Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MATERI III PERANGKAT AKREDITASI SMP/MTs (Permendiknas No.12 Tahun 2009) Disampaikan pada : TOT Asesor Akreditasi SMP/MTs Bali, 21-25 Oktober 2012 Batam,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MATERI III PERANGKAT AKREDITASI SMP/MTs (Permendiknas No.12 Tahun 2009) Disampaikan pada : TOT Asesor Akreditasi SMP/MTs Bali, 21-25 Oktober 2012 Batam,"— Transcript presentasi:

1 MATERI III PERANGKAT AKREDITASI SMP/MTs (Permendiknas No.12 Tahun 2009) Disampaikan pada : TOT Asesor Akreditasi SMP/MTs Bali, Oktober 2012 Batam, 28 Oktober – 1 November 2012 Makassar, 5-9 November

2 Melalui penjelasan dan diskusi tentang materi Perangkat Akreditasi SMP/MTs peserta pelatihan diharapkan memahami dan mampu menjelaskan Instrumen Akreditasi, Petunjuk Teknis, serta Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMP/MTs Tujuan 2

3 Strategi Tanya Jawab (30’) Tanya Jawab (30’) Penjelasan (30’) Penjelasan (30’) Pembahasan Perangkat Akreditasi (60’) Pembahasan Perangkat Akreditasi (60’) 3

4 LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN Instrumen Akreditasi SMP/MTs Instrumen Akreditasi SMP/MTs  Memantapkan pengertian kandungan dari setiap 8 SNP  Mengembangkan kisi-kisi  Menulis butir-butir instrumen  Menguji validitas isi  Menguji coba instrumen  Menganalisis butir instrumen  Menguji validitas empiris  Menguji reliabilitas  Menguji keterbacaan  Merevisi instrumen berdasarkan hasil ujicoba 4

5 KONSEP PENYUSUNAN KONSEP PENYUSUNAN Perangkat Akreditasi SMP/MTs Perangkat akreditasi yang dikembangkan BAN- S/M diupayakan dapat mengukur kelayakan dan kinerja sekolah/madrasah. Hal ini didasarkan pertimbangan bahwa Standar Nasional Pendidikan (SNP) dimaksudkan untuk menentukan sekolah/madrasah yang memenuhi standar minimal, yaitu sekolah/madrasah yang memenuhi kinerja minimal. 5

6 StandarNasionalPendidikan Standar Isi [Permen No.22/2006] Standar Proses [Permen No.41/2007] Standar Kompetensi Lulusan [Permen No.23/2006] Standar Tendik [Permen No.13,16 /2007; 24/2008] Standar Sarpras [Permen No.24/2007] Standar Pengelolaan [Permen No.19/2007] Standar Pembiayaan [PP No.48/2008, Permen 69/2009] Standar Penilaian Pendidikan [Permen No.20/2007] 8 SNP sebagai acuan: DASAR PENYUSUNAN DASAR PENYUSUNAN Instrumen Akreditasi SMP/MTs 6

7 1. Penjabaran 8 SNP sesuai Permendiknas yang dikembangkan oleh BSNP dijadikan sebagai Kisi-kisi Instrumen Akreditasi. 2. Kisi-kisi Instrumen Akreditasi terdiri dari Komponen  Aspek  Indikator. PROSES PENJABARAN 8 SNP dalam Instrumen Akreditasi SMP/MTs 3. Indikator dalam Permendiknas dipakai sebagai referensi dalam penyusunan substansi butir. 4. Setiap butir instrumen mempunyai 5 opsi jawaban A, B, C, D, dan E. 7

8 Kriteria setiap Butir Pernyataan dalam Instrumen Akreditasi SMP/MTs dalam Instrumen Akreditasi SMP/MTs 1. Dapat diukur (measurable). 2. Tidak menimbulkan banyak penafsiran (non multi-interpretation). 3. Merujuk aspek (standar) yang jelas (standard reffered). 4. Tidak mengintegrasikan banyak aspek (double aspects). 5. Butir instrumen yang satu tidak “meniadakan” butir yang lain. 8

