Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Fase Perkembangan e-Gov & Inovasi Layanan Masyarakat (G2C) P2 Mulyati, SE, M.T.I.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Fase Perkembangan e-Gov & Inovasi Layanan Masyarakat (G2C) P2 Mulyati, SE, M.T.I."— Transcript presentasi:

1 Fase Perkembangan e-Gov & Inovasi Layanan Masyarakat (G2C) P2 Mulyati, SE, M.T.I

2 FASE PERKEMBANGAN E-GOVERNMENT Terdapat 3 fase perkembangan e-government, yakni : (1) Publish (2) Interact dan (3) Transact

3 1. FASE PUBLISH FASE PUBLISH menggunakan TI untuk memperluas akses terhadap informasi publik · Pada fase ini, terjadi komunikasi satu arah di mana pemerintah mempublikasikan berbagai data dan informasi yang dimilikinya agar dapat langsung diakses oleh masyarakat dan pihak lain yang berkepentingan melalui internet.

4 Rekomendasi Fase Publish.. Buat desain situs yang menarik dan mudah di-up date · Fokus pada materi yang dapat mendukung tujuan-tujuan lain, seperti pembangunan ekonomi, antikorupsi, menarik investasi asing, dll. Gunakan sumber daya yang tersedia semaksimal mungkin. Gunakan bahasa yang mudah dipahami. Contoh :  Masyarakat dapat melihat dan mendownload berbagai produk peraturan perundang-undangan.  Peneliti dapat mengakses berbagai data statistik hasil pengkajian berbagai lembaga pemerintahan sebagai data sekunder.  Rakyat dapat secara on line mengetahui hasil sementara Pemilu.

5 2. FASE INTERACT FASE INTERACT memperluas partisipasi publik dalam pemerintahan · Pada fase ini, terjadi komunikasi dua arah antara pemerintah dengan pihak yang berkepentingan. Ada dua jenis aplikasi yang dapat digunakan : (1) bentuk portal di mana situs memberikan fasilitas search engine untuk mencari data/informasi (2) pemerintah menyediakan fasilitas untuk berdiskusi, seperti chatting, teleconference, , newsletter, dll.

6 Rekomendasi Fase Interact Tunjukan bahwa partisipasi publik sangat diharapkan, dengan menunjukkan hasil keputusan yang diperoleh dari komentar-komentar mereka Pecah-pecah isu kebijakan yang kompleks ke dalam unsur- unsur yang mudah dipahami Bersikap proaktif Libatkan masyarakat melalui desain yang menarik · Contoh :  Rakyat dapat berdiskusi langsung dengan anggota DPR/DPRD melalui e- mail  Kuliah on line  Pembentukan forum-forum diskusi masyarakat

7 3. FASE TRANSACT FASE TRANSACT : memungkinkan pelayanan publik secara on line · Pada fase ini, terjadi interaksi dua arah yang disertai transaksi perpindahan uang) dari satu pihak ke pihak lainnya. Masyarakat harus membayar jasa pelayanan yang diberikan pemerintah atau mitra kerjanya.

8 Rekomendasi FASE TRANSACT Tentukan kelompok sasaran yang sebagai pengguna jasa transaksi on line Susun daftar jaringan yang akan memperoleh manfaat dari situs tersebut Integrasikan e-government dengan reformasi proses dan konsolidasi sebelum di- on line-kan Investasi awal dalam sistem transaksi dapat dikembalikan dalam bentuk penghematan dan peningkatan pendapatan Bangun portal yang memadai bagi transaksi Harus dilengkapi dengan sistem keamanan yang baik agar perpindahan uang dapat dilakukan secara aman dan menjamin kerahasiaan pihak yang bertransaksi. Contoh : Permohonan KTP on line, Wajib pajak dapat membayar Pajak Penghasilan melalui internet, E-procurement dalam hal pengadaan barang dan jasa bagi proyek pemerintah

9 Perkembangan e-Government didasarkan atas tiga kecenderungan, yaitu: 1. Masyarakat bebas memilih bilamana dan darimana yang bersangkutan ingin berhubungan dengan pemerintahnya untuk melakukan berbagai transaksi atau mekanisme interaksi yang diperlukan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (non-stop) 2. Untuk menjalankan mekanisme interaksi tersebut masyarakat dapat dan boleh memilih berbagai kanal akses (multiple channels), baik yang sifatnya tradisional/konvensional maupun yang paling moderen, baik yang disediakan oleh pemerintah maupun kerja sama antara pemerintah dengan sektor swasta atau institusi non komersial lainnya 3. Seperti layaknya konduktor dalam sebuah orkestra, pemerintah dalam hal ini berperan sebagai koordinator utama yang memungkinkan berbagai hal yang diinginkan masyarakat tersebut terwujud, artinya yang bersangkutan akan membuat sebuah suasana yang kondusif agar tercipta sebuah lingkungan penyelenggaraan pemerintahan seperti yang dicita- citakan rakyatnya tersebut. ( Indrajit, Richardus E., 2002 )

10 karakteristik konsep e-gov sebagai berikut … a) E-gov merupakan suatu mekanisme interaksi baru (moderen) antara pemerintah dengan masyarakat dan kalangan lain yang berkepentingan (stakeholder); yang b) Melibatkan penggunaan teknologi informasi (terutama internet); dengan tujuan c) Memperbaiki mutu (kualitas) pelayanan yang selama berjalan.

