Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 4 Perancangan Sistem Manajemen Mutu MK. Manajemen Mutu Binus University.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 4 Perancangan Sistem Manajemen Mutu MK. Manajemen Mutu Binus University."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 4 Perancangan Sistem Manajemen Mutu MK. Manajemen Mutu Binus University

2 Langkah langkah dalam penerapaan ISO Berikut ini dapat dilihat langkah-langkah yang diperlukan dalam menerapkan ISO 9001:2000 (Gaspersz, 2001): Tahap Persiapan Tahap persiapan ini meliputi persiapan pembentukan tim pengembangan mutu dan pelatihan dasar untuk memahami sistem manajemen mutu sesuai standar. Source :

3 Tahap Pengembangan karyawan dalam kunci-kunci pengembangan mutu. Tahap pengembangan ini melibatkan aktivitas industi atau perusahaan, meninjau semua dokumentasi yang ada dan mengembangkan sistem mutu dalam organisasi. Pelatihan yang lebih detil lagi mungkin diperlukan untuk pelatihan Tahap Implementasi Sistem manajemen mutu yang telah dikembangkan perlu diimplementasikan dalam proyek yang sebenarnya untuk selanjutnya dikaji dalam tahap berikutnya.

4 Tahap Audit Audit sistem manajemen mutu dilaksanakan setelah implementasi berjalan untuk jangka waktu yang telah ditentukan. Tujuan dari audit sistem manajemen mutu adalah untuk memastikan apakah semua operasional dalam organisasi sudah berjalan sesuai dengan prosedur. Tahap Sertifikasi Tahap ini meliputi sertifikasi oleh Badan Sertifikasi yang terakreditasi. Setelah melalui tahap ini, industi atau perusahaan resmi sebagai pemegang sertifikat ISO.

5 Dokumen ISO Pedoman terdokumentasi yang memuat : Tujuan sistem penjaminan mutu Prinsip dasar sistem penjaminan mutu Kebijakan Mutu Sasaran Mutu Rencana Mutu Prosedur Mutu Wewenang dan Tugas Daftar Catatan Mutu

6 Kebijakan Mutu Kebijakan Mutu (Quality Policy) adalah pernyataan resmi manajemen puncak (Top Management) mengenai tujuan dan arah kinerja mutu Kebijakan Mutu (Quality Policy) harus memuat kata "komitmen untuk memenuhi persyaratan dan terus-menerus memperbaiki efektifitas system manajemen mutu" organisasi. Contoh : Salah satu Kebijakan Mutu PT. Jasa Marga Mengusahakan jasa pelayanan yang bermutu tinggi untuk memenuhi kelancaran, keamanan dan kenyamaman pelanggan Source :

7 Sasaran Mutu Sasaran Mutu : Sasaran mutu menurut ISO 9001 haruslah SMART. Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound. Specific : sasaran mutu haruslah target yang spesifik dan jelas Measurable : sasaran mutu haruslah terukur Achievable : target sasaran mutu haruslah sesuatu yang mungkin dan bisa dicapai Relevant : sasaran mutu yang kita tetapkan harus relevan dengan fungsi dari departemen atau orang yang diberikan sebuah target. Time Bound : berikan batas waktu kapan sebuah sasaran mutu harus tercapai. Source :

8 Rencana Mutu 1. Bagian dari dokumentasi sistem manajemen mutu 2. Mengacu hanya pada sistem manajemen mutu yang terdokumentas Mencakup : Prosedur unik, Instruksi kerja atau rekaman

9 Prosedur Mutu Prosedur mutu Pada Format Prosedure Mutu (prosedur kerja) perlu dincantumkan beberapa informasi yang diperlukan, misalnya : 1. TUJUAN 2. RUANG LINGKUP 3. DEFINISI 4. DOKUMEN PENDUKUNG 5. RINCIAN PROSEDUR 6. CATATAN MUTU 7. KRITERIA KEBERHASILAN 8. CATATAN PERUBAHAN Source :

10 Catatan Mutu Pengertian Catatan Mutu dalam ISO 9001 : 2000 / 2008 (element 4.2.4) adalah suatu bukti dari proses kerja yang telah dilakukan / dikerjakan. Bukti ini dapat ditulis dalam sebuah form sesuai prosesnya masing- masing, Contoh catatan mutu seperti : Laporan Harian Produksi. Source :


Download ppt "Pertemuan 4 Perancangan Sistem Manajemen Mutu MK. Manajemen Mutu Binus University."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google