Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

R IA FEBRIYANI TATA NIAGA 5 B 0901095048. M EDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI KLAS XII.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "R IA FEBRIYANI TATA NIAGA 5 B 0901095048. M EDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI KLAS XII."— Transcript presentasi:

1 R IA FEBRIYANI TATA NIAGA 5 B

2 M EDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI KLAS XII

3 P ROSES PEMBELAJARAN AKUNTANSI SELAMA 1 SEMESTER Mengelola Administrasi Kas Bank Kegiatan 1

4 U RAIAN MATERI Pengertian Kas Kas adalah aktiva yang paling lancar yang dipakai sebagai alat pembayaran dan juga dipakai untuk membiayai kegiatan- kegiatan dalam suatu perusahaan.kas juga sering disebut aktiva liquid (cair). Yang dapat digolongkan sebagai kas adalah : 1. Dapat digunakan sebagai alat tukar dalam berbagai transaksi atau digunakan untuk alat pembayaran. 2. dapat ditrima oleh bank sebagai setoran sebesar nilai nominal yang tertulis di dalamnya.

5 Komposisi kas Sesuatu yang digolongkan sebagai kas adalah : 1. Uang tunai, yang erupa uang kertas dan uang logam yang dikeluarkan oleh pemerintah indonesia serta mata uang asing. 2. Uang kas yang disimpan di bank dalam bentuk rekening giro. 3. Cek yang diterima dari pihak lain, tetapi belum diuangkan di bank. 4. Cek dalam peredaran yaitu cek yang telah dikeluarkan perusahaan tetapi belum diuangkan oleh bank. 5. Wesel pos yang menurut sifatnya segera dapat diuangkan pada waktu yang diperlukan 6. Simpanan uang di bank luar negeri yang tidak dikenakan pembatasan penarikannya.

6 Pengawasan Kas Contoh kecurangan yang terjadi pada kas antara lain : 1. Hasil penagihan kas lupa dicatat dan digunakan untuk kepentingan-kepentingan pribadi. 2. Memanipulasi kas keluar dan kas masuk yaitu dengan melaporkan keadaan kas tidak dalam keadaan yang sesungguhnya. 3. Peneirimaan piutang ditunda- tunda pencatatannya, sampai kepada penerimaan piutang yang berikutnya. 4. Penggunaan uang atau cek untuk kepentingan pribadi tetapi dicatat sebagai beban perusahaan.

7 Pemeriksaan Kas Pemeriksaan terhadap kas dapat dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuanterlebih dahulu dengan cara berikut : 1. Mencocokan saldo kas perusahaan dengan keadaan fisik uang yang ada pada kas perusahaan. 2. Diadakan pengujian untuk kebenaran terhadap catatan- catatan yang ada dengan kegiatan dalam perusahaan seperti kegiatan penyimpanan uang di bank atau pengeluaran- pengeluaran dengan menggunakan cek.

8 Perhitungan Kas Perhitungan kas secara garis besar sebagai berikut : Saldo awal kas pada awal periode ditambah Jumlah penerimaan kas selama satu periode. Dikurangi Jumlah pengeluaran kas selama periode yang bersangkutan Saldo kas akhir periode

9 Mencatat Administrasi Kas Kegiatan 2

10 U RAIAN MATERI Selisih kas Apabila antara saldo kas menurut catatan dan saldo kas menurut perhitungan fisik ternyata tidak sama, maka terdapat selisih kas yang terjadi karena hal-hal berikut: 1. Kekeliruan pada waktu terjadi penukaran uang. 2. Kekeliruan pada waktu pengembalian uang. 3. Karena tidak ada uang recehan, maka pada waktu pengembalian uang atau penerimaa uang berlebih atau berkurang. 4. Sebab-sebab yang sama sekali tidak diketahui

11 Aturan di dalam prosedur pencatatan tansaksi penerimaan kas sebagai berikut : 1. Pada setiap penerimaan kas harus dbuatkan bukti kas masuk. 2. Bukti kas masuk akan dicatat dala jurnal penerimaan kas. 3. Setelah dicatat dalam jurnal penerimaan kas, maka kas tersebut disetorkan ke bank sebagai bukti pembayaran akan diterima slip setoran dari bank bersangkutan. 4. Setelah menerima setoran, maka pihak bank akan mencatatnya dalam sebuah rekening koran setelah kredit atas nama perusahaan.

12 Prosedur pencatatan Transaksi pengeluaran Kas 1. Setiap ada pengeluaran kas, maka harus dibuatkan bukti pngeluaran kas. 2. Bukti-bukti pengeluaran kas, dicatat dalam jurnal pengeluaran kas 3. Setelah dibuat jurnal pengeluaran kasmaka dibuat juga memo perintah pengeluaran kas. 4. Menulis cek untuk diberikan kepada debitur. 5. Setelh debitur menguangkan/mencairkan cek di bank, maka pihak bank akan mencatat rekening koran sebelah debit atas nama perusahaan.

