Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HAJI & UMROH OLEH Purnama Timur M.S. ST Ike Nilawati R. M.Pd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HAJI & UMROH OLEH Purnama Timur M.S. ST Ike Nilawati R. M.Pd."— Transcript presentasi:

1 HAJI & UMROH OLEH Purnama Timur M.S. ST Ike Nilawati R. M.Pd

2 Pengertian Haji & Umroh  Secara Etimologis Haji adalah “Pergi menuju tempat suci yang di agungkan yakni Makkah Al Mukarramah.  Secara Terminologis “Haji adalah beribadah Pada Allah dengan melaksanakan manasik haji, yaitu perbuatan tertentu yang dilakukan pada waktu tertentu yang dilakukan pada waktu dan tempat tertentu, dengan cara tertentu pula.

3 Pengertian umroh  Secara Etimologis berasal dari kata I’timar. Sinonim “Ziyaroh” Artinya Ziarah / Berkunjung.

4 HUKUM HAJI & UMROH  Berdasarkan firman Allah ( Alquran, Al Imron. Ayat 97)  Artinya:” Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalan ke Baitullah”

5 Sabda Rosulullah SAW  Islam di bangun atas lima perkara : Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rosul Allah ( Syahadatain ), mendirikan sholat, menunaikan Zakat, malaksanakan Haji ke Baitullah dan menjalankan puasa Romadhon, (Muttafaq’Alaih: Al Bukhari 8, Muslim 16 )

6 Sabda Rosul SAW  Kewajiban Haji itu satu kali dan orang yang melakukan nya lebih dari satu kali maka itu adalah Sunnah ( HR Abu Daud 1721 Ahmad  Sesungguhnya seorang Hamba telah aku sehatkan badan nya dan Aku luaskan penghidupannnya yang dijalananinya lima tahun, tapi Ia tidak datang kepada Ku dalam keadaan ihrom Haji ( HR Ibnu Hibban (9/16 ) al Baihaqi ( 5/262)

7 Hikmah Haji & Umroh  Untuk membersihkan jiwa  Diampuni Dosa  Menerima kemulyaan Allah di akherat  Sabda Rosul : Orang yang melaksanakan Haji ke Baitullah ini, dan ia tidak bersenggama dan tidak pula berbuat kefasikan, maka ia terbebas dari dosa- dosanya seperti pada ia dilahirkan oleh ibunya “( Muttafaq ‘alaih : (Al Bukhari 1891, Muslim 1350 )

8 SYARAT-SYARAT WAJIB HAJI& UMROH  ISLAM  BERAKAL  BALIGH  MAMPU ( AL Imron. 97 ) Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah,yaitu ( Bagi ) yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.

9 ANJURAN MALAKSANAKAN HAJI & UMROH  Sabda Rosul :  Tidak ada balasan untuk haji yang Mabrur kecuali syurga ( HR An- Nasai ( 2626)  Dalam pelaksanaan Umroh yang satu dengan umroh berikutnya terhadap kafarat ( penghapus dosa- dosa kecil, diantara keduanya dan Haji Mabrur tidak ada balasan untuk nya kecuali syurga ( HR Al Bukhari 1773 )

10 Rukun- rukun Haji  IHROM  THAWAF  SAI  WUKUF DI PADANG ARAFAH

11 Rukun- rukun umroh  IHROM  THAWAF  SAI

12 SUNNAH- SUNNAH BERIHROM  MANDI IHROM  IRHAM / MENGGUNAKAN PAKAIAN / KAIN WARNA PUTIH  MENGERJAKAN SHALAT SUNNAH  MEMOTONG KUKU, MENCUKUR KUMIS. KETIAK RAMBUT, KEMALUAN ( SEBELUM IHRAM)  MENGULANG- UKLANG TALBIAH  BERDOA & BERSHALAWAT

13 Larangan- Larangan Setelah masuk Ihram  Menutup Kepala Dengan Penutup apapun Laki- laki )  Mencukur rambut atau memotong nya walau sedikit.  Memotong kuku tangan / kaki.  Memakai wewangian  Memakai pakain berjahit ( Laki- Laki )  Membunuh binatang buruan darat  Hubungan suami- istri  Melaksanakan akad nikah/ melamar

