Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Transfer Pricing and International Taxation Muhammad Bahrul Ilmi, S. E Lecturer of Accounting Economic Faculty Solo Business School – STIE Surakarta.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Transfer Pricing and International Taxation Muhammad Bahrul Ilmi, S. E Lecturer of Accounting Economic Faculty Solo Business School – STIE Surakarta."— Transcript presentasi:

1 Transfer Pricing and International Taxation Muhammad Bahrul Ilmi, S. E Lecturer of Accounting Economic Faculty Solo Business School – STIE Surakarta

2 INDEX KONSEP AWAL SISTEM PAJAK DIMENSI PAJAK PENENTUAN TRANSFER PENENTUAN TRANSFER HARGA TRANSFER

3 Dari seluruh variabel lingkungan yang harus diperhatikan oleh manajer keuangan, hanya variabel mata uang asing yang memiliki pengaruh sama besarnya dengan variabel perpajakan. Faktor pajak sangat mempengaruhi keputusan mengenai dimana perusahaan melakukan investasi, bentuk organisasi usaha apa yang digunakan, bagaimana cara untuk mendanainya, kapan dan di mana usaha mengakui elemen-elemen pendaptan, beban dan berapa harga transfer yang dikenakan.

4 Rumitnya Hukum dan Aturan yang menentukan pajak bagi perusahaan asing dan laba yang dihasilkan di luar negeri sebenarnya berasal dari beberpa konsep dasar. Konsep ini mencakup istilah NETRALITAS pajak dan EKUITAS pajak NETRALITAS PAJAK berarti pajak tidak memiliki pengaruh /netral terhadap keputusan alokasi sumber daya EKUITAS PAJAK berarti wajib pajak yang menghadapi situasi, dimana wajib pajak membanyar pajak yang sama tetapi terdapat ketidaksetujuan dalam interprestasi

5 MACAM PAJAK Pajak Langsung Pajak Tidak langsung Pajak penghasilan perusahaan Pajak Pungutan Pajak Pertambahan Nilai Pajak Perbatasan Pajak Transfer

6 SISTEM ADMINISTRASI PAJAK Pajak Klasik – ketika suatu perusahaan dikenakan pajak atas laba yang diukur sebelum dilakukan pembayaran deviden, dan pemegang saham kemudian dikenakan pajak atas deviden yang mereka terima, maka pendapatan deviden pemegang saham secara efektif telah dikenakan pajak sebanyak dua kali. Contoh negara seperti Belgia, Belanda, Swedia, Luksembrug dll.

7 Contoh Laba Perusahaan $ 100,00 (Pajak Penghasilan Perusahaan)33 % 33,00 laba Bersih (dan deviden yang dibayarkan)$ 67,00 Deviden$ 67,00 (Pajak Penghasilan Pribadi) 30 %$ 20,10 Jumlah Bersih untuk pemegang saham$ 46,90 Total Pajak yang dibayarkan atas penghasilan perusahaan adalah Pajak Penghasilan$ 33,00 Pajak Penghaslan Pribadi$ 20,10 TOTAL$ 53,10

8 Pajak Terintregrasi – Merupakan jenis sistem pajak intergrasi umum, artinya pajak dikenakan terhadap pendapatan perusahaan. Tetapi sebagian pajak yang dibayarkan dapat dikreditkan terhadap pajak penghasilan pribadi jika deviden dibagikan kepada para pemegang saham. Sistem ini didukung oleh Uni Eropa, Australia, Kanada, Meksiko, Prancis, Italia, Inggris, dll

9 Contoh Laba Perusahaan $ 100,00 (Pajak Penghasilan Perusahaan)33 % 33,00 laba Bersih (dan deviden yang dibayarkan)$ 67,00 Deviden$ 67,00 Kredit Pajak 25 %$ 16,75 Deviden Gross –up$ 83,75 Kewajiban Pajak penghasilan 30 %$ 25,12 (Kredit Pajak)$ 16,75 Pajak dari pemegang saham$ 8,37 Total Pajak yang dibayarkan atas penghasilan perusahaan adalah Pajak Penghasilan$ 33,00 Pajak Penghaslan Pribadi$ 8,37 TOTAL$ 41,37

