Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 1 IWAN SIMATUPANG 1.Abidin Muchlis El’Abror 2.Afriliani Mustikaningrum 3.Agnes Septi Dwi Cahyaniawan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 1 IWAN SIMATUPANG 1.Abidin Muchlis El’Abror 2.Afriliani Mustikaningrum 3.Agnes Septi Dwi Cahyaniawan."— Transcript presentasi:

1 Kelompok 1 IWAN SIMATUPANG 1.Abidin Muchlis El’Abror 2.Afriliani Mustikaningrum 3.Agnes Septi Dwi Cahyaniawan

2 Teks Prosedur Kompleks

3 IWAN SIMATUPANG

4 Iwan Martua Dongan Simatupang, lebih umum dikenal sebagai "Iwan Simatupang" (lahir di Sibolga, 18 Januari 1928 – meninggal di Jakarta, 4 Agustus 1970 pada umur 42 tahun) Ia adalah seorang novelis, penyair, dan esais Indonesia. Ia belajar di HBS di Medan, lalu melanjutkan kesekolah kedokteran (NIAS) di Surabaya tapi tidak selesai. Kemudian belajar antropologi di Universitas Leiden ( ), drama di Amsterdam, dan filsafat di Universitas Sorbonne, Paris, Perancis pada Prof. Jean Wahl pada 1958.Ia pernah menjadi Komandan Pasukan TRIP dan ditangkap pada penyerangan kedua polisi Belanda di Sumatera Utara (1949). setelahbebas, Ia melanjutkan sekolahnya sehingga lulus SMA di Medan. Ia pernah menjadi guru SMA di Surabaya, redaktur Siasat, dan terakhir redaktur Warta Harian ( ). Tulisan-tulisannya dimuat di majalah Siasat dan Mimbar Indonesia mulai tahun 1952.

5 Pada mulanya Ia menulis sajak, tapi kemudian menulis esai, cerita pendek, drama dan roman. Sebagai pengarang prosa Ia menampilkan gaya baru, baik dalam esainya, maupun dalam drama, cerita pendek dan terutama dalam romannya, dengan meninggalkan cara-cara konvensional dan alam pikiran lama. Jalan cerita dan penampilan watak dalam semua karangannya tidak lagi terikat oleh logika untuk sampai kepada nilai-nilai baru yang lebih mendasar. Karya novel yang terkenal adalah Merahnya Merah (1968) mendapat hadiah sastra Nasional 1970, dan Ziarah (1970) mendapat hadiah roman ASEAN terbaik "Ziarah" merupakan novelnya yang pertama, ditulis dalam sebulan pada tahun 1960; diterbitkan di Indonesia pada Pada 1972, "Kering", novelnya yang ketiga diterbitkan.

6 " Kooong" (1975) mendapatkan hadiah Yayasan Buku Utama Department P Dan K Pada tahun 1963, Ia mendapat hadiah kedua dari majalah Sastra untuk esainya "Kebebasan Pengarang dan Masalah Tanah Air". Menurut Benedict Richard O'Gorman Anderson, Iwan Simatupang dan Putu Wijaya merupakan dua orang penulis fiksi yang berpengaruh dari Indonesia sejak kemerdekaan dan keduanya memiliki kelekatan yang kuat dengan realis megaib ("magical realism").

7 PETA KONSEP Teks Prosedur Kompleks PengertianStrukturCiri BahasaKaidah

8 Pengertian Teks Prosedur Kompleks Teks Prosedur Kompleks adalah teks yang berisi tahap-tahap dan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan dan terdapat keterangan yang menjadikan teks prosedur tersebut kompleks.  Tujuan Teks Prosedur kompleks adalah menunjukan atau menjelaskan bagaimana mengerjakan sesuatu dengan langkah- langkah yang urut.

9 Struktur Teks Prosedur Kompleks

10 Judul Judul adalah kepala karangan yang menunjukan gambaran tentang isi dari teks tersebut. Contoh: Cara Menanak Nasi Cara Menggunakan ATM, dsb.

