Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENELITIAN KUANTITATIF Ishafit, Prodi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan Acuan: Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENELITIAN KUANTITATIF Ishafit, Prodi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan Acuan: Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,"— Transcript presentasi:

1 PENELITIAN KUANTITATIF Ishafit, Prodi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan Acuan: Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D

2 Proses Penelitian Kuantitatif

3 Masalah Penelitian  Sumber masalah  Terdapat penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan  Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan  Ada pengaduan  Ada kompetesi

4 Rumusan Masalah  Bentuk-bentuk Rumusan masalah  Rumusan masalah deskriptif  Rumusan masalah komparatif  Rumusan masalah asosiatif Hubungan simetris Hubungan kausal Hubungan interaktif/resiprokal/timbal-balik

5 Contoh rumusan masalah deskriptif  Bagaimana sikap masyarakat terhadap perguruan tinggi negeri berbadan hukum?  Seberapa tinggi tingkat minat baca rata-rata perhari mahasiswa pendidikan fisika pada jurnal ilmiah kependidikan  Seberapa besar tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademik di tingkat program studi?

6 Contoh rumusan masalah komparatif  Adakah perbedaan prestasi belajar antara siswa dari sekolah negeri dan swasta. (variabel penelitian adalah prestasi belajar pada dua sampel yaitu sekolah negeri dan swasta)  Adakah perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar angtara siswa berasal dari keluarga Guru, Pegawai Swasta dan Pedagang. (dua variabel tiga sampel)  Adakah perbedaan kompetensi profesional guru dan kepala sekolah antara SD, SMP, dan SLTA. (satu variabel untuk dua kelompok, pada tiga sampel)

7 Contoh rumusan masalah asosiatif  Hubungan simetris  Adakah hubungan antara jumlah es yang terjual dengan jumlah kejahatan terhadap murid sekolah? (Variabel pertama adalah penjualan es dan ke dua adalah kejahatan). Hal ini berarti yang menyebabkan jumlah kejahatan bukan karena es yang terjual. Mungkin logikanya adalah sebagai berikut. Saat es banyak terjual terjadi pada musim liburan sekolah, pada saat murid- murid banyak yang piknik ke tempat wisata. Karena banyak murid yang piknik disitu banyak kejahatan.  Adakah hubungan antara rumah yang dekat real kereta api dengan jumlah anak?

8 Contoh rumusan masalah asosiatif  Hubungan kausal  Adakah pengaruh pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar anak? (pendidikan orang tua veriabel independen dan preatasi belajar variabel dependen)  Seberapa besar pengaruh kurikulum, media pendidikan dan kualitas guru terhadap kualitas SDM yang dihasilkan dari suatu sekolah? (kurikulum, media dan kualitas guru sebagai variabel independen dan kualitas SDM sebagai variabel dependen).

9 Contoh rumusan masalah asosiatif  Hubungan interaktif/resiprokal/timbal balik  Hubungan antara motivasi dan prestasi belajar siswa SD di Kota Yogyakarta.  Hubungan antara kecerdasan dengan kekayaan. Kecerdasan dapat menyebabkan kaya, demikian juga orang kaya dapat meningkatkan kecerdasan karena gizi terpenuhi.

10 Variabel Penelitian  Kerlinger menyatakan bahwa variabel adalah konstrak (constructs) atau sifat yang akan dipelajari. Contoh: tingkat aspirasi, penghasilan, pendidikan, status sosial, jenis kelamin, golongan gaji, produktivitas kerja, dll.  Kidder menyatakan bahwa variabel adalah suatu kualitas (qualities) dimana peneliti memperlajari dan menarik kesimpulan.  Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

11 Macam-macam Variabel Penelitian  Kerlinger menyatakan bahwa variabel adalah konstrak (constructs) atau sifat yang akan dipelajari. Contoh: tingkat aspirasi, penghasilan, pendidikan, status sosial, jenis kelamin, golongan gaji, produktivitas kerja, dll.  Kidder menyatakan bahwa variabel adalah suatu kualitas (qualities) dimana peneliti memperlajari dan menarik kesimpulan.  Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya

12 Macam-macam Variabel Penelitian  Variabel Independent. Variabel ini sering disebut sebagai variabel stimulus, prediktor, antecedent. Dalam bahasa Indonesia sering disebut variabel bebas, merupakan variabel yang mempenagruhi atau yang menjadi sebab perubahan variabel dependent (terikat).  Variabel dependent: Variabel ini sering disebut sebagai variabel output, kriteria, konsekuen. Dalam bahasa Indonesia sering disebut variabel terikat, merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari variabel bebas.