9 PERANGKAT AKREDITASI SMP/MTs terdiri dari: 1.Instrumen Akreditasi 2.Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen 3.Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi 4.Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi. 9

10 INSTRUMEN AKREDITASI dan PETUNJUK TEKNIS Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen: penjelasan tentang pengisian instrumen akreditasi dan pembuktian jawaban atas instrumen tersebut, baik berupa dokumen, bukti fisik ataupun fakta yang harus diperlihatkan oleh pihak sekolah/madrasah kepada tim asesor pada saat visitasi. Instrumen Akreditasi Sekolah/Madrasah: alat ukur yang digunakan untuk menilai kelayakan sekolah/ madrasah berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan hasilnya akan diolah dalam penentuan peringkat akreditasi. 10

11 INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA DAN INFORMASI PENDUKUNG AKREDITASI serta TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi: petunjuk bagaimana mengolah skor hasil akreditasi dengan formula dan kriteria yang telah ditetapkan. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi: daftar pertanyaan dalam bentuk isian yang menggambarkan profil sekolah/madrasah yang berfungsi sebagai cross check (pemeriksaan silang) terhadap jawaban sekolah/madrasah yang diberikan melalui instrumen akreditasi. 11

12 Keterkaitan: Instrumen Akreditasi, Petunjuk Teknis, dan Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi 2. Setiap jawaban pada butir pernyataan instrumen harus dibuktikan dengan bukti fisik, dokumen, atau fakta seperti dijelaskan pada Juknis. 1. Instrumen Akreditasi merupakan satu kesatuan utuh yang tidak terpisahkan dengan Juknis Instrumen Akreditasi. Oleh sebab itu agar dapat menjawab butir-butir pernyataan instrumen, terlebih dahulu harus membaca dan memahami Juknis Pengisian Instrumen. 3. Bukti verifikasi atas jawaban butir pernyataan instrumen dapat dilakukan cross check melalui Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi yang diisi oleh pihak sekolah/madrasah. 12

13 No.Komponen AkreditasiNomorJumlah Butir 1 Standar Isi Standar Proses Standar Kompetensi Lulusan Standar Pendidik & Tendik Standar Sarana & Prasarana Standar Pengelolaan Standar Pembiayaan Standar Penilaian Pendidikan Jumlah169 Nomor dan Jumlah Butir Instrumen Akreditasi SMP/MTs 13

14 ORIENTASI BUTIR INSTRUMEN (1)  Butir pertanyaan/pernyataan telah disusun berorientasi kepada sekolah/ madrasah (school oriented).  Pertanyaan tentang guru, siswa, sarana dan prasarana, dsb mencakup kelompok sekolah/madrasah bukan individual. Misalnya saja pertanyaan butir nomor 11 (tentang guru), pertanyaan butir nomor 46 (tentang siswa), dan sebagainya. 14

15 11.Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai kompetensi yang diberikan kepada siswa maksimal 50% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran.  ASebanyak 76% - 100% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur  BSebanyak 51% - 75% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur  CSebanyak 26% - 50% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur  DSebanyak 1% - 25% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur  ETidak ada guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Butir pertanyaan Nomor 11 tentang Guru: ORIENTASI BUTIR INSTRUMEN (2) 15

16 46.Siswa memperoleh pengalaman keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis.  ASekolah/Madrasah menyediakan kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba, laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan, majalah dinding, dan buletin siswa internal  BSekolah/Madrasah menyediakan kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba, laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan, dan majalah dinding  CSekolah/Madrasah menyediakan kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba, dan laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan  DSekolah/Madrasah menyediakan kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba  ESekolah/Madrasah menyediakan kumpulan karya tulis siswa Butir pertanyaan nomor 46 tentang siswa: ORIENTASI BUTIR INSTRUMEN (3) 16

