Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EKOLOGI UMUM FP 320 REFERENSI : Loveless, A. R. 1989. Prinsip- prinsip Biologi Tumbuhan. Mahida, U. N. 1992. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EKOLOGI UMUM FP 320 REFERENSI : Loveless, A. R. 1989. Prinsip- prinsip Biologi Tumbuhan. Mahida, U. N. 1992. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri."— Transcript presentasi:

1 EKOLOGI UMUM FP 320 REFERENSI : Loveless, A. R Prinsip- prinsip Biologi Tumbuhan. Mahida, U. N Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri. Limbah Industri. Odum, E. P Fundamental of Ecology. Prawiro, R. H Ekologi Lingkungan Pencemaran. Soerjoatmodjo, R. E Ilmu Lingkungan. Suratno, F. G Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Turkn, T. and Wittes, Ecology Pollution Enviroment Webster, C. C. and Wilson, Agricultur in the Tropics. Zimmermann, E. W World Resources and Industries.

2 SILABI MATAKULIAH EKOLOGI UMUM PRODI AGROTEKNOLOGI / AGRIBISNIS  KULIAH I. PENGANTAR EKOLOGI  KULIAH II. PERUBAHAN DAN SUKSESI  KULIAH III. RADIASI DAN BAHAYA PENCEMARAN  KULIAH IV. LINGKUNGAN AIR  KULIAH V. LINGKUNGAN UDARA UJIAN TENGAH SEMESTER UJIAN TENGAH SEMESTER

3  KULIAH VI. LINGKUNGAN KOTA DAN PERMASALAHANNYA  KULIAH VII. LINGKUNGAN PERTANIAN  KULIAH VIII. HUTAN SUMBERDAYA YANG DAPAT MEMPERBARUI DIRI  KULIAH IX. LAUT HARAPAN UNTUK KEHIDUPAN DI MASA MENDATANG  KULIAH X. SUMBERDAYA DAN PELESTARIAN Undang – undang Lingkungan Hidup Undang – undang Lingkungan Hidup SEMINAR KELOMPOK tema: - pencemaran lingk SEMINAR KELOMPOK tema: - pencemaran lingk - pengelolaan limbah - pengelolaan limbah UJIAN AKHIR SEMESTER UJIAN AKHIR SEMESTER

4 BAB I. PENGANTAR EKOLOGI 1. Apakah ekologi ? Kata ekologi berasal dari bhs Yunani, oicos rumah atau tempat tinggal. Muncul kata ekonomi juga ekologi yang berarti pengelolaan lingkungan tempat hidup. Definisi lain dari ekologi yi ilmu yang mempel m. h. dlm kesatuannya dgn tempat hdpnya (Hacckel, 1869), ilmu ttng pola hub atr organisme dan lingkungannya, ilmu ttng interaksi antara sistem-sistem kehdpan dan lingkunganya, maka disebut juga biologi lingkungan. Kata ekologi berasal dari bhs Yunani, oicos rumah atau tempat tinggal. Muncul kata ekonomi juga ekologi yang berarti pengelolaan lingkungan tempat hidup. Definisi lain dari ekologi yi ilmu yang mempel m. h. dlm kesatuannya dgn tempat hdpnya (Hacckel, 1869), ilmu ttng pola hub atr organisme dan lingkungannya, ilmu ttng interaksi antara sistem-sistem kehdpan dan lingkunganya, maka disebut juga biologi lingkungan.

5  Lingkungan :merupakan bahan dan kekuatan yang berpengaruh terhdp tumbuh, berkembang, tingkah laku dan sifat (watak) organisme.  Sebaliknya lingkungan (tempat tinggal) dipengaruhi oleh organisme.  Ekologi ada yang membedakan menjadi autekologi dan sinekologi (berdsrkan obyek individu atau kelompok).  Dalam biologi lingkungan dibedakan berdsrkan garis taksonomi (tumbuhan, insekta, mikrobia), ada pula ekologi berdsrkan kondisi lingkungan yaitu lingkungan air tawar, danau dan lingkungan daratan.

6 2. Ekosistem atau Sistem Ekologi Ekosistem dibentuk oleh organisme dan komponen lingkungan abiotik, sehingga ekosistem dibedakan menjadi komp biotik (tumbuhan dan hewan) dan komp abiotik (fisik dan kimiawi). Bagian- bagian yang mengisi ekosistem : bhn anorganik (C, N, H, O), bhn organik (kh, protein, lemak), unsur iklim (suhu, cahaya, pH, kelembaban, tekanan udara), organisme produsen dan organisme konsumen. Ada 6 komponen pembentuk ekosistem: produsen, makrokon sumen, mikrokonsumen, bhn anorganik, bhn organik, dan iklim.

