Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS SPATIAL Diunduh dari: SMNO FPUB ….. 29/9/2012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS SPATIAL Diunduh dari: SMNO FPUB ….. 29/9/2012."— Transcript presentasi:

1 ANALISIS SPATIAL Diunduh dari: SMNO FPUB ….. 29/9/2012

2 ANALISIS SPATIAL Analisis spasial merupakan sekumpulan metoda untuk menemukan dan menggambarkan tingkatan/ pola suatu fenomena spasial, sehingga dapat dimengerti dengan lebih baik. Dengan melakukan analisis spasial, diharapkan muncul infomasi baru yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan di bidang yang dikaji. Metoda yang digunakan sangat bervariasi, mulai observasi visual sampai ke pemanfaatan matematika/statistik terapan (Sadahiro, 2006). Analisis Spasial merupakan: 1.Sekumpulan teknik untuk menganalisis data spasial 2.Sekumpulan teknik yang hasil-hasilnya sangat bergantung pada lokasi objek yang dianalisis 3.Sekumpulan teknik yang memerlukan akses terhadap lokasi objek dan atribut-atributnya. Diunduh dari: 29/9/2012

3 METODA ANALISIS SPASIAL. Berdasarkan Tujuannya, ada dua macam metode: 1.Analisis Spasial Exploratory, digunakan untuk mendeteksi adanya pola khusus pada sebuah fenomenaspasial serta untuk menyusun sebuah hipotesa penelitian. Metoda ini sangat berguna ketika hal yang diteliti merupakan sesuatu baru, dimana peneliti tidak/ belum memiliki banyak pengetahuan tentang fenomena spasial yang sedang dikaji. 2.Analisis Spasial Konfirmatory, dilakukan untuk mengonfirmasi hipotesis penelitian. Metoda ini sangat berguna ketika peneliti sudah memiliki cukup banyak informasi tentang fenomena spasial yang sedang diamati, sehingga hipotesis dapat diuji keabsahannya. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

4 ANALISIS VISUAL Analisis Visual merupakan tahapan yang sangat berguna untuk menemukan dan memperjelas pola/ keterkaitan antara beberapa objek dan fenomena yang terjadi di permukaan bumi. Dengan melakukan visualisasi yang tepat, maka pola sebuah fenomena yang rumit dapat dideteksi dengan lebih mudah. Analisis ini dibedakan menjadi : 1.Visualisasi Atribut Objek Titik, 2.Visualisasi Distribusi Objek Titik 3.Visualisasi Pengelompokan Spasial. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

5 OPERASI SPASIAL Pengolahan data dengan mempergunakan algoritma perhitungan geometris terhadap objek spasial yangada untuk membantu memahami sebuah fenomena spasial. Ada banyak sekali jenis dan variasinya yang selanjutnya akan dibahas pada Fungsi Spasial. Dengan memaksimalkan kombinasi dari berbagai operasi spasial, dapat dihasilkan informasi baru yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Beberapa jenis operasi spasial : 1.Overlay Spasial (Spatial Overlay), 2.Pencarian Spasial (Spatial Search), 3.Operasi Buffer ( Buffer Operation), 4.Operasi Raster ( Raster Operation), 5.Operasi Jaringan ( Network Operation). Diunduh dari: ….. 29/9/2012

6 FUNGSI ANALISIS SPASIAL Secara detail, tipe, implementasi, atau jenis aktual fungsi analisis spasial dapat dijumpai pada banyak pustaka (teori) dan perangkat lunak SIG, pengolahan citra dijital ( remote sensing), fotogrametri, model permukaan dijital, dan CAD. Diunduh dari: ….. 30/9/2012 Diunduh dari: 30/9/2012 Multiple GIS data layers Spatial analysis refers to asking questions about spatial relationships using a GIS. Spatial analysis questions may range from the simple (e.g. the number of acres within a watershed), to the complex (e.g. the number of acres of mixed hardwood stands within 300 feet of major streams that intersect publicly owned lands on slopes greater than 30% within sub-basins known to support Fall Chinook salmon). Answers to these types of questions can be derived through the analysis of single and multiple data layers using a number of different analysis techniques such as buffering, overlays and network analysis.

