Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ILMU NEGARA. Pengertian Negara Aristoteles (384-322 SM), mengatakan bahwa manusia itu zoon politicon, yaitu makhluk yang senang bermasyarakat. Aristoteles.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ILMU NEGARA. Pengertian Negara Aristoteles (384-322 SM), mengatakan bahwa manusia itu zoon politicon, yaitu makhluk yang senang bermasyarakat. Aristoteles."— Transcript presentasi:

1 ILMU NEGARA

2 Pengertian Negara Aristoteles ( SM), mengatakan bahwa manusia itu zoon politicon, yaitu makhluk yang senang bermasyarakat. Aristoteles ( SM), mengatakan bahwa manusia itu zoon politicon, yaitu makhluk yang senang bermasyarakat. Masyarakat teratur karena cita-cita yang sama, atau karena pertalian darah yang sama, atau karena satu keyakinan, kepercayaan sehingga menimbulkan perasaan senasib. Inilah yang selanjutnya disebu sebagai bangsa. Masyarakat teratur karena cita-cita yang sama, atau karena pertalian darah yang sama, atau karena satu keyakinan, kepercayaan sehingga menimbulkan perasaan senasib. Inilah yang selanjutnya disebu sebagai bangsa.

3 Ibnu Chaldin ( M), mengatakan bahwa masyarakat itu adalah satu kemestian bagi jenis manusia.Karena Tuhan menganugrahkan masyarakat sebagai senjata bai manusia. Ibnu Chaldin ( M), mengatakan bahwa masyarakat itu adalah satu kemestian bagi jenis manusia.Karena Tuhan menganugrahkan masyarakat sebagai senjata bai manusia. Plato ( SM), Negara adalah suatu tubuh yang senantiasa maju, berevolusi, terdiri dari orang-orang. Plato ( SM), Negara adalah suatu tubuh yang senantiasa maju, berevolusi, terdiri dari orang-orang.

4 Grotius ( ), Negara adalah ibarat suatu perkakas yang dibikin manusia unuk melahirkan keberuntungan dan kesejahteraan umum Grotius ( ), Negara adalah ibarat suatu perkakas yang dibikin manusia unuk melahirkan keberuntungan dan kesejahteraan umum Thomas Hobbes ( ), negara adalah suatu tubuh yang dibuat oleh orang banyak beramai-ramai yang masing-masing berjanji akan memakai menjadi alat untuk keamanan dan perlindungan bagi mereka Thomas Hobbes ( ), negara adalah suatu tubuh yang dibuat oleh orang banyak beramai-ramai yang masing-masing berjanji akan memakai menjadi alat untuk keamanan dan perlindungan bagi mereka

5 J.J. Rousseau ( ), Negara adalah perserikatan dari rakyat bersama-sama yang melindungi dan mempertahankan hak masing- masing diri dan harta benda anggota- anggotanya yang tetap hidup dengan bebas merdeka. J.J. Rousseau ( ), Negara adalah perserikatan dari rakyat bersama-sama yang melindungi dan mempertahankan hak masing- masing diri dan harta benda anggota- anggotanya yang tetap hidup dengan bebas merdeka. Logemann, Negara adalah organisasi kemasyarakatan yang mempunyai ujuan dengan kekuasaannya mengatur sera menyelenggarakan sesuatu masyarakat. Organisasi itu suatu pertambatan jabatan2 atau lapangan2 kerja Logemann, Negara adalah organisasi kemasyarakatan yang mempunyai ujuan dengan kekuasaannya mengatur sera menyelenggarakan sesuatu masyarakat. Organisasi itu suatu pertambatan jabatan2 atau lapangan2 kerja

6 Istilah negara Indonesia : kerajaan, kraton, rakyat Indonesia : kerajaan, kraton, rakyat Arab : Daulah Arab : Daulah Belanda / Jerman : Staa Belanda / Jerman : Staa Inggris: State Inggris: State Perancis : Etat Perancis : Etat Latin : Status, Statum Latin : Status, Statum Italia : Lo Stato (Niccolo Machiaveli : Semua negara dan bentuk2 pemerintah yang pernah ada dan yang sekarang menguasai manusia adalah Republik atau Kerajaan) Italia : Lo Stato (Niccolo Machiaveli : Semua negara dan bentuk2 pemerintah yang pernah ada dan yang sekarang menguasai manusia adalah Republik atau Kerajaan)

