Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PPERTEMUAN 6 RASIO AKTIVITAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PPERTEMUAN 6 RASIO AKTIVITAS."— Transcript presentasi:

1 PPERTEMUAN 6 RASIO AKTIVITAS

2 TUJUAN PEMBELAJARAN Mendefenisikan pengertian rasio aktivitas
Menjelaskan tujuan rasio aktivitas Menjelaskan manfaat rasio aktivitas Menjelaskan jenis-jenis rasio aktivitas Mendiskusikan kasus-kasus rasio aktivitas

3 PENGERTIAN RASIO AKTIVITAS
Rasio aktivitas (Activity Ratio), merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimilikinya. Atau rasio yang digunakan untukmengukur tingkat efisiensi (aktivitas) pemanfaatan sumber daya perusahaan.

4 TUJUAN DAN MANFAAT RASIO AKTIVITAS
Tujuan yang ingin dicapai perusahaan adalah: Mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode atau berapa kali dana yang ditanam dalam piutang berputar dalam satu periode. Menghitung rata-rata penagihan piutang (days of receivable), dimana hasil perhitungan ini menunjukkan jumlah hari (berapa hari) piutang tersebut dapat ditagih.

5 TUJUAN DAN MANFAAT RASIO AKTIVITAS
Tujuan yang ingin dicapai perusahaan adalah: 3. Menghitung berapa hari rata-rata sediaan tersimpan dalam gudang. 4. Mengukur berapa kali dana yang ditanamkan dalam modal kerja berputar dalam satu periode atau berpaa penjualan yang dapat dicapai oleh setiap modal kerja yang digunakan.

6 TUJUAN DAN MANFAAT RASIO AKTIVITAS
Tujuan yang ingin dicapai perusahaan adalah: 5. Mengukur berapa kali dana yang ditanamkan dalam aktiva berputar dalam satu periode. 6. Mengukur penggunaan semua aktiva perusahaan dibandingkan dengan penjualan.

7 JENIS-JENIS RASIO AKTIVITAS
RASIO PERPUTARAN PIUTANG (RECEIVABLE TURN OVER) RASIO HARI RATA-RATA PENAGIHAN PIUTANG(Days of receivable) Rasio Perputaran Sediaan (Inventory Turn Over) Hari rata-rata penagihan persediaan (days of inventory) Rasio perputaran modal kerja (Workong capital turn over) Rasio perputaran aktiva (Fixed asset turn over) Rasio Perputaran aktiva (asset turn over)

8 Untuk membahas rasio- rasio ini kita menggunakan laporan keuangan PT Indosumsel berikut:

9 CONTOH LAPORAN KEUANGAN
PT INDO SUMSEL NERACA PER 31 DESEMBER 2012 POS-POS NERACA 2010 2011 Aktiva lancar: Kas Giro Surat Berharga Piutang Sediaan Aktiva lancar lainnya Total Aktiva Lancar Aktiva Tetap: Tanah Mesin Kendaraan Akumulasi Penyusutan Total Aktiva tetap 250 350 140 550 100 1.640 900 1.050 650 (200) 2.400 260 300 160 360 310 150 1.340 1.000 750 (250) 2.550

10 PT INDO SUMSEL NERACA PER 31 DESEMBER 2012 (Sambungan)
POS-POS NERACA 2010 2011 Aktiva lainnya Total Aktiva lainnya Total Aktiva Utang Lancar: Utang Bank (10%) Utang Dagang Utang Lainnya Total Utang Lancar Utang Jangka Panjang: Utang Obligas (8) Total Utang Jangka Panjang Ekuitas Modal disetor Cadangan Laba Total Ekuitas Total Passiva 160 4.200 500 200 50 750 900 400 1.300 1.600 650 2.250 110 4.000 550 1.150 2.100

11 LAPORAN LABA RUGI KOMPONEN LABA RUGI 2010 2011 Total Penjualan
Harga Pokok Penjualan Laba Kotor Biaya Operasi: Biaya umum dan administrasi Biaya Penjualan Biaya Lainnya Total Biaya Operasi: Laba Kotor Operasi Penyusutan Pendapatan Bersih Operasi Pendapatan Lainnya EBIT 5950 4.050 1.900 185 145 40 370 1530 200 1.330 470 1.800 5.550 3.850 1.700 180 30 410 1.290 250 1.040 260 1.300

12 LAPORAN LABA/RUGI Biaya Bunga Bunga Bank Bunga Obligasi
KOMPONEN LABA RUGI 2010 2011 Biaya Bunga Bunga Bank Bunga Obligasi Total Biaya Bunga EBT Pajak 20% EAIT Earning Pershare 140 40 180 1.620 324 1.296 130 170 1.130 226 904

13 PERPUTARAN PIUTANG (RECEIVABLE TURN OVER)
Perputaran Piutang merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode atau berapa kali dana yang ditanamkan dalam piutang berputar dalam satu periode. Semakin tinggi rasio menunjukkan bahwa modal kerja yang ditanamkan dalam piutang semakin rendah. Bandingkan dengan tahun sebelumnya.

