Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

dan Khususnya bagi Sumatera Utara

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "dan Khususnya bagi Sumatera Utara"— Transcript presentasi:

1 dan Khususnya bagi Sumatera Utara
Peran Strategis ForTRUST dalam mendukung Pengembangan Tata Ruang Berbasis Ekosistem di Pulau Sumatera dan Khususnya bagi Sumatera Utara Oleh : Chairul Saleh/Sekjen For TRUST

2 Hutan alam yang hilang di Sumatera periode 1985 - 2007

3 Natural Forest Cover in Sumatra
1985 Forest Cover: 25.0 million ha (57%)

4 1990 Forest Cover: 20.4 million ha (47%) Loss since 1985: 4.6 million ha (19% loss)

5 2000 Forest Cover: 15.3 million ha (35%) Loss since 1985: 9.8 million ha (39% loss)

6 Natural Forest Cover in Sumatra
2007 Forest Cover: 13.0 million ha (30%) Loss since 1985: 12.0 million ha (48% loss)

7 Berapa besar hilangnya hutan di masing-masing provinsi?

8 Natural Forest Cover by Province 1985-2007
Natural Forest (ha)

9 Annual Average Natural Forest Loss by Province 1985-2007
Average annual natural forest loss (ha) Riau has always the highest loss, accounting for 31, 33 and 49% of total annual loss in Sumatra for each period, respectively.

10 Visi Kehati Baru Untuk Pulau Sumatera

11 Data Layers yang digunakan untuk Pengembangan Tata Ruang Berbasis Ekosistim.
Natural forest remaining in eco-floristic sectors in 2007 by WWF/CIRAD Key Biodiversity Areas by Conservation International Important Bird Areas by Birdlife International Sumatran tiger distribution in 1996/2005 by NGOs Sumatran elephant distribution in 2008 by NGOs Sumatran rhino distribution in 2008 by NGOs Sumatran orangutan distribution in 2007 by NGOs Peat area in 2002 by Wetlands International [i] See Conservation International’s “KBA Conservation Network (http://kba.conservation.org/portal/server.pt)” [ii] See BirdLife International’s “Asian Important Bird Areas (http://www.birdlife.org/action/science/sites/asian_ibas/index.html)” [iii] Wahyunto, S. Ritung dan H. Subagjo (2003). Peta Luas Sebaran Lahan Gambut dan Kandungan Karbon di Pulau Sumatera / Maps of Area of Peatland Distribution and Carbon Content in Sumatera, 1990 – Wetlands International - Indonesia Programme & Wildlife Habitat Canada (WHC). 11

12 Sebaran Ekosistem Kunci
Daerah Penting Burung Sebaran Orangutan Sebaran Harimau Sebaran Badak Sebaran Gajah Peat Land Hutan Alam

13 Visi Keanekaragaman Hayati Pulau Sumatera
Sumatra Biodiversity Vision For TRUST Visi Keanekaragaman Hayati Pulau Sumatera Bio Vision Areas in Ha % Ecosystem Network 12,058,845 27.45 Biodiv Conservation 14,088,382 32.08 Development Area 17,679,786 40.25 Not include on All Class 96,036 0.22  TOTAL 43,923,049 100.00 For TRUST menetapkan kawasan ini sebagai Kawasan Bernilai Kosnervasi Tinggi

14 Peran ForTRUST dalam pengembangan tata ruang berbasis ekosistim
Kebijakan Turut mendorong munculnya Kesepakatan 10 Gubernur dan 4 menteri Memberikan masukan terhadap Raperpres Tata Ruang Pulau Sumatera Berkontibusi terhadap pengembangan Peta Jalan Penyelamatan Ekosistim Sumatera Turut mendorong tiga provinsi (Riau, Jambi dan Sumatera Barat) untuk mendeliniasi Kawasan Rimba Terpadu si sumatera bagian Tengah Berkontribusi terhadap pengembangan RTRWP/K untuk memastikan diakomodasinya perlindungan ekosisitim : Aceh, Sumatra Barat Mengembangkan mekanisme insentif/disinsentif dalam pengembangan tata ruang berbasis ekosistim : mis. INVEST

15 Peran ForTRUST dalam pengembangan tata ruang berbasis ekosistim
Advokasi Memberikan pemahaman konsep tata ruang berbasis ekosistim : Sumatra vision 2020 Menfasilitasi peningkatkan kerjasama lintas sektoral (LH,Dalam Negeri, PU, Kehutanan) untuk pengembangan tata ruang berbasis ekosistim Mendorong perlunya perlindungan keanekargaman hayati dan akses pengelolaan masyarakat terhadap sumber daya alam dengan pendekatan tata ruang : Perlindungan TCLs (Tiger Conservation Landscape) di Wilayah RIMBA Terpadu Meningkatkan jejaring civil society dan akademisi untuk pengembangan tata ruang berbasis ekosistim Sebagai “pressure group” terhadap kasus-kasus upaya perlindungan hutan dan keanekaragaman hayati : Mis. Surat ke Menhut bersama LSM dan forum lain (Forum Harimau Kita, Forum Konservasi Gajah, Forum Orangutan Indonesia/Forina) tentang kasus bukit 30

16 Peran ForTRUST dalam pengembangan tata ruang berbasis ekosistim
Advokasi Memberikan pemahaman konsep tata ruang berbasis ekosistim : Sumatra vision 2020 Menfasilitasi peningkatkan kerjasama lintas sektoral (LH,Dalam Negeri, PU, Kehutanan) untuk pengembangan tata ruang berbasis ekosistim Mendorong perlunya perlindungan keanekargaman hayati dan akses pengelolaan masyarakat terhadap sumber daya alam dengan pendekatan tata ruang : Perlindungan TCLs (Tiger Conservation Landscape) di Wilayah RIMBA Terpadu Meningkatkan jejaring civil society dan akademisi untuk pengembangan tata ruang berbasis ekosistim

17 Tantangan ForTRUST ke depan...
Meningkatkan komunikasi diantara anggota, berbagi informasi kegiatan yang dilakukan : Berita tiga bulanan Meningkat sinergi dengan forum/aliansi lain dalam isu tata ruang, mis. dengan APTRSU. CSO dsb. Meningkatkan koordinasi dan konsolidasi For TRUST di tingkat propinsi. Mis. For TRUST Aceh Mengawal dan memastikan bahwa Peta Jalan Penyelamatan Ekosistim Sumatera diimplementasikan di tingkat propinsi/kab.

18 Terima kasih

19 Peluncuran Peta Jalan Penyelamatan Ekosistim Sumatera


Download ppt "dan Khususnya bagi Sumatera Utara"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google