14 HUKUM LARANGAN- LARANGAN IHRAM  FIRMAN ALLAH ( Al Baqoroh ayat 196 )  Artinya: “Jika ada diantara Kalian yang sakit atau ada gangguang di kepalanya (lalu ia bercukur ), maka wajiblah atas berfidyah, yaitu berpuasa atau bersedekah atau berkurban )

15 HUKUM LARANGAN- LARANGAN IHRAM  Firman Allah SWT ( Al Quran surat Al Maidah 95 ) Artinya:  “Barang siapa di antara kalian membunuh dengan sengaja, dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya”.

16 HUKUM- HUKUM LARANGAN IHRAM  Mengenai akad Nikah, melamar dan semua dosa ( Menggunjing, mengadu domba, / katagori Fasik pelaku nya bertaubat dan Istigfar

17 RUKUN KE 2 THAWAF  THAWAF adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran.

18 SYARAT- SYARAT THAWAF  Niat akan melakukan Thawaf  Suci dari kotoran & Hadats  Menutup aurat seperti shalat  Thawaf harus dilakukan di dalam Baitullah  Ka’bah harus berada sebelah kiri orang Thawaf  7 kali putaran  7 Putaran berturut- turut tidak putus

19 Rosul bersada  “Thawaf itu di sekeliling Baitullah adalah seperti shalat. Bedanya kalian berbicara di dalam nya ( Thawaf ). Maka orang yang berbicara, hendaklaj ia tidak berbicara kecuali mengenai kebaikkan “ (HR at-Tirmidzi 960 )

20 SUNNAH- SUNNAH THAWAF  Ar-RAML ( Lari- lari kecil bagi laki- laki)  Al- Idhthibaa ( Membuka pundak sebelah kanan bagi laki- laki)  Mencium hajar aswad  Berdoa  Mengusap rukun Yamani  Berdo di Multazam ( Anatara Pintu Ka’bah & Hajar Aswad)  Shalat 2 rokaat di Maqom Ibrahim  Minum air Zam- Zam  Mengusap Hajar Aswad sebelum sai / Keluar Masjidil Haram

21 Doa Thawaf  Ya Tuhan kami, Anugrahkan lah kepada kami kebaikkan di dunia dan kebaikkan di akherat, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka.

22 Allah berfirman  Surat Al baqoroh ayat 125  “Dan jadikanlah sebagaian Maqom Ibrahim tempat sholat”

23 ADAB-ADAB THAWAF  KHUSU  TIDAK BERBICARA  TIDAK BOLEH MEYAKITI ORANG  MEMPERBANYAK DZIKIR. DOA, SHALAWAT

24 RUKUN SAI  Sai adalah berjalan diantara Shafa dan Marwah bolak- balik dengan niat beribadah.( Di dalam Masjidil Haram )  Sai adalah satu rukun Haji & Umroh

25 Firman Allah SWT “SAI “  “Sesungguhnya Syafa dan Marwah adalah sebagian siar Allah (Al Baqoroh 158)  Sabda Nabi” Lakukanlah Sai, Sesungguhnya Allah telah mewajibkan Sai atas kamu sekalian ( HR Ibnu Majah. Ahmad : )

26 SYARAT- SYARAT SAI  NIAT  TERTIB  SELURUH BABAK SAI DILAKUKAN SECARA BERSAMBUNGAN SEKALIGUS  MENYEMPURNAKAN 7 KALI  MELAKSANAKAN SAI SETELAH THAWAF

27 SUNNAH- SUNNAH SAI  Al- Khabab ( Barjalan cepat bagi laki- laki)  Berhenti di bukit Safa- Marwah untuk berdoa  Berdoa di Bulit Safa- Marwah per Babak  Mengucap takbir 3X dan berdoa di Safa- Marwah  Berturut- turut antara sai dan Thawaf