14 RUMUS RECEIVABLE TURN OVER:
Penjualan kredit Rceivable turn over: Rata-rata Piutang Rceivable turn over = Piutang

15 KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN
CATATAN: Jika data penjualan kredit tidak ditemukan dapat digunakan angka penjualan total. KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN 2010 2011 Penjualan Piutang 5.950 550 5,550 360

16 Tahun 2010: Rp Receivable turn over = 11,81 kali Rp 550 Dibulatkan jadi (12 kali). Tahun 2011: Rp Receivable turn over = 15,5 kali Rp 360

17 ARTINYA: Perputaran piutang untuk tahun 2010 adalah 12 kali dibandingkan penjualan dan perputaran piutang untuk tahun 2011 adalah 15,5 kali dibandingkan penjualan. Jika rata-rata industri untuk perputaran piutang adalah 15 kali, maka tahun 2011 dapat dikatakan penagihan piutang yang dilakukan manajemen tidak berhasil namun tahun 2011 berhasil karena melebihi rata-rata industri.

18 RASIO PERPUTARAN SEDIAAN (INVENTORY TURN OVER)
Perputaran sediaan merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang ditanamkan dalam sediaan (Inventory) berputar dalam satu periode. Atau rasio yang menunjukkan berapa kali jumlah sediaan diganti dalam satu tahun. Semakin kecil rasio ini berarti semakin tidak baik begitu juga sebaliknya.

19 Rumus Rasio Perputaran sedian
Menurut James Van Horne: Harga pokok barang yg dijual Inventory Turn Over = Sediaan Menurut J Fred Weston: Penjualan Inventory turn over =

20 Komponen laporan keuangan
CONTOH: Komponen laporan keuangan 2010 2011 Penjualan (sales) Sediaan (Inventory) 5.090 250 5.550 310 Tahun 2010: Rp 5,950 Inventory turn over = 23,8 kali atau 24 kali Rp 250

21 Artinya: Rasio ini menunjukkan 24 kali sediaan barang dagangan di ganti dalam satu tahun. Bila rata-rata industri untuk inventory turn over adalah 20 kali, berarti inventory turn over lebih baik. Dengan demikian perusahaan tidak menahan sediaan dalam jumlah yang berlebihan.

22 RATA-RATA PERSEDIAAN TERSIMPAN
Untuk mengetahui rata-rata persediaan yang tersimpan dalam gudang dapat dicari dengam membagikan jumlah hari dalam satu tahun dibagi jumlah perputaran sediaan: hari 24

23 Lanjutan…. Tahun 2010: Perputaran sediaan dalam hari dari rata-rata industri dapat dicari 365 / 20 adalah 18,2 atau sama dengan 19 hari. Ini berari terdapat kecepatan perubahan sediaan menjadi piutang 1 hari.

24 Komponen laporan keuangan
CONTOH: Komponen laporan keuangan 2010 2011 Penjualan (sales) Sediaan (Inventory) 5.090 250 5.550 310 Tahun 2011: Rp 5,550 Inventory turn over = 17,9 kali atau 18 kali Rp 310

25 ARTINYA: Rasio ini meunnjukkan 18 kali sediaan barang dagangan diganti dalam setahun. Bila rata-rata industri untuk inventory turn over adalah 20 kali maka inventory turn over tahun 2011 kurang baik. Perusahaan menahan sediaan dalam jumlah yang besar atau berlebihan sehingga tidak produktif.

26 Hari rata-rata sediaan dalam gudang
360 = 20 hari 18 Perputaran sediaan dalam hari dari rata-rata industri adalah 365/20 maka 18,2 hari atau sama dengan 19 hari, ini menunjukkan terdapat keterlambatan satu hari dalam mengubah persediaan menjadi piutang.

