Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LEADERSHIP DALAM KEPERAWATAN Ny. Rokiah Kusumapradja.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LEADERSHIP DALAM KEPERAWATAN Ny. Rokiah Kusumapradja."— Transcript presentasi:

1 LEADERSHIP DALAM KEPERAWATAN Ny. Rokiah Kusumapradja

2 FILOSOFI KEPEMIMPINAN ARTI KEPEMIMPINAN PERGESERAN MAKNA KEPEMIMPINAN LEADER VS MANAJER MITOS KEPEMIMPINAN GAYA KEPEMIMPINAN

3 FILOSOFI KEPEMIMPINAN MANAGEMENT IS DOING THINGS RIGHT LEADERSHIP IS DOING THE RIGHT THINGS Peter Drucker

4 INTI DARI MENJADI PEMIMNPIN BUKANLAH UNTUK MENDAPATKAN PENGARUH ATAU KEKUASAAN. PENGARUH ATAU KEKUASAAN ADALAH SESUATU YANG AKAN DIBERIKAN OLEH LINGKUNGANNYA, APABILA DIA MENUNJUKAN KUALITAS YANG LAYAK MENJADI PEMIMPIN. PEMIMPIN SEJATI MEMILIKI INISIATIF UNTUK MEMIKIRKAN KEPENTINGAN ORANG BANYAK, YANG KEMUDIAN DITERJEMAHKAN MENJADI LANGKAH NYATA YG BERGUNA BAGI LINGKUNGANNNYA

5 PERGESERAN MAKNA KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN PROSES MENGENDALIKAN KEPEMIMPINAN ADALAH PROSES MEMPENGARUHI / MEMBERIKAN ARAHAN/ MENGAJAK SEKELOMPOK ORANG ==> CITA- CITA PEMIMPIN/ BERSAMA

6 KEPEMIMPINAN : 3 PROSES 1. PROSES BERINTERAKSI 2. PROSES MEMPENGARUHI 3. PROSES PENCAPAIAN TUJUAN

7 Leadership is a facet of management Leadership adalah salah satu dari sekian banyak faset yang harus dimiliki oleh seorang manager yang sukses. Target utama seorang manager adalah memaksimalkan hasil organisasi melalui implementasi tugas-tugas. Untuk mencapai ini, manager harus menjalankan fungsi: –organisation –planning –staffing –directing –controlling Sementara itu, LEADERSHIP bagi seorang MANAGER hanyalah salah satu fungsi directing (mengarahkan).

8 Differences In Perspectives CARA PANDANG MANAGER DENGAN LEADER BERBEDA. Misalnya: Manager adalah posisi dengan tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas. Sementara itu Leadership adalah bagaimana cara menyelesaikan tugas itu. "MANAGERS DO THINGS RIGHT, WHILE LEADERS DO THE RIGHT THING." Artinya, bahwa manager melakukan sesuatu karena kebijakan perusahaan, sementara itu leader lebih mengikuti intuisi, walaupun begitu kedua-duanya bertujuan sama yaitu keuntungan bagi perusahaan. "MEN ARE GOVERNED BY THEIR EMOTIONS RATHER THAN THEIR INTELLIGENCE" Peribahasa ini menggambarkan mengapa kelompok cenderung mengikuti leader. Seorang leader lebih bernuansa emosi daripada manager.

9 Loyalty Kelompok seringkali lebih loyal kepada leader daripada manajer. Mengapa? Karena kesetiaan ini tumbuh, dimana seringkali leader mengambil tanggung jawab dalam area: –Mengambil tanggung jawab pribadi bila terjadi kesalahan. –Memberikan penghargaan atas capaian kelompok, meskipun kecil. "Leaders are observant and sensitive people. They know their team and develop mutual confidence within it." "Leaders are observant and sensitive people. They know their team and develop mutual confidence within it."