7 3. Homeostatis Asal kata homeo/ homo artinya sama dan statis artinya kedudukan, sangat penting dalam pelestarian lingkungn. Asal kata homeo/ homo artinya sama dan statis artinya kedudukan, sangat penting dalam pelestarian lingkungn. Penyebab perubahan : natalitas, mortalitas, migrasi, kebakaran, banjir, tanah longsor, hujan, kekeringan, pemanasan global, el nino, la nina. Perubahan dpt kembali asal tidak melampaui batas toleransi organisme. Homeostatis: kemampuan mengendalikan/ mempertahankan diri terhadap lingkungannya.

8 4. Habitat dan Niche (relung) Habitat adalah tempat tinggal, niche adalah tempat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Ada pula yang membedakan menjadi habitat organisme dan habitat lingkungan. Habitat adalah tempat tinggal, niche adalah tempat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Ada pula yang membedakan menjadi habitat organisme dan habitat lingkungan.

9 5. Interaksi Spesies 5. Interaksi Spesies Interaksi utama ada dua macam : simbiosis ( salah satu atau keduanya mendapat keuntungan ) dan antagonisme disbt heliotisme (ada organisme yang menang dan ada yang kalah). Interaksi utama ada dua macam : simbiosis ( salah satu atau keduanya mendapat keuntungan ) dan antagonisme disbt heliotisme (ada organisme yang menang dan ada yang kalah).  Simbiosis : komensalisme (koloni), epifit, mutualisme.  Antagonisme : antibiotk, kompetisi, eksploitasi, parasit.  Hukum seleksi alam (Darwin dan Lamark): a. Semua organisme berjuang b. yang lestari adalah yang terkuat.

10 6. Pengaruh Lingkungan terhadap Organisme Tiap individu mempunyai kebutuhan hidup yang berbeda. Hidup organisme tergantung pada lingkungannya, maka organisme yang sama bila hidup dalam lingkungan berbeda dapat menghasilkan organisme yang mempunyai sifat berbeda. Bila suatu organisme tidak mampu merubah (menguasai) faktor tersebut meliputi fisik dan kimia, maka faktor - faktor tersebut sebagai faktor pembatas yang meliputi suhu, radiasi, air, kelembaban, udara, O 2, N, dll. Tiap individu mempunyai kebutuhan hidup yang berbeda. Hidup organisme tergantung pada lingkungannya, maka organisme yang sama bila hidup dalam lingkungan berbeda dapat menghasilkan organisme yang mempunyai sifat berbeda. Bila suatu organisme tidak mampu merubah (menguasai) faktor tersebut meliputi fisik dan kimia, maka faktor - faktor tersebut sebagai faktor pembatas yang meliputi suhu, radiasi, air, kelembaban, udara, O 2, N, dll.

11 7. Pengaruh Organisme terhadap Lingkungan Siklus hidup organisme dari tumbuh, berkembang dan mati akan menyebabkan perubahan lingkungan yang dapat bersifat konstruktif dan destruktif. Saat ini manusia lebih bersifat destruktif. Siklus hidup organisme dari tumbuh, berkembang dan mati akan menyebabkan perubahan lingkungan yang dapat bersifat konstruktif dan destruktif. Saat ini manusia lebih bersifat destruktif.

12 8. Daya atau Energi Daya (energi): sesuatu yang memberi kemampuan utk menjalankan kerja. Hukum pertama termodinamika ‘dalam seluruh proses di alam, jumlah energi tetap. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan’..Hukum kedua ‘ tidak ada transformasi energi dari suatu bentuk ke bentuk lain berlangsung sempurna, tanpa ada degradasi ‘. Daya (energi): sesuatu yang memberi kemampuan utk menjalankan kerja. Hukum pertama termodinamika ‘dalam seluruh proses di alam, jumlah energi tetap. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan’..Hukum kedua ‘ tidak ada transformasi energi dari suatu bentuk ke bentuk lain berlangsung sempurna, tanpa ada degradasi ‘.

13 9. Rantai Makanan (food chain) Aliran energi di dalam ekosistem berlangsung melalui komponen biotik dan abiotik. Pada aliran rantai makanan dalam organisme saling memakan, banyak energi yang lepas. Pada tiap transformasi makanan tersebut 80 – 90 % energi potensial lepas sebagai panas. Makin pendek rantai makanan makin banyak energi yang terserap. Dalam ekosistem ada dua rantai makanan yaitu rantai rumputan (makroorganisme) dan rantai detritus (mikroorganisme), rantai tersebut tidak terpisah melainkan saling mengkait membentuk jaring- jaring makanan (web chain). Aliran energi di dalam ekosistem berlangsung melalui komponen biotik dan abiotik. Pada aliran rantai makanan dalam organisme saling memakan, banyak energi yang lepas. Pada tiap transformasi makanan tersebut 80 – 90 % energi potensial lepas sebagai panas. Makin pendek rantai makanan makin banyak energi yang terserap. Dalam ekosistem ada dua rantai makanan yaitu rantai rumputan (makroorganisme) dan rantai detritus (mikroorganisme), rantai tersebut tidak terpisah melainkan saling mengkait membentuk jaring- jaring makanan (web chain).