11 Pendahuluan Pendahuluan adalah bagian dari teks yang isinya bersifat general atau umum, bagian ini digunakan sebagai pembuka dalam Teks Prosedur Kompleks biasanya berada di paragraf awal. Contoh: Dewasa ini, internet merupakan media paling revolusioner. Banyak pengembangan- pengembangan pada internet, salah satunya adalah perkembangan akses internet menggunakan modem eksternal.

12 Alat dan bahan (jika diperlukan) Alat dan Bahan pada teks prosedur dibutuhkan jika teks prosedur tersebut menyatakan langkah-langkah dalam membuat sesuatu. Contoh: 1.Magic com 2.Beras 3.Air

13 Tujuan Tujuan adalah maksud yang ingin dicapai dari sebuah teks prosedur kompleks. Contoh : Berikut ini hal yang harus Anda lakukan ketika mengikuti ujian. Dengan memperhatiakan hal tersebut Anda dapat mengerjakan ujian dengan baik dan lancar.

14 Langkah-langkah Langkah-langkah adalah susunan tatacara untuk mencapai tujuan Contoh : Pertama, siapkan peralatan tulis Kedua, periksalah kelengkapan lembar soal dan jawaban Ketiga, isilah identitas dengan lengkap dan benar Keempat, kerjakan soal dengan teliti dan jujur Kelima, periksa kembali pekerjaan Anda

15 Ciri Kebahasaan Teks Prosedur Kompleks

16 1.Menggunakan kalimat imperatif,deklaratif dan introgatif  Kalimat Imperatif adalah kalimat yang isinya memberikan perintah untuk melakukan sesuatu.Contoh: Colokkan modem pada port!  Kalimat Deklaratif adalah kalimat yang isinya memberikan informasi tentang sesuatu kepada pembaca atau pendengar. Contoh: Setelah proses penyambungan berhasil maka internet siap digunakan.  Kalimat Introgatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan.Contoh: Bagaimana cara menyambungkan internet menggunakan Modem?

17 2. Penggunaan partisipan secara umum Partisipan berarti: semua individu yang berperan serta/mengikuti/mengambil andil dalam suatu kegiatan. Dalam hal ini yang dimaksud adalah partisipan manusia. Contoh : Pengendara kendaraan bermotor harus mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya. Kita harus membayar denda ke bank jika kita melakukan pelanggaran lalu lintas. Pengendara yang melanggar lalu lintas akan mengikuti sidang.

18 . Penggunaan verba material dan verba tingkah laku  Verba Material : mengacu pada tindakan fisik dalam suatu peristiwa. Contoh : Pengendara selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi yang menilangnya. Polisi telah meringkus tawuran mahasiswa beberapa menit yang lalu.  Verba Tingkah laku : mengacu pada sikap yang dinyatakan dalam ungkapan. Contoh: Adik menolak permintaan Ibu. Hakim memutuskan Andi bersalah dalam Sidang yang diadakan kemarin. Kita harus memastikan modem dalam keadaan baik dan terisi pulsa

19 4. Penggunaan Konjungsi temporal Konjungsi temporal adalah konjungsi yang mengacu pada urutan waktu Contoh konjungsi Temporal: Pertama, gunakan jas lab pada saat praktikum. Kedua, lakukan percobaan. Ketiga, simpulkan hasil percobaan.

20 Kaidah Teks Prosedur Kompleks 1.Ada penomoran yang menunjukan urutan atau tahapan 2.Ada kata kerja yang menunjukan perintah 3.Partisipan secara umum 4.Verba material/tingkah laku 5.Konjungsi temporal (waktu)

21 Proses Menjadi Warga Negara Yang Baik

22 Kegiatan 1 Pemodelan Teks Prosedur Kompleks

23 Tugas 1 Membaca Teks Prosedur tentang Terkena Tilang Bacalah teks yang berjudul “Apa yang Harus Anda Lakukan Jika Terkena Tilang”. Sebelum membacanya, jawablah terlebih dahulu pertanyaan-pertanyaan berikut. 1. Apakah kalian sudah berhak mengendarai kendaraan bermotor ? Jawab : Belum, karena belum cukup umur dan belum memenuhi syarat. 2. Apakah kalian sudah memenuhi syarat untuk mempunyai surat izin mengemudi ? Jawab : Belum, karena salah satu syarat untuk mempunyai surat izin mengemudi adalah minimal berusia 17 tahun dan sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk.