7 Kata negara diterima sebagai pengertian yang menunjukkan organisasi bangsa yang bersifat teritorial dan mempunyai kekuasaan tertinggi yang perlu ada untuk menyelenggarakan kepentingan bersama dan mencapai tujuan bersama Kata negara diterima sebagai pengertian yang menunjukkan organisasi bangsa yang bersifat teritorial dan mempunyai kekuasaan tertinggi yang perlu ada untuk menyelenggarakan kepentingan bersama dan mencapai tujuan bersama

8 Penafsiran Negara Penguasa, yaitu orang-orang yang melakukan kekuasaan yang tertinggi atas suatu persekutuan rakyat yang bertempat tinggal dalam suatu daerah. Penguasa, yaitu orang-orang yang melakukan kekuasaan yang tertinggi atas suatu persekutuan rakyat yang bertempat tinggal dalam suatu daerah. Persekutuan Rakyat, suatu bangsa yang hidup dalam suatu daerah di bawah kekuasaan yang tertinggi, menurut kaidah-kaidah hukum yang sama Persekutuan Rakyat, suatu bangsa yang hidup dalam suatu daerah di bawah kekuasaan yang tertinggi, menurut kaidah-kaidah hukum yang sama Pemerintah, dalam konteks kekuasaan negara, kemauan negara, Pemerintah, dalam konteks kekuasaan negara, kemauan negara, Wilayah tertentu, suatu daerah dimana diam suatu bangsa di bawah kekuasaan tertinggi Wilayah tertentu, suatu daerah dimana diam suatu bangsa di bawah kekuasaan tertinggi Kas Negara/ fiscus, harta yang dipegang oleh penguasa guna kepentingan umum. Kas Negara/ fiscus, harta yang dipegang oleh penguasa guna kepentingan umum.

9 Negara dalam arti formil Negara ditinjau dari aspek kekuasaan, negara sebagai organisasi kekuasaan dengan suatu pemerintah pusat. Pemerintah adalah penjelmaan dari aspek formil dari negara. Negara ditinjau dari aspek kekuasaan, negara sebagai organisasi kekuasaan dengan suatu pemerintah pusat. Pemerintah adalah penjelmaan dari aspek formil dari negara. Karakteristik negara formil adalah wewenang pemerintah untuk menjalankan paksaan fisik secara legal Karakteristik negara formil adalah wewenang pemerintah untuk menjalankan paksaan fisik secara legal

10 Negara dalam arti materil Negara sebagai masyarakat (staat- gemenschap) negara sebagai persekutuan hidup) Negara sebagai masyarakat (staat- gemenschap) negara sebagai persekutuan hidup)

11 Unsur-unsur Negara Menurut Konvensi Montevideo, Uruguay 1933: Menurut Konvensi Montevideo, Uruguay 1933: Harus ada penghuni (rakyat, penduduk, warga negara) Harus ada penghuni (rakyat, penduduk, warga negara) Harus ada wilayah tertentu/ lingkungan kekuasaan Harus ada wilayah tertentu/ lingkungan kekuasaan Harus ada kekuasaan tertinggi (penguasa) Harus ada kekuasaan tertinggi (penguasa) Harus ada kesanggupan berhubungan dengan negara-negara lain Harus ada kesanggupan berhubungan dengan negara-negara lain Adanya Pengakuan Adanya Pengakuan Keempat unsur pertama adalah unsur konstitutif, sedangkan unsur kelima adalah unsur deklaratif Keempat unsur pertama adalah unsur konstitutif, sedangkan unsur kelima adalah unsur deklaratif

12 Negara sebagai konsep ilmu politik telah terwujud apabila unsur penghuni, wilayah, dan pemerintah telah dipenuhi. Negara sebagai konsep ilmu politik telah terwujud apabila unsur penghuni, wilayah, dan pemerintah telah dipenuhi. Negara yang ditinjau menurut unsur konstitutifnya dipandang suatu kesatuan politis yang konkrit, negara in-concreto Negara yang ditinjau menurut unsur konstitutifnya dipandang suatu kesatuan politis yang konkrit, negara in-concreto