10 KOMBINASI DUA SKILL Untuk terus diingat, kalau para Leader sebaiknya memiliki kombinasi hard skill dan soft skill. Dua kombinasi yang akan membedakan para Leader diantara yang lain. MANAGER >> menguasai HARD SKILL LEADER >> menguasai SOFT SKILL Penguasaan dua skill ini akan membentuk seorang pimpinan yang efektif untuk mencapai tujuan organisasi

11 LEADER VS MANAJER LEADER PENENTUAN ARAH/ VISI & TUJUAN ORGANISASI PENENTUAN ARAH/ VISI & TUJUAN ORGANISASI PENYELARASAN PEMIKIRAN PEMBERIAN MOTIVASI DAN INSPIRASI MANAJER PERENCANAAN KERJA PERENCANAAN KERJA PENGORGANISASIAN DAN MEMBAGI TUGAS PENGENDALIAN DAN MENYELESAIKAN MASALAH

12 TIPE KEPEMIMPINAN OTOKRATIK OTOKRATIK LAISSEZ FAIRE PARTISIPATIF PARTISIPATIF

13 MITOS ASAL PEMIMPIN 1. BERBAKAT/ DILAHIRKAN 2. KEPEMIMPINAN BERSIFAT HIRARKIS 3. KHARISMA 4. HANYA ADA SATU CARA STANDAR UNTUK MEMIMPIN 5. CUKUP DENGAN INSTING 6. PEMIMPIN HARUS TERKONDISI SEMPURNA 7. HAL-HAL TERTENTU :  Ambisi - Kharisma -Percaya Diri  Inisiatif –Ketidak tergantungan - Kreativitas  Rasa Tanggung Jawab 8. SITUASIONAL, MEMENUHI KEBUTUHAN:  Kelompok – Waktu -Tempat

14 INFORMASI DITUNJUK/ DIANGKAT AHLI KHARISMA PEMIMPIN

15 PERAN SEORANG PEMIMPIN

16 PERAN SEORANG PEMIMPIN FATH FINDING ALIGNING EMPOWERING MODELING

17 PATH FINDING ( Penentuan Arah Gerak ) VISI INDIVIDU VISI INDIVIDU VISI BERSAMA VISI BERSAMA MENGAPA VISI PENTING : MENGAPA VISI PENTING : – visi dapat memberikan panduan penyusunan kegiatan yang terarah –Visi dapat meningkatkan komitmen dan rasa kepemiilikan anggota tim

18 ALIGNING (PENYELARASAN PANDANGAN DAN LANGKAH ) MENGAPA PENTING : MENGAPA PENTING : –ADANYA PENYAMAAN PERSEPSI ==> TUJUAN YANG AKAN DICAPAI – MENGHILANGKAN BERBAGAI PENGARUH YANG MENGHAMBAT PENCAPAIAN VISI CARA MENYELARASKAN PANDANGAN DAN LANGKAH : CARA MENYELARASKAN PANDANGAN DAN LANGKAH : – AKAN SEPERTI APA KONDISI ORGANISASI APABILA SETIAP BAGIAN BEKERJA BERSMA- SAMA – BAGAIMANA KONDISI TIAP BAGIAN –BAGAIMANA CARA MENYELARASKAN PANDANGAN DAN LANGKAH ANGGOTA DALAM ORGANIASI

19 PENDELEGASIAN ( EMPOWERING) PENTINGNYA PENDELEGASIAN YANG BAIK : pendelegasian yg baik, dengan tugas dan motivasi yg tepat, untuk orang yg tepat  sangat dibutuhkan  perkembangan organisasi The Seven habits of highly effective people : –Raih apa yg penting untuk diri sendiri terlebih dulu –Hindari persaingan tidak sehat –Hargai keunikan tiap individu –Jangan mengecilkan peranan orang lain

20 Cara pendelegasian Bagaimana Cara menciptakan suasana yg dapat mendongkrak kinerja dan komitmen anggota ? Seperti apa pekerjaan yg akan didelegasikan ? Seberapa besar tanggung jawab dan otoritas yg akan didelegasikan ? Siapa yang akan mengerjakan tugas tersebut, apa sarana dan fasilitas ?