7 FUNGSI ANALISIS SPASIAL Diunduh dari: ….. 30/9/2012 TERRIS CONCEPT TERRIS (Terrestrial Environment Information System) merupakan GIS yang mendukung data spasial yang berhubungan dnegan aktivitas yang dilakukan oleh ETCTE (The European Topic Centre on Terrestrial Environment). Tugas utama ETCTE : 1.Kreasi dan koreksi data spasial tentang lingkungan 2.Pengelolaan data Spatial : Koleksi, harmonisasi, dan distribusi data 3.Produksi peta untuk proyek tertentu 4.Analisis spasial untuk proyek tertentu 5.Development of environmental indicators used in policy-making process.

8 QUERY BASIS DATA (QBD) QBD adalah SIG yang menggunakan query terhadap basis data bersama dengan fungsi analisis spasial itu sendiri dalam usaha menjawab berbagai pertanyaan spasial dan non-spasial yang digunakan untuk memanggil kembali data atau tabel atribut tanpa mengubah atau meng-edit / update data yang bersangkutan. Diunduh dari: ….. 29/9/2012 Aplikasi GIS untuk Sistem Query Database Tanah Soil Database Query System adopts the WebGIS framework to enable users to query online via the Internet. As to the database, Soil Database Query System applies Microsoft Access as the database platform and refers to the structure of SSURGO soil database to collect and archive data. The collected data include the digital soil maps, attribute data, etc and these data are displayed in GIS. In addition, as the system was being built up, the standards relevant to the soil survey and analysis were defined to ensure the accuracy of the survey results.

9 FUNGSI PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Fungsi pengolahan citra dijital, yaitu salah satu analisis spasial yang terkenal di bidang SIG dan juga pengolahan citra digital (pengindraan jarak jauh) adalah ‘klasifikasi’. Klasifikasi merujuk pada proses interpretasi citra-citra dijital (dengan bantuan sistem komputer) hasil pengindraan jauh. Analisis ini merupakan suatu proses penyusunan, pengurutan, atau pengelompokkan setiap pixel citra dijital multi-band ke dalam beberapa kelas berdasarkan kriteria atau kategori objek hingga dapat menghasilkan sebuah peta dalam bentuk raster. Fungsi ini memiliki tujuan untuk mengekstrak pola-pola respon spektral yang terdapat di dalam citra, misalnya kelas-kelas penutup lahan (landcover ). Kategori fungsi ini meliputi : 1.Clustering, yakni proses klasifikasi yang digunakan untuk mengelompokkan pixel-pixel citra berdasarkan aspek-aspek statistik (matematis) semata. 2.Classification, yaitu proses klasifikasi yang sama dengan clustering, tetapi dengan tambahan pendefinisian beberapa sampel kelas atau tambahan oleh pengguna untuk mengakomodasikan aspek-aspek variabilitas anggota-anggota kelasnya. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

10 FUNGSI EDITING UNSUR-UNSUR SPASIAL Fungsi editing unsur-unsur spasial, yang difungsikan sebagai layanan dalam proses editing dataspasial terutama yang bertipe poligon. 1.Union, Merge, atau Combine, merupakan fungsi analisis yang digunakan untuk menggabungkan (agregasi) beberapa unsur spasial yang dipilih hingga menjadi sebuah unsur saja. 2. Delete, Erase, atau Cut merupakan fungsi analisis spasial ini akan menghapus unsur spasial yang terpilih. 3.Split atau Clip merupakan fungsi analisis untuk memisahkan sebuah unsur menjadi lebih dari satu unsur spasial, 4.Substract untuk menghapus area yang beroverlap di antara dua unsur spasial yang bertipe poligon, 5.Intersect untuk menghasilkan unsur spasial baru yang merupakan irisan dari unsur-unsur spasial masukannya. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

11 FUNGSI ANALISIS SPASIAL TERHADAP LAYER TEMATIK Fungsi analisis spasial terhadap layer tematik, yang terdiri dari Dissolve (aggregate), Merge, Clip, dan Spatial Join. Geocoding, adalah proses yang dilakukan untuk mendapatkan suuatu lokasi unsur berdasarkan layer referensi dan masukan string. Overlay, yaitu analisis sapasial esensial yang mengombinasikan dua layer tematik yang menjadi masukannya. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

12 INTERSECT DAN UNION Kedua jenis overlay ini memiliki kaitan yang erat dengan operasi logika ‘AND´ dan ‘OR´ yang bersifat simetris. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