27 PERPUTARAN MODAL KERJA (WORKING CAPITAL TURN OVER)
Perputaran modal kerja ( Working capital turn over) merupakan salah satu rasio untuk mengukur atau menilai keefektifan modal kerja perusahaan selama periode tertentu. Artinya berapa banyak modal kerja berputar selama suatu periode atau dalam suatu periode.

28 RUMUS PERPUTARAN MODAL KERJA
Penjualan Bersih Perputaran modal kerja = Modal Kerja rata-rata Atau Modal Kerja

29 Komponen laporan keuangan
CONTOH Komponen laporan keuangan 2010 2011 Penjualan Bersih (Net sales) Total Aktiva Lancar (Current Asset) Modal kerja rata-rata 5.950 1.640 1.500 5.550 1.340 1.300

30 Tahun 2010 Rp 5. 950 Perputaran modal kerja= = 3,7 kali Rp 1
Tahun 2010 Rp Perputaran modal kerja= = 3,7 kali Rp Nilai sebesar 3,7 kali diatas menunjukkan setiap Rp 1.00 modal kerja dapat menghasilkan Rp 3,7 kali penjualan pada tahun 2010

31 Tahun 2011 Rp 5. 550 Perputaran modal kerja= = 4,14 kali Rp 1
Tahun 2011 Rp Perputaran modal kerja= = 4,14 kali Rp Dari hasil pembagian diatas terlihat modal tahun 2011 perputaran modal kerja sebanyak 4,2 kali artinya setiap Rp 1,00 modal kerja dapat menghasilkan penjualan Rp 4,2 kali.

32 Penjelasan Pada tahun 2010 hingga 2011 terlihat ada kenaikan rasio perputaran modal kerja. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan yang diperoleh manajemen. Namun jika rata –rata industri untuk perputaran modal kerja adalah 6 kali setahun maka keadaan perusahaan tahun 2010 dan dinilai kurang baik karena berada dibawah rata-rata industri.

33 Penjelasan….. lanjutan Artinya…. Dari rata-rata industri setiap Rp 1 modal kerja dapat menghasilkan Rp 6 penjualan. Sementara rasio dimiliki perusahaan hanya Rp 3,7 tahun 2010 dan tahun 2011 Rp 4,2. hal ini menuntuk perkerja perusahaan untuk bekerja lebih keras lagi hingga minimal mencapai target atau sama dengan rasio rata-rata industri.

34 FIXED ASSET TURN OVER Adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang ditanamkan dalam aset tetap berputar dalam satu periode. Atau.. Untuk mengukur apakah perusahaan sudah menggunakan kapasitas aktiva tetap sepenuhnya atau belum Caranya : bandingkan penjualan bersih dengan aktiva tetap dalam suatu periode.

35 Komponen laporan keuangan
RUMUSNYA Penjualan (sales) Fixed asset turn over= Total Aktiva tetap (total fixe asset) Komponen laporan keuangan 2010 2011 Penjualan (Sales) Total Aktiva tetap (Total Fixed asset) 2,950 2.400 5.550 2.250

36 Contoh Tahun 2010 : Rp Fixed asset turn over= = 2,479 kali (2,5) Rp Perputaran aset tetap tahun 2010 sebanyak 2,5 kali. Artinya setiap Rp 1,00 aset tetap dapat menghasilkan penjualan sebesar Rp 2,5 .

37 Contoh Tahun 2011 : Rp Fixed asset turn over= = 2,176 kali (2,2) Rp Perputaran aset tetap tahun 2011 sebanyak 2,2 kali. Artinya setiap Rp 1,00 aset tetap dapat menghasilkan penjualan sebesar Rp 2,2.

38 penjelasan Kondisi peruhsaan tahun 2011 kurang menggembirakan karena terjadi penurunan rasio dari tahun 2010 ke Lebih lagi jika dibandingkan dengan rata-rata industri untuk total aset turn over yaitu 5 kali. Berarti perusahaan belum mampu memaksimalkan kapasitas aktiva tetap yang dimiliki.

39 TOTAL ASSET TURN OVER Total asset turn over merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur perputaran semua aktiva yang dimiliki perusahaan dan mengukur berapa jumlah penjualan yang diperoleh dari tiap rupaih.

40 RUMUS TOTAL ASSET TURN OVER
Penjualan (sales) Total asset turn over = Total aset (total asset) Contoh : Komponen laporan keuangan 2010 2011 Penjualan (Sales) Total Aktiva (Total asset) 2,950 4,200 5.550 4.000

41 CONTOH Tahun 2010: Rp Total asset turn over = = 1,42 kali Rp Perputaran total aktiva tahun 2010 sebanyak 1,42 kali. Artinya setiap Rp 1 aktiva tetap dapat menghasilkan Rp 1,42 penjualan.

