Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PPh Pasal 211 Pajak Penghasilan Pasal 21 PPh Pasal 212 Pengertian Pajak Penghasilan 21 PPh 21 adalah Pajak atas penghasilan yang dikenakan atas penghasilan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PPh Pasal 211 Pajak Penghasilan Pasal 21 PPh Pasal 212 Pengertian Pajak Penghasilan 21 PPh 21 adalah Pajak atas penghasilan yang dikenakan atas penghasilan."— Transcript presentasi:

1

2 PPh Pasal 211 Pajak Penghasilan Pasal 21

3 PPh Pasal 212 Pengertian Pajak Penghasilan 21 PPh 21 adalah Pajak atas penghasilan yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama dan bentuk apapun yang diterima oleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan jasa dan kegiatan

4 PPh Pasal 213 Unsur-unsur PPh Pasal 21/26 Wajib Pajak Pemotong Pajak Obyek Pajak Tarif Pajak

5 PPh Pasal 214 Wajib Pajak PPh Pasal 21 Pegawai Tetap Pegawai Lepas Penerima Pensiun Penerima Honorarium Penerima Upah

6 PPh Pasal 215 Bukan Wajib Pajak PPh Pasal 21 Pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat lain dari negara asing Pejabat perwakilan organisasi internasional sebagaimana dimaksud dalam keputusan Mentri Keuangan No. 611/KMK.04/1994 sepanjang bukan warga negara Indonesia dan tidak menjalankan usaha atau pekerjaan lain

7 PPh Pasal 216 Pemotong Pajak PPh Pemberi kerja baik orang pribadi, badan, BUT baik induk maupun cabang Bendaharawan pemerintah pusat /daerah, Instansi, Departemen, KBRI, dll Dana Pensiun, PT. TASPEN, ASTEK, JAMSOSTEK, THT BUMN/ BUMD Yayasan, lembaga, kepanitiaan, asosiasi, organisasi

8 PPh Pasal 217 Bukan Pemotong PPh 21/26 Perwakilan Diplomatik seperti kedutaan besar negara sahabat Badan / Organisasi Internasional seperti organisasi PBB

9 PPh Pasal 218 Obyek Pajak PPh Pasal 21/26 Penghasilan Teratur Penghasilan Tidak Teratur Upah harian, mingguan, satuan & borongan Premi asuransi yang dibayar pemberi kerja Uang tebusan pensiun, Pesangon THT, dll Honorarium dengan nama dan bentuk apapun Imbalan dengan nama dan bentuk apapun Penghasilan natura yang diberikan oleh bukan wajib pajak

10 PPh Pasal 219 Tidak Termasuk Penghasilan Pembayaran oleh perusahaan asuransi Penerimaan dalam bentu Natura Iuran pensiun & THT yang dibayar pemberi kerja Natura yang diberikan oleh pemerintah Kenikmatan Pajak yang ditanggung pemberi kerja

11 PPh Pasal 2110 Pengurang Penghasilan yang diperbolehkan 1.Biaya Jabatan, khusus untuk Peg. Tetap: Besarnya biaya jabatan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 250/PMK.03/ Tanpa melihat memiliki jabatan atau tidak - Besarnya 5% dari Penghasilan Bruto maksimum setahun adalah Rp ,- atau Rp ,- sebulan

12 PPh Pasal Iuran Pensiun dan THT Iuran Pensiun dan THT - Yang dibayar pegawai - Yayasan dana pensiun yang di setujui menteri keuangan - Jumlahnya tidak dibatasi

13 PPh Pasal Biaya Pensiun Diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 250/PMK.03/2008 Khusus untuk penerima pensiun berkala atau bulanan Besarnya 5% dari penghasilan bruto, setinggi- tingginya Rp ,00 setahun atau Rp ,00 sebulan

14 PPh Pasal Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Menurut keadaan wajib pajak tanggal 1 januari /awal tahun, khusunya WPDN Keadaan pada saat datang ke Indonesia khusus WNA