21 PEMBERIAN KETELADANAN ( MODELING) KETELADANAN  PENGARUH SIGNIFIKAN DALAM MENANAMKAN NILAI DAN ETI KA DLM ORGANISASI KETELADANAN  PENGARUH SIGNIFIKAN DALAM MENANAMKAN NILAI DAN ETI KA DLM ORGANISASI PEMBERIAN TELADAN  PRINSIP  KEPERCAYAAN DIBANGUN DARI DALAM KETELADANAN PROSES BERTINDAK THE LEADER IS THE ONE WHO KNOWS THE WAY, SHOWS THE WAY, AND GOES THE WAY

22 KETRAMPILAN MEMIMPIN KETRAMPILAN PEMIMPIN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN WAKTU MANAJEMEN KONFLIK MANAJEMEN PROGRAM KERJA

23 Mengapa Prestasi Berbeda ? Padahal… Semua orang memiliki waktu yang sama : 24 jam sehari, 168 jam seminggu, 672 jam sebulan, dan seterusnya. Semua orang memiliki waktu yang sama : 24 jam sehari, 168 jam seminggu, 672 jam sebulan, dan seterusnya.

24 Ujian besok Teman sakit parah PR yg hrs selesai hari ini Telepon yg tidak penting “Dipaksa” jalan-jalan dgn teman Belajar teratur Olahraga Bersosialisasi Rekreasi Terlalu banyak nonton TV Mengobrol tak henti Main game terus MENDESAKTIDAK MENDESAK PENTING TDK PENTING Suka Menunda “Yes Man” Cenderung Pemalas Pandai Menentukan Prioritas

25 PRINSIP MENGELOLA WAKTU : TENTUKAN VISI DAN PERAN HIDUPMU DISIPLIN WAKTU PRIORITAS WAKTU

26 Strategi Menyusun Jadwal Buat daftar kegiatan Alokasikan waktu Evaluasi Buat skala prioritas Perkirakan kebutuhan waktu

27 Tips Optimisasi Waktu Manfaatkan waktu menunggu Jangan sekadar ikut-ikutan teman Utamakan yang utama Jangan menunda

28 MANAJEMEN KONFLIK KONFLIK ADALAH SUATU AKIBAT YG TDK DAPAT DIHINDARKAN  INTERAKSI DALAM ORGANISASI DAN DAPAT DIATASI  LIHAT KONFLIK KONFLIK HASIL DARI KOMPELKSNYA SISTEM ORGANISASI KONFLIK DISELESAIKAN DG CARA MENGENALI SEBABNYA DAN MEMECAHKAN MASALAH KONFLIK DAPAT MENJADI KEKUATAN PENGUBAHAN POSITIF DALAM SUATU ORGANISASI

29 TEKNIK MANAJEMEN KONFLIK PENGGUNAAN KEKUASAAN PENYERAHANPENGHINDARANNEGOSIASIKOLABORASI

30 MANAJEMEN PROGRAM KERJA PERENCANAAN PROGRAM KERJA PERENCANAAN PROGRAM KERJA MEMBENTUK KEPANITIAAN, MENGEPALAI KEPANITIAN, MERENCANAKAN KEGIATAN PANITIA, MENGEVALUASI KINERJA MENGADAKAN PERTEMUAN MENYIMPAN DOKUMEN DAN INFORMASI

31 PENGAMBILAN KEPUTUSAN URGENSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN : –ANALISIS DIAGRAM PARETO –ANALISIS SWOT ( STRENGTH, WEAKNESSES, OPPORTUNITIES, THREATS)

32 PEMIMPIN VS PENGIKUT KECERDASAN EMOSI PEMIMPIN KECERDASAN EMOSI PEMIMPIN KESADARAN AKAN DIRI SENDIRI KESADARAN AKAN ORANG LAIN KASADARAN AKAN KONTEKS

