Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Wawasan Nusantara (geopolitik) Emi Setyaningsih. Latar Belakang Perkembangan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana suatu bangsa memandang dirinya dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Wawasan Nusantara (geopolitik) Emi Setyaningsih. Latar Belakang Perkembangan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana suatu bangsa memandang dirinya dalam."— Transcript presentasi:

1 Wawasan Nusantara (geopolitik) Emi Setyaningsih

2 Latar Belakang Perkembangan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana suatu bangsa memandang dirinya dalam lingkungan dan ruang hidupnya serta bagimana memanfaatkan sumber daya yg ada. Untuk mempertahankan ruang hidupnya, suatu bangsa harus mempunyai kesatuan cara pandang, dengan membangun kesadaran bersatunya bangsa dalam satu kesatuan wilayah dalam segenap aspek kehidupan nasional (wawasan nasional). Dimana masing-masing bangsa wanasnya berbeda tergantung pada ideologi, sejarah, profil, budaya, dan letak geografis.

3 Teori Geopolitik Istilah geopolitik pertama kali dikemukakan oleh Ratzel ( ) yg menyatakan bahwa suatu negara seperti organisme biologis yang mengenal proses lahir-mati dan memerlukan ruang hidup. Makin luas ruang dan potensi geografi yang ditempati suatu bangsa, makin memungkinkan bangsa itu untuk berkembang. Kyellen : selain negara sebagai organisme biologis, juga memiliki tingkat penguasaan intelektualitas sehingga sebuah negara harus diimbangi dengan pemekaran wilayah. Bila batas negara sudah tidak memadai maka dpt diperluas dengan mengubah batas-batas negara, baik dengan cara damai maupun dengan cara kekerasan. Haushofer : teori lebensraum: bhawa suatu ruang tertentu akan banyak berpengaruh bagi negara. Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam, dan hanya bangsa yang unggul saja yang dapat bertahan hidup. Ketiga pandangan ini menjurus ke arah pembenaran tindakan ekspansif dan kolonialisme

4 Aliran geopolitik Wawasan berdasarkan kekuatan kelautan : Walter Raleigh “ siapa yg menguasai lautan akan menguasai perdagangan, siapa yang mengusai perdagangan akan menguasai dunia”. Inggris mrpkan negara yg memiliki kekuatan laut utama di dunia ‘ British rules the wave’ Wawasan berdasarkan kekuatan darat: Halford Mackinder ‘ barang siapa menguasai daerah jantung, Eropa-Asia, ia akan menguasai pulau dunia’ Wawasan berdasarkan kekuatan udara : menitikberatkan pada kemampuan pemboman strategis.

5 Geopolitik Indonesia atau dinamakan juga Wawasan Nusantara merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai dirinya yang bhineka, dan lingkungan geografinya yang berwujud negara kepulauan berdasarkan Pancasila dan UUD Wawasan Nusantara ini dijiwai dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional

6 Kedudukan, Fungsi, dan Tujuan Kedudukan : landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional fungsi : sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa, dan bernegara. Tujuan : kedalam, mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia dalam segala bidang kehidupan Demi tercapainya tujuan nasional. Keluar, pembinaan terhadap lingkungan strategis dalam rangka ikut mewujudkan kesejahteraan, ketertiban dan perdamaian seluruh umat manusia.

7 Unsur-unsur Wanus a.Wadah -Wujud wilayah : Letak geografis negara berada di posisi dunia antar dua samudera dan dua benua. Letak geografis ini berpengaruh besar terhadap aspek-aspek kehidupan nasional di Indonesia. Perwujudan wilayah nusantara ini menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. -Tata Inti Organisasi : tata inti organiasi negara didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara, kekuasaan pemerintahan, sistem pemerintahan dan sistem perwakilan. -Tata Kelengkapan Organisasi : kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat yang mencakup partai politik, golongan dan organisasi masyarakat, kalangan pers serta seluruh paratur Negara

8 b. Isi wanus -Cita-cita bangsa Indonesia tertuang di dalam pembukaan UUD 1945 : #Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. #Rakyat Indonesia yang berkehidupan kebangsaan yng bebas. #Pemerintaahan Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan bangsa dan ikutmmelaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial.