17  Opsi yang dikembangkan dalam butir instrumen memberikan penghargaan atas kerja sama antar S/M beserta komponennya. Misalnya opsi dalam butir 18: Yang dimaksud menyusun silabus sendiri termasuk kalau dilakukan bersama guru dari S/M lain melalui MGMP, dan sejenisnya. PENGEMBANGAN OPSI (1) 17

18 18Sekolah/Madrasah mengembangkan silabus secara mandiri atau cara lainnya berdasarkan standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan KTSP.  A Mengembangkan silabus melalui kelompok guru mata pelajaran dalam sebuah sekolah/madrasah  B Mengembangkan silabus secara mandiri  C Mengembangkan silabus secara kelompok dari beberapa sekolah/madrasah  D Mengembangkan silabus dengan mengadopsi contoh yang sudah ada  E Tidak mengembangkan silabus Opsi pada butir pertanyaan Nomor 18: PENGEMBANGAN OPSI (2) 18

19 CONTOH : CONTOH : Instrumen Akreditasi, Petunjuk Teknis, serta Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi I. Standar Isi 9.9.Sekolah/Madrasah menjabarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) ke dalam indikator-indikator untuk setiap mata pelajaran.  ASebanyak 10 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikator-indikatornya  B Sebanyak 7  9 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikator-indikatornya  C Sebanyak 4  6 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikator-indikatornya  D Sebanyak 1  3 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikator-indikatornya  ETidak ada mata pelajaran yang sesuai antara SK, KD, dan indikator-indikatornya Instrumen Akreditasi 19

20 Petunjuk Teknis 9.9.Jawaban dibuktikan dengan kesesuaian standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) dengan indikator- indikatornya, untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi

21 II. Standar Proses 21.Dalam mengembangkan KTSP, guru menyusun RPP.  A Sebanyak 76%  100% RPP disusun oleh guru  B Sebanyak 51%  75% RPP disusun oleh guru  C Sebanyak 26%  50% RPP disusun oleh guru  D Sebanyak 1%  25% RPP disusun oleh guru  ETidak ada RPP disusun oleh guru Instrumen Akreditasi Petunjuk Teknis 21.Jawaban dibuktikan dengan mengecek RPP yang disusun setiap guru mata pelajaran. 21

22 Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi NoMata PelajaranKelas Mapel yang memiliki RPP yang disiapkan oleh guru mata pelajaran 22

23 III. Standar Kompetensi Lulusan 30.Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan.  ARata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran iptek 75,00 atau lebih  BRata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran iptek 70,00  74,99  CRata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran iptek 65,00  69,99  DRata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran iptek 60,00  64,99  ERata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran iptek kurang dari 60,00 Instrumen Akreditasi 23

24 Petunjuk Teknis 30.Jawaban dibuktikan dengan rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran iptek seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK. Dihitung dari rata-rata nilai ulangan semester 1 dan 2 pada tahun pelajaran terakhir. 30. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran iptek Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi NoMapel IptekKelasKKM

25 IV. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 50.Guru memiliki kualifikasi akademik minimum diploma empat (D- IV) atau sarjana (S1).  A Sebanyak 76%  100% guru berpendidikan D-IV atau S1  B Sebanyak 51%  75% guru berpendidikan D-IV atau S1  C Sebanyak 26%  50% guru berpendidikan D-IV atau S1  D Sebanyak 1%  25% guru berpendidikan D-IV atau S1  ETidak ada guru berpendidikan D-IV atau S1 Instrumen Akreditasi Petunjuk Teknis 50.Jawaban dibuktikan dengan memperlihatkan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang- undangan yang berlaku. Perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah guru berkualifikasi minimum S1 dan D- IV dengan jumlah seluruh guru. 25

