Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Manado, SEPTEMBER 2014 PENYIAPAN STRATEGI JANGKA PANJANG PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA MANADO BADAN PENANGULANGAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Manado, SEPTEMBER 2014 PENYIAPAN STRATEGI JANGKA PANJANG PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA MANADO BADAN PENANGULANGAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA 1."— Transcript presentasi:

1

2 Manado, SEPTEMBER 2014 PENYIAPAN STRATEGI JANGKA PANJANG PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA MANADO BADAN PENANGULANGAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA 1

3 RPJPN RPJPD VISI-MISI RPJMN VISI-MISI RPJMD ISU STRATEGIS RPJMN 2012 ISU STRATEGIS RPJMD 2012

4 Visi Gubernur RPJMD : Mewujudkan Sulawesi Utara yang Berbudaya, Berdaya saing dan Sejahterah RPJMD : Melanjutkan Pembangunan Sulawesi Utara yang Berbudaya, Berdaya saing dan Sejahterah, dengan menekankan Misi mempersiapkan SULUT sebagai pintu Gerbang Indonesia ke Kawasan Asia Timur dan Pasifik.

5 RPJPN RPJPD VISI-MISI RPJMN MISI RPJMD ISU STRATEGIS RPJMN 2012 ISU STRATEGIS RPJMD 2012 MISI XIII : Mengelola sumber daya alam secara efektif, efisien, berkelanjutan, dan melestarikan lingkungan hidup serta melakukan upaya adaptasi dan mitigasi terhadap akibat- akibat perubahan iklim dan bencana

6 ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN SULAWESI UTARA 2014  Pengembangan Energi Terbarukan  Industri Pariwisata (Marine Tourism Industry & Community Based Eco-Tourism)  Pengembangan Industri Perikanan  Peningkatan Ketahanan Pangan  Peningkatan Investasi, Pengembangan Ekonomi Lokal, dan Industri Kreatif  Pencapaian MDGs dan Penurunan Angka Kemiskinan serta Pengangguran  Kualitas dan Kuantitas Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan  Pencapaian Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Pembangunan Tanpa Korupsi  Pengembangan Infrastruktur Sosial, Ekonomi, dan Budaya  Pengembangan Koridor Ekonomi; Kawasan Strategis Nasional (KAPET, KEK, PKSN Tahuna dan Melonguane). Kawasan Strategis Cepat Tumbuh (Agropolitan, Minapolitan, Kawasan Sentra Produksi). Kawasan Andalan (Bunaken). Kawasan Perbatasan, Pulau-pulau Terdepan, dan Terpencil.  Konservasi Lingkungan Hidup  Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim (Climate Change) dan Bencana Alam

7 Stategi Pembangunan dalam RPJMD dan RPJPD yaitu: 1.Peningkatan kualitas pengelolaan Sumber Daya Alam. 2.Identifikasi dan pemeliharaan sumber-sumber air bersih yang baru, serta pemeliharaan sumber-sumber air bersih yang telah ada. 3.Perlindungan sumber daya hutan sebagai penyangga ekonomi dan kehidupan. 4.Peningkatan dan penjaminan ketersediaan sandang, pangan, dan papan secara berkelanjutan. 5.Kampanye program mitigasi terhadap perubahan iklim secara intensif. 6.Pembuatan regulasi (PERDA) yang berhubungan dengan adaptasi perubahan iklim. 7.Pelaksanaan sosialisasi dan kampanye penanganan dampak perubahan iklim kepada masyarakat. 8.Pengembangan dan pemantapan kerjasama internasional terkait perubahan iklim. 9.Peningkatan peran aktif secara global dalam upaya penanganan dampak perubahan iklim. STRATEGI PEMBANGUNAN PROV. SULAWESI UTARA

