Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Investasi pada Aktiva Operasi Tidak Lancar (Aset Tetap)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Investasi pada Aktiva Operasi Tidak Lancar (Aset Tetap)"— Transcript presentasi:

1 Investasi pada Aktiva Operasi Tidak Lancar (Aset Tetap)

2 BELI Aktiva operasi jangka panjang Time Line of Business Issues Involved with Long-Term Garis Waktu dari Masalah Usaha terkait dgn Aktiva Operasi Jangka Panjang ESTIMASI & PENGAKUAN penggunaan Aktiva (penyusutan, amortisasi & deplesi) PERUBAHAN estimasi yang berhubungan dengan nilai suatu Aktiva ESTIMATE

3 LEPAS Aktiva yang dapat disusutkan PENGAWASAN nilai Aktiva untuk penurunan yang mungkin terjadi Garis Waktu dari Masalah Usaha terkait dgn Aktiva Operasi Jangka Panjang

4 Penyusutan/Depreciation Penyusutan bukanlah proses dimana perusahaan mengakumulasikan dana untuk mengganti Aktiva Tetapnya.

5 Penyusutan/Depreciation Alokasi sistematis dari harga perolehan aktiva selama periode-periode berbeda yang memperoleh manfaat dai penggunaan suatu Aktiva.

6 Faktor yang mempengaruhi perhitungan penyusutan Harga Perolehan Nilai Sisa Manfaat/Usia Cara penggunaan Harga Perolehan Nilai Sisa Manfaat/Usia Cara penggunaan

7 Faktor yang mempengaruhi perhitungan penyusutan Harga Perolehan, semua pengeluaran untuk memperoleh sampai siap pakai dari Aktiva tsb. Nilai Sisa, perkiraan harga penjualan jika dihentikan. Manfaat/Usia dari Aktiva Tetap dari Faktor Fisik & Fungsional. Faktor Fisik: kerusakan, keausan & kehancuran. Faktor fungsional ialah keusangan  IT Cara penggunaan Harga Perolehan, semua pengeluaran untuk memperoleh sampai siap pakai dari Aktiva tsb. Nilai Sisa, perkiraan harga penjualan jika dihentikan. Manfaat/Usia dari Aktiva Tetap dari Faktor Fisik & Fungsional. Faktor Fisik: kerusakan, keausan & kehancuran. Faktor fungsional ialah keusangan  IT Cara penggunaan

8 Pengaruh Penyusutan dalam Laporan Keuangan Penyusutan Neraca C. AssetsXX P P & EXXXX Acc. Dep. (XX) TotalXXXX Liab.XXX OE XXX Total XXXX Laporan Laba/Rugi RevenueXXXX COGS XXX Gr. ProfitXXX Dep. Exp. (XX) Net Inc. XXX Laporan Arus Kas From Oper. Net Inc.XXX Dep. Exp. XX Net CashXXX Acc. Dep.

9 Pengaruh Penyusutan dalam Laporan Keuangan Penyusutan Neraca C. AssetsXX P P & EXXXX Acc. Dep. (XX) TotalXXXX Liab.XXX OE XXX Total XXXX Laporan Laba/Rugi RevenueXXXX COGS XXX Gr. ProfitXXX Dep. Exp. (XX) Net Inc. XXX Laporan Arus Kas From Oper. Net Inc.XXX Dep. Exp. XX Net CashXXX Dep. Exp.

10 Indirect Method Penyusutan Neraca C. AssetsXX P P & EXXXX Acc. Dep. (XX) TotalXXXX Liab.XXX OE XXX Total XXXX Laporan Laba/Rugi RevenueXXXX COGS XXX Gr. ProfitXXX Dep. Exp. (XX) Net Inc. XXX Laporan Arus Kas From Oper. Net Inc.XXX Dep. Exp. XX Net CashXXX Pengaruh Penyusutan dalam Laporan Keuangan Dep. Exp.

11 Nilai Buku/Book Value: dihitung sebagai harga perolehan historis dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan/Depreciation: proses pengalokasian biaya aktiva tetap berwujud ke dalam beban periodik. Akumulasi Penyusutan/ Accumulated Depreciation: total penyusutan yang dicatat sejak diperoleh.

