Directive Interelasi antara komponen nantinya akan diambil sebagai prinsip dalam psikoterapi -  terapi Non Directive Bahwa terapi-terapi harus dijalankan melalui tahapan-tahapan Bahwa terapi-terapi harus dijalankan melalui tahapan-tahapan Tahap akhir dari terapi adalah bagaimanakah seseorang itu bisa melakukan aktualisasi diri Tahap akhir dari terapi adalah bagaimanakah seseorang itu bisa melakukan aktualisasi diri Dari frame of reference yang dibentuk dr hasil akhir terapi. Dari frame of reference yang dibentuk dr hasil akhir terapi.

8 Maslow : manusia memiliki kebutuhan bertangga  faktor humanis Maslow : manusia memiliki kebutuhan bertangga  faktor humanis Rogers : melihat kebutuhan bahwa proses pemenuhannya tidak bertangga tapi pemenuhan bersyarat dan tidak bersyarat. Rogers : melihat kebutuhan bahwa proses pemenuhannya tidak bertangga tapi pemenuhan bersyarat dan tidak bersyarat.

9 Contoh : ingin belajar psi kepribadian supaya tahu tentang teori kepribadian  syaratnya buat makalah & presentasi Contoh : ingin belajar psi kepribadian supaya tahu tentang teori kepribadian  syaratnya buat makalah & presentasi Hakekatnya manusia memiliki kebutuhan yg proses pemenuhannya dg 2 hal Hakekatnya manusia memiliki kebutuhan yg proses pemenuhannya dg 2 hal Bersyarat Bersyarat Tak bersyarat Tak bersyarat Jika dlm bentuk personality keduanya harus digabungkan

10 TAHAP 1 1. Proses Fiksasi  individu datang belum mampu menentukan pilihan, maka akan terfiksasi (terpaku akan sesuatu) 2. Menerima Lingkungan : “ada keterpaksaan” menerima kenyataan, menghayati kondisi lingkungan 3. Melakukan pengungkapan diri  merupakan bentuk paham dan sadar diri

11 TAHAP 2 1. Keterbukaan 2. Eksistensi diri 3. Tidak takut/ berani mengambil resiko Pada tahap ini individu sudah mampu menetapkan kehidupan TAHAP 3 Aktualisasi diri

12 DINAMIKA KEPRIBADIAN : Menurut Self – Rogers Bahwa Rogers tidak membicarakan proses dinamika secara fragmental (terpisah-pisah) tapi pemahaman dinamika secara holistik  keseluruhan yang penting adalah goal/ sasaran/ tujuan yaitu development/ pengembangan  yg nantinya diukur dari aktualisasi dirinya. Bahwa Rogers tidak membicarakan proses dinamika secara fragmental (terpisah-pisah) tapi pemahaman dinamika secara holistik  keseluruhan yang penting adalah goal/ sasaran/ tujuan yaitu development/ pengembangan  yg nantinya diukur dari aktualisasi dirinya.

13 Individu bisa maju jika memilih pilihan yang jelas, mampu menentukan pilihan yang jelas. Individu bisa maju jika memilih pilihan yang jelas, mampu menentukan pilihan yang jelas. Individu harus paham dirinya sendiri Individu harus paham dirinya sendiri Adanya kebutuhan  yang diproyeksikan dalam kehidupan sehingga manusia akan mencapai aktualisasi Adanya kebutuhan  yang diproyeksikan dalam kehidupan sehingga manusia akan mencapai aktualisasi MAJU MAJU 1. Bisa memilih 2. Paham kemampuan yg dimiliki 3. Sadar kekurangan yg dimiliki 4. Sadar menunjukkan kemampuansebagai bentuk kompetensi diri

14 Perkembangan Kepribadian Dalam Konsep Rogers Dipengaruhi oleh: 1. Lingkungan  faktor herediter dibawa sejak lahir 2. Penilaian terhadap diri sendiri 3. Penilaian terhadap orang lain

15 a.d 2 (penilaian terhadap diri sendiri) Bila memiliki penilaian positif artinya self- nya bergerak sehingga nantinya akan memiliki penilaian diri positif pada diri sendiri maupun orang lain Bila memiliki penilaian positif artinya self- nya bergerak sehingga nantinya akan memiliki penilaian diri positif pada diri sendiri maupun orang lain Bila ada jarak antara self dg kulit maka penilaian diri negatif pada tahap fiksasi jika self terpaku ditengah, medan fenomenal kaku membentuk benturan- benturan yang menjadikan kondisi konflik. Bila ada jarak antara self dg kulit maka penilaian diri negatif pada tahap fiksasi jika self terpaku ditengah, medan fenomenal kaku membentuk benturan- benturan yang menjadikan kondisi konflik.

16


Download ppt "E.M AGUS SUBEKTI, Drs, M.Kes, M.Psi, Psi WENI ENDAHING WARNI, M.Psi, Psi LUTFI ARYA, M.Psi., Psi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google