13 Menyusun Rekonsiliasi Bank Kegiatan 3

14 U RAIAN MATERI Setiap akhir bulan bank membuat laporan kepada perusahan berupa rekening koran yang memuat data tentang : 1. Saldo awal simpanan perusahaan bulan tersebut. 2. Transaksi-transaksi yang menambah uang di bank selaa bualn tersebut. 3. Transaksi-transaksi yang mengurangi uang di bank selama bulan tersebut. 4. Saldo uang di bank pada akhir bulan tersebut.

15 Pada dasarnya bila kita ingin menyusun rekonsiliasi bank, kita harus tau bagaimana cara membandingkan anatara cattan menurut kas perusahaan dan catatan menurut bank yang ternyata terdapat perbedaan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh: 1. transaksi-transaksi yang oleh perusahaan sudah dicatat sebagai penerimaan, tetapi oleh bank belum di catat, dan dalam rekonsiliasi akan menambah saldo kas pada bank. 2. Transaksi yang sudah dicatat sebagai penerimaan kas tetapi belum dicatat oleh perusahaan. Dalam rekonsiliasi akan menambah saldo kas perusahaan. 3. Transaksi yang sudah dicatat oleh perusahaan sebagai pengeluaran tetapioleh bank belum di catat. Dalam rekonsiliasibank akan mengurangi saldo kas bank. 4. Transaksi yang sudah dicatat oleh bank sebagai pengeluaran tetpi belum dicatat oleh perusahaan. Transaksi ini akan mengurangi saldo perusahaan. 5. Adanya kesalahan pencatatan baik yang dilakukan perusahaan maupun bank.

16 Bentuk-bentuk Rekonsiliasi Bank 1. Rekonsiliai Saldo Akhir, ini dapat dibuat kedala 2 bentuk, yaitu : a. Laporan rekonsiiasi saldo bank dan saldo kas untuk menunjukkan saldo yang benar. b. Laporan rekonsiliasi saldo bank kepada saldo kas. 2. Rekonsiliasi saldo awal, ini juga dapat di buata kedalam 2 bentuk, yaitu : a. Laporan rekonsiliasi saldo bank kepada saldo kas b. Laporan rekonsiliasi saldo bank kepada saldo kas untuk menunjukkan yang benar.

17 Mengelola Dana Kas Kecil Kegiatan 4

18 URAIAN MATERI Dana kas kecil Untuk mengatasi pengeluaran- pengeluaran kecil seperti ongos becak dan taksi perusahaan dapat menyisihkan uang dalam jumlah tertentu yang disebut dana kas kecil. Uang yang disisihkanuntuk dana kas kecil tersebut dpegang oleh kasir yang ditunjuk untuk mengelolanya. Kebijakan dana kas kecil ini diambil, karena dalam praktik tidak semua pengeluaran uang dpat dilakukan dengan cek, kartu kredit. Dalam epengelolaan dana kas kecil, jenis, dan jumlah pengeluaran biasanya telah ditetapkan terlebih dahulu sesuai dengan keperluan masing-masing perusahaan.

19 Perlengkapan administrasi dana kas kecil Beberapa tahapan dalam pembentukan dana kas kecil antara lain : 1. Menaksir jumlah uang yang dperlukan untuk dana kas kecil. 2. Setelah jumlahnya ditentukan, selanjutnya ditarik sebuah cek dan diberi keterangan untuk dana kas kecil. 3. Uang yang diperoleh dari pencairan danatersebut disimpan oleh kasir kas kecil.

20 Prosedur pengelolaan kas kecil 1. Menaksir jumalh yang diperlukan untuk dana kas kecil. 2. Setelah jumlah dana ditentukan kemudian menarik cek. 3. Cek yang sudah diuangkan selanjutnya disimpan oleh kasir sebagai pemegang dana kas kecil. 4. Melakukan pembayaran untuk pengeluaran-pengeluaran yang mengguanakan dana kas kecil dan mengumpulkan bukti transaksi. 5. Berdasarkan bukti-bukti transaksi tersebut pemegang dana kas kecil mebuat laporan pertanggungjawaban dengan meyerahkan buku kas kecil.

21 Perlengakapan dalam megelola administrasi dana kas kecil : 1. Bukti transaksi penerimaan atau pengisian kembali dana kas kecil. 2. Diperlukan bukti transasi pembayaran PDAM, Listrik, Telpon, dll. 3. Peralatan tulis menulis. 4. Alat untuk menghitung. 5. Formulir jurnal. 6. Formulir penerimaan dan pengeluaran atau mutasi dana kas kecil. 7. Buku kas kecil.

22 Mengidentifikasi Mutasi Dana Kas Kecil Kegiatan 5

23 U RAIAN MATERI Bukti pemakaian dana kas kecil, antara lain : 1. Bukti kas keluar. 2. Bukti nota kontan. 3. Bukti pembayaran telepon. 4. Bukti pembayaran listrik. 5. Bukti pembayaran air minum. 6. Bukti berupa kuitansi.

24 Metode pencatatan dana kas kecil 1. Sistem dana tetap, artinya besarnya dana kas kecil jumlahnya selalu tetap yaitu sebesar batas dana kas kcil yang telah ditetapkan. 2. Sistem dana tidak tetap, artinya dimana besarnya kas kecil berubah-ubah sesuai dengan pengeluaran dan penerimaan atau penambahan kas kecil.