13 IDENTITY Overlay jenis ini bersifat un-simetris, berbeda dengan jenis overlay intersect dan union yang bersifat overlay. Pada dasarnya memiliki dua layer masukan dimana layer pertama akan dijadikan layer dasar sementara layer ke dua menjadi layer yang akan meng-overlay layer pertama. Contoh-contoh berikut adalah gambar yang menunjukkan perbedaan hasil overlay akibat dari berbedanya layer yang menjadi layer dasar dan layer yang meng-overlay layer dasar. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

14 CLIP DAN ERASE Clip dan Erase merupakan overlay yang mengekstraksi objek-objek spasial dari sebuah layer peta denganmenggunakan layer lain (clip). Clip bekerja seperti sebuah alat pemotong yang mengekstrasi objek-objek spasial dengan menspesifikasikan layer yang menjadi layer masukan dari masing-masing objek- objek spasial yang terekstrasi. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut: Diunduh dari: ….. 29/9/2012

15 UPDATE (KEEPBORDER, DROPBORDER) Secara harfiah, ‘update overlay’ ini berfungsi untuk ‘meng-update´ sebagain atau seluruh layer denganlayer lainnya. Berikut adalah ilustrasi dari overlay jenis ini yang akan ditunjukkan pada gambar - gambar. Diunduh dari: ….. 30/9/2012 Bagaimana cara kerja Update Update creates a new coverage by overlaying two sets of features. The features of the update coverage define the updating extent. Update uses the updating extent in a cut and paste operation; update coverage features replace the area they overlap in the input coverage. The result is stored in the output coverage. Both the input and update coverages must have polygon topology. Topology is rebuilt for the output coverage. Attributes are updated. Items in the polygon feature class are merged using the old internal number of each polygon.

16 PENCARIAN SPASIAL Pencarian Spasial (Spatial search), yaitu sejenis fasilitas “search” yang terdapat pada DBMS standar. Hal yang membedakannya adalah penggunaan object spasial dan syarat geometris tertentu sebagai kunci pencarian. Diunduh dari: ….. 30/9/2012 Pencarian spasial untuk semua titik yang penting di dalam area segi empat

17 BUFFERING Buffering, yaitu fungsi analisis yang akan menghasilkan unsur-unsur spasial (di dalam layer lain) yang bertipe poligon atau akan menghasilkan data spasial baru pada zone dengan jarak atau radius tertentu dari data spasial yang menjadi masukannya. Data spasial titik akan memperoleh data spasial baru berupa lingkaran-lingkaran yang mengelilingi titik-titik pusatnya. Untuk data spasial garis akan menghasilkan data spasial baru berupa poligon-poligon yang melingkupi garis-garis. Demikian pula untuk data spasial poligon akan mendapat data spasial yang baru berupa poligon-poligon yang lebih besar dan konsentris. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

18 NETWORK Network, yaitu analisis spasial mengenai pergerakan atau perpindahan suatu sumberdaya (resource) dari suatu lokasi ke lokasi yang lainnya melalui unsur-unsur buatan manusia yang membentuk jaringan saling terhubung satu sama lainnya. Operasi Jaringan merupakan kumpulan operasi spasial yang dilakukan terhadap Data Jaringan, untuk keperluan: Pencarian jarak terpendek, Pencarian maximum flow, Spatial search, dan lainnya. Data Jaringan pada dasarnya adalah tipe data garis yang memiliki informasi topologi sehingga dapat dilakukan penelusuran spasial. Contoh: Jaringan Jalan, Jaringan Pipa, dan sebagainya. Diunduh dari: ….. 29/9/2012

19 Peta Jaringan Jalan Metro Banjarmasin Diunduh dari: ….. 30/9/2012 NETWORK

20 Peta aliran sungai di daerah puncak G. Merapi Diunduh dari: pelauts.com ….. 30/9/2012 NETWORK

21 Peta Jalur Mudik Lebaran Jalur mudik Lebaran untuk motor, tahun ini di beberapa lokasi akan ‘dibuang’. Tujuan membuang puluhan ribu pengendara ini tentu ada maksud dan tujuannya. Supaya tidak ada penumpukan di satu titik. Diunduh dari: ww.otomotifnet.com/otonet/index.php/read_tematis/2012/08/15/333669/333/22/Cara-Baca-Peta-Jalur-Mudik-Lebaran-Lihat- Warna-Lintasan ….. 30/9/2012 NETWORK


Download ppt "ANALISIS SPATIAL Diunduh dari: SMNO FPUB ….. 29/9/2012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google