8 Stategi Pembangunan dalam RPJMD dan RPJPD terkait dengan pemulihan pascabencana banjir Manado yaitu: 1.Konsep pembangunan berorientasi pada masyarakat (people oriented) dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat (socially accepted). 2.Perencanaan, pembangunan, monitoring, dan evaluasi pembangunan propinsi melibatkan masyarakat sejak awal (proses perencanaan) dan Hasil-hasil pembangunan harus dapat dinikmati secara langsung dan tidak langsung, serta dapat memberdayakan masyarakat (people participation and empowerment). 3.Pembangunan Daerah dilaksanakan sesuai dengan budaya, norma, serta adat masyarakat setempat (culturally appropriate) dalam kerangka orientasi lokal, nasional, regional, dan global 4.Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya daerah berwawasan lingkungan dan berkelanjutan (environmentally sound and sustainable development). 5.Pelaksanaan pembangunan tersebar ke seluruh wilayah kabupaten dan kota, perdesaan dan perkotaan, wilayah kepulauan, serta tidak diskriminatif (distribution of development and nondiscrimination). 6.Pelaksanaan pembangunan berdasarkan prinsip-prinsip kemitraan antara masyarakat, swasta, dan pemerintah (community-private-local governments-partnership). 7.Penyelenggaraan pemerintahan daerah berbasis pada clean government and good governance. 8.Pengelolaan anggaran dilaksanakan berdasarkan sistem anggaran berbasis kinerja (performance budgeting system) STRATEGI PEMBANGUNAN PROV. SULAWESI UTARA

9 PASAL 5 UU 24/2007  Pemerintah dan pemerintah daerah menjadi penanggungjawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Pasal 8 (d) UU 24/2007  Tanggungjawab pemerintah daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana meliputi: pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah yang memadai. KEBIJAKAN REHABILITASI & REKONSTRUKSI

10 KERUSAKAN SEKTOR PERMUKIMAN DAN INFRASTRUKTUR DATA KERUSAKAN AKIBAT BANJIR DI KOTA MANADO KATEGORIJUMLAHKETERANGAN NOSEKTORRBRS PERMUKIMAN 1,5691,9317,73511,235Unit 2INFRASTRUKTUR AJalan 8,85513,0138,59230,460Meter BJembatan 72110Unit CDAS 1, ,725Meter DAir Minum/Bersih 3 26,67626,679Meter EDrainase Meter FAir Minum/Bersih 2- -2Rayon

11 KERUSAKAN SEKTOR EKONOMI DATA KERUSAKAN SEKTOR EKONOMI SubSektor NO Jenis AsetPerdaganganIndustriKoperasiPertanian Toko254 Unit 2 Kios491 Unit 3 W. Makan279 Unit 4 Bengkel88 Unit 5 Industri Kecil 41 Unit 6Koperasi 9 Unit 7Tangkap 51 Unit 8Budidaya 7 Unit

12 KERUSAKAN SEKTOR SOSIAL DATA KERUSAKAN SEKTOR SOSIAL SubSektor NOJenis AsetPendidikanKesehatanAgamaLembaga Sosial TK29 2SD,MI53 3SMP,MT12 4SMA/KMA10 5Pondok Pesantren 2 6Puskesmas 4 7Puskesmas Pembantu 5 9Lain-Lain 7 10Mesjid 28 11Gereja 30 12Vihara 6 13Panti Asuhan 5 14Panti Tuna Netra 1 15Panti Tuna Werda 1

13 KERUSAKAN LINTAS SEKTOR

14 PENILAIAN KERUSAKAN DAN KERUGIAN

15 KEBUTUHAN PEMULIHAN PERSEKTOR USULAN KEBUTUHAN PEMULIHAN PASCA BENCANA BENCANA BANJIR BANDANG DAN TANAH LONGSOR KOTA MANADO NO SEKTORFISIKNON FISIKJUMLAH (Rp) 1PERUMAHAN227,000,020,00035,159,973,605262,159,993,605 2INFRASTRUKTUR209,778,969,00021,590,929,010231,369,898,010 3EKONOMI PRODUKTIF13,648,000,00028,215,000,00041,863,000,000 4SOSIAL123,552,557,75030,675,862,000154,228,419,750 5LINTAS SEKTOR52,618,750,0009,542,000,00062,160,750,000 TOTAL 626,598,296,750125,183,764,615751,782,061,365