25 Menghitung aselisih dana kas kecil Perbedaan antara jumlah uang mneurut buku dengan jumlah yang ada secara fisik pada dana kas kecil dapat terjadi karena : 1. Keslahan pencatatan. 2. Adanya pembulatan saat pembayaran karena perhitungan pecahan kecil. 3. Terdapat uang palsu. 4. Kehilangan akibat kekeliruan saat melakukan transaksi.

26 Mencatat Mutasi dana Kas Kecil Ke Buku Kasir Kegiatan 6

27 U RAIAN MATERI Mengenali dokumen pemakaian kas kecil Perkiraan –perkiraan yang dapat diklasifikasikan antara lain : 1. Pembelian perangkodan materai termsuk kedalam perkiraan perlatan kantor. 2. Dana sosial untuk karyawan yang sakit masuk ke dalam biaya rupa- rupa. 3. Pengisian bensin dan solar masuk ke dalam biaya tarnsportasi. 4. Biaya iklan di surat kabar masuk kedalam biaya iklan.

28 Mengelola Administrasi Pembelian Kegiatan 7

29 U RAIAN MATERI Dokumen pembelian supplies Dokumen yang digunakan dalam siklus pembelian antara lain yaitu dokumen sumber dan dokumen pendukung Yang termasuk kedalam, dokumen pembelian : 1. Surat permintan pembelian. 2. Surat order pmbelian. 3. Surat permintaan penawaran harga. 4. Laporan penerimaan barang. 5. Bukti kas keluar. Yang termasuk kedalam dokumen retur pembelian adalah : 1. Memo debit. 2. Laporan pengiriman barang

30 Prosedur pembelian supplies Ciri-cirinya adalah : 1. Mencegah pemborosan. 2. Mencegah permainan haraga yang merugikan perusahaan. 3. Mencegah pembelian-pembelian fiktif. 4. Memperpendek masa transaksi dari mulai pesanan sampai barang datang. Barang / jasa dapat dikelompokan menjadi ; 1. Bahan baku 2. Barang dagangan 3. Bahan material 4. Alat tulis menuls 5. Aktiva tetap semua jenis.

31 Meninta Surat penawaran harga Kepada Pemasok Kegiatan 8

32 U RAIAN MATERI Perusahaan sering kali menentukan jenjang wewenang dalam pilihan pemasok, pembagiannya sebagai berikt : 1. Sistem akuntansi pembelian dengan pengadaan langsung. 2. Sistem akuntansi pembelian dengan penunjukkan langsung. 3. Sistem akuntansi pembelian dengan lelang. Prosedur pemilihan pemasok dengan lelang mellui tahap berikut : 1. Pembuata kerangka acuan 2. Pengiriman kerangka acuan 3. Penjelasan kepada pemasok 4. Penerimaan penawaran haraga 5. Pembukuan amplop 6. Penetapan pemasok yang dipilih oleh panitia lelang.

33 Membuat dan Mengirim Order Pembelian Kegiatan 9

34 U RAIAN MATERI Surat order pembelian mrupakan dokumen yang dgunakan untuk memesan barang kepada pemasok yang dipilih. Maka bagian pembelian akan mendistribusikannya sebagai berikut ; 1. Lembar 1 dan 2, dikirim ke pemasok yng dipilih. Lembar 2 setelah di tandatangani diminta untuk dikembalikan ke perusahaan sebaga pengakuan dan penerimaan order pembelian. 2. Lembar 3, dikrim ke bag peneriman guna memberikan otorisasi ke bagian tersebut untuk menerima barang dari pemasok yang tercantum dalam dokumen tersebut. 3. Lembar 4, dkrim ke bag utang untuk memberitahukan bahwa suatu saan nanti perusahaan akan mempunyai kewajiban kepada pemasok yang tercantum dalam doumen itu. 4. Lembar ke 5, diktim ke unit organisasi untuk memberitahukan bahwa barang yang dimintanya sudah diproses. 5. Lembar ke 6, disimpan dalam arsip. 6. Lembar 7, dairsipkan menurut abjad dari pemasok.

35 Sebagai bukti penerimaan bukti- bkti diserahkan ke bag akuntansi dengan tahap-tahap berikut : 1. terdapat penentuan harga. 2. Pembayaran faktur dilakukan sesuai dngan syarat pembayaran. 3. Bukti kas keuar beserta dokumen pendukungnya dicap lunas

36 Mengelola Kartu Utang Kegiatan 10

37 U RAIAN MATERI Ada 2 metode pencatatan utang yaitu, account payable dan voucher payable procedure. Dokumen yang termasuk account payable : 1. Fatr dari pemasok 2. Kuitansi tanda terima uang. Catatan yang digunakan dalam account payable adalah : 1. Kartu utang 2. Jurnal pembelian 3. Jurnal pengeluaran kas Procedure pencatatanya : 1. Pada saat faktur dari pemasok telah disetujui untuk dibayar : a. Faktur dari pemasok dicata dalam jurnal pembelian. b. Informasi dari jrnal pembelian diposting ke dalam kartu utang. 2. Pada saat jumlah faktur dibayar a. Cek dicatac dalm jurnal pengeluaran kas b. Informasi dala jurnal pengeluaran kas diposting ke dalam kartu utang.

