Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

4/12/20151 Kondisi Ekonomi di Negara Asing Mempengaruhi kinerja perusahaan Pergerakan Nilai Tukar Permintaan Asing akan Produk Perusahaan Biaya Menggunakan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "4/12/20151 Kondisi Ekonomi di Negara Asing Mempengaruhi kinerja perusahaan Pergerakan Nilai Tukar Permintaan Asing akan Produk Perusahaan Biaya Menggunakan."— Transcript presentasi:

1 4/12/20151 Kondisi Ekonomi di Negara Asing Mempengaruhi kinerja perusahaan Pergerakan Nilai Tukar Permintaan Asing akan Produk Perusahaan Biaya Menggunakan Perlengkapan Atau Sumber Daya Pendapatan Perusahaan Beban Perusahaan Laba Perusahaan Nilai Perusahaan

2 4/12/20152 MOTIF MENJALANKAN BISNIS INTERNASIONAL. Menarik permintaan asing. Memanfaatkan teknologi. Menggunakan sumber daya yang murah. Melakukan diversifikasi secara internasional.

3 4/12/ Beberapa perusahaan tidak berhasil meningkatkan pangsa pasar dalam negeri karena perubahan selera pelanggan, maka akan masung ke pasar negara asing. Conto IBM, Pepsi, co, Walt Mart dll. - Contoh; Lebih dari 80% penjualan penjualan (Procter & Gamble) P & G berasal dari negara lain. Menarik Permintaan Asing

4 4/12/20154  Mendirikan perusahaan baru dinegara berkembang yang memiliki teknologo relatif rendah. 1.Contoh : Ford Motor memanfaatkan keunggulan teknologinya dengan mendirikan pabrik-pabrik dinegara berkembang diseluruh Asia, Amerika Latin. IBM melakukan bisnis dengan Cina untuk memanfaatkan teknologinya. MEMANFAATKAN TEKNOLOGI

5 4/12/20155  Biaya tenaga kerja dan tanah bervariasi diberbagai negara.  Perusahaan akan mencoba mendirikan fasilitas produksi di mana biaya tenaga kerja dan tanah murah.  Misal : Dell, inc memproduksi disk drive di Asia.  Motorola, mendirikan pabrik di Taiwan karena TK Murah  Honda mendirikan pabrik di Bekasi Indonesia.  General motors membayar pekerja dilini perakitan dimeksiko $10 sehari (termasuk tunjangan) bandingkan dengan di AS sebesar $220 perhari. MENGGUNAKAN SUMBER DAYA YANG MURAH

6 4/12/20156  Jika semua aktiva suatu perusahaan didesain untuk menghasilkan penjualan dari suatu produk tertentu di satu negara, maka laba dari perusahaan tersebut umumnya tidakn stabil, karena eksposur prsh terhadap perubahan dalam industrinya atau dalam perekonomian  Cara mengurangi risiko ini adalah dengan menjual hasil produksinya diberbagai negara.  Sehingga perusahaan dalam bisnisnya tidak begitu akan dipengaruhi oleh keadaan ekonomi dinegara asalnya Melakukan Diversifikasi secara Internasional

7 4/12/20157  CONTOHNYA PEPSI, CO  Mungkin permintaan akan produk-produk Pepsi Co, turun di Indonesia jika keadaan ekonomi Indonesia memburuk. Tetapi saat bersamaan pertumbuhan ekonomi di Brasil, Belanda, Spanyol dapat menghasilkan kenaikan dalam permintaan secara keseluruhan akan produk-produk dari Pepsi Co. Perusahaan tsb tidak akan terpengaruh keadaan ekonomi di AS tetapi agak terpengaruh oleh keadaan ekonomi di negara asing. Melakukan Diversifikasi secara Internasional

8 4/12/20158  Perusahaan tertarik untuk melakukan bisnis internasional dikarenakan kombinasi motif antara lain : a. Menarik permintaan baru dari pelanggan di negara asing. b. Perusahaan mampu memanfaatkan teknologinya yang lebih maju dari perusahaan lokal di negara berkembang. c. Mampu menggunakan tenaga kerja dan tanah yang lebih murah di negara asing d. Mampu melakukan diversifikasi atas bisnisnya di antar negara. KOMBINASI MOTIF

9 4/12/20159 Metode Menjalankan Bisnis Internasional Impor (import). Ekspor (eksport). Investasi asing langsung (direct foreign investment-DFI). Outsourcing Aliansi Strategis (strategic alliance).