14 II. PERUBAHAN DAN SUKSESI  Komunitas tumbuhan relatif stabil --- ˃ satuan yg tdk berubah.  Mewakili ttk keseimbangan antr faktor iklim, tanah, dan biotik.  Sesungguhnya yg ada di alam bhw komunitas merpk sistem dinamik, sbg contoh komunitas hutan ada perbhn siklik setiap saat.  Meskipun tjd perbhn vegetasi dlm komunitas, tdk terjd perubahan scr umum.

15 Suksesi: tjd perubahan siklik vegetasi yg berlngs dlm waktu yg lama. berlngs dlm waktu yg lama. Ada 2 faktor suksesi: 1). Habitat 2) vegetasi Faktor tsb biasanya bekerjasama, slh satu lebih dominan dari faktor lain. Sere: masing-masing tipe vegetasi yg berurutan. Klimak : fase akhir dari sere.

16 III. RADIASI DAN BAHAYA PENCEMARANNYA  Radiasi (Sinar): sesuatu yang dipancarkan oleh sumbernya, dng kecept tinggi, ada berbentuk perambatan getar elektromagnetik  Macam- macam radiasi: cahaya, panas, gelombang radio dan TV, rad X, rad gamma, dan sinar alpha yang berbentuk partikel dan sinar beta yang terdiri dari proton dan neutron.  Sinar matahari (cahaya): sinar tampak sbg cahaya putih mrpk camp chy berwarna dan tdk berwarna memp suhu tinggi krn lepasnya energi dari sintesis inti atom materi matahari.

17  Chy yg tampak haya satu oktaf panj gel 8000 A ( merah ) sampai 4000 A ( ungu ). Infra merah > 8000 A dan ultra ungu 8000 A dan ultra ungu < 4000 A.  Chy ultra ungu banyak terjerat di lap ion dan ozon di udr bag atas, merngsng pembtk vit D, diluar kulit dpt berprn membasmi kuman.  Rusaknya ozon dpt krn gas rumah kaca berpeng buruk thdp kesehatan manusia.  Chy mthr berprn utk khdp baik langs /tdk langs. Chy hijau dipantulkan, chy merah diserap.  Makin panj gel, mkn sedikit yang tertahan, shg wkt pagi dan sore hr serba kuning,jingga dan merah.

18  Radiasi : memp kesanggupan mengionkan molekul dan atom benda yang dikenainya.  Radiasi ini berbahaya apbl intensitas melebihi normal, berupa sinar kosmik dan radio aktif yang dpt dimanfaatkan utk percob, penelitian, pengobatan, pembangkit energi dan senjata pemusnah malapetaka.  Sinar kosmik : sinar alpha, beta, gamma dll. Radiasi sinar X (roentgen) dan gamma diukur dgn satuan roentgen : radiasi yg sanggup menghslk sejml ion dari 1 cc udara utk mem Radiasi sinar X (roentgen) dan gamma diukur dgn satuan roentgen : radiasi yg sanggup menghslk sejml ion dari 1 cc udara utk mem peroleh satu satuan elektrostatik. peroleh satu satuan elektrostatik.

19  Sinar alpha dan beta satuan rad yaitu sejumlh radiasi setara dgn energi 100 erg yg diisap ke dlm satu gram materi.  Satu roentgen= satu rad = 93 dan 100 erg. Utk khdp digunakan satu rem (roentgen equivalent man). Satu rem sejumlh radiasi yg menghslk efek biologis di dlm jar hidup. Pengaruh radiasi pada organisme Setiap radiasi berpeng baik atau buruk thd organisme dlm juml kurang atau lebih. Sinar radioaktif mengganggu org, tpi jumlh sedikit diabaikan. Setiap radiasi berpeng baik atau buruk thd organisme dlm juml kurang atau lebih. Sinar radioaktif mengganggu org, tpi jumlh sedikit diabaikan. Batasan utk manusia ½ rem (500 mlirem)/ tahun, bts ketahanan berbeda tiap organisme.