38 Voucher Payable Procedure Memiliki 3 fungsi yaitu : 1. Sebagai surat perintah kepada bagian kassa untuk melakukan pengeluaran kas sejumlah yang tercantum di dalamnya. 2. Sebagai pemberitahuan kepada kreditor mengenai tujun pembayarannya. 3. Sebagai media untuk dasar pencatatan utang dan persediaan. Yang termasuk utang jangka pendek antara lai : 1. Utang dagang 2. Utang wesel 3. Beban yang masih haru dibayar 4. Utang pajak 5. Pendapatan diterima dimuka

39 Yang termasuk utang jangka pangjang adalh : 1. Utang obligasi 2. Utang hipotek

40 Membukukan Data Mutasi Utang Ke Kartu Utang Kegiatan 11

41 U RAIAN MATERI yang termasuk ke dalam pembukuan adalah : 1. Jurnal pembelian. 2. Jurnal pengeluaran kas. 3. Buku besar pembantu piutang.

42 Mengelola Penerimaan Barang Supplies Kegiatan 12

43 U RAIAN MATERI Nama dan jenis barang supplies Barang supplies ada 2 macam yaitu : 1. Barang supplies yang habis dipakai, contohna : perlngkapan kantor, toko, salon, bengkel. 2. Brang supplies yang tidak habis paki, contohna ;perlengkapan kantor, toko, salon. (tidak cepat habis).

44 Spesifikasi barang supliies 1. Melengkapi kebuthan dalam kegiatan perusahaan 2. Sifatnya habis dipakai, atau dipakai berulang-uang 3. Mempermudah proses pelaksanaan kegiatan perusahaan 4. Sebagai aset dalam kelompok aktiva lancar.

45 Prosedur Penerimaan Barang Supplies Kegiatan 13

46 U RAIAN MATERI prosedur peneriman barang supplies maka dibuatlah : 1. Buku penerimaan barang 2. Berita acara pnerimaan barang Bagian yang terkait dengan transaksi penerimaan barang supplies adalah : 1. Bagian inventarisasi 2. Bagian pengadaan barang 3. Bagian gudang/logistik

47 Mempersiapkan pengelolaan kartu persediaan supplies Kegiatan 14

48 U RAIAN MATERI Prosedur pengelolaan kartu persediaan supplies 1. Buku jurnal,yang digunakan adalah : a. Transaksi pembelian b. Transaksi retur pembelian c. Transaksi penjualan d. Transaksi retur penjulan. 2. Buku pembantu persediaan, dibagi 2 yaitu : a. Sistem fisik b. Sistem perpetual

49 Membuat soal-soal Akuntansi beserta Jawabannya Kegiatan 15

50 Membuat contoh Soal Jurnal Pembelian, Jurnal Pengeluaran Kas Kegiatan 16

51 BAB 1 MENGERJAKAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

52 Akuntansi adalah proses pengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi pihak pemakai informasi.

53 K EGIATAN – KEGIATAN AKUNTANSI a. Pencatatan kegiatan untuk mengadakan pencatatan atas transaksi keungan perusahaan yang terjadi dalam dokumen bukti transaksi. b.Penggolongan kegiatan mengelompokan transaksi keuangan perusahaan ke dalam perkiraan buku besar.

54 c. Peringkasan kegiatan untuk meringkas transaksi keuangan yang sudah digolongkan ke buku besar kedalam neraca saldo. d. Pelaporan Menyusun laporan keungan yang terdiri dari laporan laba rugi, ekuitas, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.

55 Spesialisasi akuntansi a. Bidang akuntansi berdasarkan tujuannya - akuntansi keuangan bidang akuntansi yang tujuannya mengolah data keuangan menjadi laporan keuangan - akuntansi perpajakan bidang akuntansi yang tujuan laporan keuangannya untuk dasar penentuan pajak yang menjadi beban perusahan - akuntansi biaya bidang akuntansi yang menyimpan data transaksi keuangan yang berhubungan dengan biaya-biaya dalam proses produksi

56 - Akuntansi anggaran Bidang akuntansi yang tujuannya untuk menyusun anggaran pada periode tertentu dimasa yang akan datang - Akuntansi pemeriksaan Akuntansi yang tujuannya memeriksa secara bebas atas data-data akuntansi

57 - Akuntansi manajemen Bidang akuntansi yang bertujuan menyediakan informasi untuk pihak manajemen duna mendukung operasi sehari-hari - Sistem akuntansi Bidang akuntansi yang bertujuan menetapkan prosedur dan pengendalian data keungan sehingga proses pencatatan akuntansi dapat berjalan dengan cepat, efektif dan efisien

58 b. Bidang akuntansi berdasarkan profesinya - akuntan public akuntan swasta yang menyediakan jasa pemeriksaan terhadap laporan keungan serta memberikan jasa kepada pihak yang memerlukan - akuntan intern akuntan yang bekerja disebuah perusahaan dan menjadi bagian dari perusahaan

59 Etika profesi akuntan a. Tanggung jawab seorang akuntan harus bertanggung jawab untuk kepentingan publik b.Integritas seorang akuntan harus menjalankan tugas-tugasnya dengan penuh kejujuran untuk menjaga kepercayaan publik c.Obyektif seorang akuntan mampu mengunkap data apa adanya

60 d. Independen seorang akuntan harus bebas pengaruh, tidak dikendalikan pihak-pihak lain e. Memiliki kecermatan dan ketelitian dalam menjalankan tugasnya d. Memutuskan pemberian jasa harus spesifik dan harus mempertimbangkan etika profesionalnya lainnya.