12 Depreciation Vocabulary Harga perolehan/Asset Cost: harga beli ditambah dgn semua pengeluaran yg terjadi. Nilai Sisa/Residual Value: Perkiraan nilai dari aktiva jika dihentikan. Usia manfaat/Useful Life: perkiraan pemakaian dari aktiva dalam tahun, jam pemakaian dan hasil per unit.

13 Biaya yang terjadi dibedakan untuk masa yg akan datang & akan dicatat sebagai aktiva & beban utk periode yad. B. Penyusutan DepreciableCost(Asset) DepreciableCost(Asset) Periode 2 Periode 3 Periode 1 Rumus yg digunakan Metode penyusutan yg dipilih akan menjadi biaya pada periode yad.

14 Periode 2 Periode 3 Metode penyusutan yg dipilih akan menjadi biaya pada periode yad. Period 1 Periode 1 Rumus yg digunakan(Harta)(Harta) Biaya Biaya Penyustan

15 Period 2 Periode 3 Periode 1 Periode 2 Rumus yg digunakanCost(Harta)Cost(Harta) DepreciableBeban Penyusutan

16 Rumus yg digunakan /Pattern of Use Periode 1 Periode 2 Period 3 Periode 3 Cost(Harta)Cost(Harta) DepreciableBeban Penyusutan

17 Alokasi dari biaya yg terjadi dlm hal ini biaya penyusutan, tidak mempunyai hubungan dengan Kas. Alokasi ini berdasarkan biaya yang disusutkan, masa manfaat dan metode dari penyusutan. Rumus yg digunakan /Pattern of Use

18 Metode Penyusutan/ Methods of Depreciation Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods Garis Lurus/Straight-line: Metode ini ditandai dgn jumlah penyusutan yg sama untuk tiap periode dari masa manfaat aktiva tsb.

19 Metode yg dipercepat/Accelerated methods: –Jumlah Angka Tahun/Sum-of-the-years’-digits— metode ini akan mengalami penurunan setiap tahun yg semakin menurun. –Saldo Menurun/Declining-balance—Tmetode ini menyebabkan biaya penyusutan yg terus menerus dg car mengalikan tarif persentase tetap pada nilai buku yg menurun. Metode Penyusutan/ Methods of Depreciation Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

20 Jam Jasa/Service hours: penyusutan ini berdasarkan pda teori yg menyatakan bahwa pembelian aktiva menggambarkan jumlah jam jas yg dibeli. Use-Factor Methods Unit Produk/Productive output: Tmetode ini didasarkan pada teori bahwa suatu aktiva diperoleh untuk jasa yang dapat diberikannya dalam bentuk hasil produksi. Metode Penyusutan/ Methods of Depreciation

21 Group and Composite Methods Kelompok/Group: digunakan ketikan aktiva- aktiva tsb dalam kelompok yang sejenis. Gabungan/Composite: Digunakan ketika aktiva- aktiva dalam kelompok tersebut berbeda-beda Pendekatan ini diterapkan sekelompok aktiva dalam group jika dalam satu jenis Aktiva Metode Penyusutan/ Methods of Depreciation

22 Schuss Boom Ski Manufacturing memperoleh mesin pelebur plastik pd awal tahun 2005 sebesar $100,000. Jika estimasi manfaat 5 tahun, 20,000 jam kerja, or 25,000 unit yg dihasilkan. Estimasi nilai sisa diperkirakan sebesar $5,000. Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

23 Metode Garis Lurus/ Straight-Line Method Metode Garis Lurus/ Straight-Line Method Penyusutan = HP – Nilai Sisa Jumlah Thn Penyusutan = $100,000 – $5,000 5 Penyusutan = $19,000

24 Tabel Penyusutan Metode Garis Lurus

25 $35,000 $28,000 $21,000 $14,000 $7,000 $0 Depreciation Expense Straight-Line Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