20 jenis organismeJml energi rem diperlukan utk membunuh 50 % organisme yang kena radiasi. Telor Calliphora Larva Drosophila Babi Guinea Anjing Manusia Kera Tikus Tikus besar Kelinci Triton Keong Ragi Bakteria Sumber : Kuiz, 1959

21  Pada manusia 400 rem, mrpk jlmh mematikan, sedangkan jumlah 25–100 menyebabkan prbh komposisi darah, 100 – 400 menyebabkan kematian.  Manusia dpt sbg korban krn pencemaran udara, lingkungn hdpnya, maupun melalui makanan (pangan, hortikultura). Energi inti (nuclear) * Energi utk hidup diperoleh dari pangan, dpt berubah sbg energi potensial atau energi kinetik. * Energi utk hidup diperoleh dari pangan, dpt berubah sbg energi potensial atau energi kinetik. * Gaya hdp makin maju, makin banyak kebutuhan energi, smb energi fosil, batu bara, minyak bumi, biofuel. * Gaya hdp makin maju, makin banyak kebutuhan energi, smb energi fosil, batu bara, minyak bumi, biofuel. * Kehabisan energi, perlu dipersiapkan energi alternatif. * Energi kimia diperoleh dari pembakaran. Energi inti diperoleh pada waktu energi atom melakukan reaksi inti.

22 IV. LINGKUNGAN AIR Apakah air * Air : senyawa hidrogen dan oksigen (H 2 O) dsbt hidrogen oksida. Senyawa lain lebih langka H 2 O 2 dsbt hidrogen hidroksida. Air dapat berbentuk es, salju dan uap (gas). *Air berkumpul sbg perairan dpt berupa lautan, danau, rawa, kolam, sungai, air tanah, awan dan kabut. * Di alam ada 2 macam air yaitu air laut dan air tawar. Air laut rasa asin krn mengandung NaCl rasa asin, MgCl rasa pahit dan garam lain dlm jumlah sangat kecil Ca, K, SO 3, berupa atom / ggs atom bermuatan listrik. rasa pahit dan garam lain dlm jumlah sangat kecil Ca, K, SO 3, berupa atom / ggs atom bermuatan listrik.

23  Air tawar dibagi mjd dua golongan yaitu air lunak dan air sadah mengnd grm kapur ( Ca karbonat ) dlm jumlah sedikit atau banyak.  Komposisi bbrp air di alam : Macam ionAir tawar lunak Air tawar sadah Air laut Na K Ca Mg Cl SO 4 CO 3 0, , ,019 0,007 0,012 0,021 0,160 0,065 0,014 0,041 0,025 0,119 10,700 0,390 0,420 1,310 19,300 2, Jumlah0,0650,30034,900

24  Air murni hanya dijumpai di lab, itupun tdk 100 %. Air alami sll tdk murni krn mengnd mcm benda yg bercmpr dgn air sbg larutan atau sbg partikel orgn, anorg dan organisme. Air yg diminum kdng juga dicampr bbg benda yg dilarutkan, spy lebih bermanfaat.  Air tercemar adl air yg mengandung bahan yg merugikan kehidupan. Berdsk besar kecilnya benda yg mencampuri air mk dibedakan sbg solution (larutan) tetap bening tampak tdk campurannya. Berdsk besar kecilnya benda yg mencampuri air mk dibedakan sbg solution (larutan) tetap bening tampak tdk campurannya.

25  Koloid yi benda sngt halus,apbl bercamp air tdk mengendap, air msh tampak bening.  Suspensi yi campuran spt debu kasar dan menyebabka air mjd keruh, tdk tembus pandang, apbl benda bukan padat melainkan partikel cairan disbt emulsi (partikel lemak tdk larut dlm air).  Gas dpt larut dlm air, tergantung pd suhu dan tekanan, makin tinggi suhu, makin sedikit yg larut, makin tinggi tekanan makin banyak yg larut.

26  Air di bumi 1,40 milyad km 3, laut ¾ pmkn bumi mengnd air asin 1,35 milyad km 3. air tanah brp air tawar ± 6 juta km 3, sisanya ± 30 – 50 juta km 3 berupa salju dan es abadi.  Peranan air untuk: a. Kebutuhan keluarga a. Kebutuhan keluarga b. Kebersihan kota dan desa b. Kebersihan kota dan desa c. Irigasi c. Irigasi d. Menyejukkan udara d. Menyejukkan udara e. keperluan industri e. keperluan industri

27  Kebuthan air kel dgn 5 anggota 14 m 3 / bln.  Komponen air dlm tbh organisme:( ) % brt tubuh, air dlm jar lemak & tulang 33 %, otot (daging) 77 %, paru-paru & ginjal 80 %, jar syaraf 84 %, dlm cairan tbh 90 % dan air ludah 99, 5 %.  Air yg menguap melalui pori kulit 500 cc/hr, mel kelenjar 1000 cc/ hr, sbg uap pernafasan 300 cc/hr.  Air sebagai materi esensiil.

28  Kehidupan di dalam air : anekaragam organisme, krn air mengd bhn kehdp yg diperlukan yi cahaya, shg dlm air tdpt produsen, konsumen brp herbivor, carnivor dan detrivora.  Proses- proses reaksi penting dlm air : a.Fotosintesis b.Aerobiose ( dekomposisi ) kh dan protein c.Anaerobiose (fermentasi dan putrefaksi) d.Eutrofikasi.