61 P IHAK – PIHAK YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI Tujuan akuntansi menyajikan laporan keuangan dengan informasi ekonomi yang tepat dari suatu lembaga kepada pihak yang berkepentingan

62 b. Pihak ekstern - pemilik perusahaan informasi akuntansi merupakan pedoman bagi pemilik perusahaan untuk mengetahui maju mundurnya perusahaan. - investor investor membutuhkan informasi akuntansi untuk menilai prospek usaha suatu perusahaan. - para pegawai/karyawan para pegawai membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui keadaan perusahaan karena kepentingan atas kelangsungan hidup perusahaan.

63 - para kreditur para kreditur membutuhkan informasi akuntansi untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pemberian kredit. - pemerintahan pemerintah memerlukan informasi akuntansi untuk tujuan penentuan besarnya pajak yang harus dibayar oleh perusahaan dan untuk pengawasan pajak.

64 Prinsip – prinsip akuntansi a. Tujuan umum - memberikan informasi keuangan. - memberikan informasi tenteng aktiva neto. - memberikan informasi kpda para pemakai laporan keuangan. - memberikan informasi yang relevan tentang keuangan.

65 b. Tujuan kualitatif - Relevan Sehubungan dengan atujuan relevansi itu, perlu dipilh metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang sejauh mungkin dapat membantu para pemakai data akuntansi keuangan - Dapat dimengerti - Bentuk laporan keuangan dan istilah-istilah yang digunakan harus disesuaikan dengan batas kemampuan pemakai dalam menangkap pengertiannya - Dapat diverifikasi - Laporan keuangan harus disusun obyektif, sehingga dapat diuji kebenarannya ioleh pengukur yang independen, dengan menggunakan metode pengukuran yang sama

66 - Netral Laporan keuangan harus diarahkan pada kebutuhan pemakain secara umum - Tepat waktu informasi harus tepat waktu agar dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan menghindari penundaan pengambilan keputusan penting - Dapat dibandingkan laporan keuangan harus dapat dibandingkan dengan laporan periode sebelumnya dari perusahaan yang sama - Lengkap laporan keuangan harus memenuhi standar pengungkapan yang memadai

67 BAB 2 MENGELOLA BUKTI TRANSAKSI

68 M EYIAPKAN BUKTI TRANSAKSI KEUANGAN Transaksi keuangan kejadian – kejadian dalam perusahaan yang besifat finansial, yang harus diperoses mulai dari pencatatan transaksi yang melibatkan perubahaan aktiva, kewajiban, dan ekuitas yang berhubungan dengan pihak luar

69 Bentuk – bentuk bukti transaksi keuangan - Bukti transaksi intern bukti transaksi yang berasal dan dilakukan didalam lingkungan perusahaan itu sendiri - Bukti transaksi ekstern bukti transaksi yang melibatkan pihak 8luar perusahaan

70 Bentuk – bentuk bukti transaksi keuangan - Kuitansi tanda bukti pembayaran uang yang dibuat dan ditandatangani oleh pihak penerima uang - Nota kontan bukti pembelian barnag secara tunai yang dibuat oleh penjual dan aslinya diberikan kepada pembeli - Faktur bukti perhitungan pembelian/penjualan yang dilakukan secara kredit, yang dibuat oleh penjual - Nota kredit surat bukti terjadinya pengurangan piutrang usaha karena adanya pengembalian barang, yang dibuat oleh penjual

71 Peralatan penyimpanan bukti transaksi - Mesin penjilid mesin ini dapat digunakan untuk menjilid dokumen - Stapler alat ini terdiri dari penjepit dan pembuka ini stepler. - Pelubang kertas pelubang kertas digunakan untuk melubangi pinggiran kertas agar dapat dimasukan dalam map - Mesin pemotong kertas mesin ini digunakan untuk memotong kertas sesuai ukuran yang diinginkan

72 - Mesin penghancur dokumen mesin ini digunakan untuk menghancurkan dokumen yang sudah tidak digunakan lagi - Lemari arsip lemari arsip terdiri dari laci – laci secukupnya sesuai dengan kebutuhan, terbuat dari kayualumunium, atau baja tahan api - Rak penyortir rak penyortir merupakan tempat arsip – arsip yang sudah disortir sebelum dimasukan kedalam folder masing – masing.

