Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NUR BAGUS MARDYANA, 6450403101 Hubungan Tingkat Pengetahuan, Higiene Perorangan dan Penggunaan Kondom dengan Kejadian Bacterial Vaginosis Pada Pekerja.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NUR BAGUS MARDYANA, 6450403101 Hubungan Tingkat Pengetahuan, Higiene Perorangan dan Penggunaan Kondom dengan Kejadian Bacterial Vaginosis Pada Pekerja."— Transcript presentasi:

1 NUR BAGUS MARDYANA, Hubungan Tingkat Pengetahuan, Higiene Perorangan dan Penggunaan Kondom dengan Kejadian Bacterial Vaginosis Pada Pekerja Seksual Komersial di Resosialisasi Argorejo Kel. Kalibanteng Kulon Kota Semarang Tahun 2009

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : NUR BAGUS MARDYANA - NIM : PRODI : Kesehatan Masyarakat - JURUSAN : Ilmu Kesehatan Masyarakat - FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan - Basang_Bagoes pada domain yahoo.com - PEMBIMBING 1 : Eram Tunggul P, S.KM, M.Kes - PEMBIMBING 2 : Arum Siwiendrayanti, S.KM - TGL UJIAN :

3 Judul Hubungan Tingkat Pengetahuan, Higiene Perorangan dan Penggunaan Kondom dengan Kejadian Bacterial Vaginosis Pada Pekerja Seksual Komersial di Resosialisasi Argorejo Kel. Kalibanteng Kulon Kota Semarang Tahun 2009

4 Abstrak Bacterial Vaginosis merupakan penyebab vaginitis yang terbanyak, mencapai sekitar 40 sampai 50% dari kasus pada perempuan usia reproduksi. Dari observasi awal melalui pengambilan data dari Griya ASA di Resosialisasi Argorejo Kota Semarang, penyakit BV menempati urutan pertama 42,85 % dari seluruh penyakit IMS yang ada di Resosialisasi Argorejo Kota Semarang. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah hubungan antara tingkat pengetahuan, higiene perorangan, dan penggunaan kondom dengan kejadian Bacterial Vaginosis pada Pekerja Seks Komersial di Resosialisasi Argorejo Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, higiene perorangan, dan penggunaan kondom dengan kejadian Bacterial Vaginosis pada Pekerja Seks Komersial di Resosialisasi Argorejo Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah survey analytical method menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pekerja seks di Resosialisasi Argorejo Semarang. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan Simple random sampling dan didapatkan jumlah sampel sebesar 35 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner, alat swab vagina, mikroskop. Data primer diperoleh dengan cara pemeriksaan dan wawancara langsung. Data sekunder diperoleh dari Griya ASA PKBI Kota Semarang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji Fisher dengan derajat kemaknaan 0,05). Dari hasil uji Fisher diperoleh nilai signifikansi, p value tingkat pengetahuan 0,318 > 0,05 maka Ho diterima sehingga tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian BV. Higiene perorangan p = 0,304 < 0,05 maka Ho diterima sehingga tidak ada hubungan yang bermakna antara higiene perorangan dengan kejadian BV. Penggunaan kondom p = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak sehingga ada hubungan yang bermakna antara penggunaan kondom dengan kejadian BV di Resosialisasi Argorejo Kota Semarang. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian BV, tidak ada hubungan yang bermakna antara higiene perorangan dengan kejadian BV, dan ada hubungan yang bermakna antara penggunaan kondom dengan kejadian BV di Resosialisasi Argorejo Kelurahan Kalibanteng Kulon Kota Semarang. Saran yang dianjurkan untuk PSK di Resosialisasi Argorejo untuk selalu menggunakan kondom setiap melakukan hubungan seksual dengan pelanggan dan meningkatkan higiene perorangan, bagi unit pelayanan kesehatan untuk menerapkan dengan tegas aturan wajib menggunakan kondom kepada para pekerja seks komersial dalam melayani tamu dan meningkatkan higiene perorangan PSK agar tetap baik, dan bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian dengan tema yang sama diharapkan dapat lebih baik lagi dan mencoba meneliti variabel lain yang berhubungan dengan menggunakan metode penelitian yang lain.