10 4/12/ Mengimpor (Importing) Mengimpor : melibatkan pembelian produk atau jasa asing. Misal : Pelanggan di AS membeli baju, kamera dan produk lain dari Indonesi

11 4/12/ Faktor-faktor yang mempengaruhi Impor:  Tarif (tariff). Pajak atas produk-produk impor Pajak biasanya dibayar langsung oleh importir yang akan meneruskannya ke pelanggan dengan cara mengenakan harga lebih tinggi atas produk-produk tersebut. Sehingga harga produk menjadi terlalu tinggi dibandingkan produk yang dihasilkan yang berbasis dinegara tsb. Akibatnya: akan mengurangi persaingan di negara tsb

12 4/12/ CARA MENGENAKAN TARIF Dalam pelaksanaannya, sistem atau cara pemungutan tarif bea masuk dapat dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain : 1.Dasar Nilai ( Ad Valorem ) Besarnya pungutan bea masuk atas barang impor ditentukan oleh tingkat prosentase tarif dikalikan harga CIF dari barang tersebut. Sebagai contoh, harga CIF suatu barang adalah US$100 dan besarnya tarif bea masuk 10%, sedangkan kurs US$1 = Rp ,-. Maka besarnya bea masuk yang dikenakan sebesar = 10% x US$100 x Rp ,- = Rp ,- 2. Dasar Jumlah Barang ( Ad Specific) Pungutan bea masuk ini didasarkan pada ukuran atau satuan tertentu dari barang impor. Sebagai contoh, bea masuk yang dikenakan atas barang-barang atau komoditi seperti dibawah ini : Semen:Rp ,- per ton Sepatu:Rp ,- per pasang Piring:Rp ,- per lusin Jeruk:Rp. 500 per kg VCR:Rp ,- per unit 3.Compound Duties Pengenaan tarif yang merupakan kombinasi dari ad valorem dan ad specific Contoh : sejenis barang tertentu dikenakan bea 10 % Ad valeroom ditambah dengan Rp ,- setiap unit.

13 4/12/ Faktor-faktor yang mempengaruhi Impor: Kuota (Quota):  Kuota pada produk impor, akan membatasi jumlah produk tertentu yang dapat diimpor.  Kuota membatasi secara jelas/eksplisit jumlah dari produk tertentu yang dapat diimpor.

14 4/12/ Faktor-faktor yang mempengaruhi Impor:  Hambatan perdagangan ditujukan untuk melindungi industri tertentu dari persaingan asing.  Saat ini hambatan perdagangan telah dihilangkan dibanyak negara di dunia.

15 4/12/ Faktor-faktor yang mempengaruhi Impor:  Contohnya:  NAFTA, North American free trade Area, menghilangkan hambatan perdagangan antara Kanada, Meksiko dan Amerika. Sehingga -  perusahaan AS memiliki peluang untuk ekspansi di Meksiko namun juga terekspose pada persaingan perusahaan asing di negara AS.

16 4/12/ MENGEKSPOR (EKSPORTING) Mengekspor, adalah penjualan produk atau jasa ke pelanggan atau pembeli yang ada di negara asing. Du pont, menggunakan ekspor untuk menjual produknya ke negara lain.

17 Mengekspor (eksporting) 1.Tren ekspor dan impor: Neraca perdagangan (balance of trade), tingkat ekspor dikurangi tingkat impor.  Saldo negatif dari neraca perdagangan disebut defisit perdagangan Artinya mengimpor barang dan jasa lebih banyak daripada mengekspor ke negara lain. 2.Ekspor lewat internet.