29  Bahan – bahan pencemar kota : a.Sampah organik b.Sampah non degradabel c.Senyawa yang bersifat toksis Tindakan utk mengatasi pencemaran air ; a.Tindakan preventif b.Menghilangkan bhn buangan c.Memanfaatkan bhn buangan. Pengelolaan bhn buangan dr industri hrs benar- benar dipantau dan dgn tindakan tegas ( AMDAL). Pengelolaan bhn buangan dr industri hrs benar- benar dipantau dan dgn tindakan tegas ( AMDAL).

30  Air minum mempunyai syarat : a.Bebas kuman penyakit (ada batasan ttt ) b.Tidak mengandung zat yg mengganggu c.Tidak berbau dan tidak mempunyai rasa d.Harus bening dan tidak berwarna Pemurnian air dpt dilakukan dg tahap- tahap: Pemurnian air dpt dilakukan dg tahap- tahap: 1.Melalui bebrp saringan 2.Menggunak saringan mengalir (tracking filter) 3.Membunuh mikroorg dg calcium hipoklorit (kaporit ) rumus mol CaOCl 2.

31 Pemurnian air dalm skala kecil (rmh tagg): a.Menyiapkan 2 bak air ( volume 20 liter) b.Bahan yg diperlukan 0, 2 g kaporit, 2 g tawas dan 2 g kapur tohor. Bhn tsb dicampurk dlm air kotor, diaduk, dibiarkan 10 menit, kmdn disaring. c.Susunan penyaring dr bawah : 5 cm ijuk, 10 cm arang, 5 cm ijuk, 5 cm kerikil, 15 cm pasir kmd pecahan genteng.

32 BAB V. LINGKUNGAN KOTA DAN PERMASALAHANNYA A.Kota dan perkembangnnya * Kota mrpk pemusatan tmpt tinggal dan kegiatan manusia. * Kota mrpk pemusatan tmpt tinggal dan kegiatan manusia. * Perkembangan awal dr perkemahan yg berpindah- pindah. * Perkembangan awal dr perkemahan yg berpindah- pindah. * Pembentukan kota krn prbhn dr kehidupan berpindah menjadi menetap. * Pembentukan kota krn prbhn dr kehidupan berpindah menjadi menetap. * Perubahan macam pencaharian. * Perubahan macam pencaharian. * Perubahan gaya hidup. * Perubahan gaya hidup.

33 B. Kota dan desa B. Kota dan desa Adanya perbedaan antara kota dan desa mengenai : Adanya perbedaan antara kota dan desa mengenai : 1. Mata pencaharian 1. Mata pencaharian Perbedaan ini yg mrpkan perbedaan fundamental yg mempengaruhi perbedaan ekonomi. Perbedaan ini yg mrpkan perbedaan fundamental yg mempengaruhi perbedaan ekonomi. 2. Jumlah penduduk 2. Jumlah penduduk Penduduk yaitu jiwa yang menduduki suatu tempat. Ukuran jumlah penduduk tdk selalu pasti pd suatu negara, biasanya suatu kota ditentukan jumlah penduduk minimal 2500 jiwa. Penduduk yaitu jiwa yang menduduki suatu tempat. Ukuran jumlah penduduk tdk selalu pasti pd suatu negara, biasanya suatu kota ditentukan jumlah penduduk minimal 2500 jiwa. 3. Kepadatan penddk 4. Lingkungan 9. Solidaritas sosial 5. Diferensiasi sosial. 5. Diferensiasi sosial.

34 3. Kepadatan penduduk Kepadatan penddk mrpk jumlah penddk/ jiwa persatuan luas tanah km / ha. Pembangunan rumah di kota tdk hanya horisotal tp jg vertikal shg luas tanah yg sempit dpt memuat penghuni dan kegiatan banyak, hal ini dpt berpengaruh terhdp lingkungan. Kepadatan penddk mrpk jumlah penddk/ jiwa persatuan luas tanah km / ha. Pembangunan rumah di kota tdk hanya horisotal tp jg vertikal shg luas tanah yg sempit dpt memuat penghuni dan kegiatan banyak, hal ini dpt berpengaruh terhdp lingkungan. 4. Lingkungan Dalam hal ini lingk dpt dibedakan mjd lingk abiotik (fisik), biotik (biologi) dan sosial. Lingk sosial meliputi kebudayaan dan tabiat batin. Dalam hal ini lingk dpt dibedakan mjd lingk abiotik (fisik), biotik (biologi) dan sosial. Lingk sosial meliputi kebudayaan dan tabiat batin. 5. Diferensiasi sosial Masyarakat kota lebih heterogen, sedangkan Masyarakat kota lebih heterogen, sedangkan e