15 PPh Pasal 2114 Besarnya PTKP :

16 PPh Pasal 2115 Tarif Pajak PPh Pasal 21/26 Lapisan Penghasilan Kena Pajak dalam Rp: Tarif Pajak Sampai dengan 50 juta 5% Di atas 50 juta sd 250 juta 15% Di atas 250 juta sd 500 juta 25% Di atas 500 juta 30%

17 PPh Pasal 2116 Tarif Pasal 17 dikanakan atas : Penghasilan Kena Pajak (PKP) dari : 1. Pegawai tetap 2. Penerima pensiun berkala 3. Pegawai tidak tetap 4. Pemagang, calon pegawai 5. Kegiatan Multilevel marketing

18 PPh Pasal 2117 Tarif Pasal 17 dikenakan atas : Penghasilan Bruto dari : 1. Honorarium, Bea siswa, uang saku, hadiah penghargaan, komisi, dll. 2. Honorarium anggota dewan komisaris/ pengawas tidak merangkap peg. Tetap 3. Jasa produksi, tantiem, bonus yang diterima mantan pegawai 4. Penarikan dana pensiun iuran pasti 5. Pembayaran lain : pemain musik, olahragawan dll

19 PPh Pasal 2118 Tarif atas Tenaga Ahli Dengan Norma Perhitungan 50% Dengan demikian sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-31/PJ/2009 maka PPh Pasal 21 atas tenaga ahli seperti pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris adalah : Tarif Pasal 17 x 50% x Jumlah Penghasilan Bruto

20 PPh Pasal 2119 Menghitung PKP ( WNI ) 1. Bekerja sejak awal tahun ( Jan - Des ) Penghasilan bruto /bulanRp XXX Biaya-biaya yg diperkenankanRp XXX - Penghasilan NetoRp XXX x 12 PTKPRp XXX - PKPRp XXX

21 PPh Pasal 2120 Menghitung PKP ( WNI ) 2. Bekerja pada tahun berjalan ( Sep - Des ) Penghasilan bruto /bulanRp XXX Biaya-biaya yg diperkenankanRp XXX - Penghasilan NetoRp XXX x 4 PTKPRp XXX - PKPRp XXX Menghitung penghasilan neto tidak perlu disetahunkan

22 PPh Pasal 2121 Menghitung PKP ( WNI ) 3. Berhenti bekerja karena Pensiun Perhitungan sama dengan poin 2

23 PPh Pasal 2122 Menghitung PKP ( WNI ) 4. Berhenti karena meninggal sebelum tahun pajak berakhir ( misal meninggal Agustus ) Penghasilan bruto /bulanRp XXX Biaya-biaya yg diperkenankanRp XXX - Penghasilan NetoRp XXX x 12 PTKPRp XXX - PKPRp XXX

24 PPh Pasal 2123 Menghitung PKP ( WNA ) tinggal lebih dari 183 hari di Indonesia 1. Bekerja Sejaka awal tahun ( Jan - Des ) Penghasilan bruto /bulanRp XXX Biaya-biaya yg diperkenankanRp XXX - Penghasilan NetoRp XXX x 12 PTKPRp XXX - PKPRp XXX

25 PPh Pasal 2124 Menghitung PKP ( WNA ) tinggal lebih dari 183 hari di Indonesia 2. Bekerja tidak setahun penuh ( Sep-Des ) Penghasilan bruto /bulanRp XXX Biaya-biaya yg diperkenankanRp XXX - Penghasilan NetoRp XXX x 12 PTKPRp XXX - PKPRp XXX

26 PPh Pasal 2125 Menghitung PKP ( WNA ) tinggal lebih dari 183 hari di Indonesia 3. Berhenti bekerja karena meninggalkan Indonesia Penghasilan bruto /bulanRp XXX Biaya-biaya yg diperkenankanRp XXX - Penghasilan NetoRp XXX x 12 PTKPRp XXX - PKPRp XXX


Download ppt "PPh Pasal 211 Pajak Penghasilan Pasal 21 PPh Pasal 212 Pengertian Pajak Penghasilan 21 PPh 21 adalah Pajak atas penghasilan yang dikenakan atas penghasilan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google