Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EMBRIOLOGI VETERINER drh. Herlina Pratiwi. Tujuan pembelajaran: Setelah menyelesaikan matakuliah ini mahasiswa:  Mampu menjelaskan konsep awal perkembangan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EMBRIOLOGI VETERINER drh. Herlina Pratiwi. Tujuan pembelajaran: Setelah menyelesaikan matakuliah ini mahasiswa:  Mampu menjelaskan konsep awal perkembangan."— Transcript presentasi:

1 EMBRIOLOGI VETERINER drh. Herlina Pratiwi

2 Tujuan pembelajaran: Setelah menyelesaikan matakuliah ini mahasiswa:  Mampu menjelaskan konsep awal perkembangan organisme.  Mampu menjelaskan prinsip tahapan pertumbuhan dan perkembangan embrio.  Mampu melakukan identifikasi tahapan bentuk embryonal development dan menggambarkan dengan benar dari preparat yang diamati.

3 DESKRIPSI MATA KULIAH :  Membahas konsep awal perkembangan organisme, mulai fertilisasi, gametogenesis, cleavage, seluler diferensiasi, sel division, morphogenesis organ dan jaringan, sexing teori, perkembangan embrional dengan memberikan gambaran kegunaan konsep embriologi dengan kemajuan IPTEK.

4 JADWAL PERKULIAHAN

5

6 EMBRIOLOGI?????

7 EMBRIOLOGI VETERINER MERUPAKAN BAGIAN DARI ILMU ANATOMI PERKEMBANGAN VETERINER Anatomi, secara harfiah berasal dari kata Yunani “ANATEM” yang mempunyai arti sebagai “membuka dengan jalan mengiris, atau menguraikan” Artian ilmiah : ilmu urai  ilmu pengetahuan bentuk dan susunan dalam dari tubuh

8 KEDUDUKAN ILMU EMBRIOLOGI Ilmu alamabiologibiologifisiologimorfologianatomiembriologihistologi

9 SEJARAH EMBRIOLOGI  Pelopor embriologis modern termasuk Gavin de Beer, Charles Darwin, Ernst Haeckel, JBS Haldane, dan Joseph Needham, sementara embriologi awal banyak datang dari karya Aristoteles dan ahli anatomi besar Italia: Aldrovandi, Aranzio, Leonardo da Vinci, Marcello Malpighi, Gabriele Falloppia, Girolamo Cardano, Emilio Parisano, Fortunio Liceti, Stefano Lorenzini, Spallanzani, Enrico Sertoli, Mauro Rusconi, dll [2] kontributor penting lainnya termasuk William Harvey, Kaspar Friedrich Wolff, Heinz Christian Pander, Karl Ernst von Baer, ​​ dan Agustus Weismann.

10 SEJARAH Aristoteles (384 – 322 SM) Compendium : Materia prima Sigot Forma substantia Sudah terdapat bentuk miniatur  pertambahan besar  Sesuatu yang tidak berbentuk  proses deferensiasi Entologi : Segala sesuatu berasal dari yang sudah ada

11  Fase buah kandungan dalam badan induk (ibu) pada saat awal setelah pembuahan  Teori Perkembangan : origo organisme dari ovum yang bersel tunggal dipengaruhi oleh:  Teori Praeformasi : ovum berisi substansi organisme dewasa  tumbuh & berkembang (miniatur  dewasa) homunculus (pada mamalia) a. animalcultis: respek pada keturunan pria b. ovulis: respek pada keturunan wanita

12  Teori Epigenesis : perkembangan dan diferensiasi embriologi mempunyai origo pada massa homogen material hidup yang tidak punya praeformasi pada jaringan hidup / organ Wolff Omne vivum ex ovo

13  Teori Evolusi Suatu individu dapat memindahkan sifat turun temurunnya dan faktor-faktor yang telah dipreformasi dalam neoformasi pada generasi berikutnya  Teori Rekapitulasi embriologi berbegai spesies mengalami perkembangan secara evolusi  Teori Germ Plasma Sel kecambah / germplasma bertanggung jawab pada faktor keturunan. Germplasma berisi determinan yang diturunkan dari 1 generasi ke generasi lain terus berlanjut