35 masyrakat desa lebih homogen. Kota mrpk tmpt masyrakat desa lebih homogen. Kota mrpk tmpt perkumpulan bbg mcm perbedaan mlpti mata perkumpulan bbg mcm perbedaan mlpti mata pencaharian, suku bangsa, agama dan pencaharian, suku bangsa, agama dan kepentingan. kepentingan. 7. Mobilitas sosial Mobilitas sosial ada 2 macam yi vertikal prbhn status/ kedudukan, horisontal pindah golongan lain. Masyarakat desa (rural) lebih tenang, masyrakat kota (urban) tidang tenang (bergejolak). Mobilitas sosial ada 2 macam yi vertikal prbhn status/ kedudukan, horisontal pindah golongan lain. Masyarakat desa (rural) lebih tenang, masyrakat kota (urban) tidang tenang (bergejolak). 8. Interaksi sosial Interaksi di desa lebih sempit dan sangat dekat (intim), sedang di kota sebaliknya. Interaksi di desa lebih sempit dan sangat dekat (intim), sedang di kota sebaliknya.

36 Temperatur di dalam kota Adanya perbedaan iklim antara desa dan kota. Iklim merupakan hsl interaksi bbg variabel cuaca seperti temperatur, kelembaban udara, curah hujan, angin dll yg berkuasa di suatu wilayah. Adapun yang menjadi penyebab ialah keadaan kota itu sendiri yg berbeda fisik dr daerah lain. Adapaun faktor fisik yg mempengaruhi unsur – unsur cuaca ialah : 1.Materi kota batu, semen dan besi, materi desa. tanah dan tumbuhan. Tanah bersifat remah tdk sekompak batu, shg Tanah bersifat remah tdk sekompak batu, shg

37 kalau kena cahaya tdk banyak panas yg dihantar kan ke dalam. Tumbuhan mengandung banyak air, bila kena cahaya menimbulkan penguapan tdk menyebabkan kenaikan suhu suhu kota lebih tinggi drpd suhu desa. 2. Struktur kota Kota terssn oleh bangunan chy sebag besar tdk terpantul suhu lebih banyak terjerat. Desa tdk banyak bangunan mk chy banyak terpantul,hg suhu lebih rendah.

38 3. Pembangkit panas di dalam kota Penyinaran panas infra merah, terutama pro ses eksoterm, yg terbentuk krn pembakaran, ba ik industri dan kendaaran bermotor. 4. Cepat berlalunya air hujan Tanah di kota sebag besar kedap air, air hujan yg jatuh terus mengalir, tdk terhenti. penguapan air tdk banyak berlangsung, tdk banyak panas yg terhisap, menyebabkan suhu lebih tinggi, kebalik an dengan kondisi pedesaan.

39 5. Udara kota Udara kota banyak pencemaran, krn pembkaran menimbulkan gas dan partikel. Sifat CO 2 dan partikel menjerat cahaya yg melaluinya, termasuk sinar yg dipantulkan alat pembangkit panas. 6. Angin di dalam kota Gerakan angin di dlm kota tdk homogen, karena banyaknya bangunan, shg sinar jatuh hmp tegak lurus pd bangunan, yg berpengaruh thd banyak nya panas dan timbulnya angin lokal. Angin ini ter masuk angin konveksi mengakibatkan kubah udr

40 Kubah berisi udara cemar, pd malam hari partikel yg di dlmnya lebih mdh dingin mjd inti kondensasi uap air, dan terbtk kabut yg banyak mengandung uap air, dan terbtk kabut yg banyak mengandung ragam gas cemar (SO2, SO3,NO2) bersifat racun dan smog yg berbahaya bagi mata. Kelembaban dan hujan di dalam kota Kota lebih kering, tapi pembentukan awan dan curah hujan relatif lebih banyak. Banyaknya pem bentukan awan krn partikel pencemar dan arus konveksi udara embun, jatuh sbg air hujan.

41 Sampah kota Orang modern (semakin maju) merupakan penghasil sampah terbesar. Cara- cara menangani sampah a.Penimbunan b.Mengabukan c.Daur ulang (reuse, reduce, recycle).

42 VI. LINGKUNGAN PERTANIAN Ekosistem agrikultura Pertanian diawali dgn kegiatan pengumpul bhn mkn, berburu berpindah tempat, menetap mulai menggarap dan mengolah tanah agar tnm hdp baik. Agrikultura (agri tanah = ladang) arti sempit pertanian tanaman. Arti luas termsk kehutanan, perkebunan, perikanan dan peternakan.

