Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN ©2011.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN ©2011."— Transcript presentasi:

1 KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN ©2011

2 KELOMPOK 4  MOHAMAD ANSHORI– P2CC10009  FAJAR WINDIYASARI– P2CC10004  SRI LESTARI– P2CC10012  FITRIYATI IRVIANA – P2CC10035

3 DEFINISI KELOMPOK KARYAWAN YANG TERDIRI DARI TIGA SAMPAI SEPULUH ORANG DARI PEKERJAAN SEJENIS, YANG SECARA SUKARELA MENGADAKAN PERTEMUAN DENGAN TERATUR UNTUK MENEMUKAN, MENGANALISIS, DAN MEMECAHKAN MASALAH DALAM BIDANG TUGASNYA.

4 SEJARAH GKM  TOTAL QUALITY CONTROL (PENGENDALIAN MUTU TERPADU) DIPRAKARSAI OLEH DR. J.M. JURAN DAN DR. E.W. DEMING  DIKEMBANGKAN DI JEPANG OLEH KAORU ISHITAWA DENGAN MENERAPKAN QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) ATAU GUGUS KENDALI MUTU (GKM)  GKM ADALAH SALAH SATU KONSEP BARU UNTUK MENINGKATKAN MUTU DAN PRODUKTIVITAS KERJA INDUSTRI/JASA  TERBUKTI BAHWA SALAH SATU FAKTOR KEBERHASILAN INDUSTRIALISASI DI JEPANG ADALAH PENERAPAN GKM SECARA EFEKTIF  KARENA KEBERHASILAN INI, SEJUMLAH NEGARA INDUSTRI MAJU DAN SEDANG BERKEMBANG TERMASUK INDONESIA, MENERAPKAN GKM DIPERUSAHAAN-PERUSAHAAN INDUSTRI GUNA MENINGKATKAN MUTU, PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING.

5 TUJUAN GKM 1. MENGGALI DAN MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEKERJA (INDIVIDU) 2. MENCIPTAKAN SUASANA KERJA SECARA KEKELUARGAAN YANG HARMONIS 3. MENINGKATKAN MUTU KERJA DAN HASIL KERJA 4. MENINGKATKAN RASA TANGGUNG JAWAB SELURUH KARYAWAN UNTUK MAJU DAN BERKEMBANG. 5. MEMBERI KESEMPATAN KEPADA KARYAWAN UNTUK MAJU DAN BERKEMBANG 6. MENCIPTAKAN HUBUNGAN YANG HARMONIS DAN DINAMIS ANTARA PIMPINAN DENGAN PEKERJA 7. MENINGKATKAN KERNAMPUAN DALAM MEMECAHKAN MASALAH 8. MENAMPUNG DAN MENYALURKAN SARAN-SARAN POSITIF DARI KARYAWAN.

6 MANFAAT GKM A. BAGI KARYAWAN:  KESEMPATAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PRIBADI.  KESEMPATAN UNTUK MENEMUKAN DAN MEMECAHKAN MASALAH YANG BELUM MENDAPAT PERHATIAN ORANG LAIN.  LATIHAN MENGANALISIS MASALAH DENGAN MEMPERGUNAKAN METODE-METODE STATISTIK YANG PRAKTIS.  LEBIH MEMAHAMI TEKNIK-TEKNIK PENGENDALIAN KUALITAS.  MENDORONG PENINGKATAN KREATIVITAS.

7 CONT’D B. BAGI ORGANISASI PERUSAHAAN:  SARANA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS.  KUALITAS HASIL KERJA PELAYANAN DAN JASA MENJADI LEBIH BAIK.  MEMBANGKITKAN SEMANGAT DAN MENGEMBANGKAN RASA MEMILIKI, BERTANGGUNG JAWAB DAN SELALU MAWAS DIRI DARI SELURUH KARYAWAN.  MENGURANGI KESALAHAN SERTA MEMPERBAIKI MUTU.

8 CARA M’BENTUK GKM 1. GUGUS DIBENTUK SECARA SPONTANITAS DAN SUKARELA, OLEH KARYAWAN DALAM UNIT KERJA YANG SAMA 2. SETIAP GUGUS BERANGGOTAKAN ANTARA ORANG DAN MEMBERI NAMA GUGUS. 3. GUGUS HARUS MEMILIH KETUA DAN SEKRETARIS SECARA MUSYAWARAH DENGAN MENDASARKAN PADA KEMAMPUAN MENGKOORDINIR KEGIATAN GUGUS. 4. GUGUS YANG TELAH TERBENTUK HARUS DILAPORKAN KEPADA ORGANIZING COMMITTEE UNTUK MENDAPAT BIMBINGAN.

9 PETUNJUK MENYUSUN TUJUAN  SPESIFIC. TUJUAN HARUS BERSIFAT SPESIFIK, DAN TIDAK MENGAMBANG. SPESIFIK BERARTI BAHWA TARGET YANG AKAN KITA CAPAI ITU SUDAH MENJURUS ATAU TERFOKUS PADA SUATU ISSUE/TOPIK.  MEASURABLE. TUJUAN YANG AKAN KITA CAPAI SEDAPAT MUNGKIN HARUS DAPAT DIUKUR MELALUI INDIKATOR TERTENTU.  ACHIEVABLE. TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN SEDAPAT MUNGKIN HARUS DAPAT DICAPAI  REALISTIC. TUJUAN YANG DIINGINKAN SIFATNYA REALIS, DAN TIDAK MULUK- MULUK.  TIME BOUND. UNTUK MENCAPAI TUJUAN TERSEBUT HARUSLAH DALAM BATAS WAKTU TERTENTU.