10 INSENTIF PAJAK LUAR NEGERI Dapat berupa : 1. Hibah tunai bebas Pajak 2. Pengampunan untuk membayar pajak selama beberapa periode waktu Istilah dalam pajak luar negeri adalah TAX HOLIDAY

11 HARMONISASI INTERNASIONAL Mempertimbangkan perbedaaan sistem pajak diseluruh dunia, harmonisasi kebijakan pajak secara global akan terlihat cukup bermanfaat. Uni Eropa menghabiskan banyak energi dalam hal ini, karena sedang berupaya untuk menciptakan pasar tunggal. Pengenalan mata uang uero memperlihatkan disparitas pajak diantara anggotanya. Perusahaan multinasional yang dibebani oleh pajak nasional, juga menambah tekanan terhadap reformasi pajak internasional.

12 BATASAN KREDIT PAJAK Beberapa negara mengenakan pajak atas sumber pajak luar negeri berdasarkan asal sumbernya dengan kredit pajak, untuk sumber pajak luar negeri tersebut maksimum sebesar pajak domistik terkait yang dapat dikenakan atas laba itu. Maka untuk mencegah agar kredit pajak luar negeri dapat menghapus pajak atas sumber penghasilan domestik, banyak negara menetapkan batasan umum atas jumlah pajak luar negeri yang dapat dikredritkan di setiap tahunnya. Contoh Amerika Serikat membatasi kredit pajak pada proporsi pajak AS dariu penghasilan luar negeri kena pajak dari pembayar pajak terhadap laba kena pajak di seluruh dunia.

13 KASUS ABA Company, memperoleh pendapatan kena pajak (PKP) sebesar $ dari sumber luar negeri dan $ dari Sumber AS. Kredit pajak luar negerinya adalah mana yang lebih rendah antara pajak penghasilan luar negeri yang dibayarkan atau pembatasan kredit pajak luar negeri.

14 JENIS PENGHASILAN BATASAN KREDIT Pendapatan Pasif Pendapatan Jasa Keuangan Pendapatan pajak pungutan yang tinggi Pendapatan tranportasi Deviden dari masing-masing perusahaan luar negeri dengan porsi kepemilikan sebesar 10 % s/d 50%

15 DIMENSI PERENCANAAN PAJAK Dalam melakukan perencanaan pajak, perusahaan multinasional memiliki keunggulan tertentu atas perusahaan yang murni domestik karena memiliki fleksibelitas geografis lebih besar dalam menentukan loaksi produksi dan sistem distribusi. Fleksibelitas ini membarikan peluang tersendiri untuk memanfaatkan perbedaan antar yurisdiksi pajak nasonal sehingga dapat menurunkan beban pajak perusahaan secara keseluruhan.

16 Penentuan harga transfer telah menarik perhatian seluruh dunia. Pentingnya harga ini sangat jelas pada saat kita mengenal : 1. Secara internasional dilakukan pada skala yang relatif lebih besar bila dibandingkan dengan kondisi domistik 2. Dipengaruhi lebih banyak variabel bila dibandingkan dengan yang ditemukan pada lingkungan yang sangat domestik 3. Berbeda-beda dari satu perusahaan ke perusahaan lain, dari satu industri satu ke industri yang lain 4. Mempengaruhi hubungan sosial, ekonomi dan politik dan entitas usaha multinasional “PENENTUAN HARGA TRANSFER MERUPAKAN MASALAH PAJAK INTERNASIONAL YANG DIHADAPI MNC DEWASA INI...”

17 MUNCULNYA TRANSFER PRICING Kebutuhan untuk menentukan Trasfer Pricing muncul apabila barang dan jasa dipertukarkan antara unit-unit organisasi dalam perusahaan yang sama. Misalnya, jika salah satu anak perusahaan mengirimkan persediaan kepada ana perusahaan lainnya atau jika induk perusahaan membebani adminsitrasi dan jasa manajemen, royalti untuk hak tidak berwujud atau bunga atas pendanaan perusahaan kepada suatu anak perusahaan.