14 Teori Mosaik Kompleks deferensiasi akan menurun pada bentuk yang lebih sederhana (pada ovum katak) Teori Metabolisme Axial Gradien Perubahan internal environment dan agen terjadinya perubahan tersebut Teori Organizer Bagian embriologi yang sedang tumbuh terdapat zat- zat yang disebut organizer. Zat tersebut (evokator) sel-sel pada daerah itu mempunyai induksi terhadap sel-sel di tempat lain untuk berkembang

15 Ruang Lingkup meliputi : - Anatomi Perkembangan - Fisiologi Perkembangan - Analisis Perkembangan - Embriologi Eksperimental - Embriologi Perbandingan

16 Bioteknologi : Proses mengaplikasikan atau memanfaatkan teknik atau alat- alat terhadap organisme hidup agar organisme itu melakukan sesuatu yang kita inginkan Bioteknologi Reproduksi : - Sejak Wilhelm Roux membuktikan prospective development potency of embryonic cells - Konsep organizer dan pluripoten merintis transplantasi eksperimental  suku cadang organ - Embryonic stem cell  membentuk jaringan / hewan transgenik

17 KEPENTINGANNYA ?????

18 ANATOMI PERKEMBANGAN (EMBRIOLOGI) Perkembangan dari sederhana sampai lengkap Perkembangan struktur dan fungsinya proses vital adaptasi kebutuhan dan lingkungan Proses ontogoni

19 MEMPELAJARI  1. GAMETOGENESIS  2. FERTILISASI  3. IMPLANTASI  4. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

20 Fertilisasi Sigot Periode progenesis Morula periode embriogenesis NeurulaGastrulaBlastula Fetusperiode organogenesis

21  Setelah pembelahan, sel-sel membagi, atau morula, menjadi bola berongga, atau blastula, yang mengembangkan lubang atau pori pada salah satu ujungnya.  Pada waktunya, perubahan blastula menjadi struktur yang lebih dibedakan disebut gastrula

22  The gastrula dengan blastopori yang segera mengembangkan tiga lapisan yang berbeda, kemudian mengembangkan: 1. Lapisan terdalam, atau endoderm, memberntuk organ pencernaan, pernafasan serta organ-organ derivatnya seperti hati, pankreas,dll. 2. Lapisan tengah, atau mesoderm, membentuk sistem jantung,ginjal,gonad (testes/ovarium), otot, kerangka dan darah. 3. Lapisan luar sel, atau ektoderm, menimbulkan sistem saraf dan kulit.

23 EMBRIOLOGI VETERINER  Organ genital eksternal dan internal pada hewan jantan dan proses spermatogenesis.  Organ genital eksternal dan internal pada hewan betina dan proses oogenesis  Siklus genital (siklus ovarium, uterus) siklus estrus dan pseudopregnancy

24 EMBRIOLOGI VETERINER  Tipe telur, tipe pembelahan pada berbagai spesies dan perkembangan zigot pada amphioxus, katak dan burung.  Membran extraembrionik (amnion, chorion, allantois dan yolk sac) serta umbilical cord  Implantasi dan plasentasi berdasarkan hubungan fetal dan septa maternal, serta tipe-tipe plasenta.

25 EMBRIOLOGI VETERINER  Pengertian dan tipe-tipe ectopic pregnancy serta multiple gestation  Penyebab malformasi kongenital, meliputi faktor-faktor lingkungan dan teratogen.  Perkembangan CNS (central nervous system), kulit dan organ-organ epidermal.

26 EMBRIOLOGI VETERINER  Perkembangan organ-organ sensitif dan organ-organ pada cavitas oral.  Perkembangan sistem digesti dan respirasi  Perkembangan sistem kardiovaskuler  Perkembangan sistem urinaria

27 Terima kasih Selamat belajar para pejuang profesi dokter hewan......


Download ppt "EMBRIOLOGI VETERINER drh. Herlina Pratiwi. Tujuan pembelajaran: Setelah menyelesaikan matakuliah ini mahasiswa:  Mampu menjelaskan konsep awal perkembangan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google