26 Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi No.Tingkat pendidikan Jumlah dan status guru Jumlah GT*/PNS GTT**/Guru bantu LPLP 1S3/S2 2S1 3D-IV 4D-III/Sarjana muda 5D-II 6D-I 7  SMA sederajat Jumlah Ket: * GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta) ** GTT = Guru tidak tetap (bagi sekolah/madrasah negeri atau swasta) 50. Jumlah guru yang dimiliki sekolah/madrasah dan kualifikasinya. Jumlah guru: …….. orang. Kualifikasi: 26

27 V. Standar Sarana dan Prasarana 77Lahan sekolah/madrasah berada di lokasi yang aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat.  ABerada di lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat  BBerada di lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa  CBerada di lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam keselamatan jiwa  DBerada di lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan  ETidak berada di lokasi aman Instrumen Akreditasi 27

28 Petunjuk Teknis 77.Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah/madrasah serta prasarana yang tersedia yang berkaitan dengan keselamatan jiwa Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi 28

29 VI. Standar Pengelolaan 104.Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan visi lembaga, selaras dengan visi institusi di atasnya dan sesuai dengan perkembangan serta tantangan di masyarakat.  AMerumuskan dan menetapkan visi bersama warga sekolah/madrasah, selaras dengan visi institusi di atasnya, mudah dipahami dan disosialisasikan  BMerumuskan dan menetapkan visi bersama warga sekolah/madrasah, selaras dengan visi institusi di atasnya, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan  CMerumuskan dan menetapkan visi visi bersama warga sekolah/madrasah, tidak selaras dengan visi institusi di atasnya mudah dipahami dan disosialisasikan  DMerumuskan dan menetapkan visi bersama warga sekolah/madrasah, tidak selaras dengan visi institusi di atasnya mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan  ETidak merumuskan dan menetapkan visi Instrumen Akreditasi 29

30 Petunjuk Teknis 104Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika sekolah/madrasah mensosialisasikan visi lembaga sebanyak 2 kali atau lebih kepada warga sekolah/madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir. Jawaban dibuktikan dengan: 1) dokumen proses penyusunan visi (notulen rapat); 2) rumusan visi; dan 3) dokumen yang isinya antara lain menyebutkan sosialisasi (notulen rapat, tulisan visi di tempat yang mudah dibaca oleh warga masyarakat Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi 104Visi sekolah/madrasah:

31 VII. Standar Pembiayaan 143Sekolah/Madrasah melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah.  ATidak melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah  BMelakukan 1 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah  CMelakukan 2 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah  DMelakukan 3 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah  EMelakukan 4 atau lebih jenis pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah Instrumen Akreditasi 31

32 Petunjuk Teknis 143Biaya operasional lain adalah biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uang sekolah/madrasah yang relevan. Yang dimaksud dengan 4 jenis pungutan biaya personal meliputi: a) biaya ujian b) biaya praktikum c) Biaya perpisahan d) Biaya study tour Bila Pemerintah/Pemerintah Daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan peraturan resmi, maka pilihannya adalah A. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi NoJenisSatuan BiayaJumlah 1Biaya ujian 2Biaya praktikum 3Biaya perpisahan 4Biaya study tour 143. Biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah 32

33 VIII. Standar Penilaian Pendidikan 149Guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran kepada siswa pada awal semester.  A Sebanyak 76%  100% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa  B Sebanyak 51%  75% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa  C Sebanyak 26%  50% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa  D Sebanyak 1%  25% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa  ETidak ada guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa Instrumen Akreditasi 33

34 Petunjuk Teknis 149Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya bukti penyampaian informasi tentang rencana evaluasi dalam satu tahun pelajaran atau satu semester. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi No Nama Guru Mapel yang Diajarkan Kelas Cara Sosialisasi yang Dilakukan Sosialisasi rancangan dan kriteria penilaian 34

35 DISKUSI KELOMPOK 35

36 36


Download ppt "MATERI III PERANGKAT AKREDITASI SMP/MTs (Permendiknas No.12 Tahun 2009) Disampaikan pada : TOT Asesor Akreditasi SMP/MTs Bali, 21-25 Oktober 2012 Batam,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google