10 AZAZ UMUM GKM 1. AZAS INFORMASI 2. AZAS KESUKARELAAN 3. AZAS KETERLIBATAN TOTAL 4. AZAS MEMADUKAN 5. AZAS KEGUNAAN 6. AZAS KETERBUKAAN 7. AZAS LOYALITAS PADA ORGANISASI

11

12 MASALAH PADA GKM MASALAH-MASALAH YANG DIGARAP OLEH GKM ADALAH MASALAH- MASALAH YG BERKAITAN DG PEKERJAAN DAN YG PADA AKHIRNYA AKAN MEMPENGARUHI MUTU SUATU USAHA ANTARA LAIN : - PRODUK, BIAYA, WAKTU DAN PENYEDIAAN - KEAMANAN, KESELAMATAN DAN KELESTARIAN

13 TAHAP PEMECAHAN MASALAH TAHAPURAIANPELAKSANAAN 1MENGUMPULKAN MASALAH YG BERKAITAN DENGAN GKM 2MEMILIH DAN MENETAPKAN PRIORITAS MASALAH KERJA YG AKAN DIGARAP GKM 3MENETAPKAN TARGET MASALAH YG AKAN DISELESAIKAN DAN WAKTU SELESAINYA GKM 4MENYUSUN RENCANA KEGIATAN PEMECAHAN MASALAH GKM 5RENC. DAN PELAKSANAAN PENYAJIAN REKOMENDASI KPD PIMP. PERUSH GKM 6KEP PELAKSANAAN DAN IMPLEMENTASI REKOMENDASI YANG DITERIMA OLEH PIMP MANAGEMEN 7MONITORING HASIL PELAKSANAANGKM

14 ISHIKAWA FISHBONE DIAGRAM

15 FISHBONE SAMPLE

16 LINGKARAN PENGENDALIAN MUTU  SISTEM PENGENDALIAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRODUKTIFITAS SERTA UNTUK MENEKAN SEMAKSIMAL MUNGKIN MASALAH CACAT.

17

18 SASARAN PENERAPAN GKM  MEWUJUDKAN TEMPAT KERJA YANG NYAMAN DAN PEKERJAAN YANG MENYENANGKAN.  MELATIH KARYAWAN AGAR MAMPU MANDIRI DALAM MENGELOLA PEKERJAANNYA.  MENINGKATKAN DISIPLIN DALAM PENGGUNAAN STANDAR.  MEWUJUDKAN “VISUAL FACTORY”.  MENINGKATKAN CITRA POSITIF DI MATA PELANGGAN.

19 DAMPAK PENERAPAN GKM  MEMINIMUMKAN POTENSI TERJADINYA : - ACCIDENT (KECELAKAAN KERJA) - BREAKDOWN (GANGGUAN KERUSAKAN) - COST (BIAYA) - DEFECT (PRODUK CACAT)  MENINGKATKAN EFISIENSI DAN SEMANGAT KERJA.  ORGANISASI YANG SIAP MENGIKUTI PERUBAHAN SESUAI ARAHAN STARTEGI PIMPINAN.

20 ORGANISASI GKM 1. FASILITATOR TUGAS FASILITATOR : - MEMBERI PELATIHAN KPD PIMPINAN & AGT GKM - KOORDINATOR GKM - MEDIATOR ANTARA GKM DG PUCUK PIMP. PERUSH 2. PIMPINAN GKM - MEMIMPIN SECARA AKTIF - MENDORONG ANGGOTA AGAR AKTIF - MENGELOLA JALANNYA PERTEMUAN - BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KEG. GKM - BERSAMA FASILITATOR MEMBERIKAN PELATIHAN KEPADA ANGGOTA GKM

21 CONT’D PETUNJUK PIMPINAN GKM : - MENYUSUN RENCANA PERTEMUAN - MENGGUNAKAN AGENDA ACARA - MEMBUAT KESIMPULAN DARI HASIL PERTEMUAN DAN MERENC PERTEMUAN BERIKUTNYA - TIDAK MENDOMINASI PEMBICARAAN, TERBUKA DAN SUBYEKTIF - ALOKASI WAKTU YANG AKTIF 3. ANGGOTA GKM ADALAH KARYAWAN DARI UNIT KERJA YANG SAMA

22 KESIMPULAN  KEGIATAN JAMINAN MUTU MERUPAKAN SUATU KEGIATAN YANG INTEGRAL YANG HARUS TERSIRAT DALAM SETIAP KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. MUTU HARUS DILIHAT DARI BERBAGAI DIMENSI, DAN PEMENUHAN SETIAP DIMENSI MEMPUNYAI PERSYARATAN PERSYARATAN TERTENTU.  UNTUK MENGHASILKAN SUATU PELAYANAN YANG BERMUTU DIPERLUKAN WAKTU YANG RELATIF PANJANGDAN MEMBUTUHKAN KERJA SAMA YANG BAIK DARIPADA SEMUA UNSUR YANG TERLIBAT DALAM ORGANISASI / RUMAH SAKIT.  BEBERAPA PRINSIP DALAM JAMINAN MUTU YANG HARUS DIIKUTI ADALAH: FOKUS PADA PELANGGAN; PENDEKATAN ILMIAH; PERBAIKAN YANG BERKESINAMBUNGAN DAN PEMANFAATAN TIM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

23 THANK YOU


Download ppt "KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN ©2011."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google