73 Teknik penyimpanan bukti transaksi - Sistem abjad suatu sistem penyimpanan dan penemuan kembali dokumen berdasarkan abjad - Sistem tanggal sistem peyimpanan dan penemuan kembali arsip berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun - Sistem nomor suatu sistem dimana nomor atau angka – angka yang menjadi pedoman penyimpanan dan penemuan kembali arsip - Sistem wilayah - Suatu sistem dimana wilayah/daerah surat menjadi dokumen penyimpanan dan penemuan kembali arsip

74 Fungsi – fungsi jurnal - Fungsi historis pencatatan setiap bukti transaksi dilakukan secara urut berdasarkan tanggal terjadinya transaksi - Fungsi mencatat semua transaksi harus dicatat dalam jurnal tan[a ada yang tertinggal

75 - Fungsi analisis pencatatan dalam jurnal merupakan hasil analisis transaksi berupa pendebetan dan pengkreditan serta jumlahnya masing - masing - Fungsi instruksi merupakan perintah untuk pendebitan dan pengkreditan akun buku besar sesuai dengan catatan dalam jurnal - Fungsi informatif catatan dalam jurnal memberikan penjelasan mengenai transaksi yang terjadi

76 H AL – HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DAL MENGIDENTIFIKASIAN DATA TRANSAKSI - Transaksi yang dicatat harus berurutan karena jurnal merupakan catatan harian yang bersifat kronoligis - Transaksi yang dicatat harus memuat informasi yang terkandung dalam bukti transaksi -Transaksi yang dicatat harus tepat dan benar, baik dalam melakukan pendebetan dan pengkreditan akun maupun jumlah rupiahnya

77 Pencatatan transaksi dalam jurnal 1. Akun suatu daftar untuk mencatat transaksi keuangan yang mengakibatkan perubahan pada aktiva, kewajiban, ekuitas pendapatan dan beban. 2. Pemberian kode akun - kode akun dibuat secara sederhana dan mudah dimengerti - kode akun dalam penggunaannya harus konsisten - jika ada perubahaan akun baru,usahakan tidak mengganti kode yang ada

78 3.Macam – macam kode akun - sistem numerik merupakan cara pemberian kode akun dengan menggunakan nomor – nomor yang dimulai dari 0 sampai dengan 9 - sistem desimal dengan cara ini akun diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok. - sistem nemonik kode akun ini menggunakan huruf

79 Jenis – jenis jurnal a. Jurnal umum formulir khusus yang dipakai untuk mencatat setiap bukti pencatatan berupa pendebetan dan pengkredtitan secara kronologis beserta penjelasan – penjelasan yang diperlukan dari transaksi – transaksi tersebut b. Jurnal khusus menkelompokan transaksi sejenis dimana pengelompokan ini kerap kali terjadi dengan menggunkan jurnal khusus

80 Fungsi buku besar a. Akun permanen akun yang saldonya akan berlanjut dari satu periode ke periode berikutnya dan pelaporannya berbentuk neraca. jenis akun permanen antara lain; - akun aktiva - akun kewajiban - akun ekuitas

81 b. Akun nominal akun yang saldonya akan berakhir dalam satu periode dan pelaporannya berbentuk laporan laba/rugi jenis akun nominal antara lain; - akun pendapatan - akun beban

82 b. Akun nominal akun yang saldonya akan berakhir dalam satu periode dan pelaporannya berbentuk laporan laba/rugi jenis akun nominal antara lain; - akun pendapatan - akun beban

83 Bentuk akun buku besar 1. Bentuk T sederhana 2. Bentuk skontro 3. Bentuk stafel

84 B UKU BESAR PEMBANTU a. Buku besar pembantu piutang berfungsi untuk mencatat perincian piutang perusahaan kepada masing – masing langganannya b. Buku besar pembantu utang berfungsi untuk mencatat perincian utang perusahaan kepada masing – masing kreditur

85 BAB 3 PERUSAHAAN DAGANG

86 Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya melakukan transaksi pembelian barang dagang kemudian untuk dijual kembali tanpa mengubah bentuknya. Perusahaan – perusahaan yang digolongkan sebagai perusahaan dagang antara lain adalah distributor, agen tunggal, pengecer, toko swalayan, toko serba ada, plasa, pusat-pusat perbelanjaan, atau pusat barang- barang grosir. Adapun ciri-ciri perusahaan dagang, antara lain sebagai berikut : Kegiatan usahanya melakukan pembelian barang untuk dijual kembali tanpa melakukan proses produksi (mengolah/mengubah bentuk) Pendapatan pokoknya diperoleh dari penjualan barang dagang Harga pokok barang yang dijual adalah : Nilai persedian awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir

87 AKUNTANSI DASAR

88 Laporan akuntansi Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita di dalam mengelola keuangan. [2] Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas. [3] [2] neracalaporan laba rugilaporan perubahan modal laporan arus kas [3] Neraca, adalah suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut.perusahaan Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami. Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu. Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas dimasa mendatang.