26 JAT = [n (n + 1)] 2 JAT= [5 (5 + 1)] 2 JAT = 15 Metode Jumlah Angka Tahun/ Sum-of-the-Years’-Digits Method Metode Jumlah Angka Tahun/ Sum-of-the-Years’-Digits Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

27 t Penyusutan = SYD x (HP – Nilai Sisa) t = tahun dalam n pada awal periode Penyusutan (2005) = 5 15 x $95,000 Penyusutan (2005) = $31,667 Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods Metode Jumlah Angka Tahun/ Sum-of-the-Years’-Digits Method Metode Jumlah Angka Tahun/ Sum-of-the-Years’-Digits Method

28 t Penyusutan = SYD x (HP – Nilai Sisa)Penyusutan (2006) = 4 15 x $95,000 Penyusutan (2006) = $25,333 Sum-of-the-Years’-Digits Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

29 t Penyusutan= SYD x (HP – NS)Penyusutan (2007) = 3 15 x $95,000 Penyusutan (2007) = $19,000 Sum-of-the-Years’-Digits Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

30 Tabel Penyusutan Metode Jumlah Angka Tahun

31 $35,000 $28,000 $21,000 $14,000 $7,000 $0 Depreciation Expense Sum-of-the-Years’-Digits Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

32 F = Faktor saldo menurun (e.g., 150% or 200%) F = Faktor saldo menurun (e.g., 150% or 200%) Metode Saldo Menurun/ Declining-Balance Method Metode Saldo Menurun/ Declining-Balance Method Penyusutan = F x (HP – Akumulasi Peny.) Penyusutan (2005) =.40 x $100,000 Penyusutan (2005) = $40,000 Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

33 Penyusutan (2006) =.40 x ($100,000 – $40,000) Penyusutan (2006) = $24,000 Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods Metode Saldo Menurun/ Declining-Balance Method Metode Saldo Menurun/ Declining-Balance Method Penyusutan = F x (HP – Akumulasi Peny.)

34 Penyusutan (2007) =.40 x ($100,000 – $64,000) Penyusutan (2007) = $14,400 Metode Saldo Menurun/ Declining-Balance Method Metode Saldo Menurun/ Declining-Balance Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods Penyusutan = F x (HP – Akumulasi Peny.)

35 Tabel Penyusutan Metode Saldo Menurun

36 $42,000 $35,000 $28,000 $21,000 $14,000 $7,000 $0 Depreciation Expense Declining-Balance Method Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

37 $40,000 $35,000 $30,000 $25,000 $20,000 $15,000 $10,000 $5,000 $0 SL SYD DDB Metode Faktor-Waktu/ Time-Factor Methods

38 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods Schuss Boom Ski Manufacturing mengorperasikan 3,000 jam kerja pada thn 2005 dan 5,000 jam kerja utk thn 2006 dan Perusahaan memproduksi 3,500 unit pd 2005, 4,200 unit di thn 2006 dan 4,100 unit di thn 2007.

39 Service Hours Method Penyusutan = HP – Nilai sisa Jumlah jam Penyusutan = $100,000 – $5,000 20,000 jam Total Estimasi jumlah service dari Harta Penyusutan = $4.75 per jam Depreciation (2005) = $14,250Depreciation (2005) = $4.75 x 3,000 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods

40 Use-Factor Methods Service Hours Method Penyusutan = HP – Nilai Sisa Jumlah Jam Penyusutan = $100,000 – $5,000 20,000 jam Penyusutan = $4.75 per jam Depreciation (2006) = $23,750 Penyusutan (2006) = $4.75 x 5,000 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods

41 Use-Factor Methods Service Hours Method Penyusutan = Cost – Residual Value Number of Hours Penyusutan = $100,000 – $5,000 20,000 jam Penyusutan = $4.75 per jam Depreciation (2007) = $23,750 Penyusutan (2007) = $4.75 x 5,000 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods

42 Productive-Output Method r (per unit) = HP – Nilai Sisa Total jumlah Unit r (per unit) = $100,000 – $5,000 25,000 unit r (per unit) = $3.80 per unit Penyusutan (2005) = $3.80 x 3,500 Depreciation (2005) = $13,300 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods

43 Productive-Output Method r (per unit) = HP – Nilai Sisa Total Jumlah Unit r (per unit) = $100,000 – $5,000 25,000 unit r (per unit) = $3.80 per unit Penyusutan (2006) = $3.80 x 4,200 Depreciation (2006) = $15,960 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods

44 Productive-Output Method r (per unit) = Cost – Residual Value Total Number of Units r (per unit) = $100,000 – $5,000 25,000 units r (per unit) = $3.80 per unit Penyusutan (2007) = $3.80 x 4,100 Depreciation (2007) = $15,580 Metode Faktor-Penggunaan/ Use-Factor Methods

45 Penyusutan Kelompok/ Group Depreciation  Kelompok aktiva yg sejenis dalam perkiraan penyusutan.  Hitung penyusutan per tahun dengan garis lurus waktu dari nilai buku kelompok.  Hitung Keuntungan & kerugian jika ketika semua aktiva dihentikan.  Hal ini berlaku juga dg Penyusutan Komposit untuk aktiva yang tidak sejenis.

46 Estimasi Beban Nilai Beban Umur Penyusutan Harta HP Sisa Peny. Manfaat Tahunan (SL) A $ 2,000$ 120$ 1,8804$ 470 B6, , C12,0001,20010,800101,080 $20,000$1,620$18,380$2,500 Persentase Penyusutan Kelompok: $2,500 ÷ $20,000 = 12.5% Rata-rata Umur Manfaat: $18,380 ÷ $2,500 = tahun Penyusutan Kelompok/ Group Depreciation

47 Penghentian Aktiva dgn Penjualan/Asset Retirement by Sale Pada 1 Juli, 2005, Landon Supply Co. Menjual mesin sebesar $43,600 dgn harga perolehan sebesar $83,600 dgn akumulasi penyusutan pd 1Januari, 2005, sebesar $50,600. Asumsi 10 persen S/L. Beban Penyusutan-Mesin4,180 Akumulasi Penyusutan- Mesin4,180 $83,600 x 0.10 x 6/12

48 Kas 43,600 Akumulasi Penyusutan—Mesin54,780 Mesin83,600 Keuntungan Penjualan Mesin14,780 Penghentian Aktiva dgn Penjualan/Asset Retirement by Sale Pada 1 Juli, 2005, Landon Supply Co. Menjual mesin sebesar $43,600 dgn harga perolehan sebesar $83,600 dgn akumulasi penyusutan pd 1Januari, 2005, sebesar $50,600. Asumsi 10 persen S/L.

49 Manajemen berkomitmen atas rencana penjualan tunai suatu aktiva operasi jangka panjang. Aktiva tersebut tersedia untuk penjualan segera. Suatu usaha aktif dilakukan untuk menemukan pembeli. Penjualan tersebut mungkin untuk diselesaikan dalam satu tahun. Klasifikasi Aktiva yg Ditahan untuk Dijual Akuntansi khusus diperlukan jika kondisi- kondisi berikut ini dipenuhi:

50 On July 1, 2005, Haas Company memiliki gedung dgn harga perolehan $100,000 dan Akumulasi Peny. $35,000. Pada 1 Juli, 2005, gedung diestimasi dgn nilai wajar $40,000 dan akan dijual dgn harga $37,000. HAAS COMPANY Klasifikasi Aktiva yg Ditahan untuk Dijual

51 Gedung-ditahan utk dijual37,000 Kerugian Klasifikasi Aktiva Dithn u/Dijual28,000 Akumulasi Peny.—Gedung35,000 Gedung100,000 Jurnal pada tanggal 1 Juli: Gedung-ditahan utk dijual18,000 Keuntungan atas perolehan Kembali nilai ditahan untuk dijual18,000 pd 31 Desember perkiraan harga jual aktiva $58,000: ($58,000 – $3,000) – $37,000 Klasifikasi Aktiva yg Ditahan untuk Dijual