16 Strategi pemulihan Banjir kota Manado A. Mitigasi Struktural. 1.Melaksanakan percepatan pelaksanaan pemulihan disektor Perumahan pada TA 2015 melalui pola pemberdayaan masyarakat dan kontraktuil yang selektif; 2.Melaksanakan percepatan Pemulihan disektor infrastruktur, Ekonomi, sosial dan sektor lainnya sesuai dengan tanggung jawab pembiayaannya

17 Strategi Pengendalian Banjir kota Manado Melalui Mitigasi strukturan dan non struktural PB A. Mitigasi Struktural 1.Mempertahankan dan merehabilitasi DAS Tondano dan Ranowangko melalui Program GERHAN, pembangunan sumur resapan dan biopori, dll 2.Melaksanakan percepatan pembangunan bangunan pengendali banjir melalui program dan kegiatan: Pembangunan waduk kuwil; Normalisasi dan pembuatan tanggul banjir danau Tondano; Normalisasi, sudetan, perkuatan tebing dan tanggul banjir Sungai Tondano, Tikala, Sario, Malalayang dan Bailang; Pembangunan dan rehabilitasi Drainase dan Gorong2 perkotaan. Pembangunan bangunan pengendali genangan air (retensi basin, polder, pompa)

18 Strategi Pengendalian Banjir kota Manado Melalui Mitigasi strukturan dan non struktural A.Mitigasi Struktural (lanjutan) Melaksanakan penataan bangunan dan lingkungan permukiman sehat (rusunawa, rusunami, ruang terbuka hijau dan sistem persampahan, dll) Melaksanakan Pembangunan Jaringan Sampah sungai Tondano Melaksanakan pembangunan bangunan hidrologi, peringatan dini banjir, pengadaan peralatan dan bahan banjiran. Melaksanakan pengendalian sedimentasi daerah hulu sungai Tondano, Tikala, Sario, Malalayang dan bailang. B. Mitigasi Non Struktural Menyusun Regulasi Pengelolaan Banjir (perizinan IMB, perda sempadan sungai, perda bangunan gedung, perda DAS dll) Mengendalikan daerah resapan air dan pemanfaatan ruang sesuai RTRW (perizinan, penegakan hukum) Menerapkan daerah Sempadan Sungai (perizinan IMB, pengendalian, dan penegakan hukum).

19 Strategi Pengendalian Banjir kota Manado Melalui Mitigasi strukturan dan non struktural B.Mitigasi Non Struktural (lanjutan) Menerapkan pengurangan resiko bencana banjir Meningkatkan peran wadah koordinasi pengelolaan DAS Melaksanakan program pengentasan Kemiskinan Melakukan sosialisasi pengelolaan banjir; Merelokasi permukiman di daerah sempadan sungai Menerapkan managemen pengelolaan sampah Menerapkan managemen penanganan darurat banjir Menerapkan pola pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan banjir. Merencanakan penanggulangan bencana banjir termasuk menyusun peta rawan banjir/resiko banjir Mengembangkan pusat data dan pengendalian operasi penanggulangan bencana

20 Strategi Pengendalian Banjir kota Manado Melalui Mitigasi strukturan dan non struktural B.Mitigasi Non Struktural (lanjutan) Menerapkan pengurangan resiko bencana banjir Meningkatkan peran wadah koordinasi pengelolaan DAS Melaksanakan program pengentasan Kemiskinan Melakukan sosialisasi pengelolaan banjir; Merelokasi permukiman di daerah sempadan sungai Menerapkan managemen pengelolaan sampah Menerapkan managemen penanganan darurat banjir Menerapkan pola pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan banjir. Mengembangkan pusat data dan pengendalian operasi penanggulangan bencana