89 Jenis-jenis akuntansi Akuntansi biaya Akrual basis dan kas basis Akuntansi keuangan Akuntan internalAkuntan internal dan Akuntan eksternalAkuntan eksternal Akuntansi manajemen Akuntansi proyek

90 Akuntansi biaya adalah suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisa terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang atau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang. Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai.biaya-biayaorganisasibarangjasawaktusumber dayamata uang

91 PENGGOLONGAN AKUNTANSI BIAYA

92 Objek biaya Objek biaya ( cost object ) atau tujuan biaya ( cost objective ) [1] adalah sebagai suatu item atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur. Berikut adalah aktivitas atau item-item yang dapat menjadi objek biaya: [1] Produk, Proses Batch dari unit-unit sejenis, Departemen Pesanan pelanggan, Divisi Kontrak, Proyek Lini produk, Tujuan strategis

93 Pendekatan akuntansi biaya Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan untuk akuntansi biaya, yaitu biaya standar ( standard costing ), biaya berdasarkan kegiatan ( activity- based costing ), dan biaya berdasarkan hasil (akuntansi throughput).akuntansi throughput Manfaat akuntansi biaya Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.manajemeninformasi

94 Keterbatasan dalam sistem akuntansi biaya Dalam akuntansi biaya juga terdapat beberapa kekurangan yang menyertainya, terutama dalam sistem akuntansi biaya yang telah ketinggalan zaman. Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan zaman diantaranya ialah hasil dari penawaran sulit dijelaskan, harga pesaing nampak lebih rendah sehingga kelihatan tidak masuk akal, produk- produk yang sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi, manajer operasional berkeinginan menghentikan produk-produk yang kelihatan menguntungkan, marjin laba sulit dijelaskan, pelanggan tidak mengeluh atas biaya naiknya harga, departemen akuntansi menghabiskan banyak waktu hanya untuk memberi data biaya bagi proyek khusus, dan biaya produk berubah karena adanya perubahan peraturan pelaporan.sistem akuntansiproduk- produkharga departemenakuntansiwaktu

95 Akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan untuk pihak luar, seperti pemegang saham, kreditor, pemasok, serta pemerintah. Prinsip utama yang dipakai dalam akuntansi keuangan adalah persamaan akuntansi (Aset = Liabilitas + Ekuitas). Akuntansi keuangan berhubungan dengan masalah pencatatan transaksi untuk suatu perusahaan atau organisasi dan penyusunan berbagai laporan berkala dari hasil pencatatan tersebut. Laporan ini yang disusun untuk kepentingan umum dan biasanya digunakan pemilik perusahaan untuk menilai prestasi manajer atau dipakai manajer sebagai pertanggungjawaban keuangan terhadap para pemegang saham. Hal penting dari akuntansi keuangan adalah adanya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan aturan- aturan yang harus digunakan di dalam pengukuran dan penyajian laporan keuangan untuk kepentingan eksternal. Dengan demikian, diharapkan pemakai dan penyusun laporan keuangan dapat berkomunikasi melalui laporan keuangan ini, sebab mereka menggunakan acuan yang sama yaitu SAK. SAK ini mulai diterapkan di Indonesia pada 1994, menggantikan Prinsip-prinsi Akuntansi Indonesia tahun akuntansilaporan keuanganpemegang sahamkreditor pemasokpemerintahpersamaan akuntansiAset LiabilitasEkuitas transaksiperusahaan organisasimanajeruangansahamakuntansiStandar Akuntansi Keuanganlaporan keuanganeksternalkomunikasiIndonesia

96 Akuntansi Manajemen atau Akuntansi Manajerial adalah sistem akuntansi yang berkaitan dengan ketentuan dan penggunaan informasi akuntansi untuk manajer atau manajemen dalam suatu organisasi dan untuk memberikan dasar kepada manajemen untuk membuat keputusan bisnis yang akan memungkinkan manajemen akan lebih siap dalam pengelolaan dan melakukan fungsi kontrol. Berbeda dengan Informasi Akuntansi keuangan, Informasi Akuntansi manajemen adalah:Akuntansi keuangan Dirancang dan dimaksukan untuk digunakan oleh pihak manajemen dalam organisasi sedangkan informasi Akuntansi keuangan dimaksudkan dan dirancang untuk pihak eksternal seperti kreditur dan para pemegang saham; Biasanya rahasia dan digunakan oleh pihak manajemen dan bukan untuk laporan publik; memandang ke depan, bukan sejarah; Dihitung dengan mengacu pada kebutuhan manajer, sering menggunakan sistem informasi manajemen, bukan mengacu pada standar akuntansi keuangan.sistem informasi manajemen Hal ini disebabkan karena penekanan yang berbeda: informasi akuntansi manajemen digunakan dalam sebuah organisasi, biasanya untuk pengambilan keputusan