33 DIRI SENDIRI ORANG LAIN KONTEKS Siapa aku ? Siapa teman- temanku dlm orgnss Apakah orgnss menjalankan program kerja dg baik Apa tujuanku Bgmn kondisi mereka saat ini Apakah ketua dan anggota senang mengerjakan tugas org Apa cita- citaku ? Bagaimana riwayat hidup mereka Apakah org menjadi kebanggaan para anggotanya Apa yg membuat aku frustasi Apakah mereka tegar atau mudah putus asa dlm menghadapi masalah Bagaimana interaksi antar anggota dengan ketuanya

34 Komunikasi kepemimpinan Komunikasi interpersonal : – membina kedekatan –Membangun kredibilitas – memelihara visi dan misi Komunikasi masa Followership yg baik : – memberi dukungan kepada pemimpin –Memiliki inisitif yg tinggi mencari dan menerima umpan balik dari pimpinan –Memperlihatkan apresiasi –Selalu menyampaikan apa yg telah dikerjakan kepada pimpinan

35 KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL vs TRANSAKSIONAL TRANSFORMASIONAL : Dibangun berdasarkan kebutuhan aktualisasi diri Dipenuhi oleh tujuan, nilai, moral dan etika Berorientasi pada tujuan jangka panjang tanpa kompromi kpd nilai dan prinsip kemanusiaan Lebih fokus pada misi, strategi yg akan dijalankan untuk mencapainya Mendisain pekerjaan untuk membuat mereka bermakna dan menyadari potensinya TRANSAKSIONAL : Dibangun berdasarkan kebutuhan untuk membereskan pekerjaan, dan mendapatkan upah Dipenuhi oleh kekuasaan dan posisi, politik, dan keuntungan Berorientasi pada tujuan jangka pendek dan data yg terlihat Berfokus pada isu- isu taktis Berjuang untuk memenuhi ekspektasi peran secara efektif dalam sistem yg sedang berjalan.

36 MEMIMPIN PERUBAHAN MEMIMPIN PERUBAHAN MEMIMPIN PERUBAHAN PENTINGNYA KATA “BERUBAH” TIPE- TIPE ORANG DALAM MENYIKAPI PERUBAHAN MENJADI PROAKTIF

37 PENTINGNYA KATA “ BERUBAH” MANUSIA SELALU MENGINGINKAN HASIL YG LEBIH BAIK UNTUK DIRINYA DI MASA DATANG  AKAN SELALU BERUBAH YANG PASTI DALAM HIDUP ADALAH PERUBAHAN

38 TIPE ORANG DALAM MENYIKAPI PERUBAHAN PROAKTIF DALAM MENGHADAPI KONDISI LINGKUNGAN YG BARU REAKTIF TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN YG LAMA RAGU UNTUK BERUBAH TETAPI AKHIRNYA MAU BERUBAH

39 MEMIMPIN PERUBAHAN TAHAP I : MENANAMKAN PENTINGNYA SUATU PERUBAHAN : TAHAP I : MENANAMKAN PENTINGNYA SUATU PERUBAHAN : – MENGANALISIS KONDISI LINGKUNGAN – MENGIDENTIFIKASI DAN MENDISKUSIKAN MASALAH, HAL HAL YG BERPOTENSI MENJADI MASALAH DAN KESEMAPATAN YG DIMILIKI TAHAP II : MEMBENTUK TIM KHUSUS UUNTUK MENENTUKAN ARAH PERUBAHAN TAHAP III : MENGEMBANGKAN VISI DAN STRATEGI TAHAP IV : MENGKOMUNIKASIKAN VISI PERUBAHAN TAHAP V : MELAKSANAKAN PERUBAHAN TAHAP VI : MENENTUKAN TARGET – TARGET JANGKA PENDEK TAHAP VII : MENYEMPURNAKAN PENCAPAIAN TARGET DAN MEMBUAT PERUBAHAN LEBIH BANYAK TAHAP VIII : MEMANTAPKAN PENDEKATAN BARU TERSEBUT DALAM ORGANISASI