13 Penghuni, penduduk Penduduk adalah semua orang yang pada suatu waktu mendiami wilayah negara, sehingga lazim disebut rakyat. Penduduk adalah semua orang yang pada suatu waktu mendiami wilayah negara, sehingga lazim disebut rakyat. Rakyat diartikan sebagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persamaan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu Rakyat diartikan sebagai kumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persamaan dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu Ditinjau dari segi hukum, rakyat merupakan warga negara dalam suatu negara Ditinjau dari segi hukum, rakyat merupakan warga negara dalam suatu negara

14 Warganegara adalah seluruh individu yang mempunyai ikatan hukum dengan suatu negara tertentu. Warganegara adalah seluruh individu yang mempunyai ikatan hukum dengan suatu negara tertentu. Penduduk : Penduduk : Warganegara Warganegara Orang Asing Orang Asing Warganegara : Warganegara : Warganegara asli Warganegara asli Warganegara keturunan asing. Warganegara keturunan asing.

15 Kriterium Naturalisasi Kelahiran Ius Soli Ius Sanguinis Catatan: Ius Sanguinis : Menurut Darah Ius Soli: Menurut tempat kelahiran

16 Konflik antara asas ius sanguinis dan ius soli dapa menimbulkan masalah kewarganegaraan (bipartide, dual nationality, multiple nationality) Konflik antara asas ius sanguinis dan ius soli dapa menimbulkan masalah kewarganegaraan (bipartide, dual nationality, multiple nationality) Upaya mengatasi dengan cara : Upaya mengatasi dengan cara : Naturalisasi: Perbuatan hukum yang menyebabkan seseorang memperoleh kewarganegaraan suatu negara tertentu, misalnya dengan cara perkawinan atau memohon kepada negara yang bersangkutan Naturalisasi: Perbuatan hukum yang menyebabkan seseorang memperoleh kewarganegaraan suatu negara tertentu, misalnya dengan cara perkawinan atau memohon kepada negara yang bersangkutan

17 Skema Penghuni Negara PendudukBukan Penduduk Orang AsingWarga Negara Karena perbedaan dasar dalam menentukan kewarganeraan dapat menyebabkan seseorang memiliki kewarganegaraan rangkap (bipartide/ multipartide) atau tidak memiliki kewarganegaraan (apatride)

18 Wilayah Wilayah merupakan unsur mutlak (konstitutif) dari negara. Jika penduduk merupakan dasar personil suatu negara, maka wilaah merupakan landasan materil atau landasan fisik negara. Wilayah merupakan unsur mutlak (konstitutif) dari negara. Jika penduduk merupakan dasar personil suatu negara, maka wilaah merupakan landasan materil atau landasan fisik negara. Luas wilayah ditentukan oleh perbatasan. Dan dalam batas2 itu negara menjalankan YURISDIKSI TERITORIAL atas orang dan benda yang berada dalam wilayah itu Luas wilayah ditentukan oleh perbatasan. Dan dalam batas2 itu negara menjalankan YURISDIKSI TERITORIAL atas orang dan benda yang berada dalam wilayah itu

19 Yang termasuk wilayah negara adalah : Yang termasuk wilayah negara adalah : Darat Darat Laut (perairan), laut teritorial Laut (perairan), laut teritorial Udara (sampai tinggi yang tidak terbatas menurut asas usque ad coelum) Udara (sampai tinggi yang tidak terbatas menurut asas usque ad coelum) Batas daratan ditentukan dengan perjanjian perbatasan dengan negara tetangga Batas daratan ditentukan dengan perjanjian perbatasan dengan negara tetangga Atau digunakan ciri-ciri alamiah seperti gunung, sungai atau kadang-kadang dibuat batas-batas tertentu: contoh Rio Grande, adalah batas negara Meksiko dengan AS Atau digunakan ciri-ciri alamiah seperti gunung, sungai atau kadang-kadang dibuat batas-batas tertentu: contoh Rio Grande, adalah batas negara Meksiko dengan AS

20 Wilayah Lautan adalah sejauh 3 mil ( 1 mil= 1852 m) dari pantai waktu surut. Wilayah Lautan adalah sejauh 3 mil ( 1 mil= 1852 m) dari pantai waktu surut. Wilayah yang masuk dalam wilayah negara disebut perairan wilayah atau laut teritorial, di luar itu lautan bebas/ mare liberium Wilayah yang masuk dalam wilayah negara disebut perairan wilayah atau laut teritorial, di luar itu lautan bebas/ mare liberium Beberapa negara menentukan batas laut teritorialnya sejauh 12 mil dari pantai ketika surut Beberapa negara menentukan batas laut teritorialnya sejauh 12 mil dari pantai ketika surut