9 -Asas keterpaduan semua aspek kehidupan nasional berciri manunggal, utuh menyeluruh yang meliputi: #Satu kesatuan wilayah Nusantra yang mencakup daratan, perairan dan digantara secara terpadu. #Satu kesatuan politik, dalam arti UUD dan politik peelaksanaannya serta satu ideologi dan identitas nasional. #Satu kesatuan sosial budaya, dalam arti satu perwujudan masyarakat Indonesia atas dasar “Bhineka Tunggal Ika”. Nilai filosofis dalam Bhineka Tunggal Ika adalah bahwa meskipun pada kenyataannya ada perbedaan di antara kita, namun hakikatnya kita adalah satu. Dalam perspektif ontologis ini merupakan pemahaman plural-monisme, keberagan dalam kesatuan. Sementara dalam konteks sosial dapat dipahami sebagai kesatuan dalam satu tertib sosial dan satu tertib hukum. Satu kesatuan ekonomi dengan berdasarkan atas asas usaha bersama dan asas kekelurgaan dalam satu sistem ekonomi kerakyatan. #.Satu kesatuan pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) #Satu kesatuan kebijakan nasional dalam arti pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya yang mencakup aspek kehidupan nasional.

10 c. Tata laku -Tata laku batiniah : berdasarkan pada filosofis bangsa yang melahirkan sikap mental yg memiliki kekuatan batin dan semangat untuk bersatu dlm perjuangan menuju cita2 bangsa berdasarkan UUD 45 -Tata laku lahiriah : kekuatan integratif dalam suatu tata laksana.

11 Perkembangan Doktrin wanus Wanus berawal dari kelahiran paham kebangsaan indonesia sejak 1908, dimantapkan melalui sumpah pemuda, dan diwujudkan dalam bentuk nkri melalui proklamasi. Deklarasi Juanda (1957): tata laut indonesia menjadi satu kesatuan utuh dengan wilayah dengan laut wilayah selebar 12 mil pemerintah mengeluarkan UU no 5 tahun 83 ttg ZEEI. Hal ini mengandung harapan makin tersedianya sumber alam bagi bnagsa indonesia, sekaligus mengandung tantangan untuk memelihara, memanfaatkan, dan mengamankan. Setiap negara harus dapat mengatur kehidupan rakyatnya sebaik mungkin sesuai dengan potensi yg ada dan posisi wilayah masing2, serta memelihara kekuasaan dengan tidak mengurangi perhatian, pengakuan, dan rasa hormat terhadap posisi kekuasaan negara lain. Disini perlu adanya konsensus antar bangsa agar tidak timbul ketegangan.

12 Wanus sbg wawasan kewilayahan Penetapan wilayah nasional sesuatu negara agar tidak menimbulkan ketegangan dengan negara-negara tetangga, harus jelas batas-batas kewilayahannya ( darat, laut, udara). Hal ini karena wilayah negara tidak hanya mempunyai arti penting dalam hukum dan politik saja, tapi juga batas terakhir ajang berkembangnya sistem perekonomian, sosbud suatu negara. Sehingga geopolitik saat ini dpt menciptakan doktrin nasional guna menyelenggarakan pemerintahan negara dan kehidupan bangsa yg menuntut diwujudkanya wilayah nasional sebagai satu kesatuan poleksosbudhankam

13 UUD 45 tidak secara eksplisit menentukan wilayah NKRI, hanya tersirat dlm pembukaan alinea IV ‘…seluruh tumpah darah indonesia..’ Untuk menjamin pelestarian kedaulatan, serta melindungi kepentingan nasional dibutuhkan ketegasan batas wilayah terutama menegakan hak bangsa dan negara dlm pergaulan in ternasional. Wujud geomorfologi indonesia berdasarkan pancasila menuntut suatu konsep kewilayahan yg memandang daratan, lautan, angkasa mrpkan satu esatuan wilayah