40 MENYIKAPI KEGAGALAN LEADERSHIP DAN LEARNING ARE INDISPENSABLE TO EACH OTHER John F. Kenedy

41 MENYIKAPI KEGAGALAN memahami kegagalan memahami kegagalan Menyembuhkan diri dari kegagalan mempelajari kegagalan mempelajari kegagalan

42 42 Dua Makna Kepemimpinan  Yang bersangkutan diterima di lingkungannya sebagai seorang pemimpin, baik formal maupun informal.  Sebuah karakter yang pasti dimiliki setiap manusia sebagai ciptaan Tuhan. Introduksi

43 43 CIRI PEMIMPIN 1.Dicirikan dari adanya pengikut. 2.Pemimpin efektif bukanlah selalu yang seseorang dipuja atau dicintai, namun mereka adalah individu yang menjadikan para pengikutnya berbuat benar. Kepemimpinan berbeda dengan popularitas. Kepemimpinan identik dengan pencapaian hasil. 3.Pemimpin adalah mereka yang sangat nampak. Karenanya mereka harus memberikan contoh. 4.Kepemimpinan bukanlah kedudukan, jabatan, atau uang. Kepemimpinan adalah tanggung jawab. (Peter F. Drucker, Introduction, Leader of the Future, 1996) Introduksi

44 PEMBAGIAN WAKTU BERBAGAI TINGKAT MANAGER ( HELLRIEGEL & SLOCUM,1992) Manager Tingkat Pertama Manager Tingkat Menengah Manager Tingkat Puncak Perencanaan 1 jam Perencanaan 1,5 jam Perencanaan 2 jam Pengorganisasian 1 jam Pengorganisasian 2,5 jam Pengorganisasian 1 jam Kepemimpinan 4 jam Kepemimpinan 3 jam Kepemimpinan 4,5 jam Pengawasan 2 jam Pengawasan 1 jam Pengawasan 0,5 jam

45 ORGANISASI GAYA MANAGER REKAN KERJA TUNTUTAN KERJA TEKNOLOGI BAWAHANATASAN

46 COHEN (1990) Pemimpin yang baik Standar tinggi Pemimpin yang baik Standar tinggi KEHOE & RENTLEY (1989) oTetapkan standar tinggi oPimpinan capai sndar tinggi oMinta staff mencapai yang sama oJangan tolerir standar rendah LEEDOV & SCOT (1990) oMasa kini, perlu standar tinggi oOrientasi Konsumen, standar tinggi oStandar rendah, yang lain lesu

47 CYNTHIA CHEW (1998) BE A BETTER BOSS Berikan instruksi yang jelas Belajarlah untuk mendengar Hargailah seseorang yang berprestasi Tahu kapan dan dimana memberikan kritik Beri perhatian pada pengembangan karier bawahan Berikan tantangan Selalulah berkomunikasi Buatlah bawahan anda merasa dirinya dibutuhkan Tetaplah konsisten Berlakulah adil Tahu bagaimana berkata “Tidak”

48 BAGAIMANA MENJADI BOS YANG BAIK Mulailah dengan pujian dan penghargaan yang jujur Mulailah dengan pujian dan penghargaan yang jujur Tarik perhatian pada kesalahan orang secara tidak langsung Tarik perhatian pada kesalahan orang secara tidak langsung Bicaralah tentang kesalahan anda sendiri sebelum mengkritik orang lain Bicaralah tentang kesalahan anda sendiri sebelum mengkritik orang lain Ajukan pertanyaan daripada memberi perintah langsung Ajukan pertanyaan daripada memberi perintah langsung Biarkan orang lain menyelamatkan mukanya Biarkan orang lain menyelamatkan mukanya Pujilah kemajuan sekecil apapun. Bersungguh-sungguh dalam memberikan persetujuan dan seringlah/lebih banyak memberi pujian Pujilah kemajuan sekecil apapun. Bersungguh-sungguh dalam memberikan persetujuan dan seringlah/lebih banyak memberi pujian Berikan orang lain reputasi yang baik Berikan orang lain reputasi yang baik Gunakan anjuran. Buatlah kesalahan tampak mudah dikoreksi Gunakan anjuran. Buatlah kesalahan tampak mudah dikoreksi Buatlah orang senang melakukan sesuatu yang anda sarankan Buatlah orang senang melakukan sesuatu yang anda sarankan