28 ADAB-ADAB SAI  STAR DARI SHAFA & BERDOA MENGHADAP KA’BAH  KEADAAN SUCI  BERJALAN KAKI / BERLARI  MEMPERBANYAK DZIKIR  MENAHAN PANDANGAN. MENJAGA LIDAH  TIDAK BOLEH MENYAKITI ORANG LAIN  MENSUCIKAN JIWA RAGA

29 RUKUN WUQUF DI ARAFAH  Hadits Nabi “Inti Haji adalah Wuquf di Arafah “  Wukuf di Araofah selama sesaat/ lebih denga niat wuquf setelah waktu dzuhur tgl 9 zulhijjah hingga terbit fajar tanggl 10 Zulhijah.

30 KEWAJIBAN- KEWAJIBAN WUQUF  Hadir di Arafah pada tgl 9 Dzulhijjah setelah tergelincirnya matahari sampai terbenam matahari.  Bermalam di Muzdalifah setelah bertolak dari Arafah pada malam 10 Dzulhijjah  Melontar jumroh Aqobah ( 10 Zulhijjah)  Mencukur/ menggunting rambut  Bermalam di Mina ( 3 Malam. 11,12,13 Zulhijjah) Melontar tiga Zumroh

31 Sabda Rosulullah SAW  “Hendaklah kalian mengikuti dalam melaksanakan manasik kalian”.(HR Muslim 1297 )  “Berhajilah kalian sebagaimana kalian melihatku berhaji”( Ash- Hahih)  Berdirilah kalian pada masya’ir kalian, karena sesungguhnya kalian berada diatas salah satu jejak bapak kalian, Ibrahim( HR at-Tirmidzi 883)

32 SUNNAH- SUNNAH WUQUF  Keluar menuju Mina 8 dzulhijjah  Berada di Namirah  Mendatangi tempat wuquf  Sholat Magrib.Isya di Muzdalifah  Berurutan dalam melaksanakan melontar jumroh aqobah,menyembelih. Mencukur, thawaf ifadhoh.  Melaksanakan thawaf ifadhoh

33 ADAB-ADAB WUQUF  Bertolak dari Mina ke Namirah  Mandi  Wuquf di bukit Rahmat padang Arafah  Berzikir dan berdoa  Bertolak dari Arafah melalui jalur Ma’zimain  Tenang & Tidak tergesa- gesa  Banyak membaca talbiah  Menganbil 7 kerikil dari Muzdalifah untuk melontar jumroh Aqobah  Beranjak dari Muzdalifah setelah fajar menyingsing dan sebelum terbitnya matahari

34 ADAB- ADAB WUQUF  Mengucap Allahu akbar pada setiap lontaran kerikil  Langsung menyembelih Hadyu / Menyaksikan penyembelihan dan mengucapkan” Ya Allah, ini dari MU dan kembali kepada Mu, Ya Allah, terimalah dariku sebagaimana telah Engkau terima dari Ibrahim kekasihMU,  Ini diucapkan setelah mengucapkan “Bismillahi Allahu Akbar”

35 ADAB- ADAB TOWAF  Memakan bagisn dari Hadyu  Berjalan kaki menuju tempat pelontaran ketiga jumrah pada hari- hari tasriq  Mengucap “ Allahu Akbar dan mengucap” Allahummaj’alhu Hajjam mabruraw wasayammasykuraw wadam magfuura  Berdiri sambil berdoa untuk menghadap kiblat setelah jumroh ke 1.2. ke 3 tidak disunahkan berdoa

36 ADAB- ADAB BERDOA  Melontar jumrog aqobah dari dasar lembah dengan posisi menghadap kearahnya sementara Ka’bah disebelah kirinya dan Mina kearah kanannya.  Ucapak saat bertolak dari Makkah  “Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu memuji Rabb kami. Allah benar janjinya, telah membela hambanya dan mengalahkan golongan- golongan musuh sendirian” ( HR al- Bukhari)