18 Mengekspor (eksporting) 2.Ekspor lewat internet.  Menggunakan situs Web untuk mengidentifikasi produk dan harga yang dijual perusahaan kepada importir potensial dimanapun berada.  Menggunakan situs Web untuk menerima pesanan secara online.  Produk seperti Sofware dapat dikirim langsung pada pada komputer importir melalui fasilitas internet.

19 4/12/ Investasi Asing Langsung (direct foreign investment-dfi). Mengakuisi atau membangun anak perusahaan disatu atau lebih negara asing atau dapat dilakukan juga sebagai berikut: Perusahaan yang telah berhasil melakukan ekspor di negara asing untuk mengurangi biaya transportasi. Perusahaan yang telah melakukan ekspor, akan dikenakan hambatan perdagangan oleh negara asing. Negara yang sangat membutuhkan teknologi maju. Dapat mengurangi biaya tenaga kerja secara substansial dengan memindahkan fasilitas produksinya ke negara berkembang, biaya tenaga kerja dan tanah lebih murah.

20 4/12/ OUTSOURCING MENGATUR AGAR SEBAGIAN JASANYA DILAKUAKAN DI NEGARA ASING SEBAGAI CARA UNTUK MENGGUNAKAN TENAGA KERJA YANG MURAH. CONTOH: Perusahaan mengatur atau mentransfer agar staff pendukung teknologinya dilakukan di Bulgaria atau Cina karena Tenaga Kerjanya lebih murah.

21 4/12/ Aliansi Strategis (strategic alliance). PERJANJIAN BISNIS UNTUK KEPENTINGAN PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERLIBAT. Usaha patungan (joint venture). Perjanjian dua perusahaan mengenai proyek tertentu Perjanjian lisensi internasional (international licensing agreement). Memperbolehkan perusahaan asing untuk menghasilkan produk-produknya sesuai dengan instruksi yang spesifik.

22 4/12/ Aliansi Strategis (strategic alliance). Perjanjian lisensi internasional (international licensing agreement). Memperbolehkan perusahaan asing untuk menghasilkan produk-produknya sesuai dengan instruksi yang spesifik.

23 4/12/ Hambatan Perdagangan Internasional Melalui perjanjian perdagangan bebas dan pembentukan zona perdagangan bebas: NAFTA (North American Free Trade Agreement), Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara tahun GATT (General Agreement on Tariffs and Trade), Perjanjian Umum mengenai Tarif dan Perdagangan di 117 negara. Mengarah ke pembentukan WTO (World Trade Organization), Organisasi Perdagangan Dunia yang memiliki 140 anggota. Amerika Latin. Uni Eropa.

24 4/12/ NAFTA Perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara tahun  Menghapus hambatan perdagangan antara meksiko, AS dan Kanada  Konsekuensinya: Perusahaan AS memiliki kebebasan untuk mengekspor ke negara Kanada dan Meksiko begitu juga sebaliknya meksiko memiliki kebebasan untuk mengspor produknya ke AS.

25 4/12/ GATT General Agrement on tariff and trade: Penghapusan hambatan perdagangan atas produk impor tertentu di 117 negara dan Menjadi cikal bakal pembentukan World Trade Organization (WTO) yang saat ini beranggotakan 140 negara di dunia.

26 4/12/ AMERIKA LATIN (Juni 2003) Perjanjian antara AS dan Cile melakukan perdagangan bebas untuk menghapus tarif dari 90 % produk yang dikirim kedua negara

27 4/12/ ASEAN Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN: ASEAN Free Trade Area, AFTA) adalah sebuah persetujuan oleh ASEAN mengenai sektor produksi lokal di seluruh negara ASEAN.ASEAN Ketika persetujuan AFTA ditandatangani resmi, ASEAN memiliki enam anggota, iaitu, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Vietnam bergabung pada 1995, Laos dan Myanmar pada 1997 dan Kamboja pada BruneiIndonesiaMalaysiaFilipina SingapuraThailandVietnam1995LaosMyanmar1997Kamboja1999

28 4/12/ ASEAN Tujuan Meningkatkan daya saing ASEAN sebagai basis produksi dalam pasar dunia melalui penghapusan bea dan halangan non-bea dalam ASEANpasar duniabea Menarik investasi asing langsung ke ASEANinvestasi asing langsung Mekanisme utama untuk mencapai tujuan di atas adalah skema "Common Effective Preferential Tariff" (CEPT).