24 3. Pernahkah kalian melihat orang terkena tilang atau pernahkah kalian sendiri terkena tilang ? Jawab : Jika melihat orang tekena tilang sudah pernah, tetapi jika terkena tilang belum pernah. 4. Apa yang kalian lakukan jika ditilang ? Jawab : a. kenali si petugas b.pahami kesalahan Anda c.pastikan tuduhan pelanggaran d.jangan serahkan kendaraaan atau STNK (surat tanda nomor kendaraan) begitu saja e.terima atau tolak tuduhan 5. Apakah kalian pernah disidang karena terkena tilang ? Jawab : Tidak, karena belum pernah terkena tilang.

25 6. Jika pernah, kesalahan apa yang kalian lakukan sehingga kalian terkea tilang ? Jawab : Tidak pernah. 7. Betukah rendahnya kesadaran berlalu lintas menjadi penyebab utama terjadinya pelanggaran ? Jawab : Betul, karena jika kesadaran berlalu lintas nya tinggi maka tidak akan terjadi pelanggaran. 8. Betulkah tertib berkendara dengan memenuhi aturan dan rambu lalu lintas merupakan cerminan karakter seseorang ? Jawab : Betul, karena jika karakter seseorang itu disiplin dan taat maka ia akan mentaati aturan dan rambu-rambu lalu lintas

26 9. Jelaskan bahwa pelanggaran lalu lintas dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain ? Jawab : Dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain karena misalnya jika seseorang menerobos lampu merah maka akan menabrak orang lain dan membuat celaka. 10. Apa yang harus kalian lakukan pada saat melihat kecelakaan lalu lintas yang pengendaranya terluka parah ? Jawab : Meminta bantuan orang-orang di sekitar untuk membantu menolong lalu membawanya ke rumah sakit terdekat.

27 APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN JIKA TERKENA TILANG ? 1. Di Indonesia banyak pengendara kendaraaan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran berlalu lintas. Dengan memperhatikan hal ini, ketika melakukan pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 2.Pertama, kenali si petugas. Cobalah mengenali nama dan pangkat polisi yang tercantum di pakaian seragamnya. Mereka mempunyai kewajiban menunjukkan tanda pengenal. Nama dan pangkat polisi menjadi penting apabila polisi bertindak di luar prosedur. Jangan hentikan kendaraan Anda jika ada orang berpakaian preman mengaku sebagai polisi lalu lintas (polantas)!

28 3. Kedua, pahami kesalahan Anda. Tanyakanlah apa kesalahan Anda, pasal berapa yang dilanggar, dan berapa dendanya. Sebagai pembimbing masyarakat, polisi harus menjelaskan kesalahan pengendara agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali. Alasan pelanggaran dan besarnya denda juga harus berdasarkaan hukum yang berlaku. 4. Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. 5. Keempat, jangan serahkan kendaraaan atau STNK (surat tanda nomor kendaraan) begitu saja. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM (surat izin mengemudi) sebagai surat yang ditahan oleh polantas!