37 Tertahan  Untuk memasuki Makkah atau Wuquf di Arafah baik karena ada musuh, sakit,dll  Wajib menyembelih seekor domba/ sapi / unta di tempat tertahannnya. Mengirimkannya ke Makkah jika memungkinkan lalu tahalul dan Ihram.  Firman Allah ( Al baqoroh 196)  “JIka kalian terkepung, terhalangi oleh musuh atau kalian sakit maka sembelihlah qurban yang mudah di dapat”

38 Thawaf Wada’( Perpisahan)  Merupakan thawaf salah satu thawaf haji yang ke tiga  Bagi yang meninggalkan tanpa udzur harus membayar Dam  Bagi yang Udzur tidak wajib Dam  Sadba Nabi SAW”Hendaknya tidak seorangpun diantara kalian yang bertolak meninggalkan Makkah kecuali yang dilakukannya adalah thawaf di Ka’bah  (HR Muslim 1327)

39 TATA CARA HAJI & UMRAH  Memotong kuku. Mencukur kumis,memotong bulu kemaluan, ketiak  Mandi  Mengenakan kain Ihram ( Laki- laki)  Mengenakan sendal  Sesampai di Miqot shalat fardu dan shalat Sunnah

40 Tata Cara Haji & Umrah  Niat Haji Ifrad “Labaik Allahumma Hajjan (Aku penuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku penuhi panggilan MU untuk melaksanakan Haji”  Niat Haji Tamattu” Labaik Allahumma Labaik umroh”( Aku penuhi panggilan Mu Ya Allah, aki penuhi panggilan Mu Ya Allah untuk melaksanakan umrah)

41 TATA CARA HAJI& UMRAH  Niat Haji Qiran”Labaik Allahumma labaik hajaw waumroh( Aku penuhi panggilan MU Ya Allah, aki penuhi panggilan MU untuk melaksanakan haji dan Umroh )  “Sesungguhnya tempat tahalulku dari bumi ini adalah di mana aku tertahan”  Jika ada halangan untuk melanjutkan Haji/ umrah ( Sakit/ dll ) boleh bertahul dari ihramnya Dan tidak ada kewajiban atas nya.

42 Tata cara Haji & Umrah  Thawaf  Sai  ( Jika Umrah maka bertahalul, selesai)  Jika Haji tamattu ( Umrah selesai – tahalul) lalu haji  Haji Ifrad dan Qiran maka wajib pada ihramnya hingga wukup di Arafah dan melempar 3 JUmrah. Lalu tahalul

43 Sabda Nabi  Aku wuquf disini dan Arifah seluruhnya tempat wuquf ( HR Muslim 1218 )  Aku wuquf disini dan Area Jami ( Mudzalifah ) semuanya tempat wuquf (HR Muslim )

44 Melontar mengucapkan  Allahu akbar. Allahumma ‘jalhu hajamm abruuraw wasa’bamasykuuraw wadambammagfuuran  Artinya” Y a Allah jadikanlah ini sebagai Haji yang mabrur, sai yang disyukuri dan dosa yang diampuni”

45 Tahalul  Setelah tahalul  Jika seorang di antara kalian telah melontar jumroh aqobah dan mencukur kepala nya, maka telah dihalalkan segala sesuatu selain menggauli istrinya” (HR Abu Daud )

46 PENUTUP  Setelah selesai aktifitas di Padang arafah  Dan melempar 3 Jumroh. Lalu kembali ke Makkah untuk Thowaf Wada

47 DOA  Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu baginya, Milik NYa segala kerajaan segala pujian Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu. Memuji kepada Rabb kami. Tiada Tuhan yang berhak di sembah selain Allah semata, Dialah yang telah menepati janji nya, membela hambanya dan menghancurkan golongan- golongan musuh dengan sendiri NYa. ( HR al Bukhari )

48 Daftar Pustaka  Syaikh Abu Bakar Jabir al –Jaza’iri. Kitab Minhajul Muslim,Jakarta. Darul Haq 2006  Hal

49 KONTAK   Facebook :

50 TERIMAKASIH


Download ppt "HAJI & UMROH OLEH Purnama Timur M.S. ST Ike Nilawati R. M.Pd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google