13 Macam-macam Variabel Penelitian  Variabel Moderator. Variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel independent dan dependent. Variabel ini juga disebut sebagai variabel indepent kedua. Contoh: hubungan perilaku suami dan istri akan semakin baik (kuat) kalau mempunyai anak, dan akan semakin renggang kalau ada fihak ketiga ikut mencampuri. Di sini anak adalah sebagai variabel moderator yang memperkuat hubungan, dan fihak ketiga adalah variabel moderator yang memperlemah hubungan.

14 Macam-macam Variabel Penelitian Motivasi Belajar (Variabel Independet) Prestasi Belajar (Variabel Dependet) Hubungan variabel independent dan dependent Perilaku Suami (Variabel Independet) Perilaku Istri (Variabel Dependet) Jumlah Anak (Variabel Moderator) Hubungan variabel independent, moderator dan dependent

15 Macam-macam Variabel Penelitian  Veriabel Intervening. Variabel ini adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independent dengan dependent menjadi hubungan tidak langsung dan tidak dapat diamati dan diukur.  Variabel ini merupakan variabel penyela/antara yang terletak di antara variabel independent dan dependent, sehingga variabel independent tidak langsung mempengaruhi berubahnya atau timbulnya veriabel dependent.

16 Macam-macam Variabel Penelitian Penghasilan (Variabel Independet ) Gaya Hidup (Variabel Intervenng) Harapan Hidup (Variabel Dependet) Lingkungan Tempat Tinggal (Variabel Moderator) Hubungan variabel independent, moderator, intervening, dan dependent

17 Macam-macam Variabel Penelitian  Variabel Kontrol adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel independent terhadap dependent tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Variabel kontrol sering digunakan oleh peneliti bila akan melakukan penelitian yang bersifat membandingkan Pendidikan SMA&SMK (Variabel Independet ) Keterampilam Mengetik (Variabel Dependet) Naskah, tempat, mesin tik sama (Variabel Kontrol)

18 Macam-macam Variabel Penelitian  Untuk dapat menentukan kedudukan variabel independent, dependent, moderator, intervening atau variabel yang lainnya harus dilihat konteksnya dengan dilandasi konsep teoritis yang mendasari maupun hasil dari pengalaman empiris penelitian.  Untuk itu, sebelum peneliti memilih variabel apa yang akan diteliti perlu melakukan kajian teoritis, dan melakukan studi pendahuluan terlebih dahulu pada objek yang akan diteliti.

19

20 JENIS DATA TERKAIT DENGAN KRITERIA  Aspek Instruksional: kejelasan standar kompetensi, kejelasan petunjuk belajar, kemudahan memahami materi, keluasan dan kedalaman materi, ketepatan urutan penyajian, interaktifitas, ketepatan evaluasi, kejelasan umpan balik, dsb.  Aspek penampilan produk. kejelasan petunjuk penggunaan, keterbacaan, sistematika materi, kemenarikan (kualitas tampilan gambar dan animasi), komposisi warna, kualitas narasi, dsb.

21 TEKNIK PENGUMPULAN DATA DAN INSTRUMEN A. Teknik Pengumpulan Data: observasi, wawancara, kuesioner, dan tes B. Instrumen:  Menggunakan instrumen yang sudah ada. Perlu kejelasan karakteristik: validitas dan reliabilitas  Mengembangkan instrumen: kisi-kisi, validasi instrumen  Untuk melihat efek dari produk yang dikembangkan, dengan menggunakan tes

22 ANALISIS DATA a. Organisasi, reduksi dan penyajian data b. Klasifikasi data didasarkan pada jenis dan aspek produk (penampilan, instruksional) c. Analisis deskriptif atau inferensial disesuaiakan dengan desain uji coba d. Hasil analisis dan interpretasi dipakai sebagai dasar perbaikan produk e. Laporan hasil dan sajian akhir disesuaikan dengan calon pemakai produk.


Download ppt "PENELITIAN KUANTITATIF Ishafit, Prodi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan Acuan: Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google