29 6. Kelima, terima atau tolak tuduhan. Setiap pengemudi mempunyai dua alternatif terhadap tuduhan pelanggaran yang diajukan polantas, yaitu menerima atau menolak tuduhan tersebut. Apabila menerima tuduhan, Anda harus bersedia membayar denda ke bank. Anda akan diberi surat tilang berwarna biru. Tanda tanganilah surat bukti pelanggaran berlalu lintas itu. Dibaliknya terdapat bukti penyerahan surat atau kendaraan yang dititipkan. Surat atau kendaraan yang ditahan dapat diambiljika Anda dapat menunjukkan bukti pembayaran denda. Jika menolak tuduhan, katakan keberatan Anda dengan sopan. Anda akan diberi surat bukti pelanggaran berlalu lintas berwarna merah sebagai undangan untuk mengikuti sidang. Penentuan hari sidang memerlukan waktu 5-12 hari. Barang sitaan baru dapat dikembalikan kepada pelanggar setelah ada keputusan hakim. (diadaptasi dari sumber samsat dan kepolisian)

30 Tugas 2 Mendiskusikan Langkah-langkah dalam Teks Prosedur Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks itu! Agar lebih mudah, diskusikanlah dengan teman-teman kalian dalam kelompok yang terdiri atas tiga atau lima orang. 1 Dimanakah kalian dapat menemukan teks seperti itu ? Jawab : Di kantor polisi, di buku dan di internet. 2 Ditujukan kepada siapakah teks seperti itu dibuat ? Jawab : Kepada para pengendara dan siswa (pelajar)

31 3. Apakah tujuan teks itu ? Jawab : Memberi tahu pembaca cara atau langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan jika terkena tilang. 4. Apa yang kalian terima dari polisi jika menerima tuduhan pelanggaran ? Jawab : Harus bersedia membayar denda ke bank, Anda akan diberi surat tilang berwarna biru. 5. Dimanakah kalian harus membayar denda ? Jawab : Di bank atau di kantor polisi 6. Kapankah kalian menerima kembali barang-barang yang disita? Jawab : Barang sitaan baru dapat dikembalikan kepada pelanggar setelah ada keputusan hakim

32 7. Bagaimana jika kalian menolak tuduhan pelanggaran ? Jawab : Katakan keberatan dengan sopan. 8. Mengapa penting bagi kalian mengenali nama dan pangkat petugas ? Jawab : Nama dan pangkat polisi menjadi penting apabila polisi bertindak diluar prosedur. 9. Ada berapa alternatif tindakan jika pengemudi melakukan penggaran ? Jawab : Ada dua, yaitu menerima atau menolak tuduhan pelanggaran.

33 10 Ada berapa langkah yang diberikan dalam teks prosedur itu ? Jawab : Ada 5, 1. kenali si petugas 2. pahami kesalahan Anda 3. pastikan tuduhan pelanggaran 4. jangan serahkan kendaraaan atau STNK begitu saja 5. terima atau tolak tuduhan

34 Kesimpulan  Teks Prosedur Kompleks adalah teks yang berisi tahap-tahap dan langkah- langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan dan terdapat keterangan yang menjadikan teks prosedur tersebut kompleks.  Struktur Teks Prosedur Kompleks : 1.Judul 2.Pendahuluan 3.Bahan/Alat (jika diperlukan) 4.Tujuan 5.Langkah-langkah  Ciri Kebahasaan Teks Prosedur Kompleks antara lain: 1.Penggunaan kalimat imperatif,deklaratif, interogatif 2.Penggunaan partisipan secara umum 3.Penggunaan verba material dan verba tingkah laku 4.Penggunaan Konjungsi temporal

35 REFLEKSI Dalam membuat presentasi ini, kami menemukan lebih banyak kendala daripada kemudahannya, seperti mendiskusikan tentang struktur, kaidah, dan ciri bahasa dari teks prosedur kompleks. Tapi kami terbantu dalam menyelesaikan materi ini berkat konsultasi dengan Pak Yoso selaku guru mapel Bahasa Indonesia kelas X MIA 7 dan dengan mencari referensi-referensi lainnya dari internet.

36 WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.


Download ppt "Kelompok 1 IWAN SIMATUPANG 1.Abidin Muchlis El’Abror 2.Afriliani Mustikaningrum 3.Agnes Septi Dwi Cahyaniawan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google