97 Menurut Chartered Institute of Management Accountants (CIMA), akuntansi manajemen adalah "proses identifikasi, pengukuran, akumulasi, analisis, penyusunan, interpretasi, dan komunikasi informasi yang digunakan oleh manajemen untuk merencanakan, mengevaluasi dan pengendalian dalam suatu entitas dan untuk memastikan sesuai dan akuntabilitas penggunaan sumber daya tersebut. Akuntansi manajemen juga meliputi penyusunan laporan keuangan untuk kelompok non-manajemen seperti pemegang saham, kreditur, badan pengatur dan otoritas pajak "(Istilah resmi CIMA).Chartered Institute of Management Accountants The American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) menyatakan bahwa akuntansi manajemen sebagai praktik meluas ke tiga bidang berikut: Manajemen Strategi - Memajukan peran akuntan manajemen sebagai mitra strategis dalam organisasi. Manajemen Kinerja - Mengembangkan praktik pengambilan keputusan bisnis dan mengelola kinerja organisasi. Manajemen Risiko - Berkontribusi untuk membuat kerangka kerja dan praktik untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelola dan melaporkan risiko untuk mencapai tujuan organisasi. Chartered Institute of Management AccountantsChartered Institute of Management Accountants (CIMA) menyatakan bahwa "Seorang akuntan manajemen harus mampu menerapkan pengetahuan profesional dan keterampilannya dalam penyusunan dan penyajian informasi keputusan keuangan dan lainnya yang berorientasi sedemikian rupa untuk dapat membantu manajemen dalam merumusakan kebijakan, perencanaan dan pengendalian pelaksanaan pengoperasian. "Akuntan manajemen oleh karena itu dilihat sebagai "pencipta nilai" antara akuntan. Mereka jauh lebih tertarik melihat ke depan dan mengambil keputusan yang akan memengaruhi masa depan organisasi, daripada rekaman sejarah dan kepatuhan (menjaga nilai) aspek profesi. Pengetahuan dan pengalaman akuntansi manajemen dapat diperoleh dari berbagai bidang dan fungsi dalam suatu organisasi seperti manajemen informasi, perbendaharaan, audit efisiensi, pemasaran, penilaian, penetapan harga, logistik, dan lainnya.

98 Tradisional vs praktik inovatif Pada akhir 1980-an, praktisi akuntansi dan para pendidik dikecam keras dengan alasan bahwa praktik akuntansi manajemen (dan, bahkan lebih dari itu, kurikulum yang diajarkan untuk mahasiswa akuntansi) hanya mengalami sedikit perubahan dibandingkan 60 tahun sebelumnya, meskipun telah terjadi perubahan radikal dalam lingkungan bisnis. Lembaga akuntansi profesional, mungkin takut bahwa akuntan manajemen akan semakin dilihat sebagai suatu yang tidak berguna dalam organisasi bisnis, sehingga kemudian dapat mencurahkan sumber daya untuk pengembangan keterampilan yang lebih inovatif ditetapkan untuk akuntan manajemen. Perbedaan antara dan praktik akuntansi 'tradisional' dan 'inovatif' dapat diilustrasikan dengan mengacu pada teknik pengendalian biaya. Akuntansi biaya adalah metode sentral dalam akuntansi manajemen, dan secara tradisional, teknik utama akuntan manajemen adalah analisis varians, yang merupakan pendekatan sistematis untuk perbandingan biaya aktual dan dianggarkan dari bahan baku dan tenaga kerja yang digunakan selama periode produksi.Akuntansi biaya Sementara beberapa bentuk analisis varians masih digunakan oleh paling banyak perusahaan manufaktur, maka saat ini cenderung digunakan dalam hubungannya dengan teknik inovatif seperti analisis biaya siklus hidup dan kegiatan berbasis biaya, yang dirancang dengan aspek- aspek spesifik dari lingkungan bisnis modern yang perlu diketahui. Siklus hidup biaya mengakui bahwa kemampuan manajer untuk mempengaruhi biaya manufaktur suatu produk paling besar ketika produk masih pada tahap desain produk siklus hidup (yaitu, sebelum desain tersebut telah rampung dan produksi dimulai), karena perubahan kecil dengan desain produk dapat menyebabkan penghematan yang signifikan dalam biaya manufaktur produk. Biaya berdasarkan aktivitas (ABC) mengakui bahwa, di pabrik- pabrik modern, biaya manufaktur ditentukan oleh jumlah 'kegiatan' (misalnya, jumlah produksi berjalan per bulan, dan jumlah peralatan produksi waktu idle) dan bahwa kunci untuk pengendalian biaya yang efektif karena itu mengoptimalkan efisiensi dari kegiatan ini. Kegiatan berbasis akuntansi juga dikenal sebagai Penyebab dan Efek akuntansi.kegiatan berbasis biaya

99 Peran dalam korporasi Konsisten dengan peran lain dalam korporasi saat ini, akuntan manajemen memiliki hubungan pelaporan ganda. Sebagai mitra strategis dan penyedia keputusan berdasarkan informasi keuangan dan operasional, akuntan manajemen bertanggung jawab untuk mengelola tim bisnis dan pada saat yang sama harus menyediakan semua hubungan antar laporan dan tanggung jawab untuk mengorganisasikan keuangan korporasi. Kegiatan akuntan manajemen memberikan informasi bisnis termasuk peramalan dan perencanaan, melakukan analisis varians, mengkaji dan memantau biaya yang melekat dalam bisnis adalah orang yang memiliki akuntabilitas ganda untuk kedua tim keuangan dan bisnis.

100 SEKIAN


Download ppt "R IA FEBRIYANI TATA NIAGA 5 B 0901095048. M EDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI KLAS XII."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google