29 4/12/ ASEAN Plus 3 ASEAN Plus Three (APT) atau Kerja sama ASEAN Plus Three (APT) adalah kerjasama antara lain paling menonjol di bidang keuangan terdiri dari 10 anggota ASEAN plus China, Jepang dan Republik Korea. sejak tahun 1997 pada saat kawasan Asia sedang dilanda krisis ekonomi. Dalam periode 10 (sepuluh) tahun pertama mekanisme dan pelaksanaan kerja sama APT didasarkan kepada Joint Statement on East Asia Cooperation. KTT APT pertama berlangsung pada Desember 1997 di Kuala Lumpur.ASEAN ChinaJepangKorea1997

30 4/12/ Hambatan yang Tersisa Hambatan yang digunakan untuk melindungi perusahaan lokal, dengan melakukan dumping. Dumping : adalah politik dagang yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih murah dibangdingkan harga jual di dalam negeri untuk jenis barang yang sama. Hambatan yang digunakan untuk menghukum negara.

31 4/12/ Ketidaksepahaman mengenai kebijakan perdagangan internasional Perusahaan yang berbasis di suatu negara tidak tunduk pada pembatasan mengenai lingkungan dan dapat memproduksi dengan biaya lebih murah. Perusahaan yang tidak tunduk pada undang- undang tenaga kerja. Perusahaan yang berbasis di suatu negara mendapat izin dari pemerintahnya menawarkan suap kepada pelanggan besar. Perusahaan di suatu negara menerima keringanan pajak jika perusahaan bergerak di industri tertentu.

32 4/12/ Karakteristik Asing Mempengaruhi Bisnis Internasional Budaya Sistem ekonomi. Kondisi Ekonomi. Nilai Tukar. Risiko Politik dan Undang-undang.

33 4/12/ Sistem Ekonomi Kebijakan mengenai kepemilikan bisnis: Kapitalisme (capitalism). sistem ekonomi yang memungkinkan kepemilikan swasta atas bisnis. Komunisme (comunism). sistem ekonomi yang melibatkan kepemilikan publik atas bisnis. Sosialiasme (sosialism). sistem ekonomi yang memiliki sebagian fitur dari kapitalisme dan sebagian fitur dari komunisme.

34 4/12/ Privatisasi (Privatization) Penjualan bisnis yang dimiliki oleh pemerintah kepada investor swasta. Perusahaan fokus di dalam menyediakan produk dan jasa yang diinginkan masyarakat. Memaksa perusahaan lebih efisien. Mempermudah akuisisi.

35 4/12/ Kondisi Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi. Sensitivitas terhadap Kondisi Ekonomi Luar Negeri.

36 4/12/ Risiko politik dan Undang-undang Korupsi. Iklim regulasi.

37 4/12/ Pergerakan Nilai Tukar Mempengaruhi Kinerja Perusahaan AS yang melakukan impor Perusahaan Inggris Yang menjual perlengkapan Bank Komersial Langkah 1 Langkah 2 Dollar As Pound Inggris Pound Inggris Perlengkapan

38 4/12/ Pengaruh nilai tukar terhadap perusahaan yang melakukan perdagangan internasional: Dampak Dolar lemah terhadap Importir AS. Dampak Dolar kuat terhadap Importir AS. Dampak aktual dari pergerakan nilai tukar terhadap imortir AS. Dampak Dolar lemah terhadap eksportir AS Dampak Dolar kuat terhadap eksportir AS