42 CONTOH Tahun 2011: Rp Total asset turn over = = 1,4 kali Rp Perputaran total aktiva tahun 2011 sebanyak 1,4 kali. Artinya setiap Rp 1 aktiva tetap dapat menghasilkan Rp 1,4 penjualan.

43 PENJELASAN Kondisi perusahaan kurang menggembirakan karena terjadi penurunan rasio dari tahun 2010 ke tahun lalu jika dibandingkan dengan rata-rata industri untuk total asset turn over, yait 2 kali berarti perusahaan belum mampu memaksimalkan aset yang dimilikinya. Sehingga perusahaan diharapkan meningkatkan lagi penjualannya atau mengurangi sebagian aktiva yang kurang produktif.

44 HASIL PENGUKURAN No Jenis Rasio 2010 2011 Standar industri 1 2 3 4 5 6
7 Receivable turn over Days of receivable Inventory turn over Days of inventory Working capital turn over Fixed asset turn over Total asset turn over 12 kali 34 kali 24 kali 15 hari 3,7 kali 2,5 kali 1,42 kali 15,5 kali 25 kali 18 kali 20 hari 4,2 kali 2,2 kali 1,38 kali 15 kali 60 kali 20 kali 19 hari 6 kali 5 kali 2 kali

45 SEKIAN DAN TERIMA KASIH

46 LAPORAN POSISI KEUANGAN/NERACA
TUGAS PT SUNGAI LIAT TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN/NERACA PER 31 DESEMBER 2011 DAN 2010 DALAM JUTAAN RUPIAH Pos-Pos Neraca 2010 2011 Aset Lancar Kas 2,000 3,150 Rekening tabungan 2,250 2,850 Surat-surat berharga 1,750 Piutang 1,600 2,300 Sediaan 4,000 3,000 Total Aset Lancar 11,600 13,300 Aset Tetap Tanah 7,500 Mesin 9,500 Kendaraan 3,500 Akumulasi penyusutan -1,300 -1,400 Total Aset Tetap 19,200 19,600 Total aset lainnya 1,400 1,100 Total Aset 33,100 35,000

47 Neraca lanjutan Utang Jangka Pendek Utang Bank 5,200 4,000
Utang Bank 5,200 4,000 Utang Dagang 1,800 2,000 Utang Wesel 500 1,000 Total Utang Jangka Pendek 7,500 7,000 Utang Jangka Panjang Utang obligasi 6,600 8,400 Hipotek 3,500 5,000 Total utang jangka panjang 10,100 13,400 Ekuitas Modal disetor 10,000 Cadangan Laba 5,500 4,600 Total Ekuitas 15,500 14,600 Total Kewajiban + Ekuitas 33,100 35,000

48 Biaya umum dan Administrasi 600 Biaya Penjualan 1,000 1,100
PT SUNGAI LIAT TBK LAPORAN LABA RUGI PER 31 DESEMBER 2011 DAN 2010 DALAM JUTAAN RUPIAH KOMPONEN LABA RUGI 2010 2011 Total Penjualan 40,650 42,950 Harga pokok penjualan 31,150 31,100 Laba kotor 9,500 10850 Biaya Operasi: Biaya umum dan Administrasi 600 Biaya Penjualan 1,000 1,100 Biaya Lainnya 200 150 Total Biaya Operasi 1,800 1,850 Total Laba Kotor Operasi 7,700 9,000 Penyusutan 1,300 1,400 Pendapatan Bersih Operasi 6,400 7,600 Pendapatan lainnya 1,500 1,700 EBIT 7,900 9,300 Biaya Bunga Bunga Bank 940 1,060 Bunga Obligasi 660 840 Total Biaya Bunga 1,600 1,900 EBT 6,300 7,400 Pajak 20% 1,260 1,440 EAIT 5,040 5,960

49 DIMINTA: Carilah rasio-rasio:
Perputaran piutang Hari rata-rata penagihan Perputaran sediaan Hari rata-rata penagihan sediaan Perputaran modal kerja Perputaran aktiva tetap Perputaran aktiva Lalu tentukan kondisi dan posisi perusahaan, dan tentukan juga standar industrinya.


Download ppt "PPERTEMUAN 6 RASIO AKTIVITAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google