Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. EXPERT CHOICE 2. WINQSB (Decision Analysis)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. EXPERT CHOICE 2. WINQSB (Decision Analysis)"— Transcript presentasi:

1 APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. EXPERT CHOICE 2. WINQSB (Decision Analysis)

2 ANALISIS KEPUTUSAN Aktivitas harian: tindakan pengambilan keputusan Perlunya Analisis Keputusan  Persoalan pertanggungjawaban  Upaya meyakinkan orang lain: kejelasan dan sistematika Sifat masalah yang dapat didekati  Unik, tak ada preseden & mungkin tak akan terulang  Tak pasti, pengetahuan & informasi sangat rendah  Jangka panjang, berimplikasi jauh ke depan  Kompleks, preferensi pengambil keputusan (resiko & waktu) Baik buruknya keputusan dipengaruhi oleh:  Pemanfaatan penuh informasi yang dimiliki  Dasar-dasar rasionalitas telah diikuti  Proses transformasi berjalan konsisten

3 EXPERT CHOICE Aplikasi pendukung pengambilan keputusan, pada masalah yang kompleks dengan banyak kriteria dan banyak alternatif pemecahan masalah Dasar dari Expert Choice adalah ”Analytical Hierarchy Process”

4 ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Dasar Teori) Teknik untuk membantu pemecahan masalah dalam mengatasi kerumitan akibat beragamnya kriteria, bukan hanya akibat ketidaksempurnaan dan ketidakpastian informasi Hirarki fungsional, input utamanya persepsi manusia Sangat berguna pada situasi yang kompleks, dengan data dan informasi sangat minim Banyak digunakan untuk perencanaan, penentuan alternatif, penyusunan prioritas, perancangan sistem, pemilihan kebijakan (policy), dan pengukuran kinerja

5 PRINSIP PENGGUNAAN AHP a. Dekomposisi (decomposition), memecah persoalan yang utuh menjadi unsur-unsurnya. b. Penilaian kekirtaan (comparative judgment), memberi penilaian terhadap kepentingan relatif dua elemen pada suatu tingkat tertentu dalam kaitannya dengan tingkat di atasnya. c. Penentuan prioritas (synthesis of priority), analisis prioritas elemen dengan metode perbandingan berpasangan antar 2 (dua) elemen sampai keseluruan elemen tercakup. d. Konsistensi logis (logical consistency), dalam menentukan jawaban prioritas elemen yang menentukan validitas data dan hasil pengambilan keputusan. contoh: A > B dan B > C, maka secara logis A > C

6 Dekomposisi Penyusunan Hirarki Hierarki untuk Memilih Sebuah Mobil

7 Perbandingan Berpasangan dalam Comparative Judgment

8 Penentuan Prioritas KenyamananHonNisVWLR Hon11/21/3¼ Nis212/32/4 VW33/21¾ LR424/31 Matriks Perbandingan 3 Mobil dari Sisi Kenyamanan KenyamananHonNisVWLR Hon11/21/3¼ Nis212/32/4 VW33/21¾ LR424/31 Jumlah10510/32,5 Mensintesis Pertimbangan KenyamananHonNisVWLR Hon1/10 Nis2/101/52/10 VW3/10 LR4/102/54/102/5 Mensintesis Pertimbangan NORMALISASI Hon = (1/10+1/10+1/10+1/10)/4 = 0,1 Nis = (2/10+1/5+2/10+2/10)/4 = 0,2 VW = (3/10+3/10+3/10+3/10)/4 = 0,3 LR = (4/10+2/5+4/10+2/5)/4 = 0,4 Hon = ½ Nis Hon = 1/3 VW Hon = ¼ LR 1/3 VW = ½ Nis VW = 3/2 Nis

9 Prioritas Total Harga Pembe- lian Biaya Pemeli- haraan Kehema -tan Bahan Bakar Kenya- manan StatusLayanan Purna Jual Prioritas Total (1)(2)(3)(4)(5)(6) Honda CRV (a) (VK1a) x (VF1) (VK2a) x (VF2) (VK3a) x (VF3) 0,1 x (VF4)(VK5a) x (VF5) (VK6a) x (VF6) SUM Nissan Terrano (b) (VK1b) x (VF1) (VK2b) x (VF2) (VK3b) x (VF3) 0,2 x (VF4)(VK5b) x (VF5) (VK6b) x (VF6) SUM VW Touareg (c) (VK1c) x (VF1) (VK2b) x (VF2) (VK3c) x (VF3) 0,3 x (VF4)(VK5c) x (VF5) (VK6c) x (VF6) SUM Land Rover Freelan der (d) (VK1d) x (VF1) (VK2b) x (VF2) (VK3d) x (VF3) 0,4 x (VF4)(VK5d) x (VF5) (VK6d) x (VF6) SUM

10 Konsistensi Penilaian Bila elemen A adalah dua kali lebih penting dari elemen B, maka elemen B adalah ½ kali pentingnya dari elemen A Konsistensi absolut sulit untuk didapat Consistency Ratio of Hierarchy (CRH) = Σ (nilai Consistency Index (CI) x bobot suatu kriteria), dibandingkan dengan nilai yang didapat dengan cara sama tetapi untuk suatu matriks random. Konsisten, jika CRH < 0,10

11 WINQSB (METODE ANALISIS) Acceptance Sampling Analysis Aggregat Planning Decision Analysis Dynamic Programming Facility Location and Layout Forecasting Inventory Theory and System Job Schedulling Linear and Integer Programming Markov Process Material Requirements Planning Network Modelling Nonlinear Programming PERT/CPM Quadratic Programming Queuing Analysis Queuing System Simulation Quality Control Chart

12 Decision Tree Analysis Metode grafis yang memperlihatkan cabang keputusan (decision branch) dan kejadian tak pasti (chance) Notasi Decision Tree Analysis: Decision Node Chance Node Kejadian tidak diikuti kejadian lain: terminal node (Event) Tiap node bisa memiliki nilai payoff  + payoff: penerimaan  - payoff: biaya Pemilihan keputusan terbaik diambil dari nilai ekspektasi tertinggi Decision Tree Analysis

13 Terima Kasih, Mari Kita Berpraktik! (praktikum)


Download ppt "APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. EXPERT CHOICE 2. WINQSB (Decision Analysis)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google