11 Manfaat dari pelaksanaan e-gov Dari konsep yang secara komprehensif telah diketahui di atas maka diketahui beberapa manfaat dari pelaksanaan e-gov antara lain : A.Memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah kepada para stakeholder-nya (masyarakat, kalangan bisnis, dan industri) terutama dalam hal kinerja efektivitas dan efisiensi di berbagai bidang kehidupan bernegara. B.Meningkatkan transparansi, kontrol, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka penerapan konsep Good Corporate Governance. C. Mengurangi secara signifikan total biaya administrasi, relasi, dan interaksi yang dikeluarkan pemerintah maupun stakeholdernya untuk keperluan aktivitas sehari-hari.

12 Manfaat dari pelaksanaan e-gov..(lanjutan).. D. Memberikan peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan sumber- sumber pendapatan baru melalui interaksinya dengan pihak-pihak yang berkepentingan. E. Menciptakan suatu lingkungan masyarakat baru yang dapat secara cepat dan tepat menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi sejalan dengan berbagai perubahan global dan trend yang ada. F. Memberdayakan masyarakat dan pihak-pihak lain sebagai mitra pemerintah dalam proses pengambilan berbagai kebijakan publik secara merata dan demokratis. G. Menciptakan masyarakat berbasis komunitas informasi yang lebih berkualitas ( indrajid, 2005, 4 )

13 4 Tingkatan Pengembangan e-Gov.. Berdasarkan sifat transaksi informasi dan pelayanan publik yang disediakan oleh Pemerintah Daerah melalui jaringan informasi, pengembangan e-government dapat dilaksanakan melalui 4 (empat) tingkatan, yaitu : a. Tingkat 1 – Persiapan Pembuatan situs web sebagai media informasi dan komunikasi pada setiap lembaga. Sosialisasi situs web untuk internal dan publik. b. Tingkat 2 – Pematangan Pembuatan situs web informasi publik yang bersifat interaktif. Pembuatan antar muka keterhubungan dengan lembaga lain. c. Tingkat 3 – Pemantapan Pembuatan situs web yang bersifat transaksi pelayanan publik. Pembuatan interoperabilitas aplikasi dan data dengan lembaga lain. d. Tingkat 4 – Pemanfaatan Pembuatan aplikasi untuk pelayanan yang bersifat Government to Government (G2G), Government to Business (G2B), Government to Consumers (G2C). ( Buku Panduan Penyelenggaran situs Pemerintah Daerah, Depkominfo, 2003 )

14 Strategi Pengembangan E-Government Dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, pencapaian tujuan strategis e- government perlu dilaksanakan melalui 6 (enam) strategi yang berkaitan erat, yaitu : Mengembangkan sistem pelayanan yang andal dan terpercaya, serta terjangkau oleh masyarakat luas. Menata sistem manajemen dan proses kerja pemerintah dan pemerintah daerah otonom secara holistik. Memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Meningkatkan peran serta dunia usaha dan mengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi informasi. Mengembangkan kapasitas SDM baik pada pemerintah maupun pemerintah daerah otonom, disertai dengan meningkatkan e-literacy masyarakat. Melaksanakan pengembangan secara sistematik melalui tahapan-tahapan yang realistik dan terukur.

15 KERANGKA ARSITEKTUR E-GOVERNMENT… Untuk menjamin keterpaduan sistem pengelolaan dan pengolahan dokumen dan informasi elektronik dalam mengembangkan pelayanan publik yang transparan, pengembangan e-government pada setiap instansi harus berorientasi pada kerangka arsitektur di bawah ini.

16 Inovasi Layanan Masyarakat (G2C) Layanan G2C mencakup penyebaran informasi kepada publik serta layanan dasar masyarakat sedangkan transaksi G2B meliputi berbagai layanan antara pemerintah dan komunitas bisnis. Layanan G2C elektronik atau yang berbasis TIK ditandai dengan sebuah sistem pertukaran informasi pemerintah dan aplikasi-aplikasi berbasis Internet yang memungkinkan masyarakat untuk mengakses informasi dan layanan lainnya dengan menggunakan sebuah portal online yang single window. Portal seperti itu menyediakan layanan-layanan masyarakat seperti:  Pemrosesan dan penerbitan berbagai surat izin/perizinan dan sertifikat  Informasi terhadap hal-hal legislatif/administratif dan hukum-hukum yang berkaitan Jasa pembayaran, termasuk pajak dan pembayaran iuran sosial  Kesempatan untuk berpartisipasi dalam administrasi pemerintahan melalui permintaan pendapat publik dan pemungutan suara elektronik.

17 Refleksi Menguji Daya Ingat Mahasiswa.

18 Refleksi….. 1. Sebutkan definisi e-Gov menurut anda? 2. E-Gov terdiri dari 3 aktivitas besar. Sebutkan dan Jelaskan menurut pandangan anda manfaat apa yang dapat kita rasakan saat ini!

19 Terima kasih..


Download ppt "Fase Perkembangan e-Gov & Inovasi Layanan Masyarakat (G2C) P2 Mulyati, SE, M.T.I."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google