43  Pertanian tradisional atau primitif, masih terjadi di daerah pedlman Kalimantan, yg tanpa melakukan konservasi tanah. Hal ini hrs sgr dihentikan krn akan merusak kesuburan tanah.  Tehnik pertanian : ada 4 hal yg hrs dilakukan a. Pemakan(non manusia) dipisahkan dr hsl pnn a. Pemakan(non manusia) dipisahkan dr hsl pnn b. Menanam tmbh yg dibutuhkan manusia b. Menanam tmbh yg dibutuhkan manusia c. Konservasi tanah hal pupuk c. Konservasi tanah hal pupuk d. Konservasi tanah hal pengairan d. Konservasi tanah hal pengairan Rebutan pangan antara manusia dan serangga

44 Kehidupan bersama antara manusia dan hama (OPT), soliter, dpt bekerja sama atau bersaing. Manusia dominan sifat egois, hama dominan adl serangga (75 %). Kenyataan bahwa banyak hama selain serangga juga sangat meng ganggu misal tikus, babi hutan dan gajah, bahkan mikroorganisme spt bakteri dan jamur tetapi mikroorganisme spt bakteri dan jamur tetapi krn serangga banyak penyebab kerusakan shg serangga dianggap sbg musuh utama. Efek lain yaitu penggunaan insektisida, yg dpt membunuh musuh alami serangga.

45  Obat Pembasmi Hama ( Pestisida) Macam-macam sifat yaitu : Macam-macam sifat yaitu : a. selektif dan non selektif a. selektif dan non selektif b. berumur pendek (mingguan) dan panjang b. berumur pendek (mingguan) dan panjang ( tahunan ) ( tahunan ) c. Sintetik ( kimia) dan alami (organik ) c. Sintetik ( kimia) dan alami (organik ) Ada metode lain utk menanggulani hama : 1). Mengatur pergiliran tanaman 2). Memilih vareitas yg tahan 3). Penggunaan musuh alami (biologi control)

46 4). Penggunaan hormon serangga 5). Daya tarik (atractan sex) 6). Sterilisasi hama VII. HUTAN SUMBERDAYA YANG DAPAT MEMPERBAHARUI DIRI MEMPERBAHARUI DIRI HUTAN : Adalah wil yg luas tertutup pepohonan dan tmbhn lain di bawah atau di sela sela klimx Hutan dg campur tangan manusia perkebunan (karet, kopi, cacao, kepala sawit dan cengkeh).

47 KERUSAKAN HUTAN Akibat ulah manusia hutan berubah gurun Utk mengembalikan mjd hutan memerlukan wkt yg sangat lama, lebih-lebih daerah kurang hujan. Menghutankan melalui tingkat keseimbangan, suksesi flora dan fauna setelah mencapai kestabilan terbentuk hutan kembali ( waktu lama, dan biaya tinggi). dan biaya tinggi). Hutan Musuh atau Sahabat ? Manfaat hutan : penghasil kayu ( bhn bakar, bangunan), pengatur air tanah, mencegah erosi.

48 penghasil bahan pangan(buah, umbi, madu, daging hewan ) penghsl tnm hias anggrek hutan. Saat ini fungsi hutan sbb: 1.Hutan lindung yg menjaga kelestarian tanah dan air wilayah. 2.Suaka alam yg melestarikan kehidupan tumbuhan dan hewan langka untuk mengem bangkan ilmu, untuk keperluan kebudayaan, estetika serta rekreasi. 3.Hutan produksi yang menghasilkan barang dagangan.

49 Perusakan Hutan Perusakan Hutan Adaptasi aktivitas manusia yg berlebihan, Adaptasi aktivitas manusia yg berlebihan, sbg akibat kebodohan eksploitasi malapetaka. sbg akibat kebodohan eksploitasi malapetaka. Pelestarian Hutan Pelestarian Hutan populasi tumbuhan mampu memperbarui / populasi tumbuhan mampu memperbarui / diperbarui. diperbarui. Kerusakan dan keausan dapat dicegah dengan : 1.Melaksanakan undang-undang dan peraturan yg berhubungan dgn pelestarian hutan. 2.Penebangan selektif dalam eksploitasi.

50 3. Melakukan reboisasi atau reforestasi 4. Melakukan aforestasi, yi membentuk hutan dr daerah bukan hutan. Silvilkultura Silvilkultura yaitu kebudayaan yg berhub dgn silva / kayu, mk mengusahakan bbg jenis pohon, dgn mem pel pertumbuhan bbg pohon tsb. Cara- cara yg dpt ditempuh ialah : yaitu kebudayaan yg berhub dgn silva / kayu, mk mengusahakan bbg jenis pohon, dgn mem pel pertumbuhan bbg pohon tsb. Cara- cara yg dpt ditempuh ialah : 1.Mengurangi jenis-jenis tumbuhan yg dianggap kurang berguna. 2.Menanam benih pohon-pohon yg diinginkan.