21 PROGRAMKEGIATAN PERENCANAAN PENANGGULANGAN BENCANA Pengenalan dan pengkajian ancaman bencana di Provinsi Sulawesi Utara dengan pembuatan Rencana Kontijensi Melakukan analisis risiko bencana dengan penyusunan konsep tata ruang berbasis bencana Identifikasi tindakan pengurangan risiko bencana di Sulawesi Utara Penyusunan dokumen RPB, RAD dan Perda PB PENELITIAN, PENDIDIKAN, DAN PELATIHAN Pengembangan budaya sadar bencana Pemantauan penggunaan teknologi yang berpotensi menjadi sumber bencana Penyelenggaraan pendidikan, penyuluhan, dan pelatihan PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA Pengenalan dan pemantauan risiko bencana serta pembuatan peta risiko bencana Identifikasi dan pengenalan secara pasti terhadap sumber bahaya atau ancaman bencana Melakukan kontrol terhadap penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam yang berpotensi menimbulkan bencana Pengendalian dan pelaksanaan penataan ruang Pengelolaan lingkungan hidup Pengaturan pembangunan dan tata bangunan Program Kegiatan Penanggulangan Bencana Dalam RPJMD dan Renstra BPBD Sulut.

22 PROGRAMKEGIATAN PERINGATAN DINIPengamatan gejala bencana dan sumber daya serta pembangunan Pusdalops bencana di Sulut dan posko-posko Melakukan analisis hasil pengamatan gejala bencana Pengambilan keputusan status ancaman bencana Pelaksanaan tindakan terhadap ancaman bencana (gladi) PENINGKATAN PARTISIPASI DAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PRB Peningkatan pemahaman tentang kerentanan masyarakat dan kesadarannya Perencanaan partisipatif penanggulangan bencana Peningkatan komitmen terhadap pelaku penanggulangan bencana Penguatan ketahanan/kemampuan ketrampilan masyarakat dan pembentukan forum PB KESIAPSIAGAANPenyusunan mekanisme kesiapan dan penanggulangan risiko bencana Penyiapan lokasi pusat evakuasi per jenis bencana PEMULIHAN PASCA BENCANAPenilaian kerusakan, kerugian bencana, kebutuhan pasca bencana dan estimasi pembiayaan pasca bencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana Pemantauan dan evaluasi kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

23 DATARAN BANJIR (DAERAH PENGUASAAN SUNGAI) TANGGUL M.A. DEBIT BANJIR Q 50 TAHUNAN ZONA BEBAS BANJIR S/D DEBIT > 50 TAHUNAN ZONA TERLARANG*) ZONA YANG PERUNTUKANNYA DIATUR (REGULATED ZONE) GS BANTARAN REGULATED ZONE DATARAN BANJIR (DAERAH PENGUASAAN SUNGAI) DAERAH SEMPADAN *)/ DAERAH MANFAAT SUNGAI SKETSA SUNGAI DAN DATARAN BANJIR PALUNG SUNGAI SUMBER: 1.PP NO.35/1991 TENTANG SUNGAI 2.PERDA NO 11 TAHUN 2006 *) TERLARANG UNTUK: a. membuang sampah, limbah padat & limbah cair b. mendirikan bangunan untuk hunian dan tempat usaha

24 DAERAH PENGUASAAN SUNGAI DATARAN BANJIR (“FLOOD PLAIN”) DATARAN BANJIR SUNGAI GS DATARAN BANJIR BANTARAN TANGGUL MASALAH BANJIR M.A.N M.A.B MASALAH BANJIR BANJIR YANG LAYAK DIKENDALIKAN BANJIR > DARI YANG DIKENDALIKAN PALUNG SUNGAI DEBIT/ALIRAN NORMAL M.A.N M.A.B TANGGUL PENGENDALIAN BANJIR DENGAN STRUKTUR (A.L:TANGGUL) BANTARAN BUKAN KEJADIAN YANG LUAR BIASA

25 DATARAN BANJIR (“FLOOD PLAIN”) DATARAN BANJIR SUNGAI GS DATARAN BANJIR BANTARAN TANGGUL M.A.N M.A.B MASALAH GENANGAN BANJIR YANG LAYAK DIKENDALIKAN GENANGAN PALUNG SUNGAI DEBIT/ALIRAN NORMAL M.A.N TANGGUL GENANGAN MASALAH GENANGAN

26 25 TERIMA KASIH


Download ppt "Manado, SEPTEMBER 2014 PENYIAPAN STRATEGI JANGKA PANJANG PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA MANADO BADAN PENANGULANGAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google