21 Pulau APulau B 12 Mil Laut Teritorialnya menjadi 24 Mil SELAT

22 Pemerintahan Adanya suatu pemerintahan yang berkuasa terhadap seluruh wilayah dan segenap rakyat merupakan syarat mutlak adanya suatu negara. Adanya suatu pemerintahan yang berkuasa terhadap seluruh wilayah dan segenap rakyat merupakan syarat mutlak adanya suatu negara. Kekuasaan demikian disebut KEDAULATAN, aiu kekuasaan tertinggi dalam suau negara yang berlaku terhadap seluruh wilayah dan sgenap rkayat negara itu Kekuasaan demikian disebut KEDAULATAN, aiu kekuasaan tertinggi dalam suau negara yang berlaku terhadap seluruh wilayah dan sgenap rkayat negara itu

23 Kedaulatan bersifat asli, tertinggi, dan tidak dapat dibagi. Kedaulatan bersifat asli, tertinggi, dan tidak dapat dibagi. Asli, berarti bukan berdasarkan kekuasaan lain Asli, berarti bukan berdasarkan kekuasaan lain Tertinggi, artinya tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi Tertinggi, artinya tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi Tidak dapat dibagi artinya baik ke dalam maupun ke luar, negara itu berdaula sepenuhnya. Tidak dapat dibagi artinya baik ke dalam maupun ke luar, negara itu berdaula sepenuhnya.

24 Teori Kedaulatan Teori Kedaulatan Tuhan (Augustinus, Thomas Aquinas) Teori Kedaulatan Tuhan (Augustinus, Thomas Aquinas) Teori Kedaulatan Rakyat (J.J. Rousseau, John Locke) Teori Kedaulatan Rakyat (J.J. Rousseau, John Locke) Teori Kedaulatan Negara (Jellinek, Paul Laband) Teori Kedaulatan Negara (Jellinek, Paul Laband) Teori Kedaulatan Hukum (Van Kant, Krabbe) Teori Kedaulatan Hukum (Van Kant, Krabbe)

25 Kesanggupan Kesanggupan mengadakan hubungan dengan negara2 lain misalnya dalam bidang ekonomi, poliik, keamanan Kesanggupan mengadakan hubungan dengan negara2 lain misalnya dalam bidang ekonomi, poliik, keamanan

26 Pengakuan (Deklaratoir) Pengakuan suatu negara terhadap negara lain adalah memungkinkan hubungan antar negara misalnya hubungan diplomatik, perdagangan, pertukaran budaya Pengakuan suatu negara terhadap negara lain adalah memungkinkan hubungan antar negara misalnya hubungan diplomatik, perdagangan, pertukaran budaya Pengakuan bukan faktor utama ada/ tidak adanya negara Pengakuan bukan faktor utama ada/ tidak adanya negara Sifat pengakuan adalah untuk menerangkan/ memperkokoh kedudukan suatu negara Sifat pengakuan adalah untuk menerangkan/ memperkokoh kedudukan suatu negara

27 Contoh Taiwan karena tekanan RRC (Dewan Keamanan PBB) tidak diakui sebagai negara, Palestina Contoh Taiwan karena tekanan RRC (Dewan Keamanan PBB) tidak diakui sebagai negara, Palestina Jenis pengakuan: Jenis pengakuan: De facto: pengakuan tentang kenyataan adanya suatu negara, yang dapat mengadakan hubungan dengannegara yang mengakui dalam batas tertentu De facto: pengakuan tentang kenyataan adanya suatu negara, yang dapat mengadakan hubungan dengannegara yang mengakui dalam batas tertentu De jure: pengakuan adanya serta berdirinya suatu negara menurut hukum dan segala akibatnya De jure: pengakuan adanya serta berdirinya suatu negara menurut hukum dan segala akibatnya


Download ppt "ILMU NEGARA. Pengertian Negara Aristoteles (384-322 SM), mengatakan bahwa manusia itu zoon politicon, yaitu makhluk yang senang bermasyarakat. Aristoteles."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google