39 4/12/ Dampak Dolar lemah terhadap Importir AS Asumsi nilai dari pound (£) mata uang Inggria pada saat tertentu $2,00. Setiap dolar nilainya setara dengan separuh pound Inggris.Jika satu perusahaan AS membutuhkan £ untuk membeli perlengkapan dari pem,asok Inggris, maka perusahaan akan membutuhkan $ untuk membeli pound tersebut. Jumlah $ yang dibutuhkan = (Jumlah £ yang dibutuhkan x Nilai £) = £ x $2,00 = $ Diasumsikan pound mengalami apresiasi (apreciates) atau mengalami penguatan dalam niali terhadap dolar. Berarti dolar melemah (atau nilainya berkurang) dari pound. Asumsi satu pound setara dengan $2,02. Sekarang perusahaan AS membutuhkan $ lebih banyak untuk memperoleh pound yang dibutuhkan sebelum pound mengalami apresiasi. Biaya perlengkapan naik bagi perusahaan AS sebagai akibat apresiasi dalam pound Inggris (dolar melemah). Dolar yang lemah berdampak buruk bagi AS yang seringkali mengimpor perlengkapan.

40 4/12/ Dampak Dolar kuat terhadap Importir AS. Pound mengalami depresiasi (depreciates), melemah dalam nilai terhadap dolar atau dolar mengalami penguatan terhadap pound. Asumsi satu pound turun menjadi $1.90 dalam bulan terakhir. Jika perusahaan AS membutuhkan £ , maka perusahaan kan membeli pound $ lebih murah dibandingkan sebelum pound mengalami depresiasi. Pembayaran perusahaan akan turun sebesar 5% karena nilai pound menurun sebesar 5%. Depresiasi mata uang asing terhadap dolar (dolar lebih kuat) mengurangi beban bagi perusahaan AS yang membeli perlengkapan dari luar negeri. Dolar yang kuat memiliki pengaruh yang menguntungkan bagi perusahaan AS yang sering mengimpor perlengkapan.

41 Dampak Aktual dari Pergerakan Nilai Tukar terhadap Importir AS Asumsi celana jins dijual seharga £50. Bulan Januari 2002 harga £ sekitar $1.42. Yang akan dibayar: = £50 x $1.42 = $71.00 Bulan Agustus 2005 nilai £ sekitar $1.76. Yang akan dibayar = £50 x $1.76 = $88.00 Biaya yang harus dikeluarkan meningkat sebesar $17, atau sekitar 24 persen karena £ naik sekitar 24%.

42 4/12/ Dampak Dolar lemah terhadap eksportir AS Perusahaan Inggris yang membeli peralatan Perusahaan AS Yang melakukan Ekspor Bank Komersial Langkah 1 Langkah 2 Dollar As Pound Inggris Peralatan Dollar As

43 Lindung Nilai terhadap Pergerakan Nilai Tukar Lindung Nilai atas Pembayaran Masa Depan dalam Mata Uang Asing –Kontrak berjangka (forward contract). –Nilai tukar berjangka (forward rate). –Nilai tukar sport (sport exchange rate). Lindung Nilai atas Piutang Masa Depan dalam Mata Uang Asing. Keterbatasan Lindung Nilai.

44 Pengaruh Persaingan Asing terhadap Nilai Tukar RCA dan Perusahaan AS lainnya yang memproduksi televisi Perusahaan Jepang Bank Komersial Toko-toko Ritel AS Televisi Televisi Dolar Dolar Yen Jepang Yen Jepang

45 SkenarioHasil 1. Yen Jepang terdepresiasi terhadap dolar 2. Yen Jepang terapresiasi terhadap dolar Toko-toko ritel AS dapat membeli TV Jepang dengan lebih sedikit dolar, sehingga permintaan akan televisi Jepang meningkat. Toko-toko ritel AS harus membayar lebih banyak dolar untuk membeli televisi Jepang, sehingga permintaan akan televisi Jepang turun.

46 Keputusan Bisnis Internasional Menjual Produk Asing Melalui: Ekspor Investasi Aliansi strategi. Mengandalkan produk asing melalui: Impor Investasi asing langsung. Aliansi strategi. Dampak Meningkatkan Pendapatan Menurunkan Biaya Produksi Meningkatkan Kinerja bisnis


Download ppt "4/12/20151 Kondisi Ekonomi di Negara Asing Mempengaruhi kinerja perusahaan Pergerakan Nilai Tukar Permintaan Asing akan Produk Perusahaan Biaya Menggunakan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google