52 Buang Harta lama dari buku: debit Akumulasi Penyusutan; kredit Harta Catat Aktiva baru dgn Nilai Pasar Wajar : debit Harta Catat semua kas yg diterima atau dibayar: debit or Kredit Kas. Catat semua keuntungan atau kerugian: debit Perkiraan Kerugian atau Kredit perkiraan Keuntungan Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Dissimilar Asset)

53 Contoh: Pada tanggal 11 mei 2005 PT. Andai menukar mesinnya dgn Peralatan. Jika Peralatan baru yang ditukarkan dgn Mesin lama degan harga perolehan Mesin sebesar $ dan Akumulasi Penyusutan $ Sedangkan Harga Peralatan dari nilai pasar wajarnya $ Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Dissimilar Asset)

54 Peralatan$ Akumulasi Peny.Mesin $ Mesin$ Keuntungan atas Pertukaran $ Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Dissimilar Asset)

55 Jika Asumsi Sama hanya Peralatan memiliki nilai pasar sebesar $ Peralatan$ Akumulasi Peny.Mesin $ Kerugian dari Pertukaran Mesin$ Mesin$83.600

56 Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Dissimilar Asset) Jika Asumsi Sama hanya Peralatan memiliki nilai pasar sebesar $ , dan disertai dengan penerimaan uang sebesar $ Kas$ Peralatan$ Akumulasi Peny.Mesin $ Kerugian dari Pertukaran Mesin$ Mesin$83.600

57 Keuntungan atau Kerugian = (FMV Harta baru + Kas Diterima) Dikurang (Nilai buku harta Lama + Kas Dibayar) Jika jawaban lebih dari Nol/zero, Dicatat sebagai Keuntungan. Jika Jawaban kurang dari nol, catat sbg Kerugian. Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Similar Asset)

58 Republic Logan Harga perolehan mesin ditukar$46.000$ Akumulasi Peny. Mesin ditukar$32.000$ Nilai buku mesin ditukar$ $ Nilai Pasar Mesi yg ditukar$ $ Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Similar Asset)

59 Jurnal Republic Mesin (baru)$ Akumulasi Peny. Mesin$ Mesin (Lama)$ Jurnal Logan Mesin (Baru)$ Ak. Peny. Mesin$ Kerugian atas pertukaran Mesin$ Mesin (lama)$ Penghentian Harta dgn Pertukaran/Asset Retirement by Exchange (Similar Asset)

60 Penyusutan untuk Periode Parsial/Partial Periods Penyusutan pd bulan terdekat. Penyusutan diakui pada tahun terdekat. Penyusutan setengah tahunan diakui pd semua aktiva yg dibeli atau dijual dlm thn tsb. Tidak ada penyusutan diakui pd perolehan aktiva selama tahun berjalan tapi penyusutan setahun penuh diakui untuk penghentian aktiva. Penyusutan diakui untuk setahun penuh pada aktiva yg diperoleh pd thn berjalan, tapi tidak ada penyusutan untuk penghentian aktiva.

61 Akuntansi Untuk Perolehan Aktiva Tak Berwujud Lima Kategori Umum Aktiva Tak Berwujud 1.Marketing-related/berkaitan dengan pemasaran, seperti trademarks/merek dagang, brand names/nama dagang, dan Internet domain names/domain name di internet. 2.Customer-related/Berkaitan dg pelanggan seperti customer lists/daftra pelanggan, order backlogs/cadangn pesanan, dan customer relationships/hubungan pelanggan. Lanjuttttttt..Lanjuttttttt..

62 Akuntansi untuk perolehan aktiva tak berwujud 3.Artistic-related/berkaitan dg artistik seperti items protected by copyright (unsur-unsur yg dilindungi hak cipta). 4.Contract-based/berdasarkan kontrak perjanjian seperti licenses/lisensi, franchises/hak waralaba, dan broadcast rights/hak penyiaran. 5.Technology-based/berdasarkan teknologi baik teknologi yg dipatenkan maupun yg tidak seperti trade secrets/rahasia dagang.