18 Sekali perusahaan berekspansi secara internasional, masalah penentuan harga transfer juga berkspansi dengan cepat. Diestimasikan bahwa 60% dari seluruh perdagangan internasional terdiri dari TRANSFER yang terjadi antara entitas usaha yang berhubungan istimewa. Transaksi lintas negara juga membuka perusahaan multinasional terhadap sejumlah pengaruh lingkungan yang menciptakan sekligus menghancurkan peluang untuk meningkatkan laba perusahaan melalaui penentuan transfer Pricing Sejumlah variabel seperti pajak, tarif, kompetisi, laju inflasi, nilai mata uang, pembatasan alat transfer dana, resiko politik, kepentingan sekutu usaha patungan, sangat memperumit keputusan penentuan harga transfer ini.

19 LAPORAN TRNSFER YOU AND ME – CHINA DAN AS You and Me – China, sebuah anak perusahaan manufaktur yang dimiliki sepenuhnya oleh Gobal Enterprise (AS) mengirimkan pasang jins biru berdisain kepada perusahaan penjualan terkait di AS, you and me –AS (yang juga dimiliki sepenuhnya oleh Global Enterprise), dengan harga $ 6 Sepasang. Biaya produksi jins biru oleh you and me-Hongkong adalah $ 4,20 sepasang. Dengan mengasumsikan setiap potong terjual dengan harga $ 12 di Amerika Serikat, laba konsolidasi (setelah mengeliminasikan penjualan dan biaya antar perusahaan) dan pajak masing-masing sebesar $ dan $ tarif pajak perusaaan AS sebesar 35% dan China 17% kenaikkan dalam harga transfer Jins Biru dari $6 menjadi 8 $ sepasang, akan meningkatkan laba setelah pajak,biaya BJ-Ch dan BJ – AS

20 METODOLOGI HARGA TRANSFER Otoritas pajak di seluruh dunia telah mengembangkan aturan alokasi harga transfer dan laba yang cukup rumit sebagai bagian dari sistem pajak penghasilan nasional masing-masing negara. Kebanyakan didasarkan pada prinsip wajar(arm’s- length prinsiple), … yaitu harga transfer perusahaan dengan mengandaikan transaksi itu terjadi antara pihak yang tidak berhubungan istimewa pasar yang kompotitif …. (Frederick D.S.Choi, 2005: 306)

21 EOCD mengidentifikasikan beberapa metode yang lebih luas untuk memastikan harga trnasfer. Mirip dengan yang ditentukan dalam bagian 482 Undang-undang pajak penghasilan di Amerika Serikat, metode tersebut anatara lain : 1. Metode harga tidak terkontrol yang setara 2. Metode transaksi tidak terkontrol yang setara 3. Metode harga jual kembali 4. Metode laba sebanding 5. Prinsip metode lainnya

22 Metode harga tidak terkontrol yang setara Metode transaksi tidak terkontrol yang setara Metode laba sebanding Prinsip metode lainnya

23 Harga transfer ditentukan dengan mengacu pada harga yang digunakan dalam transaksi, antara perusahaan yang independen atau antara perusahaan dengn pihak ketiga yang tidak berkaitan. Metode ini tepat digunakan jika barang tersedia dalam cukup sehingga poenjualan yang dikontrol pada dasarnya sebanding dengan penjualan pada pasar

24 Metode ini mengidentifikasikan tingkat royalti dengan mengacu pada transaksi yanhg todak terkontrol, dimana aktiva tidak berwujud yang sama atau serupa dialihkan yang bergantung pada perbandingan pasar.

25 Metode ini mendukung pandangan umum yang menyatakan bahwa pembayar pajak yang menghadapi situasi mirip harusnya memperoleh imbalan yang mirip pula selama beberapa periode waktu tertentu. Penerapan metode ini umumnya memerlukan penyesuaian atas perbedaan- perbedaan yang ada antara pihak yang dibandingkan, antara lain : kondisi penjualan, biaya modal, nilai tukar valuta asing, dan resiko lainnya dan perbedaan praktek terhadap pengukuran akuntansi di beberapa negara.

26 Karena metodologi penetuan harga yang ada tidak selalu mencerminkan keadaan yag mendasari, metodologi tambahan dapat digunakan jika menghasilkan ukuran harga wajar yang lebih akurat.


Download ppt "Transfer Pricing and International Taxation Muhammad Bahrul Ilmi, S. E Lecturer of Accounting Economic Faculty Solo Business School – STIE Surakarta."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google