49 PEMIMPIN DAN Non PEMIMPIN  PEMIMPIN  Memberikan inspirasi kepada pekerja  Melaksanakan pekerjaan dan mengembangkan pekerja  Menunjukkan kepada para Pekerja bagaimana ia harus Melakukan pekerjaan  Menerima tanggung jawab  Menyelesaikan persoalan Kerugian yang timbul  Non PEMIMPIN  Menekan pekerja  Melaksanakan pekerjaan dgn mengorbankan pekerja  Menimbulkan perasaan takut pada pekerja dengan ancaman dan paksaan  Mengelak tanggung jawab  Mengalihkan kesalahan kepada pihak lain

50  SEBELUM  Memerintah karyawan  Berdasarkan kebijakan  Mengikat  Tradisional  Ingin aman  Status quo  SEKARANG  Memberdayakan  Inisiatif  Berkesempatan  Eksperimental  Perubahan sangat cepat

51 4 PILAR KEPEMIMPINAN 1. KESADARAN DIRI (Self Awareness); harus berkembang dengan memahami siapa dirinya. Harus mengetahui apa yang dianggap bernilai. Sadar terhadap titik-titik kelemahan dan kekuatan memelihara para pemimpin untuk merefleksikan diri dan belajar tanpa henti. 2. KECERDIKAN (Ingenuity); harus membuat diri sendiri dan orang lain merasa nyaman di dunia yang terus berubah. Harus membebaskan dari kebiasaan, prasangka, preferensi budaya yang tertanam begitu kuat.

52 3. KEPAHLAWANAN (Heroism); harus bisa membayangkan masa depan yang inspiratif dan berjuang mewujudkannya. Harus bisa mengeluarkan emas dari peluang, bukan menunggu peluang emas yang disodorkan. 4. CINTA KASIH (Love); harus bisa menghadapi dunia dengan pemahaman yang sehat. Harus merasa yakin bahwa dirinya dianugerahi bakat, harkat dan potensi untuk memimpin. PEMIMPIN; MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG TERIKAT DAN DISEMANGATI OLEH KESETIAAN, AFEKSI DAN SIKAP SALING MENDUKUNG. PEMIMPIN; MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG TERIKAT DAN DISEMANGATI OLEH KESETIAAN, AFEKSI DAN SIKAP SALING MENDUKUNG.

53 Komunikatif Proaktif Etis Gigih Cerdas Kooperatif Winning Characteristics

54 1 Kemampuan Komunikasi Kejujuran/Integritas Kemampuan Bekerja Sama Kemampuan Interpersonal 4.5 5Beretika4.46 6Motivasi/Inisiatif Kemampuan Beradaptasi Daya Analitik Kemampuan Komputer Kemampuan Berorganisasi Berorientasi pada Detail 4 12Kepemimpinan Kepercayaan Diri Ramah Sopan Bijaksana Indeks Prestasi (>=3.0) Kreatif Humoris Kemampuan Berwirausaha 3.23 Diterbitkan oleh National Association of Colleges and Employers, USA, 2002 (disurvei dari 457 pimpinan) Kualitas Lulusan Perguruan Tinggi yang Diharapkan Dunia Kerja (Skala 1 – 5) Kesimpulan : Soft skills (kemampuan interaksi sosial) dibutuhkan untuk sukses!

55 Jadi ? Hiduplah Seimbang


Download ppt "LEADERSHIP DALAM KEPERAWATAN Ny. Rokiah Kusumapradja."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google