5 Kata Kunci Tingkat Pengetahuan, Higiene Perorangan, Penggunaan Kondom, Bacterial Vaginosis, Pekerja Seks Komersial

6 Referensi Adhi Djuanda, dkk, 2005, Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin, Jakarta: FKUI Anita wulandari, 2004, Penyesuaian Sosial Pada PSK Ditinjau Dari Penerimaan Diri, Skripsi, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Arif Mansjoer, dkk, 2001, Kapita Selekta Kedokteran, Jakarta: FKUI Aziz Bachtiar, 2005, Sukses Gaya Remaja, Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA Citra Cahyarini, 2005, Infertilitas Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Termasuk Infeksi Menular Seksual, Semarang : FK UNDIP Departemen Kesehatan RI, 2004, Pedoman Penatalaksanaan Infeksi Menular Seksual, Jakarta: Departemen Kesehatan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2002, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, Jakarta : Balai Pustaka. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2005, Buku Saku Penjangkauan Masyaraka: Infeksi Menular Seksual, Semarang : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2007, Lembar Balik Konseling : Infeksi Menular Seksual Alat Bantu bagi Petugas Klinik IMS di Wilayah Populasi Risiko Tinggi, Semarang : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Endy Muhardin Moegni, 2001, Penyakit Menular Seksual: Dampaknya terhadap Kesehatan Alat Reproduksi Wanita dan Kehamilan, (http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&kode=460&tbl=artikel), diakses 25 April 2008). Eka Narayana Chandra, 2004, Trikomoniasis Yang Disertai Asbes Bartolini, Semarang: Fakultas Kedokteran UNDIP. Guntur Bayu Samudra, 2004, Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Melakukan Hubungan Seksual Pranikah Tanpa Menggunakan Kondom,. Skripsi: Universitas Soegijapranata Semarang. Irianti K dan Waluyo K, 2004, Gizi dan Pola Hidup Sehat, Bandung : CV. Yrama Widya Jawetz, dkk, 2001, Mikrobiologi kedokteran, Terjemahan oleh Bagian Mikrobiologi FK Universitas Airlangga, Jakarta : Salemba Medika. Juli Soemirat Slamet, 2002, Kesehatan Lingkungan, Yogyakarta : GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS Kartini Kartono, 2001, Patologi Sosial, Jilid 1, Jakarta : Raja Grafindo Pustaka. Marge Koblinsky, Judith Timyan, Jill Gay, 1997, Kesehatan Wanita Sebuah Perspektif Global, terjemahan oleh Adi Utarini. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Mari E. Egan, M.D., and Martin S. Lipsky, M.D, 2004, Vaginitis, diakses 24 Januari 2008). Maria Ulfa, 2008, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kondom Pada Pelanggan WPS (Wanita Penjaja Seks) (Studi Di Kawasan Argorejop Semarang Barat),. Skripsi: Unnes. M. Sopiyudin Dahlan, 2004, Statistika Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta : Arkans Mundiharno, 1999, Perilaku Seksual Beresiko Tertular PMS dan HIV/AIDS Kasus Supir Truk antar Propinsi, Yogyakarta : UGM Philip E. Hay, 2006, Bacterial Vaginosis, Rahma SN, dkk, 2004, Penyakit Menular Seksual, Makassar: Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin. Sjaiful Fahmi Daili, dkk, 2001, Penyakit Menular Seksual, Jakarta: FKUI. Sylvia Anderson Price, 1995, Fisiologi Proses-Proses Penyakit, Terjemahan oleh Peter Anugerah. Jakarta: EGC. Soedarto Penyakit-Penyakit Infeksi Di Indonesia. Jakarta : Widya Medika Soekidjo Notoatmodjo, 2003, Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta -----, Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta Soetjiningsih, 2004, Tumbuh Kembang Remaja Dan Permasalahannya, Jakarta : Sagung Seto Sopiyudin Dahlan, 2004, Statistika Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta : Arkans Susilawati Tana, 2004, Infeksi Menular Seksual Terkendalikah?. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada Sunaryo, 2004, Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC Suharsimi Ari Kunto, 2002, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta. Sudigdo Sastroasmoro dan Sofyan Ismail, 2002, Dasar–Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : Sagung Seto Sjaiful Fahmi Daili, 1999, Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Srisasi Gandahusada, dkk, 2000, Parasitologi Kedokteran. Semarang : Balai Penerbit FKUI Stanley Lemeshow, 2000, Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan, Terjemahan oleh Dibyo Pramono. Yogyakarta : UGM Press

7 Terima Kasih


Download ppt "NUR BAGUS MARDYANA, 6450403101 Hubungan Tingkat Pengetahuan, Higiene Perorangan dan Penggunaan Kondom dengan Kejadian Bacterial Vaginosis Pada Pekerja."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google