14 a. Ordonansi (1939 – 1951) Tiga (3) mil laut, pantai alamiah Garis air terendah (garis dasar) Masing-masing pulau IND, sbg negara berdaulat, tak berdaulat penuh Deklarasi Djuanda (Wanus): 1957 – 1982 Dua belas (12) mil laut, pantai alamiah Garis air terendah (garis dasar) Pulau terluar (Teori antar titik / Teori titik ke titik / the point to point theory) Perjuangan selama 25 tahun Deklarasi Juanda tidak bisa serta merta diterima karena : 1. Teori Res Nullius: Laut tak ada yg punya, neg boleh mengklaim laut Res Communis: Laut milik masy. dunia, neg tak boleh mengklaim laut 2. Legal Paham archipelago baru dikenal (belum ada dasar hu- kumnya, shg ditolak pd konferensi HLI th Kepentingan AL)untuk lewat selat/laut yg dalam -

15 ZEE (21 Maret 1980) Pengumuman pemerintah RI ttg ZEEI, memberlakukan batas wilayah pengelolaan selebar 200 mil yg dihitung dari garis dasar laut wilayah indonesia. Pertimbangan pemerintah mengeluarkan ZEEI: Persediaan ikan dunia makin menipis krn laju pertumbuhan penduduk Untuk mendukung kebutuhan pembangunannasional ZEEI mempunyai landasan hukum internasional : dengan diakuinya azaz negara kepulauan pada konfrensi PBB 1982

16 udara Teori Res Nullius: Teori Kedaulatan Udara Res Communis : Teori Udara Bebas Klaim IND : km (1/5 jarak bumi-bulan) : GSO (Geostasioner orbid) : Sistem Cerobong (ditarik vertikal dari batas wilayah ke bawah & ke atas)

17 Implementasi Wanus Wanus tercermin dlm pola pikir, sikap, dan tindak yg mengutamakan kepentingan bs di atas kepentingan pribadi dan golongan =) Empat bidang : Kesatuan Politik, Kesatuan Ekonomi, Kesatuan Sosial Budaya Kesatuan Hankam 1. KESATUAN POLITIK - Kebulatan wilayah nas. dg sgl isi & kekayaannya mrpk satu kesatuan wilayah, wadah, dan menjadi modal milik bangsa

18 PS mrpk satu-satunya ideologi bangsa - Bangsa IND scr psikologis merasa satu, senasib, dan bertekad mencapai cita bangsa - Bhs daerah, agama, dan suku mrpk kesatuan bs - Di seluruh nusantara mrpk satu kesatuan hukum nas, yg mengabdi kpd kepentingan nasional (Tercipta iklim penyelenggaraan negara yg sehat & dinamis, dan terwujud dlm pemerintahan yg kuat, aspiratif, terpercaya sbg penjelmaan kedaulatan rakyat) 2. KESATUAN EKONOMI Kekayaan neg baik potensial maupun efektif adalah modal milik bersama. Kebutuhan hidup tersedia merata di seluruh wilayah

19 Tingkat perkembangan ekonomi serasi & seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan ciri-ciri khas daerah dlm pengembangan ekonominya (Tercipta tatanan ekonomi yg menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan & kemakmuran rakyat scr merata dan adil) 3. KESATUAN SOSIAL BUDAYA Masy IND adalah satu, kehidupan bs mrpk kehidupan yg serasi, selaras, dan seimbang dlm setiap tingkat ke- majuan Kebudayaan IND pd dasarnya adalah satu. Keragaman budaya mrpk kekayaan budaya bangsa, menjadi modal bg pengembangan budaya bs, dan hasilnya dpt dinikmati bersama

20 Tercipta sikap lahir batin yg mengakui & menghormati sgl bentuk perbedaan sbg kenyataan hidup sekaligus anugerah Tuhan) 4. KESATUAN HANKAM Ancaman thd satu daerah pada dasarnya mrpk ancaman thd seluruh bangsa-negara. Setiap WNI mempunyai hak-kewajiban sama dlm rangka bela negara (Tercipta kesadaran bela negara berdasar cinta tanah air)

21 FAKTOR DOMINAN DALAM PENINGKATAN KESADARAN BERWAWASAN NUSANTARA -Keteladanan kepemimpinan nasional -Pendidikan berkualitas & moral kebgsan -Media massa dg informasi & kesan positif -Keadilan dalam penegakan hukum


Download ppt "Wawasan Nusantara (geopolitik) Emi Setyaningsih. Latar Belakang Perkembangan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana suatu bangsa memandang dirinya dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google