51 3. Peremajaan pohon yg sdh tdk berproduksi. 4. Melakukan pemanenan selektif. Tipe- tipe Hutan Macam tanah dan iklim menentukan tipe vegetasi yg berkembang di suatu wilayah. a.Hutan tropika basah: disebut juga hutan hujan tropika. Curah hujan maksimum 2 X sethn, pepohonan besar tinggi ditambah tumbuhan memanjat shg rapat, sinar tdk dpt sampai ke tanah, pmkaan tanah besih. b. Hutan musim

52 Angin musim ialah angin yg berganti arah tiap Angin musim ialah angin yg berganti arah tiap setengah tahun dan merpk angin musim kering dan basah yg tegas. Atap pepohonan tdk saling bersentuhan,sinar dpt mencapai ke tanah, shg tanah tertutup oleh vegetasi rapat. Sebagian pepohonan menggugurkan daun pd musim kering 3. Hutan pantai : hutan ini tjd di pesisir pantai yg mengalami pasang surut air laut mk disbt hutan pasang surut. Hutan ini didominasi pohon bakau mk dsbt hutan bakau.

53 Pohon bakau mempunyaiI akar nafas yg muncul dipermkn air, biji bakau sdh berkecambah sblm jatuh ke tanah. Pohon ini dpt dimanfaatkan utk kayu bakar, bahan penyamak kulit dan budidaya kepiting. VIII. LAUT HARAPAN UNTUK KEHIDUPAN DI MASA DATANG Perairan laut Perairan laut Bumi terbagi dalam 3 lingkungan yaitu lingk Bumi terbagi dalam 3 lingkungan yaitu lingk batuan (lithosfer), lingk udara dan lingk air (hidrofer). Laut ialah tubuh perairan yg berisi air

54 asin, menempati permukaan bumi seluas 70,8% asin, menempati permukaan bumi seluas 70,8% dgn kedalaman 3800 m. Air laut mengandung dgn kedalaman 3800 m. Air laut mengandung mineral atau garam dgn 34,5 permil (komposisi air laut dlm air asin). mineral atau garam dgn 34,5 permil (komposisi air laut dlm air asin). Eksploitasi dasar laut Eksploitasi dasar laut Dgn pertambahan jml penduduk dan perkem bangan peradaban kebutuhan yg makin komplek, makin membumbung shg daratan tdk lagi cukup. Dasar laut mulai dieksplorasi dan dieksploitasi. Dasar laut mengandung batuan, pasir, kapur, minyak bumi, batubara dan mineral. Di Ind yg sdh diekploitasi minyakbumi, Dgn pertambahan jml penduduk dan perkem bangan peradaban kebutuhan yg makin komplek, makin membumbung shg daratan tdk lagi cukup. Dasar laut mulai dieksplorasi dan dieksploitasi. Dasar laut mengandung batuan, pasir, kapur, minyak bumi, batubara dan mineral. Di Ind yg sdh diekploitasi minyakbumi,

55 pasir, batu hias dan kapur. Efek negatif tjd kebo coran minyak bumi, mempeng keseimbangan O 2 ; C0 2 dan penutupan permukaan yg berpeng thdp kehidupan laut. Lingkungan laut Lingkungan laut Laut t.d. cekungan bebatuan yg berisi air asin. Laut t.d. cekungan bebatuan yg berisi air asin. Perairan laut terbagi dalam 2 bagian yg disbt dangkalan dan lautan / samodra. Berdsrkan kemampuan chy dpt dibedakan mjd zona: a. Eufotik : lapisan air sampai ke dalam 80 m.

56 b. Disfotik: Lapisan air kedalaman (80 – 200) m. c. Afotik: Lapisan air kedalaman > dari 200 m. Kehidupan di laut Biotik mikro dan makroorganisme. Biotik mikro dan makroorganisme. Abiotik sifat fisik dan kimia. Abiotik sifat fisik dan kimia. Perikanan laut Di lingk sejuk/ dingin variasi ikan lebih sedikit, dan hdp berkelompok,diperairan laut panas ikan lebih bervariasi dan hdp tdk berkelompok.

57 Untuk menjaga kelestarian populasi ikan secara: a.Mencegah proses pencemaran lingklaut. b.Mencegah gangguan dan perusakan pd habitat dan utk bertelur. c.Dihindari penangkapan ikan berlebihan dan seleksi umur. d. Tidak menggunakan bahan peledak dlm penangkapan ikan. Budidaya tanaman di laut Masih dalam percobaan aquakultura,seharusnya Ind mempunyai kesempatan REVOLUSI BIRU.

58


Download ppt "EKOLOGI UMUM FP 320 REFERENSI : Loveless, A. R. 1989. Prinsip- prinsip Biologi Tumbuhan. Mahida, U. N. 1992. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google