63 Amortisasi dan Penurunan Nilai Aktiva Tak Berwujud Ethereal Company membeli daftar pelanggan $30,000 pd 1 January, diperkirakan memiliki nilai ekonomis selama 4 tahun. Perkiraan nilai sisa nol 31 Desember 2005 Beban Amortisasi 7,500 Akumulasi Amortisasi— Customer List/daftar pelanggan7,500

64 31 Desember, 2006, sebelum beban amortisasi diakui, aktiva tak berwujud diuji untuk mengetahui adanya penurunan nilai Arus kas mas depan dari daftra tersebut diperkirakan $15,000—kurang dari nilai bukunya ($30,000 – $7,500) dan nilai wajrnya $12, Desember, 2006 Kerugian penurunan nilai ($22,500 – $12,000)10,500 Akumulasi Amortisasi— daftar pelanggan7,500 daftar pelanggan ($30,000 – $12,000)18,000

65 Penurunan Nilai aktiva yg tidak di amortisasi Impalable Company memiliki suatu lisensi penyiaran yg tidak memiliki batas akhir masa manfaat yg dapat diketahui. Harga perolehan $60,000 dan diperkirakan menghasilkan arus kas $7,000 per tahun. Data yg diperoleh dari manajemen memperlihatkan bahwa arus kas akan mengalami penurunan probabilitas rata-rata tertimbang menunjukankan nilai wajarnya $52,000.

66 Impairment of Intangibles Not Subject to Amortization Karena perkiraan nilai wajar kurang dari nilai bukunyamaka aktiva tak berwujud mengalami penurunan nilai. Kerugian atas penurunan nilai 8,000 Lisensi penyiaran8,000 $60,000 – $52,000

67 PT Aku memperoleh aktiva bersih PT Dia melalui pembelian Berikut ini adalah neraca dari PT Dia. Sebelum dibeli PT. Aku

68 PT Aku membayar Rp tunai dan menerbitkan lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp , nilai pasar Rp per saham untuk memperoleh aktiva bersih PT Dia. Ayat jurnal untuk mencatat pembelian pada buku PT Aku adalah sebagai berikut : Investasi pada PT Dia Rp Kas - Rp Saham-biasa- Rp Tambahan modal disetor- Rp Untuk mencatat penerbitan lembar saham biasa nominal Rp ditambah dengan kas Rp dalam pembelian atas PT Dia adalah

69 Kas Rp Piutang bersih Rp Persediaan Rp Tanah Rp Bangunan Rp Peralatan Rp Hak paten Rp Goodwill Rp Hutang usaha -Rp Wesel bayar - Rp Kewajiban lain-lain - Rp Investasi pada PT Dia - Rp Goodwill sebesar Rp merupakan selisih antara nilai wajar aktiva dan nilai perolehan suatu aktiva dalam hal ini selisih antara Rp dan Rp Sesuai dengan prinsip akuntansi goodwill yang timbul sebesar Rp ini nantinya harus diamortisasi.

70 Penilaian Aktiva pada Nilai Sekarang (Revaluasi) dalam PSAK diizinkan melakukan revaluasi yg meningkatkan nilai aktiva tetap dalam laporan keuangan, sebagai suatu alternatif yg diperbolehkan dari pelaporan biaya historis atas aktiva tersebut:  Jika suatu perusahaan merevaluasi aktiva operasi tidak lancar ke nilai wajarnya, maka hal itu harus dilakukan secara reguler (bukan sebagai suatu kejadian yang terjadi hanya sekali) dan harus merevaluasi semua aktivanya tanpa kecuali.

71 Sales Average Fixed Assets Rasio perputaran aktiva = Rasio perputaran aktiva tetap Penjualan Lamberson Co. Selama Th 2005 berjumlah $46,381,530. Saldo awal Property, Plant, and Equipment adalah $9,678,233 dan saldo akhirnya $10,088,997 Rata-rata Aktiva tetap = ($9,678,233 + $10,088,997) 2 Rata-rata aktiva tetap = $9,883,615 $46,381,530 $9,883,615 = 4.69

72 The End chapter 7


Download ppt "Investasi pada Aktiva Operasi Tidak Lancar (Aset Tetap)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google