Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KORELASI DAN REGRESI Abdul Rohman Fakultas Farmasi UGM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KORELASI DAN REGRESI Abdul Rohman Fakultas Farmasi UGM."— Transcript presentasi:

1 KORELASI DAN REGRESI Abdul Rohman Fakultas Farmasi UGM

2 Materi kuliah Pendahuluan: korelasi dan regresi Jenis regresi Koefisien korelasi dan garis korelasi Uji hipotesis korelasi Kesalahan dalam analisis regresi

3 3 Pengertian Regresi merupakan teknik statistika yang digunakan untuk mempelajari hubungan fungsional dari satu atau beberapa variabel/peubah bebas (peubah yang mempengaruhi) terhadap satu peubah tak bebas (peubah yang dipengaruhi) Korelasi merupakan ukuran kekuatan hubungan dua peubah (tidak harus memiliki hubungan sebab akibat)

4 4 Pola hubungan pada diagram scatter Hubungan Positif Jika X naik, maka Y juga naik dan jika X turun, maka Y juga turun Hubungan Negatif. Jika X naik, maka Y akan turun dan jika X turun, maka Y akan naik Tidak ada hubungan antara X dan Y

5 5 Jenis Regresi Dari derajat (pangkat) tiap peubah bebas Linier (bila pangkatnya 1) Non-linier (bila pangkatnya bukan 1) Dari banyaknya peubah bebas (yang mempengaruhi) Sederhana (bila hanya ada satu peubah bebas)  Univariat Berganda (bila lebih dari satu peubah bebas)  Multivariate

6 6 Regresi Linier Sederhana Model – Y i =  0 +  1 X i +  i  Y i merupakan nilai pengamatan ke-i.   0 adalah parameter regresi (intersep)   1 adalah parameter regresi (slope)   i kesalahan ke-i. – Asumsi : peubah X terukur tanpa kesalahan; X tidak memiliki distribusi (bukan random variable) kesalahan menyebar normal dengan rata-rata nol dengan simpangan baku  .

7 7 Pedoman Memilih Teknik Korelasi Tingkat pengukuran Data Teknik Korelasi NominalKoefisien Kontingensi Ordinal 1. Spearmen Rank 2. Kendall Tau Interval/Rasio 1. Product Momen 2. Korelasi Parsial 3. Korelasi Ganda

8 Koefisien korelasi Menguji hubungan antar variabel Kuatnya hubungan : koefisien korelasi (r) biasanya disebut dengan Product moment coeeficiet correlation Nilai -1 ≤ r ≤ 1

9 Koefisien korelasi

10 10 Interpretasi nilai r Interval nilai rTingkat hubungan 0 ≤ r < 0,2Sangat rendah 0,2 ≤ r < 0,4Rendah 0,4 ≤ r < 0,6Sedang 0,6 ≤ r < 0,8Kuat 0,8 ≤ r ≤1Sangat kuat Koefisien determinasi = r 2 ; merupakan koefisien penentu, Artinya kuatnya hubungan variabel (Y) ditentukan oleh variabel (X) sebesar r 2.

11 Koefisien determinasi

12 Uji hipotesis korelasi Untuk menguji hipotesis korelasi antara dua peubah digunakan uji korelasi Hipotesis null: tidak ada korelasi antara x dan y Cara termudah untuk uji ini adalah uji t dengan jenis uji 2 sisi dan dengan derajad bebas (n-2) Jika t hitung > t tabel  Ho ditolak  ada korelasi

13 Misinterpretasi koefisien korelasi

14 Contoh: perhitungan nilai r

15 Jawab:

16 Garis korelasi (correlation line) Koefisien korelasi merupakan suatu indeks yang dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan linier antara dua variabel Garis yang menghubungkan antara titik-tik nilai pada sumbu x (variabel bebas) dan sumbu y (variabel tergantung) disebut dengan garis korelasi Suatu garis lurus antara titik-titik data didefinisikan dengan y = bx + a

17 Metode: Least squre pada garis regresi Least??? Square??

18 Contoh perhitungan b (slope) dan a (intersep)

19 Kurva kalibrasi Dengan menghitung nilai b (slope) dan a (intersep) pada contoh di atas  kurva kalibrasi

20 Kesalahan dalam regresi

21 Perhitungan kesalahan dalam regresi


Download ppt "KORELASI DAN REGRESI Abdul Rohman Fakultas Farmasi UGM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google